Pernah naik becak? Sudah tahu sejarah becak hingga menjadi moda transportasi yang abadi dari waktu ke waktu?

Sebagai salah satu moda transportasi, kini keberadaan becak sudah semakin tergerus oleh zaman.

Padahal becak adalah salah satu alat transportasi yang memiliki sejarah panjang dan masih eksis hingga sekarang.

Ingin tahu cerita selanjutnya? Simak ulasannya dalam artikel Finansialku berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

Becak, Moda Transportasi Bersejarah

Tak dipungkiri lagi, becak merupakan salah satu moda transportasi yang melegenda di bumi Nusantara ini.

Sudah hampir seabad, namun keberadaannya masih terus eksis di tengah masyarakat.

Meski zaman terus berkembang yang kini mulai beralih ke era transportasi bermesin, becak masih menunjukkan perannya sebagai salah satu moda yang penting serta dibutuhkan.

Memang kini keberadaannya sudah mulai tergerus, dikarenakan semakin masifnya perkembangan kendaraan bermotor di seluruh pelosok nusantara.

Apalagi di kota-kota besar yang memiliki mobilitas perpindahan manusia yang begitu signifikan.

Namun becak masih terus menjadi andalan bagi sebagian segmen masyarakat.

Entah itu bagi penumpang untuk menunjang mobilitasnya, maupun bagi sang pengayuh becak sebagai sumber mencari nafkah.

Mungkin keberadaan becak merupakan sebuah hal yang tabu bagi sebagian kelompok masyarakat.

Apalagi kalau sudah mencakup masalah sejarah asal muasal keberadaan transportasi roda tiga yang satu ini.

Becak 02 - Finansialku

[Baca Juga: Para Karyawan, Ini Caranya Memperlihatkan Potensi Kepemimpinan di Kantor]

 

Oh iya, pastikan Anda rajin dan konsisten melakukan perencanaan keuangan ya.

Percuma saja bila Anda mendapatkan gaji yang besar, namun tidak bisa mengelolanya dengan baik.

Alhasil semua rasa lelah Anda akan terasa sia-sia jika tidak ada sedikit pun uang yang Anda alokasikan untuk kebutuhan di masa yang akan datang.

Memang, melakukan perencanaan keuangan bisa dibilang susah-susah gampang.

Namun Anda harus memulainya sejak saat ini agar terbiasa dan bisa merasakan manfaatnya sedikit demi sedikit.

Jika Anda belum tahu bagaimana cara melakukan perencanaan keuangan yang baik, Anda bisa memulainya dengan menambah pengetahuan finansialmu melalui sejumlah video singkat dari Finansialku.

Anda bisa menontonnya melalui channel Youtube Finansialku.

Kemudian, praktikkan setiap pengetahuan finansialmu, salah satunya perencanaan keuangan dengan menggunakan Aplikasi Finansialku yang bisa Anda peroleh melalui Google Play Store.

Dapatkan potongan harga berlangganan hingga Rp50.000 dengan kode promo: POTONG50RIBU untuk menjadi member Premium selama satu tahun agar Anda bisa berkonsultasi tanpa batas dengan Konsultan Keuangan Bersertifikat dari Finansialku. Tunggu apalagi? Yuk lakukan sekarang juga!

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Sejarah Peradaban dan Perkembangan Becak Di Indonesia

Tetapi di sisi lain, sejarah keberadaan becak merupakan hal yang cukup menarik.

Mengingat moda transportasi ini juga sangat erat kaitannya dengan sejarah bangsa ini dalam merintis peradabannya, sehingga hal tersebut merupakan paket materi yang sangat menarik untuk dibahas.

Mungkin sebagian dari Anda belum mengetahui bagaimana sejarah becak sebagai moda transportasi andalan di Indonesia.

Bahkan becak juga menjadi salah satu ciri khas yang merepresentasikan budaya di beberapa daerah. Tanpa harus berlama-lama lagi ayo kita bahas!

 

#1 Sejarah Perkembangan Becak Di Indonesia

Becak, merupakan nama yang diambil dari bahasa Hokkien yakni be chia yang berarti kereta kuda.

Di tahun 1937, demikian tertulis dalam Star Weekly, becak dikenal dengan nama “roda tiga” dan kata betjak/betja/beetja baru digunakan pada 1940 ketika becak mulai digunakan sebagai kendaraan umum.

Becak pertama kali hadir di nusantara pada periode awal abad ke-20.

Namun sayangnya belum diketahui secara pasti kapan waktu tepatnya becak pertama kali hadir di Indonesia.

Namun setidaknya ada tiga pendapat yang mengemukakan pertama kalinya becak muncul di Nusantrara.

Becak 03 - Finansialku

[Baca Juga: Kisah Sukses Hendy Setiono Pendiri Kebab Baba Rafi, 2 Outlet di 2003 Jadi Lebih Dari 1200 Outlet di 2015]

 

Menurut Lea Jellanik dalam tulisannya mengatakan bahwasannya becak datang  ke Batavia dari Singapura dan Hongkong pada 1930-an.

Jawa Shimbun terbitan 20 Januari 1943 menyebut becak diperkenalkan dari Makassar ke Batavia Akhir 1930-an.

Hal tersebut berdasarkan bukti yang berasal dari catatan berjudul “Pen to Kamera” yang diterbitkan pada tahun 1937.

Pada catatan tersebut disebutkan bahwasannya becak ditemukan orang Jepang yang tinggal di Makassar, bernama Seiko-san yang memiliki toko sepeda.

Dikarenakan penjualannya tidak laku, sang pemiliknya memutar otak agar tumpukan sepeda yang tak terjual bisa dikurangi. Dia membuat kendaraan roda tiga, dan terciptalah becak.

Kemudian pendapat yang ketiga menyebutkan bahwasaannya pada awal abad ke-20, becak pertama kali digunakan oleh para pedagang etnis Tionghoa sebagai moda untuk mengangkut barang dagangannya.

 

#2 Perkembangan Becak Di Berbagai Daerah

Seiring berjalannya waktu, becak pun akhirnya mulai berkembang di berbagai daerah.

Mengingat moda transportasi yang satu ini bisa dikatakan cukup sederhana, namun dapat menunjang segala kebutuhan serta mobilitas masyarakat.

Batavia yang kini kita kenal dengan Jakarta merupakan kota dengan perkembangan peradaban becak yang paling pesat.

Pada pertengahan hingga akhir 1950-an ada sekira 25.000 hingga 30.000 becak di Jakarta.

Becak 04 - Finansialku

[Baca Juga: Pencak Silat Indonesia: Mengenal Lebih Dalam Seni Bela Diri Terbaik]

 

Jumlah becak membengkak dan pada tahun 1966 dan menyentuh angka 160 ribu –jumlah tertinggi dalam sejarah.

Namun keberadaan becak di Jakarta kini seakan bertolak belakang dengan sejarahnya.

Hal tersebut dimulai pada tahun 1980-an ketika Gubernur saat itu, Ali Sadikin menerapkan aturan larangan moda transportasi dengan basis tenaga manusia.

Tidak hanya itu, becak pun dianggap sebagai biang kemacetan, tidak manusiawi, dan juga simbol ketertinggalan sebuah kota.

Ditambah lagi moda transportasi lainnya seperti mikrolet, ojek, dan bus juga semakin berkembang, sehingga kita hampir tidak bisa menjumpai lagi keberadaan becak di Jakarta.

Kemudian perkembangan becak tidak hanya mencakup Batavia saja, melainkan daerah lain.

Salah satunya adalah Makassar, di mana peradaban becak sangat erat dengan kota ini.

Bahkan beberapa sumber menyatakan bahwasannya Makassar merupakan tempat pertama kalinya becak muncul dan membawa pengaruhnya tersebut ke Batavia pada akhir 1930-an.

Dari Makassar dan daerah Sulawesi lainnya kita bisa menemukan becak Makassar dan juga bentor.

Kemudian di Jawa, pada tahun 1940-an becak pertama kali melakukan ekspansinya ke daerah Surabaya.

Persebaran becak pun akhirnya tak terbendung dan menyebar hampir ke seluruh wilayah Nusantara.

 

Tetap Eksis dan Berevolusi Di Tengah Arus Modernisasi

Apakah becak masih ada di daerah kalian?? Tentu saja ada, karena seperti yang telah disebutkan tadi, becak masih terus eksis di tengah arus masyarakat yang kini terpapar arus modernisasi.

Kita bisa menemukan becak masih beroperasi di daerah perumahan, perkampungan, bahkan di daerah pariwisata.

Mungkin salah satu kisah ini bisa menjadi bukti bahwa becak merupakan moda transportasi yang masih eksis hingga kini.

Seorang bule asal Belanda bernama Daan Goppel menjadi pusat perhatian upacara kemerdekaan di Istana Merdeka tahun 2017 lalu. Bagaimana tidak bule muda ini hadir sambil mengayuh becak kesayangannya.

Becak 05 - Finansialku

[Baca Juga: Ingin Menjadi Pebisnis Sukses, Simak Dulu Kisah Sukses Ray Dalio, Pemilik Perusahaan Hedge Fund Terbesar Di Dunia]

 

Tentu pemandangan ini bisa dikatakan cukup langka, ketika seorang bule justru mengayuh sebuah becak.

Usut punya usut ternyata Goppel merupakan salah seorang Pegawai Negeri Sipil di negaranya.

Namun di sela pekerjaannya, ia pun juga memiliki profesi sampingan, yakni pengayuh becak di Kota Amsterdam.

Di sana ia mengayuh becak sekaligus menjadi pemandu wisata bagi wisatawan yang tengah berkunjung ke Amsterdam.

Saya ini juga pemandu wisata. Jadi mereka bisa memesan saya jauh-jauh hari lalu saya antar turis berkeliling sambil menceritakan sejarah dan budaya Kota Amsterdam”.

 

Goppel juga mengatakan bahwasannya becak merupakan moda transportasi yang sangat ramah lingkungan.

Hal tersebut tentu cocok dengan situasi di kotanya yang mengedapankan transportasi ramah lingkungan seperti sepeda.

Kalau naik becak itu enak, enggak berisik, alami, tidak berpolusi, kalau lihat pemandangan jadi luas”, ujarnya. Goppel sendiri menggunakan becak yang berasal dari Yogyakarta.

 

Hal tersebut dikarenakan model becak yang satu ini memiliki dimensi serta ukuran yang cukup besar serta model yang lebih modern, sehingga kriteria becak tersebut sangat cocok untuknya.

Di sisi lain, dibalik eksistensinya yang masih tinggi, becak pun tak luput dari arus globalisasi serta industrialisasi.

Alat transportasi ini pun ikut bertransformasi dan beradaptasi mengikuti segala perubahan dan kebutuhan yang semakin berkembang.

Salah satu contoh sederhana saja deh, becak motor! Transformasi unggulan dari becak ini sudah sering kita jumpai, dan mungkin salah satunya adalah di kota Anda.

Contohnya di Gorontalo, ada yang namanya bento dengan menggunakan kendaraan bermotor di belakangnya.

Di sejumlah kota di Sumatera menggunakan kendaraan bermotor di sampingnya. Bahkan diluar negeri pun, becak memiliki sebutan tersendiri yakni velotaxi.

 

Becak Warisan Sejarah yang Di Museumkan

Kini becak merupakan salah satu warisan budaya yang amat penting. Sehingga salah satu cara melestarikannya yakni dengan membuat museum khusus moda transportasi legendaris ini.

Langsung saja Anda bisa mengunjungi Museum Becak Indonesia yang bertempat di Kuta, Bali.

Ada banyak sekali ragam becak yang bisa Anda lihat di dalam museum ini antara lain becak Makassar, becak Pekalongan, becak Surabaya, becak Ambon, becak SMK Yogyakarta, dan masih banyak yang lain.

Museum Becak Indonesia merupakan satu-satunya museum becak yang ada di dunia.

Hal tersebut sebagai upaya untuk terus melestarikan, mengingat, dan menjaga becak sebagai salah satu warisan budaya bangsa yang kini mulai tergerus oleh arus modernisasi.

 

Jadi sudah tahu kan bagaimana sejarah becak? Ayo ikut sebarkan informasi bermanfaat ini kepada teman-temanmu yang lain, karena ilmu akan semakin bermakna.

Terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 25 Agustus 2017. Bule Belanda Jadi Abang Becak di Amsterdam. Becaknya Beli Rp4 Juta di Yogya, Begini Kisahnya. Jogja.tribunnews.com – http://bit.ly/2N9FIUp
  • Jay Akbar. 1 Agustus 2019. Mengayuh Sejarah Becak. Historia.id – http://bit.ly/2NbF7BM
  • Raskita Tourman. 25 Juni 2019. Museum Becak Indonesia, Alternatif Liburan Cocok Untuk Keluarga. Raskitatour.com – http://bit.ly/339bbvC

 

Sumber Gambar:

  • Becak 1 – http://bit.ly/328WM1o
  • Becak 2 – http://bit.ly/33caEJx
  • Becak 3 – http://bit.ly/2PIpVh8
  • Becak 4 – http://bit.ly/2C9cL4I
  • Becak 5 – http://bit.ly/2JEGXcj