May Day… May Day… May Day… Peringatan hari buruh jatuh setiap tanggal 1 Mei. Tapi, apakah kamu tahu asal mula disebut sebagai hari buruh? Apa makna yang tersimpan dibaliknya?

Yuk kita cari tahu sejarah dan fakta dibalik hari buruh. Supaya lebih seru, coba juga quiz-nya ya…

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Menilik Asal Mula Terciptanya Hari Buruh

Tepat pada tanggal 1 Mei di beberapa negara termasuk salah satunya Indonesia memperingati hari buruh. Peringatan tahunan ini berawal dari sebuah gerakan serikat buruh untuk merayakan keberhasilan ekonomi dan sosial para buruh.

Sebelum kita asik mengulas tentang sejarah hari buruh, supaya lebih seru kita bermain quiz yuk untuk menguji seberapa jauh pengetahuan kamu tentang hari buruh ini.

Untuk memulai quiz, silahkan klik “start the quiz” dan klik jawaban yang sesuai dengan yang kamu ketahui, kemudian terakhir klik “SUBMIT”. Selamat bermain!

 

Bagaimana hasil quiz kamu? Apakah kamu cukup memahami soal hari buruh? Apakah nilainya sempurna?

Jika belum, jangan khawatir! Kamu bisa mengetahui lebih banyak tentang sejarah hari buruh pada artikel ini.

Sudah Tahu Fakta Hari Buruh Coba Jawab Pertanyaan Ini 02 - Finansialku

[Baca Juga: Para HR, Bagaimana Cara Tepat Meningkatkan Kesejahteraan Buruh?]

 

Peringatan hari buruh yang dikenal dengan sebutan May Day identik dengan tradisi turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasi dan berbagai tuntutan kepada pemerintah atau pemilik perusahaan. Do you know?

Bukan sekadar menyampaikan aspirasi, peringatan hari buruh ini menyimpan sejumlah fakta menarik lho.

 

Fakta Menarik tentang Hari Buruh

Berikut ini fakta-fakta menarik tentang hari buruh yang perlu kamu ketahui, yaitu:

 

#1 Sejarah Hari Buruh

Seperti dilansir dari Jatim.tribunnews.com, hari buruh menyimpan banyak kisah perjuangan. Terciptanya hari tersebut buah dari perjalanan panjang dan perjuangan kelas pekerja untuk mendapatkan kendali ekonomi-politik dan hak-hak industrial.

Awal abad ke-19, saat itu perkembangan kapitalisme industri menjadi penanda adanya perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Disiplin kerja yang begitu, jam kerja yang tak manusiawi, upah yang minim dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.

Aksi protes dengan mogok kerja di Amerika Serikat pertama kali terjadi pada tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers.

Aksi mogok ini dilanjut dengan tuntutan ke meja pengadilan oleh para pentolan serikat pekerja disana dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya.

Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut perubahan jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.

Hari Buruh Internasional 02 - Finansialku

[Baca Juga: Infografis: Kenali Hak Tunjangan Hari Raya (THR) Pekerja]

 

Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan memperjuangkan hak para pekerja, Peter McGuire dan Matthew Maguire, seorang pekerja mesin dari Paterson, New Jersey.

Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja lainnya melakukan aksi mogok untuk menuntut pengurangan jam kerja.

Setelah itu, McGuire mengadakan pertemuan dengan para pekerja dan para pengangguran, mereka berupaya melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan bagi para pengangguran dan uang lembur untuk pekerja.

McGuire menjadi terkenal dengan sebutan “pengganggu ketenangan masyarakat”.

Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. Louis, Missouri dan mengorganisasi para tukang kayu.

Akhirnya didirikanlah sebuah serikat tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari “United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America”.

Ide untuk mengkoordinir para pekerja sesuai bidang keahlian mereka ini menimbulkan gaung ke seluruh negara.

McGuire dan para pekerja di kota-kota lain merencanakan hari libur untuk para pekerja di setiap Senin Pertama Bulan September di antara Hari Kemerdekaan dan hari Pengucapan Syukur.

Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama diadakan di kota New York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertuliskan 8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi.

Memperingati-Hari-Buruh-Sedunia-5-Finansialku

[Baca Juga: Sejarah Uang di Indonesia yang Akan Membuat Anda Terpukau]

 

Di tahun-tahun berikutnya gagasan ini menyebar dan semua negara bagian merayakannya.

Hingga tercetuslah Satu Mei yang ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Kongres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions.

Selain memberikan momen tuntutan delapan jam sehari, hari buruh memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut.

Alasan dipilih tanggal 1 Mei karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872, menuntut delapan jam kerja di Amerika Serikat dan diberlakukan mulai 1 Mei 1886.

 

#2 May Day memiliki Banyak Arti

May Day peringatan hari libur yang dirayakan di banyak kota di dunia, dan hari ini memiliki banyak arti untuk banyak orang.

Untuk beberapa orang, hari ini adalah waktu untuk merayakan musim semi.

Sedangkan bagi yang lain, ini adalah hari untuk mengenang para pekerja di seluruh dunia, dan mengaspirasikan tuntutan para pekerja yang belum direalisasikan baik oleh pemerintah maupun oleh pihak perusahaan.

 

#3 Alasan May Day Menjadi Hari Libur

Rupanya, ada alasan tersendiri di balik orang-orang berlibur saat May Day. Dikutip dari Sripoku, pada akhir abad ke-19, May Day menjadi hari yang dikaitkan dengan perjuangan hak-hak pekerja.

Pada 1886, empat orang ditembak mati oleh polisi Chicago saat mereka sedang melakukan protes menuntut pemberlakuan delapan jam kerja.

Kemudian, pada 1889, sebuah kelompok di Paris memutuskan May Day menjadi hari spesial untuk mengenang empat orang yang ditembak itu.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

#4 Hari Buruh di Indonesia

Indonesia sendiri turut serta memperingati Hari buruh sejak tahun 1920. Ibarruri Aidit yang merupakan putri sulung D. N. Aidit, ketua Partai Komunis Indonesia sewaktu kecil bersama ibunya pernah menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Uni Soviet.

Setelah Ibarruri dewasa menghadiri pula peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 1970 di Lapangan Tian An Men RRC pada peringatan tersebut menurut dia hadir juga Mao Zedong, Pangeran Sihanouk dengan istrinya Ratu Monique, Perdana Menteri Kamboja Pennut, Lin Biao (orang kedua Partai Komunis Tiongkok) dan pemimpin Partai Komunis Burma, Thaksin B Tan Tein.

Tapi sejak masa pemerintahan Orde Baru hari Buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, dan sejak itu, 1 Mei bukan lagi merupakan hari libur untuk memperingati peranan buruh dalam masyarakat dan ekonomi.

Memperingati-Hari-Buruh-Sedunia-3-Finansialku

[Baca Juga: Pelajari Sisi Positif dari Kepemimpinan Adolf Hitler]

 

Ini disebabkan karena gerakan buruh dihubungkan dengan gerakan dan paham komunis setelah adanya kejadian pahit G30S pada tahun 1965 yang hingga kini masih terngiang dalam ingatan masyarakat Indonesia.

Selama Rezim Soeharto, aksi untuk peringatan May Day masuk kategori aktivitas subversive.

Konotasi ini jelas tidak pas, karena mayoritas negara-negara di dunia ini (yang sebagian besar menganut ideologi non-komunis, bahkan juga yang menganut prinsip antikomunis), menetapkan tanggal 1 Mei sebagai Labor Day dan menjadikannya sebagai hari libur nasional.

Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota.

Dan saat ini, 1 Mei kembali ditetapkan menjadi hari libur nasional, dan menjadi ajang pertemuan serikat buruh untuk menyerukan berbagai aspirasi dan tuntutannya.

 

#5 May Day Identik dengan Demonstrasi

Seperti dijelaskan pada poin sebelumnya, di Indonesia sendiri, setiap 1 Mei para pekerja buruh turun ke jalanan untuk menggelar aksi demo. mereka menyampaikan apresiasi dan menuntut kenaikan upah.

Namun sayang, tak jarang demonstrasi buruh ini malah terkesan negatif seperti menimbulkan kemacetan, merusak fasilitas umum, dan meninggalkan banyak sampah.

 

May Day, Menjemput dan Menuntut Hak Buruh

Meskipun May Day setiap tahunnya diperingati tetapi masih banyak saja hak-hak kaum pekerja yang belum terpenuhi. Masih banyak diantara pekerja yang mendapatkan penghasilan di bawah UMK karena kurangnya lapangan kerja yang sesuai kapasitasnya.

Oleh karena itu, beruntunglah para buruh yang sudah mendapatkan hak-haknya sesuai standar.

 

Itu tadi fakta seputar hari buruh, semoga menambah wawasan baru. Silakan share artikel ini, dan jika ada pertanyaan langsung saja tulis di kolom komentar ya!

 

Sumber Referensi:

  • Pipin Tri Anjani. 1 Mei 2018. 5 Fakta Menarik May Day, Asal Mula Peringatan Hari Buruh dari Tuntutan 8 Jam Kerja. Jatim.tribunnews.com – http://bit.ly/2VtjCOB

 

Sumber Gambar:

  • Fakta Hari Buruh 01 – https://bit.ly/2IKuZ1P
  • Fakta Hari Buruh 02 – https://bit.ly/2UZLU79