Aturan OJK Fintech Lending Resmi Dirilis

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah secara resmi merilis peraturan terkait sistem Peer to Peer Lending. Peraturan ini dirilis untuk mengatur aktivitas penggunaan teknologi dalam kegiatan pinjam meminjam. OJK menetapkan Fintech Lending secara khusus dalam industri yang bergerak di bidang Peer to Peer Lending. Sebelum Anda mengajukan pinjaman dengan sistem tersebut, mari kita pelajari bersama sistem dan aturannya.

 

Artikel ini di persembahkan oleh:

logo-koinworks

 

Peer to Peer Lending

Peer to Peer Lending merupakan sebuah konsep finansial yang menggunakan bantuan teknologi informasi untuk menghadirkan layanan pinjam meminjam uang dengan mudah. POJK atau Peraturan Otoritas Jasa Keuangan menetapkan beberapa aturan dalam pelaksanaan Peer to Peer Lending. Beberapa aspek yang diatur oleh OJK termasuk kelembagaan, penyelenggaraan fintech (financial technology), produk, hingga penggunaan teknologi informasi. Melalui artikel berikut, Finansialku akan menjabarkan sistem Peer to Peer Lending dan Fintech Lending.

Aturan OJK Fintech Lending Resmi Dirilis 01 - Finansialku

[Baca Juga: Baca Ini Sebelum Investasi di Website Peer to Peer Lending Indonesia]

 

Apa Itu Peer to Peer Lending?

Seperti telah dijelaskan sebelumnya, Peer to Peer Lending merupakan suatu sistem yang memungkinkan pendana dan peminjam untuk melakukan proses pinjam meminjam secara online. Sistem ini disebut peer to peer karena dilakukan oleh sesama pengguna awam, dan bukanlah oleh lembaga resmi seperti bank atau koperasi. Peer to Peer Lending merupakan wadah untuk bertransaksi baik jika Anda ingin meminjam sejumlah dana untuk mengembangkan bisnis, atau jika Anda ingin berinvestasi dengan meminjamkan sejumlah dana dan berperan sebagai investor. Peer to Peer Lending merupakan sistem yang tepat jika Anda menginginkan pinjaman pribadi yang cepat atau bagi Anda yang memiliki dana berlebih dan masih bingung kemana Anda ingin menginvestasikannya.

Peer to Peer Lending, Asyiknya Bisa Kredit Lewat Internet - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Peer to Peer Lending, Asyiknya Bisa Kredit Lewat Internet]

 

OJK: Peraturan Terkait Peer to Peer Landing

Salah satu perusahaan yang menjalankan Peer to Peer Lending yaitu KoinWorks, dimana perusahaan ini menyediakan platform untuk mempertemukan pendana dan peminjam. Peer to Peer Lending memungkinkan untuk memberi keuntungan finansial kepada dua belah pihak, baik Anda sebagai pendana ataupun sebagai peminjam. Namun, serupa dengan kegiatan finansial lainnya, sistem ini juga memiliki risiko sehingga Anda harus berhati-hati dalam pelaksanaannya.

Sebelum dirilis secara resmi oleh OJK, skema Peer to Peer Lending sudah lama digunakan dan telah berkembang dengan sangat pesat. Peer to Peer Lending sangat berpotensi dan berkontribusi secara besar dalam peningkatan inklusi keuangan. Namun, sebelumnya belum ada aturan yang membantu menjembatani pendana dan peminjam dalam bertransaksi menggunakan skema Peer to Peer Lending. Dibutuhkan sejumlah aturan demi keamanan perusahaan dan peminjam dalam transaksi yang dilakukan, agar sistem ini dapat terus berkembang dan tidak disalah gunakan oleh penggunanya.

Oleh karena itu, OJK kemudian merilis sejumlah aturan terkait Peer to Peer Lending sesuai pernyataan dari Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad di Kantor OJK, Jakarta Pusat, pada hari Jumat, 30 Desember 2016.

3 Jenis Investasi yang Menguntungkan dan Perlu Anda Coba 2 - Finansialku

[Baca Juga: 3 Jenis Investasi yang Menguntungkan dan Perlu Anda Coba]

 

Isu yang Mendasari Peraturan Peer to Peer Lending

Menurut Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad, peraturan Peer to Peer Lending didasari oleh beberapa isu strategis sebagai berikut:

  1. Ditujukan untuk mengupayakan potensi Fintech (financial technology) dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap produk jasa keuangan.
  2. Fintech juga diupayakan agar dapat membantu proses pembiayaan secara cepat, mudah, dan efisien.
  3. Mengupayakan pengembangan bisnis pinjam meminjam sehingga dapat menjadi salah satu solusi utama bagi peminjam untuk mengembangkan usahanya.

Peraturan Peer to Peer Lending diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan investor sehingga mau berinvestasi pada Fintech Lending. Dengan tujuan membantu pelaku UKM memperoleh dana untuk mengembangkan usahanya. Skema yang dirancang berupa proses peminjaman uang dimulai dari peminjam yang akan mengajukan permintaan untuk meminjam sejumlah uang dari pihak Fintech Lending.  

Permohonan  Anda bisa diterima atau pun ditolak, tergantung dari beragam faktor. Jika pengajuan Anda diterima, maka suku bunga pinjaman diterapkan kemudian pengajuan pinjaman Anda akan dimasukkan dalam marketplace yang tersedia agar semua pendana bisa melihat pengajuan pinjaman Anda. Kemudian akan dilanjutkan dengan verifikasi identitas oleh pihak Fintech lending yang menjadi salah satu syarat sebelum proses pencairan dana pinjaman dilakukan. Langkah ini dianjurkan oleh OJK demi keamanan kedua pihak dalam bertransaksi dalam marketplace online, yang dalam kasus ini dibantu oleh Fintech Lending seperti KoinWorks. Dengan tujuan mengurangi penyalahgunaan sistem ini agar sistem ini terus berkembang dan tidak hilang ditelan teknologi-teknologi baru.

apa-yang-harus-diperhatikan-jika-berinvestasi-di-p2p-lending-2-finansialku

[Baca Juga: Mau Investasi P2P Lending, Coba Lihat Dulu Peraturannya]

 

Berinvestasi dengan Aman Menggunakan Peer to Peer Lending yang Telah Diresmikan oleh OJK

Dengan memahami manfaat dan peraturan terkait Peer to Peer Lending, maka Anda tidak perlu ragu lagi dalam mengajukannya. Jika Anda membutuhkan dana untuk menjalankan usaha dan membutuhkan pinjaman dengan cepat, atau jika Anda mencari solusi investasi yang tepat bagi Anda, mungkin Peer to Peer Lending merupakan solusinya. Jika Anda masih ragu dengan sistem tersebut, konsultasikanlah dengan Finansialku selaku perencana keuangan Anda dan Finansialku akan dengan senang hati membantu Anda.

 

Apakah Anda mengetahui info seputar Peer to Peer Lending lainnya? Tinggalkan komentar Anda di bawah. Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Walter Pinem. 31 Desember 2016. Peraturan Peer to Peer Lending Resmi Dirilis Oleh OJK. Koinworks.com – https://goo.gl/Tj5ucu
  • Walter Pinem. 4 Oktober 2016. Semua yang Perlu Anda Ketahui Tentang Peer to Peer Lending (P2P Lending). Koinworks.com – https://goo.gl/lJkzEZ

 

Sumber Gambar:

  • Fintech – https://goo.gl/BKO1IY dan https://goo.gl/Om6ixa

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

By | 2017-06-06T08:51:20+00:00 March 11th, 2017|Categories: Berita, Fintech, P2P Lending|Tags: , , , , , |0 Comments

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

Leave A Comment

Gratis Download E-book, Hanya untuk Anda!

Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula

Investasi Tepat, Untung Mendekat

Bagaimana cara berinvestasi reksa dana untuk investor pemula? Apa saja tips berinvestasi reksa dana agar untung lebih maksimal?

 

7.392 orang

sudah download