Ada dua jenis investor: Investor A adalah investor yang investasi tanpa rencana dan investor B yang investasi dengan rencana.

Kamu tipe investor A atau investor B? Dan apa saja plus minusnya kedua jenis investor tersebut? Stay tune di Podcast Fintalk Eps 22.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Di Tahun 2019, Investasi Apa yang Terbaik?

Finansialku Talk Podcast juga dapat kamu dengarkan di:

Logo Spotify

Curhat keuangan, akses di Aplikasi Finansialku, menu Tanya Perencana Keuangan, kirim kode: PODCAST CURHAT.

 

Gunakan kode voucher FINPODCAST untuk DISKON 10% upgrade Aplikasi Finansialku.

 

Sebelum bahas lebih detail, Sobat Finansialku dapat mengirimkan pertanyaan atau curhat keuangan melalui fitur TANYA PERENCANA KEUANGAN di Aplikasi Finansialku. Jangan lupa kasih hashtag #CURHATKEUANGAN.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Salah satu curhatan kali ini adalah membahas:

Pak Melvin, saya mengikuti seri podcast Anda mengenai generasi sandwich dan saya tertarik untuk berinvestasi. Kira-kira investasi apa yang terbaik?

 

Sebelum saya menjawab saya ingin membahas mindset yang kurang pas. Saya memiliki sudut pandang bahwa investasi itu kendaraan seseorang untuk mencapai tujuan keuangan.

 

Sebelum berinvestasi, saya sarankan setiap orang memiliki tujuan dan rencana yang jelas atas investasinya.

 

Kalau kamu punya banyak produk investasi, deposito ada, emas ada, reksa dana ada, saham ada, batu akik jadi investasi, kaos supreme juga jadi barang investasi, ikan arwana jadi investasi, maka kamu bisa jadi seorang kolektor, bukan investor.

 

Dalam podcast kali ini, saya ingin membahas lebih dalam mengenai investasi, terlebih enam hal yang harus kamu lakukan sebelum mulai berinvestasi.

 

Kesalahan Fatal Seorang Investor Pemula

Perkenalkan Rino, seorang pemuda bekerja sebagai karyawan dengan gaji Rp20 jutaan. Rino adalah karyawan yang sudah bekerja lebih dari lima tahun dan kariernya cukup bagus.

 

Dia mengelola keuangannya seperti masyarakat Indonesia pada umumnya. Begitu terima gaji, Rino bayar pengeluaran-pengeluaran wajib seperti cicilan, tagihan, listrik, telepon dan tagihan rutin.

 

Setelah itu, dipakai untuk hidup dengan secukupnya, masih bisa main, menikmati hobi dan lain sebagainya. Sisanya semua uang disimpan di tabungan.

Cek Langkah Memulai Investasi 02 Reksadana 2 - Finansialku

Mulai investasi sekarang juga!

 

Suatu saat Rino ditelepon seorang banker dan menawarkan investasi reksa dana. Rino karena tidak terlalu tahu mengenai produknya, ya sudahlah dia coba menuruti kata penjual reksa dana.

 

Pertama cek profil risiko terlebih dahulu. Karena Rino belum pernah berinvestasi, maka dia memilih semua jawaban yang aman-aman saja. Kemudian si penjual melihat bahwa kliennya adalah risk averse atau penghindar risiko.

 

Pilihan produknya adalah reksa dana pasar uang dengan rata-rata return 6% per tahun. Kemudian si penjual menawarkan produknya dengan nilai yang dianggap tidak terlalu besar Rp25 juta.

 

Waktu berjalan dan Rino mulai memiliki kebutuhan untuk menikah, membiayai lahiran anak dan lain sebagainya. Dia teringat dengan uang investasinya di reksa dana. Ternyata uang investasinya sudah bertumbuh, tetapi tidak cukup.

 

Dia merasa investasinya menguntungkan, tapi dia menyesal karena investasi terlalu sedikit.

Sobat Finansialku, mungkin kamu kenal dengan orang-orang seperti Rino bukan?

 

Kebanyakan tenaga penjual produk keuangan, fokus menawarkan bunga, return tetapi tidak fokus ke tujuan keuangan Anda. Uang Rp25 juta sangat sulit untuk bisa menjadi Rp250 juta dalam waktu 3 tahunan.

 

Padahal jika Rino, menghitung kebutuhan investasinya dan mulai berinvestasi secara rutin, investasinya bisa membiayai kebutuhannya untuk menikah, membiayai kelahiran anak dan lain sebagainya.

 

Permasalahannya bukan pada produk investasinya yang jelek.

Permasalahannya bukan pada orang yang menjual.

Permasalahannya pada investornya.

Investasi Menguntungkan Bagi Mahasiswa 01 - Finansialku

Investor perlu menghitung keuangan investasinya

 

Investornya tidak memiliki rencana keuangan yang jelas.

 

Tenaga penjual boleh memberikan saran a, b, c, d dan seterusnya.

Ketika investor sudah memutuskan, sepenuhnya tanggung jawab si investor.

 

Jadi apa yang seharusnya dilakukan?

Saya sarankan Rino untuk mulai upgrade pengetahuan mengenai investasi. Kamu bisa download ebook mengenai reksa dana di Finansialku.com.

Gratis Download Ebook Panduan Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula -Finansialku.com

Download Ebook Sekarang

 

Selain itu, kamu juga bisa ikut kelas online atau kursus online Finansialku.

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 728 x 90

Iklan Banner Online Course Yuk Buat Sendiri Rencana Keuangan Anda - Finansialku 336 x 280

Selain itu, kamu juga perlu memiliki Rencana Keuangan. Rencana keuangan kamu ini nantinya yang dapat membantu kamu mewujudkan satu per satu tujuan keuangan.

 

Kamu bisa baca informasi mengenai Rencana Keuangan, di buku saya Make A Plan and Get Your Financial Dreams Come True. Setelah itu, praktikkan saja dengan menggunakan Aplikasi Finansialku.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

Teman-teman mungkin saja kamu bertanya, apa saja tips untuk mulai berinvestasi?

Saya akan coba jelaskan satu per satu.

 

Sebelum Kamu Mulai Berinvestasi, Lakukan 6 Hal Ini

Saya memiliki enam tips yang dapat kamu ikuti ketika kamu mau mulai berinvestasi:

 

#1 Punya Goals dan Planning yang Jelas

Pertama, kamu harus punya tujuan keuangan yang SMART. Misal saya ingin membeli rumah dengan DP Rp300 juta, 5 tahun lagi.

 

Setelah itu, kamu baru mulai hitung-hitung, berapa uang yang harus diinvestasikan setiap bulannya? Berapa target investasinya? Baru pilih produk investasi yang memang cocok memenuhi target investasinya.

 

Kalau kamu investasi tanpa rencana, itu sama saja kalau kamu lagi naik mobil ditanyain mau makan apa? Jawabannya terserah. Setelah muter-muter ga jelas, akhirnya makan di tempat biasa makan.

 

#2 Cash Flow Bulanan Positif

Salah satu pertanyaan yang sering saya dapat di tiket Finansialku adalah orang-orang yang baru mau lulus dan berpikir investasi bisa membuat mereka kaya dan bebas keuangan.

 

Apakah bisa? SULIT

Ini 5 Cara Jitu Mengatur Cashflow Keluarga Supaya Hati, Jiwa dan Pikiran Tenang 01 - Finansialku

Mengatur cash flow perlu dilakukan

 

Investasi bukanlah jalan pintas atau short cut untuk orang-orang yang tidak mau bekerja.

Investasi bukanlah cheat seperti di permainan, yang tiba-tiba membuat kamu super kaya bisa membeli semua barang.

 

Jadi, kamu tetap harus bekerja dan menghasilkan pemasukan serta cash flow positif. Artinya pemasukan kamu lebih besar daripada pengeluaran kamu.

 

#3 Dana Darurat Cukup

Ketiga milikilah dana darurat dalam jumlah yang cukup. Di Finansialku kami menggunakan patokan 6-12x pengeluaran bulanan. Untuk lebih detailnya kamu bisa cek video saya di YouTube Finansialku.

 

Saya banyak menjelaskan mengenai dana darurat, seberapa besar jumlahnya dan bagaimana cara memenuhi dana darurat.

 

#4 Porsi Pinjaman Konsumtif Maksimal 30%

Berikutnya adalah mengenai pinjaman konsumtif. Saya sarankan kalau kamu masih sulit cash flow-nya karena terlalu banyak pinjaman konsumtif, sebaiknya lunasi dulu satu per satu.

 

Kebanyakan pinjaman konsumtif, dapat merusak cash flow dan keuangan kamu. Jangan pernah berpikir investasi dengan uang pinjaman juga ya.

 

#5 Punya Asuransi

Satu hal yang paling di skip atau diloncati oleh orang-orang adalah asuransi. Banyak orang malas membicarakan asuransi, karena asuransi itu berhubungan dengan kondisi-kondisi yang tidak mengenakan.

 

Tapi saya mau tanya:

Kalau kamu beli mobil, kamu beli mobil yang ada air bag-nya atau yang tidak ada?

 

Pastinya pilih mobil yang ada air bag-nya kan? Kenapa kamu merasa lebih aman.

Begitu juga dengan keuangan kamu, asuransi bertujuan untuk mengamankan aset-aset kamu.

 

Dimulai dari aset yang berharga adalah dirimu sendiri, yang memiliki nilai ekonomis.

 

#6 Belajar Investasi, Sebelum Menggunakan Uang Besar

Terakhir untuk menjadi seorang profesional investor, mau tidak mau kamu harus belajar terlebih dahulu. Kalau kamu asal masuk produk investasi, biasanya hasilnya tidak akan maksimal.

 

Saran saya ambil waktu sejenak untuk mendalami produk investasi kamu. Mulai pelajari dalamnya dan belajar dari situ. Tentu saja saat belajar kamu harus praktek, supaya kamu lebih kebayang materinya. Saat belajar gunakan uang kecil, supaya risikonya ter-manage.

 

Terima kasih sobat Finansialku, sudah sampai sini. Kira-kira apa saja yang dapat kita simpulkan?

 

Kesimpulan: Bahayanya Investasi Tanpa Rencana!

Jadi investasi tanpa rencana itu sama saja dengan bencana, karena investasi kamu bisa jadi merugi, kamu lupa dengan investasi yang kamu lakukan, investasi kamu untung tetapi tidak cukup untuk mewujudkan tujuan keuangan kamu.

 

Nah apa saja yang harusnya dilakukan sebelum berinvestasi?

  1. Punya goals dan planning
  2. Cash flow bulanan positif
  3. Dana darurat yang cukup
  4. Porsi pinjaman konsumtif maksimal 30%
  5. Punya asuransi
  6. Dan Belajar investasi sebelum investasi uang besar.

 

Sobat Finansialku, jika ada request topik bahasan silakan hubungi saya melalui Instagram @Melvin_Mumpuni atau @Finansialku_com. Dan di episode minggu depan saya ingin mewawancarai salah satu teman, supaya diskusi kita lebih seru. Jangan lupa juga dengerin podcast episode seru lainnya disini.

 

Oke guys, so akhir kata: Make A Plan and Get Your Financial Dreams Come True.

Sukses selalu untuk Sobat Finansialku…