Apa itu APR atau Annual Percentage Rate? Berikut akan Finansialku bahas pengertian APR, cara menghitungnya, dan perbedaannya dengan Annual Percentage Yield (APY).

Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini!

 

Summary:

  • APR berasal dari jumlah yang dibayarkan kepada investor atau yang dibebankan kepada peminjam.
  • APR berguna untuk menghitung suku bunga dan biaya lain yang harus dibayar peminjam selama pinjaman. 

 

Apa itu APR (Annual Percentage Rate)

Annual Percentage Rate atau APR adalah istilah yang berkaitan dengan tingkat suku bunga atas suatu investasi.

Tingkat suku bunga ini berasal dari jumlah yang dibebankan kepada peminjam atau dibayarkan kepada investor.

APR adalah persentase biaya tahunan yang mencerminkan total pinjaman dalam bentuk suku bunga dan pembayaran lain dalam satu tahun.

APR 1

Annual Percentage Rate. Sumber: en-academic.com

 

Biasanya, APR berguna untuk menghitung suku bunga serta biaya lainnya yang harus peminjam bayarkan saat melakukan pinjaman. 

Jadi, APR memberikan gambaran secara jelas mengenai biaya pinjaman kepada peminjam dana.

Pasalnya, APR tidak hanya mencakup suku bunga utama, tetapi juga biaya-biaya tambahan lain, seperti tarif pemrosesan, administrasi, asuransi, dan sebagainya.

Selain itu, APR juga mempertimbangkan jadwal dan frekuensi pembayaran, serta periode atau jangka waktu pinjaman.

Meski demikian, APR tidak memberikan gambaran mengenai biaya yang mungkin timbul di luar persentase, seperti denda atau penalti jika telat membayar pinjaman.

 

Bagaimana Cara Kerja APR

Pada dasarnya, APR memiliki arti persentase atau tingkat suku bunga tahunan yang banyak diterapkan pada uang yang akan Anda pinjam.

Seperti saat Anda mengajukan kredit kendaraan bermotor, kartu kredit, pinjaman konsumtif, pinjaman untuk pendidikan, atau Kredit Pemilikan Rumah.

APR akan menampilkan perhitungan jumlah bunga yang nantinya akan pihak bank kenakan jika Anda mengajukan pinjaman dana.

Semakin rendah jumlah APR, maka akan sedikit pula bunga yang harus Anda bayarkan setiap tahunnya.

[Baca Juga: Terbukti! 6 Faktor Bunga Deposito Ini Bisa Tingkatkan Keuntungan]

 

Rumus Perhitungan APR

Umumnya, bank akan memberikan informasi tentang besaran Annual Percentage Rate kepada calon peminjam.

Bank memang memiliki kewajiban untuk memberikan informasi secara jelas dan transparan kepada nasabah mengenai persyaratan serta biaya kredit yang bank tawarkan.

Informasi tentang besaran APR biasanya dapat Anda temukan dalam dokumen perjanjian pinjaman, brosur, atau situs web bank yang menyediakan informasi produk dan layanan.

Namun, apabila Anda ingin melakukan perhitungan Annual Percentage Rate sendiri, berikut adalah rumus perhitungan APR yang bisa Anda lakukan:

APR 2

Rumus Perhitungan APR. Sumber: financialplanningassociation.org

 

Keterangan:

Interest = Tingkat Suku Bunga

Fees = Biaya lainnya (Administrasi, Asuransi, dll)

Principal = Principal Amount/Nilai Pokok Pinjaman

n = Jangka Waktu Pinjaman (Hari)

 

Contoh Perhitungan APR

Jika belum memahami cara perhitungan APR, simak contoh perhitungannya berikut ini, mengutip dari laman OCBC.

Andi mengajukan pinjaman ke bank Z sebesar Rp10 juta dengan suku bunga tahunannya sebesar 5% dan jangka waktunya adalah 2 tahun.

Jika ingin meminjam uang di bank Z, terdapat tarif administrasi dan biaya lainnya sebesar Rp500 ribu.

Untuk menghitung jumlah APR, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan menambahkan keseluruhan biaya selama masa pinjaman.

Dalam contoh di atas, besaran bunga tahunan yang dibebankan adalah sebesar 5% x Rp10 juta, yaitu Rp500 ribu.

Jika Anda hitung dengan rumus di atas, maka besaran Annual Percentage Rate-nya adalah sebagai berikut:

APR 3

Contoh Perhitungan APR

 

Maka, jumlah APR atau persentase keseluruhan biaya yang harus peminjam bayarkan per tahunnya adalah sebesar 5%.

 

Perbedaan Annual Percentage Rate dan Annual Percentage Yield (APY)

APR dan APY sebenarnya sama-sama menghitung suku bunga. Bedanya, APR hanya memperhitungkan bunga sederhana, sementara APY juga menghitung bunga majemuk yang akan Anda peroleh. 

Akibatnya, pinjaman APY lebih tinggi dibandingkan APR-nya.

 

#1 APR

Secara sederhana, APR adalah tingkat persentase suku bunga tahunan yang biasa ada dalam pinjaman kredit.

APR sangat berhubungan dengan kredit. Semakin rendah jumlah APR, maka akan semakin banyak keuntungan yang akan Anda raih.

 

#2 APY

Sementara itu, Annual Percentage Yield atau APY adalah persentase hasil tahunan yang umumnya berguna untuk menghitung bunga dari uang yang nasabah tabung. 

Contohnya adalah sertifikat deposito, rekening tabungan, dan pasar uang. APY akan menampilkan hasil bunga dari investasi yang Anda lakukan selama satu tahun ke belakang.

Biasanya, semakin tinggi jumlah APY yang Anda dapat, maka akan semakin menguntungkan juga untuk Anda karena bunga investasi yang tinggi.

Namun, hal tersebut tergantung dari berapa jumlah tabungan yang Anda miliki di rekening. APY juga akan menghitung suku bunga majemuk yang terjadi dalam satu tahun terakhir. 

Jadi, di dalamnya bukan hanya tentang bunga yang Anda peroleh dari kegiatan setoran dalam kurun waktu satu tahun, tapi juga akan ada tambahan bunga.

Sebagai tambahan referensi untuk Anda yang tertarik berinvestasi di deposito, simak tayangan berikut ini. Jangan lupa subscribe, ya!

 

 

Kerugian APR

Sayangnya, Annual Percentage Rate tidak selalu mencerminkan total biaya pinjaman secara akurat.

Faktanya, hal ini mungkin mengecilkan biaya pinjaman yang sebenarnya. Karena perhitungannya mengasumsikan jadwal pembayaran jangka panjang.

Biaya dan ongkosnya tersebar terlalu tipis dengan perhitungan APR untuk pinjaman yang lunas lebih cepat atau memiliki periode pembayaran lebih pendek.

Misalnya, dampak tahunan rata-rata dari biaya penutupan hipotek jauh lebih kecil jika biaya tersebut diasumsikan tersebar selama 30 tahun, bukan tujuh hingga 10 tahun.

APR hipotek mungkin termasuk atau tidak termasuk biaya lain, seperti penilaian, kepemilikan, laporan kredit, aplikasi, asuransi jiwa, pengacara dan notaris, serta persiapan dokumen.

Adapun biaya lain yang sengaja dikecualikan, termasuk biaya keterlambatan dan biaya satu kali lainnya.

Hal ini mungkin menyulitkan untuk membandingkan produk serupa karena biaya yang termasuk atau tidak termasuk berbeda dari satu bank ke bank lainnya.

Untuk membandingkan beberapa penawaran secara akurat, calon peminjam harus menentukan biaya mana yang termasuk. 

Agar lebih menyeluruh, calon peminjam dapat menghitung APR menggunakan tingkat bunga nominal dan informasi biaya lainnya.

[Baca Juga: Waspada! 5 Red Flags Keuangan Rumah Tangga, Termasuk Utang?]

 

Strategi Agar Terhindar dari Utang

Demikian informasi mengenai pengertian APR, rumus perhitungan, dan perbedaannya dengan APY yang perlu Sobat Finansialku ketahui.

APR dan APY tentunya memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Umumnya, APR adalah bunga yang nantinya harus Anda bayar, sedangkan APY mengacu pada bunga yang nanti akan Anda dapatkan.

Bicara soal pinjaman kredit, ternyata ada strategi agar terhindar dari utang yang telah Finansialku jelaskan dalam ebook Cara Terbebas dan Terhindar dari Utang.

Jika butuh advice seputar keuangan, jangan segan untuk berdiskusi dengan Perencana Keuangan Finansialku. 

Kabar baiknya, Anda bisa memanfaatkan layanan FREE konsultasi seputar keuangan dan investasi bersama Perencana Keuangan Finansialku selama 20 menit (seharga Rp250.000). 

Sehingga Anda bisa menyusun strategi keuangan secara lebih detail dengan arahan yang tepat dari ahlinya.

Ambil kesempatan Anda sekarang juga dengan klik banner di bawah ini atau hubungi Customer Advisory via WhatsApp 0851 5866 2940 untuk informasi selengkapnya.

Free FCU

 

Disclaimer: Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan di Indonesia yang melayani konsultasi keuangan bersama Certified Financial Planner (CFP) seputar perencanaan keuangan, rencana pensiun, dana pendidikan, review asuransi dan investasi.

Finansialku bukan platform pinjaman online dan tidak menerima layanan konsultasi di luar hal-hal yang disebutkan sebelumnya. Artikel ini dibuat hanya sebagai sarana edukasi dan informasi.

 

Sobat Finansialku pasti sudah memahami apa itu APR dan perbedaannya dengan APY, bukan?

Tuliskan tanggapan Anda di kolom komentar berikut ini! Bagikan juga artikel ini ke media sosial agar lebih banyak orang yang memahami perbedaannya. Semoga bermanfaat.

 

Editor: Muhammad Dicky Syaifudin

Sumber Referensi:

  • Ibnu. 16 Maret 2022. APR Adalah Istilah Dalam Suku Bunga, Ini Penjelasannya. Accurate.id – https://shorturl.at/cEX05 
  • Jason Fernando. 09 Februari 2023. Annual Percentage Rate (APR): What It Means and How It Works. Investopedia.com –https://shorturl.at/prvGO 
  • Tim Redaksi. 24 Mei 2023. Pengertian Annual Percentage Rate (APR) & Cara Menghitungnya. Ocbc.id – https://shorturl.at/hijZ6