Finansialku rayakan women’s day dengan mengadakan webinar bersama para jurnaslis perempuan untuk berikan edukasi dan literasi keuangan terkait kekerasan keuangan.

 

Finansialku Gelar Webinar Women Breakthrough

Jakarta – Finansialku mengadakan webinar bersama para jurnalis perempuan dari berbagai media memberikan edukasi dan literasi dengan tema Women Breakthrough “Women Against Financial Violence”.

Acara ini diselenggarakan melalui Google Meet pada Senin, 8 Maret 2021 dengan 10 participants dan dihadiri oleh Rista Zwestika Reni, CFP (Co-Head Advisory Finansialku) selaku pembicara.

Membahas mengenai, masalah keuangan yang sering muncul terlebih dengan pasangan, yaitu:

  1. Selingkuh uang artinya salah satu pasangan atau misalkan seorang istri lebih memiliki pemasukan yang besar atau income yang lebih dibandingkan suaminya,
  2. Uang dijadikan power untuk saling menekan satu sama lain,
  3. Kekerasan dalam rumah tangga,
  4. Perselingkuhan,
  5. Mengakibatkan perceraian.

 

Finansialku Women’s Day Bersama Awak Media Perempuan

 

Pentingnya Literasi Keuangan Bagi Perempuan

Wanita harus mendapatkan literasi keuangan bahwa kita memiliki peran dalam mengelola keuangan baik individu ataupun saat sudah berumah tangga.

  1. Harapan Hidup Lebih Tinggi: Rata-rata harapan hidup perempuan Indonesia adalah 63 tahun, lebih tinggi daripada laki-laki sekitar 60 tahun (source: WHO 2018)
  2. Kondisi Ekonomi Lebih Rentan: Tingkat perempuan untuk berhenti bekerja diusia produktif lebih tinggi. Faktor penyebab menikah, merawat anak, dll.
  3. Miliki Peran Signifikan Dalam Kelola Keuangan: Baik untuk individu atau keluarga, “perempuan bertindak sebagai Mentri Keuangan”.

Tetapi perempuan yang memiliki tingkat literasi keuangan yang baik membuka kesempatan menempuh akses keuangan (inklusi). Perempuan yang memiliki akses keuangan cenderung tidak hanya menghabiskannya untuk keperluan pribadi, tetapi lebih kepada keperluan rumah tangga dan anak.

Pada akhirnya peningkatan jumlah perempuan yang miliki akses ke keuangan. Berkontribusi positif pada pengentasan kemiskinan.

Salah satu faktor terbesar keributan dalam rumah tangga adalah karena masalah uang. Bagaimana solusinya?

Tujuan obrolan ini membahas “Wanita tahu strategi Praktis untuk mandiri Secara Finansial dan mengamankan keuangan Pribadi maupun Keluarga, supaya terhindar dari Masalah Keuangan”.

Salah satu contohnya Cindy yang memiliki masalah dan ketakutan dalam keuangan. Ketakutan seperti, jika nanti menikah,apakah kebutuhan keluarga masih bisa tercukupi? Bagaimana jika ada kebutuhan-kebutuhan mendadak yang harus dibayar? Bagaimana jika calon pasangan termasuk sandwich generation? Bagaimana rencana memiliki buah hati dan biaya pendidikan anak kedepannya? Jika terjadi perceraian, bagaimana?

 

 

Financial Planning

Solusinya yaitu dengan melakukan Financial Planning, misalnya dari tahun 2021 sampai tahun 2023, Anda membutuhkan Maps untuk konsultasi mengenai masalah keuangan pada pakar perencanaan keuangan karena Anda tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya.

“Finansialku memiliki piramida keuangan, ibarat ingin membuat rumah kita harus kuatin dulu fondasinya dengan cash flow, dana darurat dan juga pinjaman, manajemen risiko, tujuan keuangan, rencana pensiun dan DK” ujar Rista.

Mulailah dengan financial check-up, step-nya yaitu:

  • Rasio tabungan
  • Rasio pendapatan pasif
  • Rasio likuiditas
  • Rasio aset likuid terhadap nilai bersih kekayaan
  • Rasio utang terhadap aset

 

Lakukan cash flow, yaitu dari mana sumber pemasukan anda misalnya dengan gaji yang didapat perbulannya dari kantor untuk mendapatkan fix income, mulai berbisnis seperti jualan online, juga bisa dengan investasi dan waralaba. Memiliki pemasukan selain fix income karena gaji belum tentu cukup untuk kebutuhan hidup, apalagi jika ingin memiliki tabungan atau dana darurat, satu fix income seperti gaji bulanan saja tidak cukup.

Pahami utang konsumtif dan utang produktif. Apa itu utang konsumtif dan utang produktif? utang produktif yaitu jika kita ingin membeli barang seperti PS5 dan kita sewakan untuk mendapatkan uang tambahan. Sedangkan utang konsumtif adalah barang yang hanya menjadi keinginan saja.

Dana darurat yaitu dana cadangan dan pengeluaran yang tak terduga. Contohnya, ketika kehilangan pekerjaan kita kehilangan nilai atau value dalam keluarga bahkan disaat pandemi ini justru banyak perusahaan yang juga memotong gaji karyawan yang mungkin pemasukan menjadi tidak memenuhi segala kebutuhan pengeluaran kita.

Dana darurat pada dana cadangan itu seperti saat kita mengalami kehilangan pekerjaan atau pergantian jabatan. Dana darurat pada pengeluaran tak terduga itu seperti biaya pengobatan, ketika mengalami musibah seperti banjir atau biaya perbaikan.

Membahas mengenai asuransi yaitu untuk mem-back-up dari segala risiko yang tidak dapat kita tangani sendirian. Asuransi memiliki banyak jenisnya atau biasa disebut segitiga proteksi seperti mengenai asuransi kesehatan, asuransi penyakit kritis, dan juga asuransi jiwa.

Tujuan keuangan ada jangka pendek, menengah dan panjang. Misalnya, jika sudah berumah tangga dan menyiapkan dana untuk pendidikan anak lakukan dengan meriset data, lakukan perhitungan, strategi asuransi, strategi investasi, dan review berkala.

Untuk keamanan keuangan tambahkan sedikit dana darurat dan disesuaikan dengan pemasukan dan pengeluaran perbulannya untuk mencapai tujuan dana darurat tersebut.

Kenyamanan keuangan seperti tujuan dana pendidikan untuk S2 atau dana pendidikan untuk anak. Disiplin, bersyukur dan lihat peluang untuk menambah income.

 

Finansialku berkomitmen untuk selalu memberikan edukasi dan juga literasi mengenai perencanaan keuangan dan produknya dengan berbagai platform digital.

Download aplikasi Finansialku untuk melakukan perencanaan keuangan dan konsultasi bersama Financial Planner kami yang sudah bersertifikasi.