Keuangan di masa muda, tidak lepas dari yang namanya pemasukan, kan? Apakah kamu tipe yang sebenarnya tidak boros, berhemat, kadang-kadang pelit, rajin menabung, tetapi tidak mapan?

Bisa jadi ada masalah dengan pemasukan kamu.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Keuangan di Masa Muda: Pemasukan vs Pengeluaran

Banyak orang yang bertanya ke saya, bagaimana bisa kaya dengan penghasilan UMR? Saya berpikir keras untuk menjawab pertanyaan tersebut. Bagaimana kalau menurut teman-teman?

Saya mencoba mencari informasi dan literatur di internet. Pada akhirnya, saya berkesimpulan bahwa, penghasilan UMR tidak bisa membuat seseorang kaya.

Di Finansialku.com kami percaya, cara menjadi mapan dan sejahtera adalah dengan Make Money, Keep It (not save it) dan Accelerate It. Semuanya sudah saya bahas detail di buku Finansialku: Make A Plan and Get Your Financial Dreams Come True.

Jadi, dalam podcast kali ini, saya ingin berbagi sebuah tulisan dari Peter Voogd yang membahas 8 Hal yang Membuat Rezeki Terhambat atau Penghasilanmu Mampet.

Finansialku Talk Podcast juga dapat kamu dengarkan di:

Logo Spotify

Curhat keuangan, akses di Aplikasi Finansialku, menu Tanya Perencana Keuangan, kirim kode: PODCAST CURHAT.

Gunakan kode voucher FINPODCAST untuk DISKON 10% upgrade Aplikasi Finansialku.

 

Sebelum bahas lebih dalam, jika kamu ada pertanyaan atau curhat mengenai keuangan, silakan Download Aplikasi Finansialku dan klik Tanya Perencana Keuangan.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Gunakan hashtag Curhat Podcast (#CurhatPodcast). Saya akan jawab curhatan kamu di episode selanjutnya.

Pada episode ini saya membahas sebuah pertanyaan yang relevan dengan bahasan hari ini, yaitu:

Pak Melvin saya Mr. X, pemilik bisnis di daerah Jawa Barat. Saya sudah berkeluarga dan memiliki anak. Sejak beberapa bulan lalu bisnis saya menurun dan penghasilan cuma Rp2 juta per bulan. Saat ini saya memiliki pinjaman kartu kredit Rp24 juta, pinjaman dari kenalan Rp20 juta.

 

Dan Jawaban saya adalah:

Tambah pemasukan, cari inisiatif dan jalan untuk menambah pemasukan bulanan.

 

Langsung aja Kita Bahas: 8 Hal yang Membuat Rezeki Terhambat atau Penghasilanmu Mampet

 

#1 Melakukan Hal yang Sama Terus-Terusan dan Mengeluh

Apakah kamu pernah mengeluh, gaji kok segini-segini saja? Kenaikan gaji saya kok sedikit sekali? Dan seterusnya.

Mengapa 95% Trader Forex Rugi Kenali Penyebab dan Cara Antisipasinya 02 Forex Rugi 1 - Finansialku

[Baca Juga: Tahun Baru 2019: Begini Cara Mewujudkan Resolusi Keuangan 2019]

 

Albert Einstein pernah mengatakan bahwa:

Insanity is doing the same thing over and over and expecting a difference result - Albert Einstein Click to Tweet

 

Saya melihat seseorang dari dua sisi, yaitu orang tipe A dan tipe B.

Orang tipe A, adalah orang yang hidupnya bergantung pada orang lain. Kegagalan dirinya disebabkan oleh orang lain, seperti bos yang pelit, atasan yang kurang perhatian, teman kerja yang licik, pembeli yang seenaknya sendiri dan lain sebagainya. Intinya orang A adalah saya benar, orang lain salah.

Orang tipe B, adalah orang yang hidupnya bergantung pada Tuhan dan dirinya sendiri. Kegagalan dirinya disebabkan oleh dirinya, seperti sadar bahwa dirinya kurang usaha, kurang banyak belajar, masih belum tahu caranya. Intinya orang B adalah saya belum tentu benar, dan orang lain belum tentu salah.

Sobat pendengar, kamu sendiri orang tipe A atau orang tipe B?

Kalau kamu merasa penghasilan kamu segitu-gitu saja dan merasa ini adalah salah bos, bisa jadi kamu orang tipe A.

 

#2 Hidup Dikendalikan dan Didikte Uang

Ada juga orang yang hidupnya gelisah, karena ingin membahagiakan orang lain.

Bisa jadi penghasilan kamu memang tidak besar, tetapi wajar sesuai dengan value kamu. Sayangnya, kamu memaksakan gaya hidup (lifestyle) yang berlebihan, sehingga tidak ada uang yang tersisa. Tujuannya satu, agar kamu kelihatan WOW di mata orang lain.

Kalau kamu merasa takut kehilangan teman, hanya karena tidak tampak seperti mereka (glamour atau hidup mewah), bisa jadi kamu belum siap berteman dengan mereka atau kamu salah pilih teman.

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

#3 Semua Dikerjakan, Tidak ada Prioritas

Kesalahan ketiga adalah, mengerjakan semua pekerjaan yang dianggap dapat mendatangkan pemasukan (baca: PALUGADA – Apa lu mau gw ada). Setiap orang hanya punya waktu 24 jam dan bagaimana bisa sukses kalau tidak fokus?

Daripada PALUGADA, lebih baik fokus ke 20% pekerjaan atau job yang mampu menghasilkan 80% pemasukan.

Saya pernah ketemu seseorang yang bekerja sebagai pemborong bangunan, memiliki perusahaan pembuat software dan juga agen asuransi. Ketika saya ngobrol bisnis.

Pada saat itu saya cuma berpikir: “Bagaimana caranya dia bisa sukses di semua bidang?

 

#4 Masih Berpikir Uang Lebih Berharga Daripada Waktu

Jika kamu berpikir uang lebih berharga daripada waktu, maka waktumu akan sia-sia.

Saya adalah salah satu orang yang sempat berpikir demikian di awal karier. Saya adalah seorang yang sangat hati-hati saat mengambil keputusan, terlebih saat memutuskan pembelian dan segala hal yang berbau keuangan.

Ketika ada penawaran A, penawaran B atau penawaran C, saya akan berpikir lama sekali dan sampai kehilangan kesempatan.

  • Ada pembicara bagus yang sedang menawarkan buku seharga Rp100 ribu, saya berpikir lama.
  • Ada orang sukses yang mengajak untuk ikut seminarnya, saya berpikir lama.
  • Ada orang yang mengajak bisnis bersama, saya berpikir lama.

 

Suatu saat saya bertemu dengan seorang mentor. Dia berkata pedas:

“Vin, WAKTU (time) itu lebih berharga daripada uang (money). Uang hilang bisa dicari, tetapi waktu hilang tidak bisa kembali. Lu akan kelihatan bodoh saat salah ambil keputusan. Tetapi lu BODOH BENERAN jika tidak ambil keputusan, hanya diam saja dan hanya buang-buang waktu.”

 

25 Rahasia Kebiasaan dan Kehidupan Orang Kaya Yang Jarang Diketahui Orang 02 Waktu - Finansialku

[Baca Juga: Para Pemimpin HARUS Tahu Tentang Manajemen Waktu]

 

Oh My God! Perkataan itu benar-benar membuka cara berpikir saya. Saya beneran merasa tertampar dengan kata-kata tersebut.

Berhati-hati itu bagus, tetapi terlalu berhati-hati dan kelamaan ambil kesempatan itu yang bisa menghalangi rezeki.

Semua orang kaya, adalah orang yang mampu menghargai waktunya dan memanfaatkan setiap detiknya dengan baik.

Kalau rezeki kamu masih terhambat, apakah kamu saat ini masih melakukan kesalahan yang sama seperti yang dulu saya lakukan?

 

#5 Selalu YA, dan sulit MENOLAK

Apakah kamu pernah punya pengalaman:

  • Gara-gara bantuin orang lain, malah kerjaan kamu ga selesai?
  • Gara-gara kebanyakan komitmen, kamu malah kehabisan waktu dan lelah sendiri?
  • Gara-gara kebanyakan nge “IYA” in temen-temen main, nongkrong dan liburan, kamu malah kehabisan uang?

 

Coba deh, batasi kata IYA pada hal-hal yang tidak mendukung pekerjaan atau menambah penghasilan kamu. Terkadang kamu perlu belajar mengatakan TIDAK. Bukan artinya menjadi orang yang anti sosial, tetapi miliki prioritas atas waktu dan dirimu.

Pelajaran yang saya ambil mengenai sebuah komitmen adalah:

Jangan terlalu ambil banyak komitmen, fokus berikan 100% bahkan 120% untuk komitmen yang sudah kamu ambil.

 

#6 Salah Gaul

Ada orang bilang, “kalau kamu mau tahu siapa sebenarnya orang ini, lihat saja teman-temannya.” Apakah teman-teman setuju pergaulan itu berpengaruh banyak?

Saya meyakini hal itu benar, teman-teman terdekat kita (disebut inner circle) adalah orang yang turut membentuk kita, karena kita terbiasa melihat mereka, kita terbiasa ngobrol sama mereka, kita terbiasa mendengar pendapat mereka dan mereka ada pembisik kita.

Jika sekarang ini keuangan kita belum sukses, bisa jadi kita belum berada di lingkungan yang tepat. Tidak ada salahnya coba cari lingkungan yang lebih positif dan berisi orang-orang yang mau sukses.

Bagaimana cara saya bergabung dengan lingkungan yang terdiri dari orang-orang sukses? Mudah, tentukan seperti apa orang yang sukses dan cari tahu tempat mereka berkumpul.

Contoh: Orang sukses buat saya adalah para pemimpin yang memiliki semangat sebagai seorang leader bukan boss. Mereka terkadang ada di acara leadership forum, pelatihan leadership, charity event dan lain sebagainya. Langkah berikutnya adalah datang, berkenalan dan jika memungkinkan cari waktu untuk ngobrol lebih dalam.

 

#7 Kebanyakan Alasan

Kebanyakan alasan,

Too many excuses,

Adalah hal yang saya ubah pertama dalam diri saya, ketika saya mengatakan saya ingin sukses.

Namanya orang mau sukses, menjemput rezeki, menambah pemasukan pasti butuh keluar dari zona nyaman, butuh yang namanya kerja keras, belajar lebih banyak, bertekun dalam doa dan iman.

Membangun Pola Pikir Orang Kaya 02 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Membangun Pola Pikir Orang Kaya Dalam Diri? Begini Caranya]

 

Contoh yang paling sederhana:

Bos saya tidak menaikan gaji. Kalau gaji saya tidak naik, maka saya akan begini-begini saja.

 

Ganti ALASAN-ALASAN NEGATIF dengan sebuah ALASAN POSITIF dan SEBUAH INISIATIF.

Contoh:

Aku harus sukses untuk bisa membahagiakan keluarga dan mewujudkan impian mereka. Saya harus berinisiatif bekerja maksimal dan lebih dari KPI (key performance index) yang diberikan. Sky is My Limit.

 

#8 Selalu Berpikir Menjadi Korban atau Play Victim

Tahukah teman-teman, apa apa yang dilakukan oleh orang-orang yang suka cari alasan?

Banyak alasan yang membuat dirinya tidak sukses? Menyalahkan orang lain?

Dan ujungnya adalah, saya adalah korban. Korban dari segala ketidakadilan yang ada di sistem ini. Keluarga saya tidak adil, bos saya tidak adil, perusahaan saya tidak adil, pemerintah ini tidak adil dan ujung-ujungnya menyalahkan Tuhan.

Mindset menjadi korban, bukanlah cara yang tepat untuk menjadi sukses. Coba ubah cara pikir tersebut menjadi sebuah inisiatif positif.

Ambil sebuah tanggung jawab kecil, penuhi tanggung jawab kecil tersebut. Jika kita setia dengan perkara atau tanggung jawab kecil, maka kita siap untuk tanggung jawab yang lebih besar.

Ingin Kaya Kuasai Cara Pikir dan Pola Tindakan Orang Kaya 02 - Finansialku

[Baca Juga: Ingin Tetap Sukses Berbisnis? Jangan Miliki Pola Pikir Entrepreneur yang Salah!]

 

Jika menghasilkan uang Rp5 juta masih susah, bagaimana bisa mendapatkan uang Rp10 juta, Rp15 juta dan seterusnya?

 

Apa yang Kamu Pikirkan?

Jika kamu lagi dengerin podcast ini merasa “hmmm ada benarnya juga ini Melvin, gw harus berubah”, artinya kamu sudah masuk ke tahapan shock dalam siklus change management.

Tapi kamu berpikir: “kayanya gw ga deh”. Itu tandanya kamu masih belum yakin sepenuhnya atau fase disbelief dan bisa jadi kamu masih ragu untuk bertindak.

Tugas kamu adalah masuk ke tahapan menerima dan melakukan percobaan (experiment).

 

Apakah artikel ini bermanfaat bagi Anda? Jika iya, tidak ada salahnya Anda membagikan artikel ini kepada rekan terdekat Anda yang sedang mengalami kesulitan dalam hal keuangan!