Pada Finansialku Talk (Fintalk) Podcast kali ini akan mereview keuangan akhir tahun 2018. Sudahkah kamu mereview keuangan akhir tahun 2018?

Bagaimana kondisi keuangan kamu di akhir tahun 2018, apakah semakin sehat atau semakin sekarat?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Mereview Keuangan Akhir Tahun 2018

Salah satu hal penting yang harusnya dilakukan oleh setiap karyawan di akhir tahun adalah mengecek atau mereview keuangan. Apakah kamu sudah mulai mereview keuangan akhir tahun 2018? Jika belum, tidak masalah.

Supaya kamu bisa tahu kondisi keuangan kamu, silakan download terlebih dahulu aplikasi Finansialku. Kamu bisa download melalui Google Play Store atau akses melalui Aplikasi.Finansialku.com.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Gunakan menu financial health check up untuk mengetahui kondisi kesehatan keuangan kamu, mulai dari penghasilan, pengeluaran, aset dan pinjaman.

 

Curhat Podcast: Mbak K di Jawa Barat, Bagaimana Cara Melunasi Pinjol Saya, Capek Terus Diteror

Menurut saya, secepatnya lunasi pinjaman online, karena pinjaman online jenis pay day loan memberikan bunga besar dan tidak diciptakan untuk kebutuhan konsumtif. Jika kamu saat ini sedang meminjam online, maka secepatnya lunasi pinjaman tersebut.

 

Saya tertarik untuk membahas lebih detail mengenai pinjol (pinjaman online) dalam YouTube Finansialku. So, jangan lupa subscribe Channel YouTube Finansialku.com

 

Teman-teman yang ingin curhat di podcast silakan kirim pertanyaan kamu melalui aplikasi Finansialku. Gunakan menu TANYA PERENCANA KEUANGAN dan arahkan ke saya Melvin Mumpuni CFP® jangan lupa tuliskan hashtag #CurhatPodcast.

Pertanyaan kamu akan saya jawab di Podcast berikutnya 😀

 

5 Hal yang Harus Direview dalam Rencana Keuangan Kamu di Akhir Tahun

Kali ini saya akan membahas topik seru yaitu 5 hal yang harus kamu review di akhir tahun dan bagaimana cara melakukan perbaikan kondisi keuangan kamu.

 

#1 Pemasukan

Pertama fokus pada pemasukan kamu. Sekarang ini coba cek kembali berapa pemasukan yang kamu dapat selama setahun? Berapa kenaikannya dibandingkan pemasukan tahun lalu? Dan darimana saja sumber pemasukan tersebut?

Sebagai seorang perencana keuangan, saya setuju dengan saran Warren Buffett yang mengatakan jangan pernah bergantung pada satu sumber pemasukan. Kamu harus memiliki beberapa sumber pemasukan, seperti pemasukan dari investasi dan pendapatan pasif.

Jika kamu sudah menggunakan Aplikasi Finansialku, maka kamu dapat langsung mengetahui berapa jumlah pemasukan kamu selama setahun. Kamu cukup lihat dari menu laporan keuangan.

 

Salah satu jalan menuju kesuksesan finansial adalah dengan menambah pemasukan atau make more money. Pertanyaannya bagaimana caranya?

 

Mengoptimalkan Tiga Sumber Pemasukan

Saya pernah menjelaskan sebelumnya baik di artikel Finansialku maupun YouTube Channel mengenai tiga sumber pemasukan yaitu pemasukan aktif (active income), pemasukan investasi (investment income) dan pemasukan pasif (passive income).

Strategi menambah pemasukan adalah dengan mengoptimalkan tiga sumber pemasukan tersebut.

 

Pemasukan Aktif, artinya Kamu bekerja menukarkan waktu, tenaga, pikiran dan perasaan untuk mendapatkan uang. Jika saat ini lebih dari 80% pemasukan kamu berasal dari pemasukan aktif, maka kamu perlu belajar bagaimana cara meningkatkan kemampuan (skill) dan pengalaman kamu.

 

Pemasukan Investasi, artinya uang kamu bekerja untuk menghasilkan uang lebih banyak. Jika saat ini kamu sudah mulai berinvestasi untuk penghasilan bulanan (investment for cash flow), maka saya sarankan kamu mulai pelajari lebih detil bagaimana cara-cara meningkatkan return atau keuntungan investasi.

Salah satu cara yang saya lakukan adalah saya melihat dari:

  • Mindset: apakah pola pikir saya sudah benar dalam mengendalikan investasi
  • Method: apakah metode atau cara investasi saya sudah benar dan efektif? Dan bagaimana caranya agar strategi investasi saya dapat lebih menguntungkan?
  • Money management: apakah cara saya mengelola uang (permodalan, cashflow) sudah benar? Dan bagaimana caranya strategi money management saya lebih baik, artinya uang lebih sedikit menghasilkan keuntungan lebih besar?

 

Pemasukan Pasif artinya aset kamu bekerja dan menghasilkan pemasukan. Strateginya adalah dengan memberikan nilai tambah (misal rumah kos diberi internet, laundry dan lainnya) serta memberikan faktor pengali (misal rumah kos kedua, ketiga, keempat dan seterusnya).

 

#2 Pengeluaran

Selain pemasukan, kamu juga perlu menganalisis pengeluaran kamu. Kira-kira selama tahun 2018, kamu lebih banyak menggunakan untuk keperluan produktif atau keperluan konsumtif?

Apakah selama tahun 2018, kamu lebih banyak menahan diri (membeli barang-barang yang memang dibutuhkan) atau malah lepas kendali (membeli barang-barang yang diinginkan)?

Jika kamu sudah menggunakan Aplikasi Finansialku, maka kamu dapat langsung mengetahui berapa jumlah pengeluaran kamu selama setahun. Kamu cukup lihat dari menu laporan keuangan.

 

Beberapa catatan yang dapat saya berikan terkait dengan pengeluaran:

  1. Prioritaskan terlebih dahulu pengeluaran produktif dibandingkan dengan pengeluaran konsumtif. Pengeluaran produktif itu contohnya donasi, investasi dan pembayaran premi asuransi.
  2. Prioritaskan terlebih dahulu pengeluaran konsumtif untuk kebutuhan dibandingkan dengan keinginan.
  3. Miliki anggaran keuangan, supaya kamu dapat mengendalikan uang (bukannya malah dikendalikan uang).
  4. Catat pengeluaran kamu, supaya kamu tahu dimana letak-letak kebocoran.
  5. Jangan membeli barang-barang yang kamu Inginkan, dengan menggunakan pinjaman (apalagi pinjaman dengan bunga tinggi).

 

#3 Aset

Salah satu hal penting dalam keuangan adalah aset. Apakah ada kenaikan aset dari tahun 2017 ke tahun 2018? Hati-hati aset yang dimaksud adalah segala sesuatu yang dapat menghasilkan pemasukan untuk kamu.

Aset jenisnya ada banyak sekali, contoh: aset real (rumah, mobil, tanah, kebun), aset investasi (saham, reksa dana, surat utang) dan kepemilikan bisnis (franchise).

Jika kamu sudah menggunakan Aplikasi Finansialku, maka kamu dapat langsung mengetahui berapa jumlah aset kamu selama setahun. Kamu cukup lihat dari menu daftar aset.

 

Beberapa catatan yang dapat saya berikan terkait dengan aset:

  1. Kebanyakan orang salah mendefinisikan aset produktif dan konsumtif. Aset produktif adalah aset yang dapat mendatangkan pemasukan untuk kamu. Jika kamu masih bingung apakah aset ini disebut produktif atau konsumtif, maka ikuti alur pemasukannya. Apakah aset tersebut mendatangkan pemasukan atau malah mengharuskan kamu keluar uang setiap bulannya.
  2. Perbesar aset produktif, misal rumah untuk dikontrakkan, membeli franchise ayam geprek dan lainnya.
  3. Jika kamu ingin membeli aset produktif, maka pikirkan sumber-sumber pendanaannya. Kalaupun kamu mau meminjam, pikirkan cara mengembalikan pinjaman dan risiko bisnisnya.

 

#4 Kewajiban (Pinjaman)

Salah satu penyebab kerusakan keuangan adalah utang konsumtif. Bagaimana dengan kondisi utang konsumtif kamu saat ini?

Utang konsumtif adalah utang-utang yang digunakan untuk membeli mainan. Mainan yang saya maksud adalah segala sesuatu yang membuat kamu harus mencicil dan mengeluarkan uang dari kantong pribadi.

Jika kamu sudah menggunakan Aplikasi Finansialku, maka kamu dapat langsung mengetahui berapa jumlah utang kamu selama setahun. Kamu cukup lihat dari menu Rekeningku bagian pinjaman.

Beberapa catatan yang dapat saya berikan terkait dengan pinjaman:

  1. Cicilan bulanan maksimal diusahakan di bawah 35%.
  2. Jika kamu merasa penat atau sesak nafas karena cicilan yang besar, maka saatnya kamu STOP berutang.
  3. Fokus lunasi utang dengan pokok terkecil.
  4. Sembari melunasi pinjaman, kamu perlu menambah porsi dana darurat.
  5. Lakukan strategi-strategi untuk mempercepat pelunasan utang, misal menambah pemasukan aktif, negosiasi bunga pinjaman, negosiasi durasi pinjaman dan keringanan lainnya.

 

#5 Investasi dan Tujuan Keuangan

Terakhir mengenai investasi, bagaimana dengan pergerakan investasi selama tahun 2018?

Apakah investasi kamu saat ini masih sesuai dengan tujuan keuangan kamu?

Baik tujuan jangka pendek, menengah dan panjang?

Jika hasil investasi masih belum sesuai dengan target tujuan keuangan, maka saya sarankan lakukan revisi atau rebalancing.

Beberapa catatan yang dapat saya berikan terkait dengan investasi:

  1. Miliki rencana keuangan (financial plan) dan rencana investasi sebelum berinvestasi.
  2. Pelajari produknya, bukan tawarannya. Semua penawaran investasi itu pasti manis. Kamu perlu sedikit logika dan emosi netral untuk dapat mem-filter penawaran tersebut.
  3. Berinvestasilah menggunakan data, analisis dan mindset yang sehat. Jangan mengambil keputusan investasi pada saat emosi kamu tidak stabil.

 

Jika kamu belum memiliki rencana keuangan, maka kamu harus mulai membuat rencana keuangan kamu. Silakan gunakan aplikasi Finansialku untuk mulai membuat rencana keuangan kamu.

 

Pelajaran Review Keuangan Akhir Tahun 2018

Jadi kesimpulan review keuangan akhir tahun 2018 ini adalah: cek kondisi keuangan kamu mulai dari pemasukan, pengeluaran, aset, kewajiban dan investasi (tujuan keuangan).

Semoga tujuan keuangan kamu di 2018 ini sudah mulai ada perkembangannya dan segera terwujud. Sekaligus podcast edisi ini menutup serial podcast Fintalk di tahun 2018. Sampai jumpa di podcast Fintalk 2019.

 

Silakan beri komentar dan pendapatmu di kolom berikut ya…