Milenial masih muda mikirin financial freedom atau bebas keuangan?

Banyak anak-anak muda yang termakan dengan konsep financial freedom dan melakukan tindakan yang salah. Mereka pikir tidak perlu bekerja keras dan bisa bebas keuangan. 

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Mau Bebas Keuangan di Usia 35 Tahun, Apakah Bisa?

Finansialku Talk Podcast juga dapat kamu dengarkan di:

Logo Spotify

Curhat keuangan, akses di Aplikasi Finansialku, menu Tanya Perencana Keuangan, kirim kode: PODCAST CURHAT.

 

Gunakan kode voucher FINPODCAST untuk DISKON 10% upgrade Aplikasi Finansialku.

Sebelum bahas lebih detail, Sobat Finansialku dapat mengirimkan pertanyaan atau curhat keuangan melalui fitur TANYA PERENCANA KEUANGAN di Aplikasi Finansialku. Jangan lupa kasih hashtag #CURHATKEUANGAN.

Salah satu curhatan kali ini adalah membahas:

Pak saya AK mahasiswa tingkat akhir, bagaimana cara bisa bebas keuangan? Apakah cukup dengan berinvestasi? Berapa yang harus diinvestasikan? Terima kasih.

 

Jawaban saya:

Kepada mas AK, begini bebas keuangan atau financial freedom adalah kondisi dimana orang tidak harus bekerja untuk hidup. Artinya orang tersebut memiliki sumber pemasukan lain yang dapat menunjang pengeluarannya.

 

Kalau dirumuskan dalam matematika, maka seorang yang bebas keuangan adalah:

Pemasukan investasi + Pemasukan pasif > Pengeluaran

 

Saat muda, boleh ga berpikir untuk financial freedom?

Boleh banget, karena ketika otak kita sudah berpikir satu tujuan, maka badan kita akan berusaha mewujudkannya.

 

Satu hal yang ingin saya soroti di sini adalah, ketika masih muda (terlebih mas AK masih mahasiswa tingkat akhir), maka saya sarankan untuk lulus kuliah dengan nilai yang bagus dan mulai bekerja.

Investasi Menguntungkan Bagi Mahasiswa 01 - Finansialku

 

Bekerja di sini, dengan tujuan untuk menambah ilmu, menambah pengalaman, menambah kenalan (network). Maka dari itu, saya sarankan Kamu ikuti orang atau pimpinan yang bisa membuat dirimu upgrade dalam waktu cepat.

 

Setelah ilmu dapat, pengalaman dapat dan network dapat, seharusnya uang akan datang ke kamu :D

 

Kapan menuju kebebasan keuangan (financial freedom)?

Saya akan bahas di podcast episode 31, so stay tune.

 

Financial Freedom: Real atau Halusinasi?

Sebagai seorang financial planner, saya melihat konsep financial freedom adalah konsep yang bagus dan bisa dijalankan (real). Menurut saya financial freedom itu bukan hal yang mudah, karena Anda harus mengubah mindset dan strateginya.

 

Sebelum bicara kebebasan keuangan (financial freedom), ada beberapa tahapan yang harusnya dijalankan, yaitu:

Kebebasan Keuangan

 

Keamanan Keuangan (Financial Security)

Seperti yang sudah sering saya bahas, pondasi utama adalah KEAMANAN KEUANGAN. Sebelum berbicara mengenai kebebasan keuangan, pastikan keuangan kamu sudah aman.

 

Ada empat hal yang harus disiapkan, seperti:

  1. Cash flow positif, artinya pemasukan lebih besar daripada pengeluaran.
  2. Dana darurat tersedia dalam jumlah cukup.
  3. Tidak memiliki pinjaman konsumtif.
  4. Punya proteksi dalam jumlah cukup: asuransi kesehatan, asuransi penyakit kritis dan asuransi jiwa.

 

Kenyamanan Keuangan (Financial Affluence)

Setelah aman secara keuangan, baru berbicara mengenai investasi capital gain, untuk mewujudkan tujuan-tujuan keuangan yang pokok, misal berkeluarga (menikah dan punya anak), dana pendidikan anak dan pensiun.

 

Kebebasan Keuangan (Financial Freedom)

Setelah aman dan nyaman secara keuangan, baru mulai membangun aset pasif dan investasi cash flow untuk menghasilkan pemasukan.

10 Cara Mencapai Kebebasan Keuangan atau Financial Freedom 2 - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Bagaimana cara mendapatkan kebebasan keuangan (financial freedom)?

Orang-orang umumnya menggunakan penghasilan dari investasi dan/atau penghasilan pasif.

 

Penghasilan investasi yang dimaksud adalah penghasilan cash flow dari produk-produk investasi, seperti bunga deposito, kupon obligasi (surat utang), keuntungan P2P Lending, dividen saham dan lain sebagainya.

 

Penghasilan pasif (passive income) contohnya waralaba, menyewakan aset (rumah, kendaraan), hak paten.

 

Financial Freedom Bukanlah Halusinasi, Kalau Ada Rencananya!

Saya ingin bercerita, bagaimana seorang karyawan bisa mencapai financial freedom. Perkenalkan Rendi seorang karyawan swasta dengan penghasilan Rp3,5 juta per bulan dan masih single.

 

Cerita ini sebenarnya sudah pernah saya bawakan di roadshow Finansialku dan juga di buku Make A Plan and Get Your Financial Dreams Come True. Sobat Finansialku coba dengarkan alurnya dan cari tahu apa kunci rahasia menjadi financial freedom.

10 Cara Mencapai Kebebasan Keuangan atau Financial Freedom - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Cerita ini terjadi sekitar tahun 2013-2014 an, saya lupa detailnya. Awalnya teman saya ini ngobrol ke saya ingin membeli rumah, setelah 5 tahun bekerja. Pada saat itu teman saya mendapatkan gaji UMR di Jakarta, yaitu Rp3,5 juta.

 

Jujur saja, saya ragu pada saat itu. Mana mungkin seseorang dengan gaji Rp3,5 juta, bisa beli rumah atau apartemen (meskipun itu apartemen studio). Nyatanya dia bisa dan malah bonusnya financial freedom.

 

Berikut ini ceritanya:

Rendi adalah seorang fresh graduate lulusan Desain Komunikasi Visual (DKV). Saat itu, dia bekerja di salah satu perusahaan fast food. Dengan gaji tetap atau fixed active income sebesar Rp3,5 juta per bulan, dia merasa masih belum cukup hidup di Jakarta.

 

Teman saya ini orang DKV tulen, hobinya adalah desain, desain dan desain. Akhirnya dia gunakan jasa freelancer.com dan mendapatkan income tambahan US$100 – US$150 kurang lebih Rp1 – Rp1,5 juta per bulan. Lumayan kan?

 

Jadi, Rendy tiap bulan menabung saham sebesar Rp2 juta. Pada saat itu belum ada istilah menabung sahamnya. Rendy setiap bulannya beli saham yang brand-nya dia pakai, seperti telepon, mie instant dan bank.

 

Singkat cerita kalau Rendy ini nabung saham setiap bulan Rp2 juta selama 12 bulan, maka di akhir bulan ke 12 harusnya ada uang sebesar Rp2 juta x 12 = Rp24 juta. Pada saat itu Rendy mendapatkan keuntungan sebesar Rp29 jutaan.

Anti Bokek! 5 Usaha dan Cara Mendapatkan Uang Setelah Lebaran 01 - Finansialku

 

Menurut kamu, harusnya uang Rp29 jutaan ini tetap dilanjutkan atau dibeliin mobil?

 

Pada saat itu, si Rendy ini datang ke gw, bawa selebaran ditangannya dan kasih lihat penawaran mobil bekas. Ada beberapa mobil LCGC yang dia minati, penawaran mobil dengan DP sekitar Rp30 juta.

 

Rendy ini ngobrol sama gw, perhitungan mengenai pinjaman. Setelah kita itung-itung akhirnya dia ambil penawaran mobil tersebut. Saya baru ngeh, ternyata dia menggunakan mobil tersebut buat taxi online.

 

Kamu pasti ingetlah awal-awal, taxi online sama bonusnya pasti besar kan. Pada waktu itu penghasilannya mencapai Rp8 – Rp9 juta per bulan.

Penghasilan tersebut dibagi 2 dengan driver-nya, sehingga uang yang dibawa pulang Rendy sebesar Rp4 juta per bulan.

 

Tambahan pemasukan Rp4 juta ini, dipakai sebagian untuk bayar cicilan sebesar Rp3,7 juta. Jadi total penghasilan tambahan adalah Rp300 ribu.

 

Tambahan penghasilan Rp300 ribu itu, kemudian dipakai untuk tambahan nabung saham. Jadi sekarang ini setiap bulan, tabungan sahamnya menjadi Rp2,3 juta.

 

Waktu berjalan, penghasilan nambah, ada bonus, tunjangan hari raya, tabungan saham makin besar dan akhirnya dia bisa melunasi pinjaman mobil pertama. Setelah pinjaman mobil pertama lunas, penghasilan tambahan menjadi Rp4 juta.

 

Sekarang tabungan saham menjadi Rp6 juta, keren kan? Dia melakukan modus yang sama dan beli mobil ke-2, ke-3, ke-4 dan ke-5. Coba bayangkan kalau ada 5 mobil dan lunas semua, maka total penghasilannya menjadi Rp4 juta x 5 mobil jadi Rp20 juta.

Pahami Trik Membeli Mobil Second 01 - Finansialku

 

Setelah taxi online makin berjamuran dan kompetisi makin penuh, maka Rendy jual 3 mobilnya dan memegang uang Rp300 jutaan.  Dengan uang tersebut akhirnya dia beli rumah kos yang sederhana di Jawa Tengah.

 

Sekarang dia sudah punya penghasilan investasi saham, sebagian masih menggunakan value investing, dividend stock, penghasilan dari rumah kos dan penghasilan mobil, Dari seluruh income-nya dia bisa beli rumah apartemen yang sederhana.

 

Keys Take Away: Financial Freedom Bukan Halusinasi dan Butuh Planning

Oke sobat Finansialku, sekarang kita sudah berada di ujung podcast. Apa saja yang dapat kita tarik pelajarannya di podcast eps 31, mengenai halusinasi financial freedom?

Jadi saya dapat simpulkan ada lima bahasan penting dalam menuju financial freedom, yaitu:

  1. Pertama fokus menambah penghasilan, awalnya hanya dari gaji saja atau pendapatan tetap dari bekerja (fixed active income), menjadi variable active income. Teman saya ini bekerja sebagai designer freelance.
  2. Mengubah active income menjadi investment income, dengan cara berinvestasi di produk keuangan yang bersifat capital gain. Anda dapat berinvestasi pada reksa dana atau saham. Saham yang dimaksud adalah value investing atau growth investing.
  3. Setelah uangnya cukup besar, ubah active income dan investment income dengan passive income. Anda dapat membeli aset seperti mobil, rumah, waralaba dan lain sebagainya. Apakah boleh menggunakan utang? Tentunya boleh dengan perhitungan    
  4. Ketika kamu menyusun dan menjalankan rencana untuk bebas keuangan atau financial freedom, jangan pernah lupa untuk mengamankan posisi Anda, dengan: miliki dana darurat dalam jumlah cukup, asuransi yang tepat dan sesuai kebutuhan dan lunasi semua pinjaman konsumtif.
  5. Sabar, financial freedom butuh waktu dan tidak bisa instant. Setelah mendengar podcast ini, tentunya Kamu tahu apa yang dapat kamu lakukan bukan?

 

Untuk rangkuman podcast ini, Kamu bisa lihat Instagram pribadi saya @Melvin_Mumpuni atau artikel Finansialku Podcast Eps 31.

 

Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat dan akhir kata: Make A Plan and Get Your Financial Dreams Come True.