Apa itu literasi keuangan? Bagaimana cara meningkatkan literasi keuangan? Mengapa Kita harus meningkatkan literasi keuangan? Finansialku.com akan membahas mengenai literasi keuangan.

6 Cara Meningkatkan Literasi Keuangan Finansialku

 

Mengenal Literasi Keuangan

Apa itu literasi keuangan, melek keuangan atau financial literacy? Literasi keuangan menurut investopedia (1) secara sederhana dapat didefinisikan sebagai kondisi seseorang yang memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang keuangan.

Pengetahuan dan pemahaman mengenai keuangan membutuhkan pengetahuan mengenai keuangan pribadi (personal finance). Salah satu cara untuk menilai seseorang telah terliterasi keuangan atau belum adalah dengan mengetes kosa kata keuangan yang diketahui. Berikut ini beberapa kosakata dasar mengenai keuangan pribadi.

Cara Meningkatkan Literasi Keuangan Finansialku

 

Istilah-istilah di atas mungkin saja tidak asing di telinga Anda, tetapi apakah benar-benar memahami istilah-istilah tersebut?

Di Indonesia pendidikan keuangan pribadi menjadi salah satu hal yang langka dan seringkali tabu untuk dibicarakan. Negara-negara maju telah menjadikan materi pendidikan keuangan pribadi menjadi salah satu materi pendidikan di sekolah dasar hingga universitas. Finansialku.com akan membahas lebih detil mengenai literasi keuangan di Indonesia diakhir artikel.

 

Tingkatkan Literasi Keuangan

Mengapa harus meninkatkan literasi keuangan? Sebelum menjawab pertanyaan tersebut Finansialku akan menceritakan beberapa kasus dalam mengelola keuangan.

 

Kasus Pertama

Di Amerika terdapat seorang petinju yangs sangat populer dan memiliki nama besar. Dimasa jaya, petinju tersebut hidup dalam kemewahan dan selalu mengejar kata-kata WAH. Tahun 2003 tertulis berita di koran-koran, bahwa petinju tersebut bercerai dan meninggalkan utang sebesar US$ 27.000.000. Tahukah Anda siapakah petinju tersebut?

 

Kasus Kedua

Di Amerika, terdapat seorang penguasaha real estate (properti) sukses. Pengusaha tersebut menapaki dunia bisnis dari bawah hingga menuju titik puncak. Dunia berputar seperti roda, pengusaha ini pun suatu ketika jatuh dan bankrut. Semangat yang tinggi, kerja keras dan kerja cerdas membuat pengusaha ini sukses dan menjadi lebih kaya daripada sebelumnya. Salah satu kata yang sering diucapkan adalah YOU ARE FIRED. Tahukah Anda siapakah pengusaha tersebut?

 

Cerita selengkapnya mengenai orang-orang yang sukses dan gagal dalam mengelola keuangan.

ingin-punya-karir-sebagai-konsultan-pajak-ini-dia-7-pilihannya-2-finansialku

[Baca juga : Pengalaman Mengelola Keuangan Pribadi ]

 

 

Dua tokoh, sama-sama pernah hidup susah, sama-sama pernah sukses dan sama-sama pernah mengalami kejatuhan. Sang petinju gagal bangkit dari kejatuhan. Sang pengusaha berhasil bangkit dan menjadi lebih kaya dari kondisi sebelumnya. Apakah yang membedakan kedua orang tersebut? Satu hal yang membedakan yaitu literasi keuangan. Sang pengusaha memiliki literasi keuangan yang lebih tinggi dibanding sang petinju.

Seorang yang mempunyai literasi keuangan, mampu bertahan hidup dan tahu bagaimana cara memenuhi tujuan-tujuan keuangannya, meningkatkan kekayaannya, memproteksi kekayaannya dan mampu mendistribusikan (mewariskan) kekayaanya pada generasi selanjutnya.

 

6 Cara Meningkatkan Literasi Keuangan

Bagaimana cara meningkatkan literasi keuangan? Finansialku.com akan berbagi 6 cara meningkatkan literasi keuangan.

 

Kencan Keuangan

6 Cara Meningkatkan Literasi Keuangan - kencan keuangan - Finansialku

Menurut sumber Mint (2) menyatakan hasil riset menunjukkan orang sukses (para milyuner) rata-rata menghabiskan waktu 8,4 jam sebulan untuk mengelola dan merencanakan keuangannya.

Banyak orang ingin menjadi milyuner, tetapi sebagian besar dari mereka tidak mau mencurahkan waktunya, energinya, sumberdayanya untuk menjadikan kesuksesan itu nyata. Salah satu solusinya adalah lakukan kencan keuangan, habiskan waktu Anda minimal 1 jam seminggu untuk mengelola keuangan Anda, melakukan perencanaan keuangan.

Dalam kegiatan kencan keuangan, Anda harus memaksakan diri untuk memantau anggaran yang sudah Anda buat, melakukan update (pengkinian data), me-review, mengecek tagihan dan cicilan yang datang dan diskusi mengenai keuangan keluarga (jika sudah memiliki pasangan). Kondisikan kencan keuangan Anda menjadi hal yang menyenangkan, misal dengan alunan musik dan  lakukan pada waktu yang telah terjadwal tetap.

 

Komitmen 30 Menit Seminggu

6 Cara Meningkatkan Literasi Keuangan - komitmen 30 menit seminggu - Finansialku

Buat komitmen terhadap DIRI SENDIRI, untuk belajar mengenal, mengetahui dan memahami keuangan pribadi (personal finance). JANGAN pernah melahap habis keuangan pribadi sekaligus dalam waktu singkat. Banyak orang berusaha mengejar kemajuan keuangan dengan tenaga yang full di awal dan kempos di tengah-tengah. Lakukan pembelajaran keuangan pribadi dengan santai dan nikmati prosesnya (enjoy the process). Buat komitmen minimal 30 menit seminggu untuk meningkatkan literasi keuangan DIRI SENDIRI. Caranya adalah baca-baca informasi mengenai keuangan pribadi,melakukan diskusi, mengikuti seminar atau berkonsultasi dengan ahlinya.

 

Berdiskusi

6 Cara Meningkatkan Literasi Keuangan - berdiskusi - Finansialku

[Baca juga : Belajar Keuangan Pribadi, Gimana Caranya? ]

 

 

Salah satu cara untuk mengenal lebih dalam keuangan pribadi adalah dengan berdiskusi. Cari teman atau rekan yang juga memahami keuangan pribadi. Saran dari penulis sering-sering berdiskusi dengan orang yang sudah sukses secara keuangan. Hal ini secara langsung atau tidak langsung akan memberikan efek positif kepada Anda. Bergabunglah dengan komunitas yang berdiskusi mengenai keuangan. Hal ini akan meningkatkan pengetahuan keuangan dan belajar dari pengalaman keuangan dari orang-orang yang Anda temui.

Ketika berdiskusi dengan orang lain, lepas dari Anda setuju atau tidak, Anda wajib mengharga pendapat orang tersebut. Selalu berterima kasih pada orang-orang yang mau memberi nasihat, tetapi Anda harus berpikir lebih kritis mengenai pendapat tersebut.

 

Uji Coba dan Pengalaman

6 Cara Meningkatkan Literasi Keuangan - uji coba dan pengalaman - Finansialku

Salah satu cara belajar keuangan pribadi adalah mulai mencoba melakukan apa yang dipelajari. Salah satu contoh, ketika belajar mengenai membuat anggaran dan mencatat pengeluaran. Paksakan diri Anda untuk mulai membuat anggaran bulanan, mencatat pengeluaran harian, melakukan review dan analisa terhadap pengeluaran.

Pastikan Anda mau mencoba dan mendapatkan pengalaman dari hal-hal yang sudah dipelajari. Ubah yang tadinya pengetahuan dan konsep menjadi action. Action adalah hal yang nantinya akan menentukan keberhasilan Anda. Satu hal yang harus diingat, ketika Anda mulai melakukan action, selalu ada benefit (keuntungan) dan risk (risiko). Jangan sampai risiko itu menghantui, tetapi usahakan risiko itu dikuantifikasi dan dikelola. Contoh sederhana, ada seorang pemuda, sebut saja Bima. Bima telah mempelajari investasi saham dari buku-buku, seminar dan diskusi. Saat ini Bima tertarik untuk mulai berinvestasi di saham. Salah satu cara membatasi risiko adalah: menentukan kerugian maksimal yang dapat diterima oleh Bima. Bima akhirnya menentukan dirinya hanya bisa menerima risiko kegagalan maksimal Rp 5.000.000. Ketika investasi sahamnya merugi Rp 5.000.000, Bima harus stop dan melakukan review, pembelajaran ulang permasalahan dan kesalahan apa dari investasinya (Bima melakukan try, learn and upgrade)

 

Simulasi

Salah satu cara pembelajaran yang paling ampuh adalah simulasi. Tahukah Anda, bagaimana cara pembelajaran seorang pilot? Seorang calon pilot umumnya akan mendapatkan pendidikan, setelah itu melakukan simulasi penerbangan. Begitupula halnya dengan cara meningkatkan literasi keuangan. Salah satu caranya adalah dengan simulasi keuangan.

 

 

Konsultasi ke Perencana Keuangan

6 Cara Meningkatkan Literasi Keuangan - konsultasi dengan perencana keuangan - Finansialku

Salah satu cara untuk meningkatkan literasi keuangan adalah dengan berkonsultasi dengan perencana keuangan independen berlisensi CFP. Perencana keuangan akan membantu menjelaskan hal-hal mengenai keuangan pribadi dan tentunya dapat memberikan pertimbangan-pertimbangan untuk menyelesaikan permasalahan keuangan Anda.

 

Kesimpulan

Literasi keuangan adalah kondisi seseorang yang memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang keuangan. Tingkatkan literasi keuangan Anda untuk memenuhi tujuan-tujuan keuangan, meningkatkan kekayaan, memproteksi kekayaan dan mewariskan kekayaan pada generasi selanjutnya. 6 Cara meningkatkan literasi keuangan:

  1. Kencan Keuangan
  2. Komitmen 30 Menit Seminggu
  3. Berdiskusi
  4. Uji Coba dan Pengalaman
  5. Simulasi
  6. Konsultasi ke Perencana Keuangan

 

Sumber:

  1. Financial Literacy. Investopedia. www.investopedia.com.
  2. Brittney Castro. 10 April 2014. 5 Steps to Getting the Financial Education You Need. Mint: www.mint.com.

 

Kami akan sangat senang dan berterima kasih jika Anda mau berbagi kisah atau memberi komentar mengenai meningkatkan literasi keuangan.

 

Jangan lupa baca artikel-artikel Finansialku:

finansialku 3 Alat Pengingat Pembayaran Kartu Kredit Baca
finansialku Rencana Keuangan atau Investasi, Mana yang Lebih Penting Baca
finansialku Jebakan Pendapatan: Pendapatan Lebih Bukan Solusi Baca