Pernah mengalami titik terendah dalam hidup? Lalu apa yang kamu lakukan untuk ‘kembali’ bangkit dan memulai kehidupan yang harus dijalani?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

R E T U R N

Tidak sedikit di antara kita belum menemukan cara untuk menata kembali hidup setelah mengalami titik terendahnya, terutama soal keuangan.

Apa yang harus dilakukan ketika kamu menjadi semakin sulit dalam kondisi keuangan?

 

Saya Karyawan dan Ingin Memulai Bisnis Pertama?

Sebelum bahas lebih detil, Sobat Finansialku dapat mengirimkan pertanyaan atau curhat keuangan melalui fitur TANYA PERENCANA KEUANGAN di Aplikasi Finansialku. Jangan lupa kasih hashtag #CURHATKEUANGAN.

 

Salah satu curhatan kali ini datang dari seorang karyawan di Jakarta.

Saya SS, sudah lebih dari 5 tahun bekerja dengan penghasilan Rp20 juta per bulan. Penghasilan tersebut murni dari gaji dan bonus penjualan.

 

Bekerja sebagai sales, ada tuntutan untuk keren baik dari gadget, penampilan dan sebagainya. Saya selalu hunting diskon dan cari cicilan 0 persen. Saya juga sudah pake aplikasi online yang bisa kasih cashback, tapi cicilannya sambung menyambung dan tidak pernah putus.

 

Saya gak bisa nabung dan menyambung hidup dengan kartu kredit. Ketika uang habis, saya cari makan di mall atau tempat makan yang bisa dibayar menggunakan kartu kredit, saat ini tagihan sudah mencapai Rp60 jutaan.

 

Bagaimana ya cara yang harus dilakukan supaya bisa keluar dari lingkaran kartu kredit ini? 

 

Jawaban Melvin Mumpuni:

Hi Mas SS, terima kasih sebelumnya sudah mengirimkan curhatannya. Menurut saya ada beberapa cara yang bisa dilakukan:

  1. Stop penggunaan kartu kredit. Jangan menambah transaksi menggunakan kartu kredit, apapun itu.
  2. Menambah penghasilan. Misalnya menjual barang-barang yang tidak diperlukan lagi. Seperti smartphone lama dan uangnya bisa digunakan untuk membayar cicilan. Bisa juga dengan menambah bonus penjualan untuk dana darurat dan bayar cicilan kartu kredit.
  3. Jangan bayar cicilan minimum karena kamu hanya bayar bunga saja. Sebisa mungkin bayar penuh tagihan kartu kredit. Jika kondisi keuangan terbatas, bayarlah diatas angka minimum. Misalnya tagihan Rp10j juta dan tagihan minimum Rp1 juta, maka kamu bayar diatas Rp1 juta katakanlah Rp1,5 juta atau Rp2 juta, itu lebih baik.
  4. Jika memiliki beberapa kartu kredit, fokus untuk membayar cicilan yang pokok utangnya paling kecil. Setelah salah 1 kartu kredit lunas, pindah ke pelunasan kartu kredit lainnya.
  5. Lakukan langkah-langkah ini hingga semua cicilan kartu kredit lunas. Kalau sudah lunas, mulailah rencanakan keuangan, seperti yang ditulis di buku Make A Plan.

 

Return: Titik Bangkit Michael Howard

Dalam podcast kali ini saya akan mewawancarai Michael Howard, mantan gangster Amerika yang kini telah menemukan jalan kesuksesannya di Indonesia.

 

Awalnya saya mengenal sosok ini dari beberapa stasiun televisi yang mengundangnya untuk membagikan kisah inspiratif. Saya ingin menggali, ketika semakin kesulitan mengatur keuangan. Apa yang harus kamu lakukan?

 

Mencari Penerimaan Diri dan Mulai Bangkit Kembali

Howard menyebut pengalaman masa kelamnya berawal dari ketika ia mencari penerimaan diri di luar sana yang tidak didapatkan di keluarga, hingga akhirnya Howard terjerumus pada dunia hitam narkoba, sebagai pengguna, pengedar, hingga bandar narkoba. 

 

20 tahun menggunakan narkoba, membawanya pada satu titik terendah dalam hidup ketika ia mendekam di penjara di San Francisco. Tak hanya di penjara, Howard harus rela di deportasi dari Amerika seumur hidup.

 

Kembali ke Indonesia, Howard mencoba menata hidup kembali. Menjajaki dunia entertain, menulis buku, hingga mendirikan usaha kecil-kecilan dan banyak hal lainnya namun gagal.

 

“Akhrinya gue ambil waktu untuk introspeksi diri, mencoba menemukan letak kesalahan. Karena 3 kunci seseorang untuk menjadi sukses adalah, bisa menganalisa diri sendiri, meningkatkan dan mengelola”.

What’s next?

Howard berkesempatan memberikan edukasi ke berbagai sekolah dan kegiatan mengenai bahaya narkoba. Mulanya bekerja sama dengan badan Narkotika Nasional (BNN) dan kini sudah berjalan sendiri.

 

“Edukasi yang diberikan di combine antara pengalaman hidup dan pelajaran yang bisa diambil. Jadi tidak hanya pure materi, karena materi pun berdasarkan experience juga,”.

 

Selain itu, Howard pun telah merampungkan film bersama temen-temannya. Salah satu goals nya adalah mengangkat ceritanya ke layar lebar.  

 

Sukses, Bukan Tentang “Bagaimana” tapi “Mengapa”

Semakin menarik ketika mencari jawaban tentang arti sukses dari sudut pandang seorang Howard. Baginya, sukses itu bukan bagaimana tapi mengapa.

 

Kenapa kita harus menjadi sukses?

Banyak orang diluar, berusaha menemukan cara bagaimana menjadi sukses, mencoba segala cara akhirnya lelah sendiri. Padahal yang harus dicari tahu adalah, kenapa kita harus jadi sukses?

 

“Temukan tujuan dan alasannya, maka kita akan terarah. Soal bagaimananya ini akan dengan sendirinya membantu kita mencapai tujuan”.

 

Akhirnya gue menemukan bahwa kelebihan yang dimiliki adalah pengalaman hidup yang gak banyak orang punya. Make money for me, ternyata pengalaman saya. So, tujuan hidup gue ingin “make people better” dan jangan pernah melalui apa yang gue lalui.

Menutup Finansialku Podcast bersama Michael Howard, ia pun memberikan advice:

“…hidup ini keras, jalan pintas menjadi godaan, integritas diuji lewat cobaan, selalu ada tantangan di setiap perjuangan, jangan takut diremehkan tapi buktikan, apapun yang terjadi jangan pernah menyerah, kesempatan akan terbuka. Nasib akan berubah, jangan batasi diri hanya dengan bermimpi, mulai bergerak dan wujudkan visi. Apa yang kau doakan, Tuhan sedang kerjakan, percayalah yang terbaik akan datang di waktu yang tepat bukan yang cepat”.  

 

Semoga bahasan kali ini dapat memberikan manfaat bagi Sobat Finansialku, dan akhir kata Make A Plan and Get Your Financial Dreams Come True!