FinTalk Podcast Eps 18 – Perencanaan Dana Pendidikan S2 untuk Milenial, Bagaimana Cara Strategi Nyiapinnya

Bagaimana strategi perencanaan dana pendidikan S2 untuk milenial? Apakah kamu sekarang ini sudah bekerja dan ingin mengambil kuliah S2 untuk menambah daya tawar?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Curhat Keuangan: Saya Karyawan Swasta Ingin Siapkan Dana Pendidikan S2. Gimana Caranya?

Finansialku Talk Podcast juga dapat kamu dengarkan di:

Logo Spotify

Curhat keuangan, akses di Aplikasi Finansialku, menu Tanya Perencana Keuangan, kirim kode: PODCAST CURHAT.

 

Gunakan kode voucher FINPODCAST untuk DISKON 10% upgrade Aplikasi Finansialku.

Sebelum bahas lebih detail, Sobat Finansialku dapat mengirimkan pertanyaan atau curhat keuangan melalui fitur TANYA PERENCANA KEUANGAN di Aplikasi Finansialku. Jangan lupa kasih hashtag #CURHATKEUANGAN.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Salah satu curhatan kali ini adalah membahas:

Perkenalkan Pak, saya XYZ dari kota ABC, saya adalah seorang karyawan swasta dengan penghasilan Rp5 juta per bulan. Saya ingin kuliah S2, supaya bisa naik karier dan gaji. Gimana cara nyiapin uangnya ya Pak?

 

Jawabannya, kamu perlu rencana dana pendidikan.

Pertama kamu perlu riset biayanya, lakukan perhitungan, siapkan proteksi, mulai siapkan dananya dengan investasi dan review secara berkala. Nah, saya perlu informasi detail untuk membantu perhitungan atau perencanaan dana pendidikan.

Memulai Bisnis Saat Kuliah 03a Bisnis 3 - Finansialku

Persiapkan rencana dengan matang saat ingin kuliah

 

Banyak sekali Sobat Finansialku yang ingin melanjutkan kuliah, termasuk juga teman-teman yang berprofesi sebagai dokter. Dalam podcast kali ini saya akan bahas mengenai perencanaan dana pendidikan S2 untuk milenial.

 

Pastinya saya akan bahas dengan sangat praktis, oke?

 

Perencanaan Dana Pendidikan S2 untuk Milenial

Apakah kamu termasuk milenial yang saat ini sedang ingin mengambil kuliah S2 atau pendidikan vokasi? Program master? Atau pendidikan professional?

 

Biasanya para milenial mengambil program pendidikan lanjutan untuk membantu meningkatkan karier dan usahanya. Tantangan terbesar adalah bagaimana cara menyiapkan biaya pendidikan? Kali ini kita bahas perencanaan dana pendidikan S2 untuk milenial.

 

Untuk perencanaan dana pendidikan ada dua cara yaitu:

Opsi 1: Kamu mulai merencanakan dana pendidikan dan mulai berinvestasi.

Opsi 2: Kamu menggunakan pinjaman pendidikan.

 

Saya tidak akan bahas opsi 2.

Jika kamu menggunakan opsi 1, membuat rencana dana pendidikan dan berinvestasi, maka podcast kali ini cocok untuk kamu.

Finansialku.com memiliki sebuah framework yang digunakan untuk membantu seseorang menyiapkan dana pendidikan. Biasanya framework ini digunakan untuk orang tua yang ingin merencanakan dana pendidikan.

Framework Perencanaan Dana Pendidikan Anak - Finansialku

Framework Perencanaan Dana Pendidikan Anak – Finansialku

 

Framework perencanaan dana pendidikan anak ini dapat kamu lihat di artikel Finansialku, podcast 18. Framework perencanana dana pendidikan anak terdiri dari 5 bagian, yaitu:

  1. Riset biaya pendidikan
  2. Lakukan perhitungan dana pendidikan
  3. Proteksi kekurangan dana pendidikan
  4. Investasi untuk menyiapkan dana pendidikan
  5. Review secara berkala

 

Finansialku.com juga rutin mengadakan kursus online untuk membahas perencanaan dana pendidikan anak. Jika kamu ingin tahu lebih banyak boleh DM mimin Instagram Finansialku di @Finansialku_com

 

Bagaimana dengan perencanaan dana pendidikan untuk milenial?

Jawabannya sama, yuk kita bahas dulu satu per satu.

 

Pertama: Riset Biaya Pendidikan

Tahapan pertama dalam perencanaan dana pendidikan S2 untuk milenial adalah cari tahu biaya pendidikan.

 

Kamu dapat cari tahu mengenai biaya dari website kampus, tanya ke admisi atau admission kampus, tanya ke teman yang sudah masuk ke sana dan cara lainnya.

Atur Waktu Kuliah Sambil Kerja 01 Mahasiswa - Finansialku

Mulai riset biaya pendidikan di kampus yang ingin kamu tuju

 

Intinya kamu harus tahu dengan jelas berapa biaya yang dibutuhkan, mulai dari biaya masuk sekolah, biaya per semester (atau kamu bisa hitung dari biaya sks), biaya laboratorium jika ada dan biaya pendidikan lainnya.

 

Kalau kamu sudah tahu data-datanya, maka kamu dapat lanjut ke tahap berikutnya.

 

Kedua: Lakukan Perhitungan Dana Pendidikan

Setelah tahu berapa biaya yang dibutuhkan, yuk mulai buat perhitungan. Kamu dapat menggunakan kalkulator finansial (jika ada) hahaha….

Atau kamu bisa download aplikasi Finansialku untuk membantu perhitungan.

 

Kamu bisa download aplikasi Finansialku di Google Play Store.

Atau kamu bisa akses di Aplikasi.Finansialku.com

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Saya coba kasih contoh ya:

  • Nama anak: Romeo
  • Perencanaan biaya pendidikan untuk jenjang: Kuliah S2
  • Usia saat ini: 22 tahun
  • Usia masuk: 25 tahun
  • Lama pendidikan: 2 tahun
  • Uang pangkal (uang masuk sekolah): Rp30 juta
  • Uang sekolah saat ini (SPP): Rp2 juta per bulan
  • Kenaikan biaya pendidikan 10% per tahun
  • Dana yang sudah dimiliki Rp15 juta
  • Imbal hasil investasi 12% per tahun

 

Dan hasil perhitungannya menjadi:

Kekurangan dana pendidikan yang diperlukan adalah Rp85.938.480 dengan asumsi kenaikan biaya 10% per tahun.

 

Nah untuk mengejarnya maka, Romeo perlu berinvestasi Rp15 juta yang sudah dimiliki dan ditambah dengan investasi rutin sebesar Rp1.975.250 per bulan. Target investasi 12% per tahun.

 

Sampai sini kamu sudah tahu berapa uang yang harus diinvestasikan setiap bulannya. Dan saya yakin sekarang kamu tahu apa yang harus dilakukan.

 

Ketiga: Proteksi Kekurangan Dana Pendidikan

Sobat Finansialku, pasti ada pertanyaan kok saat merencanakan dana pendidikan perlu ada asuransi atau proteksi?

 

Jadi beberapa waktu lalu, saya sempat melihat video di tayangan Gempa Palu.

Dan saya banyak melihat anak-anak kecil usia sekolah yang kehilangan orang tua.

Mereka kehilangan orang tua dan tidak memiliki dana untuk pendidikan.

Pada saat itu saya berpikir jika ada asuransi jiwa, maka setidaknya ada cara untuk klaim uang pertanggungan asuransi jiwa.

Waktu yang Tepat Memulai Asuransi Pendidikan 02 - Finansialku

Proteksi sangat penting buat kamu yang ingin melanjutkan kuliah

 

Bagaimana kalau untuk menyiapkan dana pendidikan untuk sendiri?

Menurut saya lebih ke arah, asuransi kesehatan dan penyakit kritis.

Jika kamu masih single dan tidak ada yang bergantung dengan penghasilanmu, maka kamu tidak perlu asuransi jiwa.

 

Keempat: Investasi untuk Menyiapkan Dana Pendidikan

Setelah ada proteksi, langkah selanjutnya adalah menyiapkan investasi untuk dana pendidikan.

Karena kamu sudah memiliki rencana dana pendidikan, maka kamu tidak perlu pusing mencari investasi.

 

Melanjutkan contoh di atas ya:

Nah untuk mengejarnya maka, Romeo perlu berinvestasi Rp15 juta yang sudah dimiliki dan ditambah dengan investasi rutin sebesar Rp1.975.250 per bulan. Target investasi 12% per tahun.

 

Investasi yang bisa menghasilkan return 12% per tahun adalah reksa dana campuran, reksa dana saham, dan saham.

Cuma memang kamu perlu tahu caranya menyeleksi reksa dan dan saham yang bisa menghasilkan return 12% per tahun. Saya akan jelaskan di podcast lainnya untuk menyeleksi reksa dan dan saham yang bisa menghasilkan return 12% per tahun.

 

Jika kamu ingin tahu mengenai reksa, maka kamu dapat download ebook Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula.

Bagaimana Caranya Menyekolahkan Anak dari TK sampai Sarjana, Tanpa Utang!

Download ebook-nya, GRATIS!!!

Ebook Dana Pendidikan Anak - Finansialku Mockup

Download Sekarang

 

Lima: Review Secara Berkala

Tahapan terakhir dari perencanaan dana pendidikan adalah dengan melakukan review secara berkala. Pastikan action Anda sesuai dengan plan yang sudah dibuat.

Asuransi Pendidikan atau Reksadana 08 Asuransi Pendidikan 8 - Finansialku

Selalu review perencanaan dana pendidikan kuliah S2 kamu

 

Bagaimana Jika Selama Kuliah Tidak Bekerja?

Salah satu pertanyaan yang cukup sulit adalah bagaimana selama kuliah, berhenti bekerja? Jujur saja agak sulit ya…

 

Menurut saya, (bisa jadi kamu punya pendapat berbeda), mendingan tetap bekerja dan ambil kuliah di akhir pekan atau kelas karyawan.

 

Saya sendiri ketika ambil kuliah S2 atau program Master Business of Administration saya ambil program executive. Artinya saya tetap bekerja di weekday (Senin-Jumat) dan saya kuliah di akhir pekan.

Jika memang kamu ingin fokus kuliah saja dan keluar dari pekerjaan, maka kamu perlu menyiapkan dana darurat terlebih dahulu. Besarnya dana darurat bisa sampai 2,5 tahun pengeluaran.

 

Jangan berpikir nanti pas kuliah saya bisa sambil jualan online.

Dalam melakukan perencanaan keuangan, termasuk perencanaan dana pendidikan S2 untuk milenial, saya lebih sarankan plan for the worst.

 

Kesimpulan: Perencanaan Dana Pendidikan S2 untuk Milenial

Jadi apa yang dapat kita simpulkan?

Dalam podcast kali ini kita membahas topik keren, yaitu bagaimana cara merencanakan dana pendidikan S2 untuk milenial.

Saya memiliki lima tahapan yang dapat kamu ikuti:

  1. Pertama, kamu riset biaya pendidikan untuk kuliah S2.
  2. Lakukan perhitungan, perencanaan dana pendidikan.
  3. Siapkan proteksi, kalau kamu masih single dan tidak ada yang bergantung pada income kamu, maka tidak perlu asuransi jiwa. Miliki asuransi kesehatan dan penyakit kritis.
  4. Miliki investasi secara rutin.
  5. Lakukan review secara berkala.

 

Semoga penjelasan ini dapat bermanfaat buat kamu. Jangan lupa rencanakan dana pendidikan kamu. Dan akhir kata Make A Plan and Get Your Financial Dreams Come True.

Sampai jumpa di podcast berikutnya.

About the Author:

Avatar
Nurdevi Noviana, S.Kom. memiliki background pendidikan S1 di Ilmu Komputer, Fakultas Matematika & IPA, Institut Pertanian Bogor. Memiliki spesialisasi di bidang digital marketing, khususnya Search Engine Optimization (SEO) dan Search Engine Marketing (SEM).

Leave A Comment