Pinjaman online

Salah satu cara mendapatkan uang tercepat untuk kebutuhan yang mendesak

frequently asked questions

Pinjaman online adalah fasilitas pinjaman uang oleh penyedia jasa keuangan yang beroperasi secara online. Penyedia pinjaman online tersebut biasa dikenal dengan sebutan fintech.

Hanya dengan mengakses website fintech, transaksi keuangan seperti pinjaman hingga transfer dana dapat dilakukan dari mana saja dan kapan saja.

Berikut ini jenis pinjaman online pribadi & perusahaan:

  • KTA (Kredit Tanpa Agunan) adalah produk pinjaman online pribadi yang tidak mensyaratkan agunan/jaminan atas kredit yang diajukan nasabah. Pada umumnya penyedia aplikasi atau jasa pinjaman dana online menjadikan kepemilikan kartu kredit sebagai syarat utama pengajuan KTA.
  • Kredit Karyawan atau Pinjaman karyawan adalah produk yang dirancang khusus bagi karyawan yang aktif bekerja di sebuah instansi, perusahaan, badan usaha maupun lembaga. Syarat utama pinjaman ini di antaranya SK Pengangkatan PNS/Pegawai Tetap, rekomendasi pejabat/atasan yang berwenang dan slip gaji.
  • Kredit Kendaraan dengan syarat utama adalah slip gaji, memiliki tempat tinggal sendiri dan uang muka (DP) sesuai ketentuan.
  • KPR (Kredit Pemilikan Rumah) adalah fasilitas pinjaman bagi nasabah yang ingin membeli rumah dengan cara mencicil.
  • Pinjaman usaha atau kredit usaha adalah pinjaman dengan tujuan permodalan usaha.

Pinjaman yang diberikan lembaga keuangan konvensional biasanya diberikan secara ketat dengan syarat utama berupa jaminan atau agunan sehingga sering kali memberatkan calon nasabah.

Namun tidak demikian dengan pinjaman online atau fintech yang sering kali tidak memberlakukan agunan, terutama pada nominal pinjaman yang kecil.

Untuk menjamin kemanan nasabah, masyarakat dihimbau untuk lebih cerdas dalam memilih fintech pinjaman online yang telah resmi, yaitu fintech yang sudah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK merupakan badan resmi yang bertugas sebagai pengawas untuk melindungi konsumen dengan cara menerbitkan regulasi terkait fintech.

Setidaknya ada 64 fintech yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, antara lain:

Danamas, Dana Kita, KoinWorks, Amartha, Investree, Modalku, DanaCepat, AwanTunai, KlikACC         Crowdo, Akseleran, Uang Teman, DompetKilat, Taralite, DynamicCredit, Fintag, Invoila, Kimo, TunaiKita, PinjamWinWin, Relasi, Igrow, Qreditt, Cicil, Dana Merdeka,     Cash Wagon,           Etsa Kapital, Ammana, Gradana, Dana Mapan,       Aktivaku, Karapoto, DanaKini, Finmas, Rupiah Plus, Tokomodal, Tunaiku, Indodana, Kredivo, Mekar.id, PinjamanGo, iTernak.id, Kredit Pintar, Kredito, Crowde, PinjamGampang, TaniFund, Danain, Indofund.id, SGPIndonesia, KreditPro, Avantee, Do-It, RupiahCepat, DanaRupiah, DanaBijak, CashCepat, DanaLaut, DanaSyariah, Telefin, ModalRakyat            , KawanCicil, SandersOne, Stop Solution, KreditCepat

Berbagai keuntungan yang diperoleh calon nasabah melalui Pinjaman Online, antara lain seperti nasabah tidak perlu memberikan jaminan atau agunan, proses administrasi yang terbilang lebih cepat, persyaratan yang mudah dipenuhi dan tidak memberatkan nasabah, selain itu fleksibilitas dimana nasabah tidak perlu mendatangi kantor yang bersangkutan.

Tidak bisa, karena salah satu syarat mengajukan pinjaman online adalah memiliki slip gaji.

Apabila debitur atau peminjam dana melakukan keterlambatan dalam pengembalian dana, biasanya akan ada penalti berupa denda yang harus dibayarkan.

Berdasarkan pasal 4 ayat 1 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, objek pajak penghasilan adalah bunga dan bukan pinjaman itu sendiri.

Pihak yang berkewajiban membayarkan pajak bukanlah debitur (peminjam) melainkan kreditur (pihak yang memberi pinjaman).

Sehingga, wajib pajak yang mengajukan dan mendapatkan pinjaman dana secara online tidak memiliki kewajiban untuk membayar pajak.

Selain itu, pinjaman tidak dapat dijadikan sebagai faktor pengurang PPh.

Finansialku Podcast

Mau tau gimana caranya merencanakan keuangan? Dengerin aja Finansialku Talk Podcast bersama Melvin Mumpuni

Video Pinjaman Online Terbaru

Berbagi tips sebelum mengajukan pinjaman online dan solusi untuk melunasi pinjaman online

mockup audiobook asuransi kesehatan

Audiobook Asuransi Kesehatan

Tambah literasi keuangan Anda dengan mendengarkan audiobook album pertama dengan bahasan “Asuransi” di aplikasi Finansialku

Artikel

© Finansialku.com 2020

Pinjaman online

Salah satu cara mendapatkan uang tercepat untuk kebutuhan yang mendesak

frequently asked questions

Pinjaman online adalah fasilitas pinjaman uang oleh penyedia jasa keuangan yang beroperasi secara online. Penyedia pinjaman online tersebut biasa dikenal dengan sebutan fintech.

Hanya dengan mengakses website fintech, transaksi keuangan seperti pinjaman hingga transfer dana dapat dilakukan dari mana saja dan kapan saja.

Berikut ini jenis pinjaman online pribadi & perusahaan:

  • KTA (Kredit Tanpa Agunan) adalah produk pinjaman online pribadi yang tidak mensyaratkan agunan/jaminan atas kredit yang diajukan nasabah. Pada umumnya penyedia aplikasi atau jasa pinjaman dana online menjadikan kepemilikan kartu kredit sebagai syarat utama pengajuan KTA.
  • Kredit Karyawan atau Pinjaman karyawan adalah produk yang dirancang khusus bagi karyawan yang aktif bekerja di sebuah instansi, perusahaan, badan usaha maupun lembaga. Syarat utama pinjaman ini di antaranya SK Pengangkatan PNS/Pegawai Tetap, rekomendasi pejabat/atasan yang berwenang dan slip gaji.
  • Kredit Kendaraan dengan syarat utama adalah slip gaji, memiliki tempat tinggal sendiri dan uang muka (DP) sesuai ketentuan.
  • KPR (Kredit Pemilikan Rumah) adalah fasilitas pinjaman bagi nasabah yang ingin membeli rumah dengan cara mencicil.
  • Pinjaman usaha atau kredit usaha adalah pinjaman dengan tujuan permodalan usaha.

Pinjaman yang diberikan lembaga keuangan konvensional biasanya diberikan secara ketat dengan syarat utama berupa jaminan atau agunan sehingga sering kali memberatkan calon nasabah.

Namun tidak demikian dengan pinjaman online atau fintech yang sering kali tidak memberlakukan agunan, terutama pada nominal pinjaman yang kecil.

Untuk menjamin kemanan nasabah, masyarakat dihimbau untuk lebih cerdas dalam memilih fintech pinjaman online yang telah resmi, yaitu fintech yang sudah mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK merupakan badan resmi yang bertugas sebagai pengawas untuk melindungi konsumen dengan cara menerbitkan regulasi terkait fintech.

Setidaknya ada 64 fintech yang telah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, antara lain:

Danamas, Dana Kita, KoinWorks, Amartha, Investree, Modalku, DanaCepat, AwanTunai, KlikACC         Crowdo, Akseleran, Uang Teman, DompetKilat, Taralite, DynamicCredit, Fintag, Invoila, Kimo, TunaiKita, PinjamWinWin, Relasi, Igrow, Qreditt, Cicil, Dana Merdeka,     Cash Wagon,           Etsa Kapital, Ammana, Gradana, Dana Mapan,       Aktivaku, Karapoto, DanaKini, Finmas, Rupiah Plus, Tokomodal, Tunaiku, Indodana, Kredivo, Mekar.id, PinjamanGo, iTernak.id, Kredit Pintar, Kredito, Crowde, PinjamGampang, TaniFund, Danain, Indofund.id, SGPIndonesia, KreditPro, Avantee, Do-It, RupiahCepat, DanaRupiah, DanaBijak, CashCepat, DanaLaut, DanaSyariah, Telefin, ModalRakyat            , KawanCicil, SandersOne, Stop Solution, KreditCepat

Berbagai keuntungan yang diperoleh calon nasabah melalui Pinjaman Online, antara lain seperti nasabah tidak perlu memberikan jaminan atau agunan, proses administrasi yang terbilang lebih cepat, persyaratan yang mudah dipenuhi dan tidak memberatkan nasabah, selain itu fleksibilitas dimana nasabah tidak perlu mendatangi kantor yang bersangkutan.

Tidak bisa, karena salah satu syarat mengajukan pinjaman online adalah memiliki slip gaji.

Apabila debitur atau peminjam dana melakukan keterlambatan dalam pengembalian dana, biasanya akan ada penalti berupa denda yang harus dibayarkan.

Berdasarkan pasal 4 ayat 1 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2008 tentang Pajak Penghasilan, objek pajak penghasilan adalah bunga dan bukan pinjaman itu sendiri.

Pihak yang berkewajiban membayarkan pajak bukanlah debitur (peminjam) melainkan kreditur (pihak yang memberi pinjaman).

Sehingga, wajib pajak yang mengajukan dan mendapatkan pinjaman dana secara online tidak memiliki kewajiban untuk membayar pajak.

Selain itu, pinjaman tidak dapat dijadikan sebagai faktor pengurang PPh.

Finansialku Podcast

Mau tau gimana caranya merencanakan keuangan? Dengerin aja Finansialku Talk Podcast bersama Melvin Mumpuni

Video Pinjaman Online Terbaru

Berbagi tips sebelum mengajukan pinjaman online dan cara melunasinya

Audiobook Asuransi Kesehatan Finansialku

mockup audiobook asuransi kesehatan

Tambah literasi keuangan Anda dengan mendengarkan audiobook album pertama dengan bahasan “Asuransi” di aplikasi Finansialku

Artikel

Mau Konsultasi Seputar Pinjaman Online?

Tanyakan langsung pada perencana keuangan di Aplikasi Finansialku

© Finansialku.com 2020