FAQ Pensiun

Karena masalah umur dan produktivitas yang sudah tidak memungkin untuk bekerja lagi. Sayangnya, tidak semua tahu cara melakukan atau membuat persiapan pensiun mereka dengan baik.

frequently asked questions

Pensiun adalah suatu kondisi saat seseorang tidak memiliki pekerjaan lagi (sudah tidak bekerja) karena usia sudah lanjut dan harus diberhentikan, maupun atas permintaan diri sendiri (pensiun muda atau pensiun dini).

Umumnya, batas usia pensiun normal adalah 55 tahun dan usia pensiun wajib maksimum 60 tahun.

Adapun beberapa jenis pensiun yang ada adalah sebagai berikut:

  • Pensiun normal: pensiun yang diberikan untuk karyawanyang usianya telah mencapai masa pensiun yang ditetapkan perusahaan.
  • Pensiun dipercepat: jenis pensiun yang diberikan karena kondisi tertentu, misalnya ada pengurangan pegawai di perusahaan tersebut.
  • Pensiun ditunda: pensiun atas permintaan karyawan, namun usia peminta pensiun belum mencapai usia pensiun.
  • Pensiun cacat: pensiun yang diberikan karena sebuah kecelakaan sehingga dianggap tidak mampu lagi untuk dipekerjakan pada suatu perusahaan.

Seseorang yang pensiun biasanya mendapatkan hak atas dana pensiun atau pesangon. Dana pensiun adalah penghasilan yang diperoleh setelah bekerja selama periode tertentu dan memasuki usia pensiun.

Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK): Dana pensiun yang dibentuk oleh orang atau badan yang mempekerjakan karyawan, selaku pendiri, untuk menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat Pasti atau Program Pensiun Iuran Pasti, bagi kepentingan sebagian atau seluruh karyawannya sebagai peserta, dan yang menimbulkan kewajiban terhadap pemberi kerja (Pasal 1 ayat 2 UU No. 11 tahun 1992).

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK): Dana pensiun yang didirikan oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa untuk menyelenggarakan program  pensiun iuran pasti bagi perorangan, baik bagi karyawan pemberi kerja maupun pekerja mandiri yang terpisah dari Dana Pensiun Pemberi Kerja bagi karyawan Bank atau Perusahaan Asuransi Jiwa yang bersangkutan (Pasal 1 ayat 4 UU No. 11 Tahun 1992).

Terdapat 3 ketentuan hukum yang mengatur masalah dana pensiun:

  • Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 167 dan Pasal 156 ayat 4.
  • Undang-undang No. 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK)
  • Undang-undang No. 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai (Pegawai Negeri Sipil) dan Pensiun Janda/Duda Pegawai

Manfaat pensiun adalah pembayaran berkala yang dibayarkan kepada peserta pada saat dan dengan cara yang ditetapkan dalam peraturan Dana Pensiun.

Besaran manfaat dana pensiun dihitung menggunakan 2 rumus sebagai berikut:

#1 Rumus Bulanan Manfaat Pensiun

Rumus Bulanan Manfaat Pensiun =

Faktor penghargaan per tahun masa kerja dalam persentase x Masa Kerja x Penghasilan Dasar Pensiun bulan terakhir atau rata-rata Penghasilan Dasar Pensiun selama beberapa bulan terakhir (PhDP).

 

*Besaran faktor penghargaan per tahun tidak boleh melebihi 2,5% dan Manfaat Pensiun per bulan tidak boleh melebihi 80% dari Penghasilan Dasar Pensiun per Bulan.

 

#2 Rumus Sekaligus Manfaat Pensiun

Rumus Sekaligus Manfaat Pensiun =

Faktor penghargaan per tahun masa kerja yang dinyatakan dalam desimal x Masa Kerja x Penghasilan Dasar Pensiun bulan terakhir atau rata-rata Penghasilan Dasar Pensiun selama bulan terakhir.

 

*Besaran faktor  penghargan per tahun masa kerja tidak boleh melebihi 2,5 (dua setengah), dan Manfaat Pensiun tidak boleh melebihi 80 (delapan puluh) kali Penghasilan Dasar Pensiun per bulan.

Program pensiun adalah suatu program yang mengupayakan tersedianya uang pensiun (atau disebut juga manfaat pensiun) bagi pesertanya.

Dua jenis program pensiun yang tersedia saat ini adalah Program Pensiun Manfaat Pasti dan Program Pensiun Iuran Pasti.

Program Pensiun Manfaat Pasti: program pensiun yang dikaitkan dengan masa kerja dan besar penghasilan untuk menentukan besar uang pensiun.

Kelebihan:

  • Uang pensiun telah ditentukan di awal sesuai dengan gaji karyawan, sehingga pekerja dapat mengetahui besarnya uang yang akan diterima pada saat mencapai usia pensiun.
  • Berlaku surut, artinya dapat mengakomodasi masa kerja yang telah dilalui pekerja apabila program pensiun dibentuk jauh setelah perusahaan berjalan.

Kekurangan:

  • Apabila hasil investasi tak mencukupi, pihak perusahaan akan menanggung kekurangan dananya.
  • Relatif lebih sulit untuk dikelola dari sisi administrasi.

Program Pensiun Iuran Pasti: Program pensiun yang dikaitkan pada iuran dibayarkan pekerja dan perusahaan pemberi kerja.

Kelebihan:

  • Dapat diperhitungkan secara pasti.
  • Proses administrasinya lebih gampang dikelola karena besarnya iuran sudah pasti.

Kekurangan:

  • Risiko ketidakberhasilan investasi akan ditanggung oleh karyawan.
  • Tidak berlaku surut, artinya tidak dapat mengakomodasikan masa kerja yang telah dilalui karyawan.

Tentu saja, dengan perencanaan pensiun kamu akan memperoleh beberapa keuntungan berikut:

  • Mengetahui estimasi berapa jumlah uang yang kamu butuhkan saat pensiun ideal.
  • Mengetahui berapa lama kamu harus berinvestasi untuk menyiapkan dana pensiun
  • Perencanaan dana hari tua akan berperan sebagai peta (penunjuk jalan), untuk memperjelas arah investasimu. Tahukah kamu banyak orang terkena investasi bodong karena mereka tidak tahu arah dan tergoda dengan “JANJI” atau “IMING-IMING” keuntungan besar.
  • Sangat memungkinkan kamu dapat mempertahankan gaya hidup (lifestyle) kamusaat pensiun, sehingga kamu bisa menjalani masa pensiun dengan sejahtera. Syaratnya, jangan terlambat melakukan perencanaan dana hari tua.
  • TETAP memiliki sumber pendapatan saat memasuki masa pensiun. Misalnya bunga deposito, pendapatan pasif dan lain sebagainya.

Terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam mempersiapkan dana hari tua, jika kamu memiliki perencanaan dana hari tua.

Terdapat 4 tahapan dalam merencanakan dana pensiun, yakni sebagai berikut:

  1. Mulai membuat rencana keuangan dana pensiun. Kamu dapat melakukan perhitungan atau simulasi dengan menggunakan Aplikasi Finansialku. Download di Google Play Store atau Apple App Store!
  2. Lakukan tindakan nyata, mulai mengubah penghasilan aktif menjadi penghasilan portofolio (investasi) dan penghasilan pasif. Jika kamu tidak bisa menyisihkan penghasilanmu untuk menabung dan berinvestasi: Mulai saat ini JANGAN SISIHKAN.
  3. Lakukan review dan pengecekan berkala, untuk memastikan rencana dana hari tua kamu

Tiba saatnya kamu akan lebih tenang dan tidak resah menghadapi hari tuamu.

Pelatihan masa persiapan pensiun merupakan sebuah program pelatihan yang dilaksanakan antara 3 sampai dengan 6 hari.

Pada periode tersebut, karyawan yang mengikuti pelatihan akan diberikan materi yang berbeda yang mempunyai tujuan untuk mempersiapkan fisik dan mental mereka dalam menghadapi masa pensiun.

Pelatihan untuk mempersiapkan karyawan dalam menghadapi masa pensiun memiliki berbagai manfaat. Beberapa di antaranya adalah:

  • Memberikan kesiapan fisik, mental dan spiritual dalam menghadapi masa pensiun
  • Mengubah mindsetkaryawan dari ketergantungan menjadi lebih mandiri.
  • Mempersiapkan perencanaan pensiun dengan lebih baik
  • Melatih dan mempersiapkan masa pensiun dengan kecerdasan emosional

 

Secara singkat, pelatihan persiapan pensiun ini akan mematangkan kamu untuk siap menghadapi pensiun.

Finansialku Podcast

Mau tau gimana caranya merencanakan keuangan? Dengerin aja Finansialku Talk Podcast bersama Melvin Mumpuni

Video Seputar Dana Pensiun Terbaru

Berbagi tips merencanakan dana pensiun dan investasi yang cocok

mockup audiobook asuransi kesehatan

Audiobook Asuransi Kesehatan

Tambah literasi keuangan Anda dengan mendengarkan audiobook album pertama dengan bahasan “Asuransi” di aplikasi Finansialku

Artikel

© Finansialku.com 2020

FAQ Pensiun

Karena masalah umur dan produktivitas yang sudah tidak memungkin untuk bekerja lagi. Sayangnya, tidak semua tahu cara melakukan atau membuat persiapan pensiun mereka dengan baik.

frequently asked questions

Pensiun adalah suatu kondisi saat seseorang tidak memiliki pekerjaan lagi (sudah tidak bekerja) karena usia sudah lanjut dan harus diberhentikan, maupun atas permintaan diri sendiri (pensiun muda atau pensiun dini).

Umumnya, batas usia pensiun normal adalah 55 tahun dan usia pensiun wajib maksimum 60 tahun.

Adapun beberapa jenis pensiun yang ada adalah sebagai berikut:

  • Pensiun normal: pensiun yang diberikan untuk karyawanyang usianya telah mencapai masa pensiun yang ditetapkan perusahaan.
  • Pensiun dipercepat: jenis pensiun yang diberikan karena kondisi tertentu, misalnya ada pengurangan pegawai di perusahaan tersebut.
  • Pensiun ditunda: pensiun atas permintaan karyawan, namun usia peminta pensiun belum mencapai usia pensiun.
  • Pensiun cacat: pensiun yang diberikan karena sebuah kecelakaan sehingga dianggap tidak mampu lagi untuk dipekerjakan pada suatu perusahaan.

Seseorang yang pensiun biasanya mendapatkan hak atas dana pensiun atau pesangon. Dana pensiun adalah penghasilan yang diperoleh setelah bekerja selama periode tertentu dan memasuki usia pensiun.

Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK): Dana pensiun yang dibentuk oleh orang atau badan yang mempekerjakan karyawan, selaku pendiri, untuk menyelenggarakan Program Pensiun Manfaat Pasti atau Program Pensiun Iuran Pasti, bagi kepentingan sebagian atau seluruh karyawannya sebagai peserta, dan yang menimbulkan kewajiban terhadap pemberi kerja (Pasal 1 ayat 2 UU No. 11 tahun 1992).

Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK): Dana pensiun yang didirikan oleh bank atau perusahaan asuransi jiwa untuk menyelenggarakan program  pensiun iuran pasti bagi perorangan, baik bagi karyawan pemberi kerja maupun pekerja mandiri yang terpisah dari Dana Pensiun Pemberi Kerja bagi karyawan Bank atau Perusahaan Asuransi Jiwa yang bersangkutan (Pasal 1 ayat 4 UU No. 11 Tahun 1992).

Terdapat 3 ketentuan hukum yang mengatur masalah dana pensiun:

  • Undang-undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan pasal 167 dan Pasal 156 ayat 4.
  • Undang-undang No. 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (JAMSOSTEK)
  • Undang-undang No. 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai (Pegawai Negeri Sipil) dan Pensiun Janda/Duda Pegawai

Manfaat pensiun adalah pembayaran berkala yang dibayarkan kepada peserta pada saat dan dengan cara yang ditetapkan dalam peraturan Dana Pensiun.

Besaran manfaat dana pensiun dihitung menggunakan 2 rumus sebagai berikut:

#1 Rumus Bulanan Manfaat Pensiun

Rumus Bulanan Manfaat Pensiun =

Faktor penghargaan per tahun masa kerja dalam persentase x Masa Kerja x Penghasilan Dasar Pensiun bulan terakhir atau rata-rata Penghasilan Dasar Pensiun selama beberapa bulan terakhir (PhDP).

 

*Besaran faktor penghargaan per tahun tidak boleh melebihi 2,5% dan Manfaat Pensiun per bulan tidak boleh melebihi 80% dari Penghasilan Dasar Pensiun per Bulan.

 

#2 Rumus Sekaligus Manfaat Pensiun

Rumus Sekaligus Manfaat Pensiun =

Faktor penghargaan per tahun masa kerja yang dinyatakan dalam desimal x Masa Kerja x Penghasilan Dasar Pensiun bulan terakhir atau rata-rata Penghasilan Dasar Pensiun selama bulan terakhir.

 

*Besaran faktor  penghargan per tahun masa kerja tidak boleh melebihi 2,5 (dua setengah), dan Manfaat Pensiun tidak boleh melebihi 80 (delapan puluh) kali Penghasilan Dasar Pensiun per bulan.

Program pensiun adalah suatu program yang mengupayakan tersedianya uang pensiun (atau disebut juga manfaat pensiun) bagi pesertanya.

Dua jenis program pensiun yang tersedia saat ini adalah Program Pensiun Manfaat Pasti dan Program Pensiun Iuran Pasti.

Program Pensiun Manfaat Pasti: program pensiun yang dikaitkan dengan masa kerja dan besar penghasilan untuk menentukan besar uang pensiun.

Kelebihan:

  • Uang pensiun telah ditentukan di awal sesuai dengan gaji karyawan, sehingga pekerja dapat mengetahui besarnya uang yang akan diterima pada saat mencapai usia pensiun.
  • Berlaku surut, artinya dapat mengakomodasi masa kerja yang telah dilalui pekerja apabila program pensiun dibentuk jauh setelah perusahaan berjalan.

Kekurangan:

  • Apabila hasil investasi tak mencukupi, pihak perusahaan akan menanggung kekurangan dananya.
  • Relatif lebih sulit untuk dikelola dari sisi administrasi.

Program Pensiun Iuran Pasti: Program pensiun yang dikaitkan pada iuran dibayarkan pekerja dan perusahaan pemberi kerja.

Kelebihan:

  • Dapat diperhitungkan secara pasti.
  • Proses administrasinya lebih gampang dikelola karena besarnya iuran sudah pasti.

Kekurangan:

  • Risiko ketidakberhasilan investasi akan ditanggung oleh karyawan.
  • Tidak berlaku surut, artinya tidak dapat mengakomodasikan masa kerja yang telah dilalui karyawan.

Tentu saja, dengan perencanaan pensiun kamu akan memperoleh beberapa keuntungan berikut:

  • Mengetahui estimasi berapa jumlah uang yang kamu butuhkan saat pensiun ideal.
  • Mengetahui berapa lama kamu harus berinvestasi untuk menyiapkan dana pensiun
  • Perencanaan dana hari tua akan berperan sebagai peta (penunjuk jalan), untuk memperjelas arah investasimu. Tahukah kamu banyak orang terkena investasi bodong karena mereka tidak tahu arah dan tergoda dengan “JANJI” atau “IMING-IMING” keuntungan besar.
  • Sangat memungkinkan kamu dapat mempertahankan gaya hidup (lifestyle) kamusaat pensiun, sehingga kamu bisa menjalani masa pensiun dengan sejahtera. Syaratnya, jangan terlambat melakukan perencanaan dana hari tua.
  • TETAP memiliki sumber pendapatan saat memasuki masa pensiun. Misalnya bunga deposito, pendapatan pasif dan lain sebagainya.

Terhindar dari kesalahan-kesalahan dalam mempersiapkan dana hari tua, jika kamu memiliki perencanaan dana hari tua.

Terdapat 4 tahapan dalam merencanakan dana pensiun, yakni sebagai berikut:

  1. Mulai membuat rencana keuangan dana pensiun. Kamu dapat melakukan perhitungan atau simulasi dengan menggunakan Aplikasi Finansialku. Download di Google Play Store atau Apple App Store!
  2. Lakukan tindakan nyata, mulai mengubah penghasilan aktif menjadi penghasilan portofolio (investasi) dan penghasilan pasif. Jika kamu tidak bisa menyisihkan penghasilanmu untuk menabung dan berinvestasi: Mulai saat ini JANGAN SISIHKAN.
  3. Lakukan review dan pengecekan berkala, untuk memastikan rencana dana hari tua kamu

Tiba saatnya kamu akan lebih tenang dan tidak resah menghadapi hari tuamu.

Pelatihan masa persiapan pensiun merupakan sebuah program pelatihan yang dilaksanakan antara 3 sampai dengan 6 hari.

Pada periode tersebut, karyawan yang mengikuti pelatihan akan diberikan materi yang berbeda yang mempunyai tujuan untuk mempersiapkan fisik dan mental mereka dalam menghadapi masa pensiun.

Pelatihan untuk mempersiapkan karyawan dalam menghadapi masa pensiun memiliki berbagai manfaat. Beberapa di antaranya adalah:

  • Memberikan kesiapan fisik, mental dan spiritual dalam menghadapi masa pensiun
  • Mengubah mindsetkaryawan dari ketergantungan menjadi lebih mandiri.
  • Mempersiapkan perencanaan pensiun dengan lebih baik
  • Melatih dan mempersiapkan masa pensiun dengan kecerdasan emosional

 

Secara singkat, pelatihan persiapan pensiun ini akan mematangkan kamu untuk siap menghadapi pensiun.

Finansialku Podcast

Mau tau gimana caranya merencanakan keuangan? Dengerin aja Finansialku Talk Podcast bersama Melvin Mumpuni

Video Seputar Pensiun Terbaru

Berbagi tips merencanakan dana pensiun dan investasi yang cocok

Audiobook Asuransi Kesehatan Finansialku

mockup audiobook asuransi kesehatan

Tambah literasi keuangan Anda dengan mendengarkan audiobook album pertama dengan bahasan “Asuransi” di aplikasi Finansialku

Artikel

Mau Konsultasi Seputar Dana Pensiun?

Tanyakan langsung pada perencana keuangan di Aplikasi Finansialku

© Finansialku.com 2020