Jujur saja, setiap orang ingin kaya di usia muda kan? Pertanyaan besarnya apakah bisa kaya di usia muda?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Curhat Keuangan: Bagaimana Caranya Bagi Hasil Bisnis dan Menjadi Entrepreneur Sukses?

Finansialku Talk Podcast juga dapat kamu dengarkan di:

Logo Spotify

Curhat keuangan, akses di Aplikasi Finansialku, menu Tanya Perencana Keuangan, kirim kode: PODCAST CURHAT.

 

Gunakan kode voucher FINPODCAST untuk DISKON 10% upgrade Aplikasi Finansialku.

 

Sebelum bahas lebih detail, Sobat Finansialku dapat mengirimkan pertanyaan atau curhat keuangan melalui fitur TANYA PERENCANA KEUANGAN di Aplikasi Finansialku. Jangan lupa kasih hashtag #CURHATKEUANGAN.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Salah satu curhatan kali ini adalah membahas:

Saya MNO, ingin tahu sebenarnya bisa ga sih, kaya di usia muda seperti saya. Sekarang ini saya masih usia 22 baru lulus kuliah.

 

Jawabannya tergantung, bisa atau tidaknya bergantung pada siapa orangnya dan bagaimana mereka merencanakan dan bertindak.

 

Banyak sekali orang ingin sukses dan kaya di usia muda. Sayangnya hanya sedikit orang yang mau membayar biayanya. Sisanya hanya mau kaya, tetapi kurang usaha.

 

Saya tertarik untuk membahas materi kaya di usia muda, dalam podcast kali ini. Yuk kita langsung saja bahas.

 

Pendapat Saya: KAYA di USIA MUDA

Saya sendiri pernah berpikir apakah bisa kaya di usia muda?

Pada waktu itu saya berpikir saat saya masih kuliah S1.

 

Saya masih ingat, saya lihat di internet daftar Forbes Under 30. Seingat saya, dulu saya melihat ranking dunia, artinya orang-orang sedunia yang sudah dianggap kaya pada usia di bawah 30 tahun.

Sekarang ini, Forbes sudah mengeluarkan daftar Forbes Under 30 Indonesia. Sebut saja beberapa nama anak muda Indonesia yang masuk daftar Forbes Under 30 Indonesia: Brian Imanuel (Rich Brian), Yohanes Sugihtononugroho dan Muhammad Risyad Ganis Crowde dan lain sebagainya.

 

Forbes biasanya menghitung bukan dari penghasilan atau pemasukan, melainkan kekayaan bersih (net worth). Selisih antara aset dan kewajiban (utang).

Apakah bisa anak muda memiliki net worth sampai miliaran Rupiah?

Bisa kok, tuh bos-bos startup.

 

Maksud saya tidak harus menjadi startup untuk jadi kaya, kamu bisa lakukan dengan banyak cara.

Saya dulu bukan orang yang paham dengan cara kaya. Istilahnya saya have no idea bagaimana cara kaya. Saya suka membaca buku, termasuk buku Robert T. Kiyosaki, Dale Carnegie, Dolf De Roos, Dr. Alexander Elder dan lain sebagainya.

 

Sampai suatu saat saya bertemu dengan salah seorang yang mengubah cara pikir saya mengenai uang. So stay tune ya.

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

 

Pelajaran Saya Bersama MENTOR KEUANGAN Saya!

Mentor keuangan saya bukan seorang financial planner, juga bukan ahli investasi, melainkan seorang pebisnis tradisional.

 

Beliau masih usia muda 30 an dan sudah memiliki penghasilan Miliaran Rupiah setiap tahunnya dan aset di beberapa kota. Saya berkesempatan untuk bekerja dengan Beliau.

Saya tahu apa yang membuat orang itu sukses, yaitu SABAR, TEKUN dan YAKIN.

Saat menjalankan bisnisnya, Beliau tidak berpikir Aman, tetapi berpikir untuk terus memajukan bisnis.

 

Beliau selalu SABAR dalam bekerja dan satu wejangan yang saya ingat adalah tidak ada yang namanya instan dan mudah. Meskipun bisnisnya sudah berjalan, Beliau juga masih terus belajar dan upgrade.

Selain itu, saya belajar mengenai ketekunan.

 

Apakah kamu tahu kawat tipis? Bagaimana cara memutuskan kawat tipis? Yes jawabannya dengan ditekuk berkali-kali kan?

 

Begitu juga dengan bisnis, terkadang kita perlu mencoba, tidak hanya 1 kali atau 2 kali, melainkan puluhan atau ratusan kali. Tidak ada kata gagal, kecuali kita menyerah dan berhenti untuk melakukan.

 

Terakhir, punya keyakinan akan apa yang dilakukannya. Sering kali orang-orang mencemooh dan memberikan komentar pedas terhadap usaha kita, karya kita dan kerja keras kita.

 

Seperti yang kita tahu bersama, setiap penonton lebih jago komentar daripada atlet yang bertanding kan?

Cuma kita sebagai lakonnya, harus tetap yakin dengan apa yang kita lakukan.

Lakukan 7 Kebiasaan Pebisnis 01 Finansialku

Lakukan ketiga pelajaran tersebut saat ini juga!

 

Ketiga pelajaran tersebut yang saya pegang ketika saya mendirikan bisnis Finansialku.com. Saya jalani value tersebut dan menjadi mindset yang tangguh untuk mewujudkan tujuan keuangan.

 

Bagi banyak orang, kaya di usia muda adalah tujuan atau cita-cita.

Lalu bagaimana caranya?

 

3 Cara Menjadi Kaya di Usia Muda

Saya meyakini tidak ada instan atau jalan pintas untuk sukses atau kaya di usia muda.

Saya meyakini ada tiga cara untuk kaya di usia muda, yaitu: jago cari duit (make it), jago mengelola duit (keep it) dan jago menggandakan duit (accelerate it).

 

Yuk kita bahas dalam podcast kali ini:

 

Make Money

Make money artinya bagaimana cara kita untuk menghasilkan pemasukan atau uang. Biasanya orang berpikir untuk memegang banyak kerjaan, misal Senin sampai Jumat kerja kantoran, sorenya ngajar, akhir pekan masih di wedding organizer.

 

Apakah betul? Ya memang bisa nambah pemasukan. Tetapi sampai kapan?

 

Sebenarnya untuk jago make money, kita perlu fokus pada bidang usaha dan memiliki keahlian khusus. Misal kalau kamu desain grafis, maka kamu pastikan kamu memiliki karya yang benar-benar bagus atau memiliki kemampuan unik yang tidak dimiliki orang lain.

Jika kamu punya skill khusus tersebut, maka uang akan datang kepadamu.

 

Ibarat kata, dokter spesialis selalu dibayar lebih mahal daripada dokter umum. Maka, jadilah seorang dokter spesialis.

Saya pribadi menjadi seorang perencana keuangan yang berpikir sebagai seorang problem solver. Artinya saya akan membantu klien saya menemukan masalah utama, berusaha memahami dirinya dan memberikan solusi yang sesuai dengannya.

 

Keep It

Bisa menghasilkan uang saja tidak cukup, kamu harus tahu bagaimana caranya mengatur uang. Prinsipnya sih mudah banget, yaitu pemasukan lebih besar daripada pengeluaran, pengeluaran produktif lebih dahulu daripada pengeluaran konsumtif.

 

Saya sendiri mempraktikkan bayar donasi, investasi dan premi asuransi baru cicilan dan pengeluaran tetap lainnya. Sisanya baru boleh saya belanjakan dan habiskan.

 

Kalau kamu ingin mulai mengatur keuangan, kamu dapat menggunakan Aplikasi Finansiaku. Kamu bisa download Aplikasi Finansialku di Google Play Store atau akses di Aplikasi.Finansialku.com.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Salah satu fitur yang saya suka adalah anggaran. Jika kamu pakai menu anggaran, dan pengeluaran kamu melebihi anggaran maka akan ada notifikasi.

 

Setelah ada notifikasi tersebut artinya kamu harus mulai berhemat atau mengurangi pengeluaran kamu.

 

Selain itu juga, saya suka dengan input data dengan menggunakan widget. Jadi, saya gak perlu repot-repot untuk masukin transaksi harian saya. Setelah mencatat dan terkontrol, semua masalah keuangan menjadi lebih teratur, menyenangkan kan?

 

Accelerate It

Dalam hal keuangan ada dua aliran besar:

  • Aliran pertama: orang fokus dengan satu sumber penghasilan.
  • Aliran kedua: orang memiliki lebih dari satu sumber penghasilan.

 

Kamu termasuk aliran pertama atau kedua?

Jujur saja, saya sendiri termasuk aliran kedua. Artinya, saya lebih suka memiliki lebih dari satu sumber pemasukan.

Kebanyakan orang terjebak dengan kalimat: “Lebih dari Satu Sumber Penghasilan”

 

Seperti yang saya bahas sebelumnya, kebanyakan orang akan berpikir demikian: Senin sampai Jumat kerja kantoran, sorenya ngajar, akhir pekan masih di wedding organizer.

Para Karyawan, Ayo Mengelola Stres Kerja Supaya Bahagia Terus! 02 - Finansialku

Stres karena terlalu banyak pekerjaan yang harus dilakukan

 

Saya maksud dari lebih dari satu sumber pemasukan, misalnya:

  1. Memiliki sumber pemasukan investasi, misal dari keuntungan investasi saham, keuntungan investasi reksa dana, peer to peer lending, dan lain sebagainya.
  2. Memiliki sumber pemasukan pasif, misal keuntungan dari waralaba kebab, hak cipta buku, menyewakan rumah, kendaraan atau alat fotografi dan lain sebagainya.

 

Kalau kamu jago ketiganya, dijamin kaya di usia muda bukan hal yang langka.

 

Kesimpulan: Kaya di USIA MUDA itu BISA! Asal tahu Caranya

Seperti penjelasan di atas, saya mengatakan banyak orang yang ingin kaya di usia muda, tetapi sedikit yang mau bayar harganya.

 

Ada tiga mindset yang perlu dimiliki, yaitu

  • PATIENCE, karena tidak ada short cut atau instant.
  • PERSISTENCE, karena kesuksesan perlu ketekunan.
  • DETERMINATION, karena kesuksesan butuh keyakinan, terlebih ketika semua orang mulai meragukanmu.

 

Untuk menjadi kaya di usia muda maka kamu harus jago dalam Make Money, Keep It and Accelerate It. Dan akhir kata Make A Plan and Get Your Financial Dreams Come True.

Sampai jumpa di podcast episode berikutnya!