Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Nadiem Makarim, permudah dan tingkatkan aliran dana BOS bagi sekolah dan guru.

Simak yuk ulasannya!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Nadiem Naikkan Alokasi Guru Honorer dari BOS

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim merealisasikan kebijakan anyarnya perihal dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Nadiem Makarim menyatakan alokasi BOS untuk guru honorer naik menjadi maksimal 50% dari yang sebelumnya dibatasi maksimal 15% di sekolah negeri dan maksimal 30% di sekolah swasta.

Tujuan dari meningkatkan dana ini agar guru honorer lebih sejahtera dan mutu pendidikan lebih baik lagi. Sebab, selama ini guru honorer mendapat gaji yang tak layak.

Kebijakan dana BOS ini termasuk dalam program Merdeka Belajar yang digagas oleh Nadiem Makarim.

Mantap! Nadiem Realisasikan Kebijakan Anyar Dana BOS! 02

[Baca Juga: Quiz: Tipe Anak Sekolah Seperti Apakah Kamu? Jangan Lupa Tetap Belajar Ya]

 

Sebelumnya, penyaluran BOS ini dialirkan dalam tiga tahap mulai dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi kemudian ke rekening sekolah.

Kini, dana BOS langsung ditransfer dari RKUN ke rekening sekolah. Artinya, pola penyaluran ini lebih sederhana.

Selain itu, pihak sekolah diwajibkan untuk menginformasikan mengenai penggunaan BOS di papan informasi di sekitar sekolah. Hal ini bertujuan agar menjadi lebih transparan dan akuntabel.

Mantap! Nadiem Realisasikan Kebijakan Anyar Dana BOS! 03

[Baca Juga: Sah! Nadiem Makarim Resmi Hapus UN 2021}

 

“Karena kita sudah memberikan otonomi dan fleksibilitas kepada Sekolah dan Kepala Sekolah, maka kita juga memerlukan transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana BOS,” Ucap Nadiem Makarim melansir dari Suara.com , Selasa (11/02).

“Jadi kalau tahun kemarin cuma 53% sekolah yang melapor, mulai 2020 sudah harus 100% untuk bisa menerima kiriman terakhir. Ini aturan yang kami perketat.” Lanjut Nadiem Makarim melansir dari Katadata.co.id

Adapun besaran BOS tahap pertama berjumlah Rp9,8 triliun. Per hari kemarin, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan telah menyalurkan dana itu.

“Tanggal 10 Februari pemerintah menyalurkan kepada 136.579 sekolah yang akan dapat Rp9,8 triliun. Penyaluran tahap pertama dilakukan ke 32 Provinsi di Indonesia,” jelas Sri Mulyani saat melakukan konferensi pers di kantornya, Senin (10/2) melansir dari CNBC Indonesia.

Besaran BOS untuk setiap pelajar juga ditingkatkan. Untuk SD sebesar Rp900 ribu per siswa. Meningkat Rp100 ribu dari tahun sebelumnya.

Kenaikan juga meningkat pada siswa SMP/MTs dari Rp1 juta per siswa di tahun lalu menjadi Rp1,1 juta di tahun ini. Begitu pun dengan siswa di tingkat SMA dari Rp1,4 juta per siswa menjadi Rp1,5 juta per siswa.

 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim terus mengeluarkan terobosan, Bagaimana pendapat anda soal berita di atas. Sampaikan pada kami lewat kolom komentar di bawah, ya!

 

Sumber Referensi:

  • Agatha Olivia Victoria. 10 Febuari 2020. Nadiem Makarim: Sekolah Bisa Pakai 50% Dana Bos untuk Guru Honorer. Katadata – https://bit.ly/2uBN4cT
  • Hendra Kusuma. 10 Febuari 2020. Sri Mulyani Cairkan Dana BOS Rp 9,8T ke 136.000 Sekolah. Detik Finance – https://bit.ly/39tcyb9
  • Dwi Bowo Raharjo. 10 Febuari 2020. Penyaluran Dana BOS Diubah, Mendikbud: Lebih Fleksibel Untuk Sekolah. Suara.com – https://bit.ly/2uzVHVt
  • Cantika Adinda Putri. 10 Febuari 2020. Dana BOS Rp 9,8T Tahap I Resmi Mengalir ke 136.579 Sekolah. CNBC Indonesia – https://bit.ly/2Hd7Nqi
  • Adinda Pryanka. 11 Febuari 2020. Pemerintah akan Salurkan Dana Bos Langsung ke Sekolah. Republika co.id – https://bit.ly/38cJTXM

 

Sumber Gambar:

  • Nadiem Kebijakan Anyar 01 – http://bit.ly/2uASsgw
  • Nadiem Kebijakan Anyar 02 – http://bit.ly/38ilOiq
  • Nadiem Kebijakan Anyar 03 – http://bit.ly/2vrB79J