Sebelum belajar di luar negeri, kamu perlu mengetahui berapa rata-rata biaya yang dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari. Berapa sih dana yang harus disiapkan?

Yuk, simak dalam ulasan berikut!

 

Keinginan Kuliah di Luar Negeri

Kuliah di luar negeri menjadi momen yang menyenangkan untuk pelajar yang baru lulus SMA. Kendati terlihat menyenangkan, kuliah di luar negeri membutuhkan biaya yang cukup banyak. Tapi, ini tidak berarti mustahil untuk mewujudkannya, lho. Kamu tetap bisa mewujudkan keinginan itu jika memiliki persiapan yang matang.

Banyak siswa beralasan kuliah di luar negeri agar memiliki pikiran yang lebih terbuka. Tidak salah, di luar negeri, ada banyak pelajar dari belahan dunia yang berbeda. Maka, selain ilmu akademik, pelajar di luar negeri bisa sekalian belajar kultur dan cara hidup masyarakat dari negara lain.

Di tempat asing, mahasiswa juga akan belajar mandiri, lebih fleksibel, dan memiliki pemikiran yang lebih kompleks. Sederhananya, mereka akan keluar dari zona nyaman.

 

Di dunia internasional, kemampuanmu membawa diri akan berdampak langsung terhadap perlakuan orang terhadapmu. Sebab, umumnya mereka adalah orang yang to the point. Jika tidak suka, mereka tidak segan-segan meninggalkanmu. Di sini, kecakapanmu dalam membaur dan berinteraksi sangat dibutuhkan.

[Baca juga: Berencana Kuliah S2 di Luar Negeri? Intip Dulu Estimasi Biayanya!]

 

Dana yang Dibutuhkan Ketika Hidup di Luar Negeri

Masing-masing negara memiliki biaya hidup yang berbeda. Umumnya, biaya kuliah dan biaya hidup di suatu negara dipengaruhi oleh kondisi ekonomi negara tersebut.

Meski beberapa negara tergolong mahal, ada beasiswa yang turut meng-cover biaya hidup mahasiswa. Dengan begitu kamu tidak akan dibebani dengan banyak biaya.

Beasiswa parsial adalah beasiswa yang memberikan potongan uang kuliah hingga bantuan biaya hidup. Beasiswa ini biasanya disediakan oleh universitas luar negeri. Misalnya, University of Sussex di Inggris menyelenggarakan Sussex MBA Scholarship berupa potongan uang kuliah sebesar 1.500-5.000 poundsterling atau setara Rp 28-Rp 90 juta.

Berikut gambaran dana yang dibutuhkan untuk hidup di negara-negara yang digemari mahasiswa internasional:

 

#1 Singapura

  • Perkiraan dana yang kamu butuhkan untuk Program Foundation tiap tahun adalah SG$ 10-20 ribu atau sekitar Rp 107-245 juta.
  • Perkiraan dana yang kamu butuhkan untuk program S1 atau S2 per tahun adalah SG$ 15-25 ribu atau sekitar Rp 160-268 juta.
  • Biaya hidup bulanan, termasuk akomodasi, makanan, serta kebutuhan lain adalah SG$ 800-2.500 atau sekitar Rp 19-26 juta.

 

#2 Australia

  • Perkiraan dana yang kamu butuhkan untuk program Foundation tiap tahun adalah AU$ 25-35 ribu atau sekitar Rp 277-388 juta.
  • Perkiraan dana yang kamu butuhkan untuk program, S1 atau S2 per tahun adalah AU$ 25-40 ribu atau sekitar Rp 277-443 juta.
  • Biaya hidup bulanan, termasuk akomodasi, makanan, serta kebutuhan lain adalah AU$ 800-2.500 atau sekitar Rp 19-27 juta.

 

#3 Inggris

  • Perkiraan dana yang kamu butuhkan untuk program Foundation tiap tahun adalah 13-22 ribu pound sterling atau sekitar Rp 259-438 juta.
  • Perkiraan dana yang kamu butuhkan untuk program, S1 atau S2 per tahun adalah 13-22 ribu pound sterling atau sekitar Rp 259-438 juta.
  • Biaya hidup bulanan, termasuk akomodasi, makanan, serta kebutuhan lain adalah 1.015-1.500 pound sterling atau sekitar Rp 20-30 juta.

 

#4 Amerika Serikat

  • Perkiraan dana yang kamu butuhkan untuk program Foundation tiap tahun adalah US$ 12-30 ribu atau sekitar Rp 243-430 juta.
  • Perkiraan dana yang kamu butuhkan untuk program, S1 atau S2 per tahun adalah US$ 25-50 ribu atau sekitar Rp 358-716 juta.
  • Biaya hidup bulanan, termasuk akomodasi, makanan, serta kebutuhan lain adalah US$ 500-2.000 atau sekitar Rp 21-28 juta.

 

#5 New Zealand

  • Perkiraan dana yang kamu butuhkan untuk program Foundation tiap tahun adalah NZ$ 25-28 ribu atau sekitar Rp 258-289 juta.
  • Perkiraan dana yang kamu butuhkan untuk program, S1 atau S2 per tahun adalah NZ$ 25-35 ribu atau sekitar Rp 258-361 juta.
  • Biaya hidup bulanan, termasuk akomodasi, makanan, serta kebutuhan lain adalah NZ$ 500-2.000 atau sekitar Rp 15-20 juta.

Berapa Dana yang Harus Disiapkan oleh Pelajar yang Akan Belajar di Luar Negeri - 02 - Finansialku

[Baca juga: Pos Keuangan yang Harus Dimiliki Mahasiswa yang Kuliah di Luar Negeri]

 

Hal-hal yang Harus Kamu Persiapkan untuk Kuliah di Luar Negeri

Kuliah di luar negeri memang menyenangkan. Namun, sebelum betul-betul pergi ke negara yang dimaksud, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan.

Berikut beberapa hal yang patut kamu perhatikan:

 

#1 Kemampuan untuk Mengurus Diri Sendiri

Kuliah di luar negeri menuntut kamu untuk mandiri. Di sana, kamu harus mampu mengurus diri sendiri selama jauh dari orang tua.

Di sini, secara tidak langsung kamu juga dituntut untuk menguasai bahasa asing. Nah, dari sekarang kamu bisa mempersiapkan diri dengan sering mendatangi tutor, menonton film berbahasa Inggris, atau mendengar lagu berbahasa Inggris.

Sebelum berangkat, pastikan seluruh berkas yang diminta sudah kamu lengkapi. Kamu bisa meminta bantuan rekan yang lebih dahulu kuliah di luar negeri untuk dimintai bantuan. Dengan begitu, kamu tak hanya mendapat gambaran umum, melainkan sedikit pengalaman selama dia di luar negeri.

Yang harus kamu tahu, kuliah di luar negeri membutuhkan persiapan yang tidak sedikit, terutama menyiapkan dokumen seperti visa pelajar. Jika kesulitan, jangan segan mencari bantuan ahli agar lebih mudah.

Selain dituntut untuk serba mandiri, kamu juga harus mampu mengatur keuanganmu sebagai mahasiswa. Kamu bisa mempelajarinya melalui audiobook di bawah ini. Agar kamu tidak kerepotan dengan permasalah keuangan nantinya.banner -keuangan mahasiswa

 

#2 Menyiapkan Biaya

Biaya merupakan salah satu dilema ketika akan berkuliah di luar negeri. Maka, sebaiknya kamu membicarakan hal ini dengan orang tua dari jauh-jauh hari.

Tentu kamu juga tahu kalau kuliah di negara top akan memakan banyak biaya. Namun, jika kamu cukup jeli melihat peluang beasiswa, maka biaya yang kamu keluarkan bisa jadi lebih kecil. Pertimbangkan pula apakah kamu akan mengambil pekerjaan paruh waktu atau tidak selama di negara orang. Baca Juga Rencanakan dana pendidikan untuk kuliah di luar negeri.

 

#3 Memiliki Asuransi Kesehatan

Kuliah di luar negeri memerlukan penguasaan bahasa asing. Meski tidak sefasih orang lokal, setidaknya kamu mengerti dan bisa mengungkapkan sesuatu yang bisa dipahami. Setidaknya, kamu belajar bahasa Inggris dan bahasa lokal yang banyak dipakai masyarakat. baca juga asuransi yang dibutuhkan mahasiswa.

 

#4 Manfaatkan Teknologi

Dulu, komunikasi antara mahasiswa di luar negeri dan keluarga di Indonesia cukup mahal lantaran menggunakan sambungan telepon. Namun, sekarang kamu bisa jauh lebih hemat dengan memanfaatkan aplikasi pesan instan seperti Line dan WhatsApp.

Meski bisa dengan mudah terhubung dengan teknologi, kamu juga perlu berkomunikasi secara langsung dengan orang-orang sekitar. Usahakan untuk berbaur dengan teman-teman sekelas atau mengikuti setidaknya 1 kegiatan di kampus.

Berapa Dana yang Harus Disiapkan oleh Pelajar yang Akan Belajar di Luar Negeri - 03 - Finansialku

[Baca juga: 3 Jenis Investasi yang Cocok untuk Mahasiswa, Khususnya untuk Investor Pemula]

 

#5 Pelajari Gaya Hidup Masyarakat Lokal

Ada baiknya kamu banyak bergaul dengan orang lokal ketika di luar negeri. Dengan begitu kamu bisa terlihat seperti mereka untuk mendapat beberapa kemudahan.

Mempelajari gaya hidup masyarakat lokal juga mencakup keuangan. Lihat bagaimana orang-orang memanfaatkan uang mereka atau perhatikan cara mereka berinvestasi.

Kamu juga bisa belajar investasi, mengatur keuangan, financial check up, bahkan merencanakan keuangan dengan aplikasi Finansialku. 

Kalau dirasa tidak tahu harus mulai dari mana, Sobat Finansialku bisa mulai melakukan Financial Check Up untuk mengetahui kondisi keuangan teman-teman yang sebenarnya lewat aplikasi Finansialku yang bisa diunduh di Google Play Store atau Apple Apps Store .

Setelah mendapatkan hasilnya, teman-teman bisa melakukan konsultasi bersama CFP Finansialku di mana pun dan kapan pun secara EKSKLUSIF lewat fitur Konsultasi Keuangan di aplikasi yang sama, lho!

Untuk bisa menikmati fitur ini, teman-teman hanya perlu berlangganan akun premium Rp 300 ribu untuk 365 hari alias SATU TAHUN PENUH menggunakan kode voucher CUAN50!

Ini sama dengan Sobat Finansialku membayar kurang dari seribu rupiah per hari. Murah, ‘kan? Jadi, yuk, unduh aplikasinya dan konsultasi sekarang!

 

Tidak Takut Kuliah di Luar Negeri dengan Persiapan Matang

Itulah pembahasan mengenai dana yang perlu disiapkan ketika kuliah di luar negeri. Semoga pembahasan ini berguna untuk kamu, ya. Selamat menempuh pendidikan!

 

Yuk share pengalamanmu bagi yang sudah pernah kuliah di luar negeri di kolom komentar di bawah ini. Dan bagi kamu yang sedang mempersiapkan diri untuk kuliah di luar negeri, tetap semangat ya.

Jangan lupa bagikan artikel ini pada rekan dan keluargamu yang ingin kuliah di luar negeri agar mereka dapat mempersiapkan diri sebaik-baiknya.

 

Sumber Referensi:

  • Admin. Mau Kuliah di Luar Negeri? Apa Saja yang Perlu Dipersiapkan? Aeccglobal.co.id – https://bit.ly/3vL5XUH

 

Sumber Gambar:

  • https://bit.ly/33yrqnR
  • https://bit.ly/2RHtUOf