Dana darurat atau disebut juga dengan emergency fund. Bagi sebagian besar judul ini rada aneh, tetapi Dana Darurat adalah dana yang prioritas yang akan disarankan oleh perencana keuangan. Mengapa dana darurat penting?

k-bigpic

 

Dana darurat adalah dana yang dianggarkan untuk keperluan-keperluan disaat yang genting. Gampangnya dana ini dapat juga berperan sebagai dana pengaman. Sebelum berinvestasi sebaiknya kita punya persiapan dana darurat. Dana darurat dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan seperti:

  1. Perbaikan kendaraan atau rumah yang memakan dana cukup besar.
  2. Membayar biaya berobat karena sakit. Terkadang asuransi kesehatan yang kita miliki tidak dapat menutup seluruh biaya berobat. Nah kalo jumlahnya cukup besar, Kita dapat menggunakan dana darurat.
  3. Apabila terjadi kecelakaan kendaraan, kecelakaan kerja atau pemutusan hubungan kerja. Tentunya apabila ada hal-hal buruk ini sementara waktu pendapatan keluarga akan tersendat. Untuk mencukupi kebutuhan harian maka kita dapat menggunakan dana darurat.
  4. Ada acara-acara mendadak yang belum sempat direncanakan. Tiba-tiba ingin mengadakan perjalanan wisata ke luar negeri bersama keluarga.
  5. Apabila ada anggota keluarga yang meninggal dunia.

Umumnya perencana keuangan akan menyarankan dana darurat ditempatkan pada tempat yang mudah diakses, seperti tabungan, deposito dan tempat lainnya yang mudah diakses. Ada hal yang diingat apabila jumlah uang kita terlalu banyak di tabungan atau deposito hal itu juga kurang baik. Hal yang perlu didiskusikan adalah Berapa jumlah dana darurat yang dibutuhkan? Kemana harus menyimpan dana darurat?

 

Dana Darurat yang Perlu Disiapkan

Jumlah dana darurat yang perlu disiapkan umumnya berkisar 6-12 bulan pengeluaran per bulan. Besar biaya darurat perlu disesuaikan dengan jumlah tanggungan dan pola konsumsi. Risiko-Imbal-Hasil Coba aja kita langsung liat simulasi perhitungan dana darurat Keluarga Pak Aman terdiri dari Pak Aman, Istri dan dua orang anak yang masih kecil. Jumlah pendapatan per bulan dari Ayah da Ibu sebesar Rp 20.000.000 per bulan. Jumlah pengeluaran per bulan (biaya hidup dan cicilan rumah, kendaraan) sebesar 15.000.000. Maka dana darurat yang perlu disiapkan adalah

Berdasarkan data dan situasi di atas ada baiknya Keluarga tersebut memiliki dana darurat sebesar=12 bulan x Rp 15.000.000 = Rp 180.000.000

Penulis menyarankan keluarga Pak Aman untuk menyiapkan 12 bulan pengeluaran untuk dana darurat, disebabkan karena keluarga tersebut masih memiliki anak-anak kecil. Biasanya bisa terjadi pengeluaran yang sifatnya mendadak dalam jumlah besar, seperti biaya berobat dan lain-lain. Kedua, keluarga ini masih memiliki cicilan rumah dan kendaraan, hal ini perlu diantisipasi agar apapun yang terjadi cicilan rumah dan kendaraan dapat tetap terbayar. Tapi hal yang perlu diingat adalah dana darurat ada baiknya juga ditambah jumlahnya, sesuai dengan tingkat pengeluaran Kita.

Perhitungan paling gampang dan darurat biasanya naik sebanding dengan kenaikan harga-harga barang (Inflasi). Di Indonesia tingkat inflasi pada tahun 2013 diperkirakan sekitar 7%.

 

Tempat Menyimpan Dana Darurat

Dana darurat harus disimpan ditempat-tempat yang mudah diakses, cepat diambil dan aman. Biar gampang langsung aja ke gambar instrument investasi di asset kertas (paper asset):

hitungan-Pak-Aman

 

 

Tabungan dan deposito setidaknya dapat memenuhi 50% dana apabila ada kebutuhan mendadak. Logam emas dapat digadaikan dalam keadaan mendadak (biasanya nilai gadai sebesar 80% harga emas). Dengan tabunan, deposito dan gadai emas maka Anda dapat memenuhi 66% dana. ORI dan Reksadana Pendapatan Tetap memerlukan 3 hingga 7 hari kerja untuk proses pencairan. Produk ORI dan Reksadana pendapatan tetap digunakan untuk meningkatkan tingkap pengembalian.

Dengan alokasi seperti di atas tingkat pengembalian rata-rata terbobot adalah 4,94%. Sedangkan tingkat inflasi 7%, maka ada selisih sebesar 2,06%. Artinya untuk mengejar inflasi Pak Aman harus menambah dana darurat sebesar

Kekurangan

Sebenarnya apabila kekurangan lebih besar dari 0 artinya kurang baik, karena imbal hasil kurang dari tingkat inflasi. Tetapi balik ke tujuan awal dana darurat, dana darurat bertujuan untuk pengamanan, jadi instrument finansial yang dipiliha adalah instrument yang aman (potensi risiko kecil, tingkat pengendalian rendah, imbal hasilnya relatif kecil). Hal ini lebih baik dibandingkan dana darurat Anda 100% di tabungan.

Persiapkan Dana Darurat sebelum berinvestasi apapun, karena ini Dana Darurat dapat digunakan sewaktu-waktu Anda membutuhkan dana cepat. Alokasi produk harus dipikirkan agar Anda, dapat mudah mengakses dana, cepat dan aman. Ayo siapkan dana darurat sekarang juga. Agar Apapun kejadiannya, Kapanpun waktu terjadinya, Berapapun biayanya Anda dapat menyelesaikan tanpa ada masalah.