Jual beli rumah

Temukan cara terbaik jual beli rumah dengan mempertimbangkan harga dan lokasi yang strategis

frequently asked questions

Untuk mendapatkan untung yang besar dalam bisnis jual beli rumah, belilah properti yang dijual senilai BJOP, properti yang dijual cepat, properti yang cukup usang atau properti yang dilelang. Properti jenis tersebut biasanya memiliki harga yang lebih rendah dari harga pasaran.

Dokumen penting dalam jual beli rumah, antara lain sertifikat kepemilikan tanah,

AJB terakhir, sertifikat IMB, surat PBB dan bukti pembayaran tagihan rumah yang meliputi tagihan listrik, air dan telepon.

Biaya yang timbul dalam proses jual beli rumah antara lain:

  • Biaya pengecekan sertifikat,
  • Biaya akta kuasa untuk menjual,
  • Biaya akta jual beli,
  • Biaya akta pengikatan jual beli,
  • Biaya balik nama,
  • Biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak),
  • PPh (Pajak Penghasilan),
  • BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan),
  • Biaya Kredit Pemilikan Rumah (KPR),
  • Biaya Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT),
  • Biaya pemasangan hak tanggungan,
  • Biaya provisi,
  • Biaya asuransi jiwa.

Dalam proses Jual Beli Rumah, diperlukan jasa dari profesional seperti notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Ya, tanah masuk dalam hitungan jual beli rumah.

Beberapa instansi yang terlibat dalam proses jual beli rumah, antara lain Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan notaris.

Agar tidak tertipu dalam pemalsuan surat Jual Beli Rumah, lakukan beberapa cara preventif seperti:

  • Memeriksa reutasi pengembang,
  • Mengecek legalitas tanah,
  • Detail dalam kesepakatan tertulis pemesanan rumah,
  • Tidak membayar DP sebelum KPR disetujui,
  • Meminta garansi bangunan dan lakukan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) setelah membayar DP

Isi penjelasan surat Jual Beli Rumah diantaranya adalah:

Data diri pihak pertama selaku penjual dan pihak kedua selaku pembeli berikut dengan tanda tangan kedua belah pihak di bagian bawah surat jual beli rumah, pernyataan alamat rumah yang dijual dengan harga yang telah disetujui bersama, keterangan mengenai batas tanah dari berbagai penjuru arah mata angin dan tanda tangan dari para saksi yang dibubuhi meterai.

Metode pembayaran dalam jual beli rumah dapat dilakukan dengan cara tunai atau kredit.

Saksi diperlukan dalam proses penandatanganan surat jual beli rumah.

Dasar hukum yang mengatur Jual Beli Rumah antara lain Pasal 1 ayat (1) dan (2) PP 34/2016 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan dari Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan, dan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Atas Tanah dan/atau Bangunan Beserta Perubahannya.

Sedangkan menurut Peraturan Pemerintah nomor 34 tahun 2016 tentang Tarif Baru PPh Final atas Pengalihan Hak Atas Tanah/Bangunan, besar PPh yang dikenakan untuk penjualan rumah adalah 2,5%.

Pihak penjual wajib menanggung biaya Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Pihak pembeli wajib menanggung biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan dengan tarif 5% dari harga jual, yang dikurangi lagi dengan NPOPTKP (Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak) serta membayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan tarif 10% dari harga tanah.

Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan dihitung dengan tarif sebesar 5% dari harga jual yang dikurangi dengan NPOPTKP (Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak).

  1. Lihat kelengkapan izin developer melalui dokumen lengkap seperti IMB, IPB, Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah (nomor sertifikat),
  2. Lihat sarana dan prasarana bangunan yang lengkap,
  3. Lihat kondisi kematangan tanah dan SHGB atau HGB masih atas nama developer.

Finansialku Podcast

Mau tau gimana caranya merencanakan keuangan? Dengerin aja Finansialku Talk Podcast bersama Melvin Mumpuni

Video Jual Beli Rumah Terbaru

Berbagi cara memilih rumah terbaik dan tips terbaru seputar jual beli rumah

mockup audiobook asuransi kesehatan

Audiobook Asuransi Kesehatan

Tambah literasi keuangan Anda dengan mendengarkan audiobook album pertama dengan bahasan “Asuransi” di aplikasi Finansialku

Artikel

© Finansialku.com 2020

Jual Beli rumah

Temukan cara terbaik jual beli rumah dengan mempertimbangkan harga dan lokasi yang strategis

frequently asked questions

Untuk mendapatkan untung yang besar dalam bisnis jual beli rumah, belilah properti yang dijual senilai BJOP, properti yang dijual cepat, properti yang cukup usang atau properti yang dilelang. Properti jenis tersebut biasanya memiliki harga yang lebih rendah dari harga pasaran.

Dokumen penting dalam jual beli rumah, antara lain sertifikat kepemilikan tanah,

AJB terakhir, sertifikat IMB, surat PBB dan bukti pembayaran tagihan rumah yang meliputi tagihan listrik, air dan telepon.

Biaya yang timbul dalam proses jual beli rumah antara lain:

  • Biaya pengecekan sertifikat,
  • Biaya akta kuasa untuk menjual,
  • Biaya akta jual beli,
  • Biaya akta pengikatan jual beli,
  • Biaya balik nama,
  • Biaya PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak),
  • PPh (Pajak Penghasilan),
  • BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan),
  • Biaya Kredit Pemilikan Rumah (KPR),
  • Biaya Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT),
  • Biaya pemasangan hak tanggungan,
  • Biaya provisi,
  • Biaya asuransi jiwa.

Dalam proses Jual Beli Rumah, diperlukan jasa dari profesional seperti notaris dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Ya, tanah masuk dalam hitungan jual beli rumah.

Beberapa instansi yang terlibat dalam proses jual beli rumah, antara lain Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) dan notaris.

Agar tidak tertipu dalam pemalsuan surat Jual Beli Rumah, lakukan beberapa cara preventif seperti:

  • Memeriksa reutasi pengembang,
  • Mengecek legalitas tanah,
  • Detail dalam kesepakatan tertulis pemesanan rumah,
  • Tidak membayar DP sebelum KPR disetujui,
  • Meminta garansi bangunan dan lakukan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) setelah membayar DP

Isi penjelasan surat Jual Beli Rumah diantaranya adalah:

Data diri pihak pertama selaku penjual dan pihak kedua selaku pembeli berikut dengan tanda tangan kedua belah pihak di bagian bawah surat jual beli rumah, pernyataan alamat rumah yang dijual dengan harga yang telah disetujui bersama, keterangan mengenai batas tanah dari berbagai penjuru arah mata angin dan tanda tangan dari para saksi yang dibubuhi meterai.

Metode pembayaran dalam jual beli rumah dapat dilakukan dengan cara tunai atau kredit.

Saksi diperlukan dalam proses penandatanganan surat jual beli rumah.

Dasar hukum yang mengatur Jual Beli Rumah antara lain Pasal 1 ayat (1) dan (2) PP 34/2016 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan dari Pengalihan Hak Atas Tanah dan/atau Bangunan, dan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Atas Tanah dan/atau Bangunan Beserta Perubahannya.

Sedangkan menurut Peraturan Pemerintah nomor 34 tahun 2016 tentang Tarif Baru PPh Final atas Pengalihan Hak Atas Tanah/Bangunan, besar PPh yang dikenakan untuk penjualan rumah adalah 2,5%.

Pihak penjual wajib menanggung biaya Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Pihak pembeli wajib menanggung biaya Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan dengan tarif 5% dari harga jual, yang dikurangi lagi dengan NPOPTKP (Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak) serta membayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan tarif 10% dari harga tanah.

Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan dihitung dengan tarif sebesar 5% dari harga jual yang dikurangi dengan NPOPTKP (Nilai Perolehan Objek Pajak Tidak Kena Pajak).

  1. Lihat kelengkapan izin developer melalui dokumen lengkap seperti IMB, IPB, Surat Izin Penunjukkan Penggunaan Tanah (nomor sertifikat),
  2. Lihat sarana dan prasarana bangunan yang lengkap,
  3. Lihat kondisi kematangan tanah dan SHGB atau HGB masih atas nama developer.

Finansialku Podcast

Mau tau gimana caranya merencanakan keuangan? Dengerin aja Finansialku Talk Podcast bersama Melvin Mumpuni

Video Jual Beli Rumah Terbaru

Berbagi cara memilih rumah tips jual beli rumah terbaru

Audiobook Asuransi Kesehatan Finansialku

mockup audiobook asuransi kesehatan

Tambah literasi keuangan Anda dengan mendengarkan audiobook album pertama dengan bahasan “Asuransi” di aplikasi Finansialku

Artikel

Mau Konsultasi Seputar Jual beli rumah?

Tanyakan langsung pada perencana keuangan di Aplikasi Finansialku

© Finansialku.com 2020