Sebagai nasabah BRI, apakah Anda mengetahui DPLK BRI? Apa saja kegunaan, kelebihan, kekurangan, dan cara mendaftarnya?

Yuk ikuti beberapa update tentang DPLK BRI dalam artikel Finansialku kali ini. Selamat membaca!

 

Pengertian dari DPLK BRI

DPLK BRI merupakan kepanjangan dari Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank BRI. Merujuk pada hal tersebut, DPLK mengandung pengertian sebagai program pensiun yang bersifat investasi.

Adanya DPLK ditujukan untuk orang perseorangan atau individu juga karyawan korporasi. DPLK besutan Bank BRI tidak ditujukan hanya kepada karyawan internal.

Melainkan masyarakat umum pun dapat dilakukan guna mendapatkan fitur layanan yang tersedia.

 

Aspek Penting Seputar DPLK BRI

Membahas mengenai DPLK, tidak cukup hanya mengulas mengenai definisi yang melingkupinya.

Agar kian yakin sekaligus mempertimbangkan secara seksama, di bawah ini telah dirangkum perihal aspek-aspek penting seputar DPLK Bank BRI.

 

Jenis DPLK BRI

Jenis pertama, DPLK pasar uang BRI. Produk DPLK satu ini merupakan produk dana pensiun yang ditempatkan dalam instrumen investasi konservatif. Sebagai contoh, deposito serta SBI atau Sertifikat Bank Indonesia.

Penempatan investasi pada instrumen konservatif memungkinkan Anda mendapatkan keuntungan sebesar 100%. Hal ini lantaran sifat dari instrumen yang low risk.   

Selanjutnya, yaitu DPLK pendapatan tetap. Instrumen investasi yang termasuk didalamnya mengarah kepada sifat yang cenderung moderat dengan risiko menengah.

Sehingga, tidak menutup kemungkinan nasabah dapat mengalami kerugian. Kendati demikian, dibanding instrumen konservatif besar keuntungan dari DPLK pendapatan tetap akan lebih besar.

Jenis DPLK ketiga, yakni DPLK saham. Tugasnya menempatkan dana pada instrumen atau efek saham, memberikan peluang keuntungan yang lebih besar.

Akan tetapi, selaras dengan keuntungan yang besar, begitu pula terhadap risiko yang melingkupinya. Penempatan dana di efek saham sekitar 60% sampai 100%.

Instrumen DPLK Bank BRI ada pula yang berupa DPLK pasar uang syariah. Manakala Anda ingin melakukan investasi rendah risiko berprinsip syariah,  maka instrumen ini adalah jawabannya.

Sementara itu, jenis instrumen yang terakhir adalah DPLK berimbang syariah.

Berprinsip syariah pula, tetapi instrumen ini cenderung agresif dengan penawaran keuntungan lebih besar. Tentu keuntungan sebanding terhadap risiko yang akan dijumpai. 

[Baca Juga: Asuransi Pendidikan BRI: Manfaat, Biaya dan Cara Daftar]

 

Cara Membuka Rekening DPLK Bank BRI

Cara kerja DPLK dimulai dengan pengajuan pendaftaran oleh nasabah dengan membuka rekening. Setelah itu, nasabah yang bersangkutan bisa memperoleh imbal hasil sejalan seperti instrumen investasi yang dipilih.

Pendaftaran ditandai dengan pembukaan rekening DPLK. Terkait proses registrasi, sama sekali tidak sulit. Dokumen yang diperlukan tidak berbeda sebagaimana ketika Anda ingin membuka rekening tabungan pada umumnya.

Kini, registrasi dapat dilaksanakan secara online.

Prosedur registrasi online, diawali dengan membuka link pendaftaran resmi. Anda dapat mengakses laman web resmi melalui link https://eform.bri.co.id/.  Lalu, langsung saja pilih fitur registrasi DPLK.

Akan muncul syarat dan ketentuan yang berlaku, baca seluruhnya kemudian beri checklist sebagai representasi persetujuan.

Isikan data-data selaras seperti yang diminta pada formulir. Ikuti instruksi yang ada hingga pendaftaran dinyatakan berhasil.

[Baca Juga: Tabungan BritAma, Tabungannya Kaum Millenials]

 

Kelebihan

DPLK BRI bukan hanya sekedar instrumen investasi. Melainkan, ada banyak kelebihan yang melingkupinya. Meliputi, nasabah pemilik rekening DPLK dimungkinkan untuk mengajukan pensiun secara 10 tahun lebih cepat.

Sehingga, tidak perlu menunggu hingga usia pensiun normal terlampaui lantaran besarnya keuntungan yang diperoleh dari investasi.

Yang tidak kalah menarik, peserta DPLK dapat melaksanakan perubahan instrumen investasi sekali per tahun. Merujuk pada hal tersebut, Anda dapat menentukan mana instrumen terbaik yang tepat. 

Terkait penarikan iuran, bisa dilangsungkan dengan frekuensi dua kali per tahun. Hasil dari investasi bersifat bebas pajak. Manfaat pensiun dapat dibayarkan secara bulanan kepada pihak peserta maupun ahli waris yang bersangkutan.

Informasi Lengkap Terbaru Mengenai DPLK BRI - 02 - Finansialku

Sumber: kontan.co.id – https://bit.ly/3hS8wQz

 

Kekurangan

Mengingat instrumen investasi DPLK BRI tidak hanya satu, memungkinkan peserta secara leluasa memilih dari yang bersifat high risk sampai low risk.

Apalagi dengan tersebarnya kantor cabang Bank BRI di seluruh penjuru negara, memungkinkan akses yang mudah terhadap DPLK untuk masyarakat Indonesia.

Namun, terkait produk investasi high risk hanya tersedia satu jenis, yakni DPLK saham. Dalam instrumen ini pun dana tidak langsung diletakkan dalam efek saham.

Melainkan, dana ditempatkan pada reksadana saham. Sehingga, keuntungan yang bisa diperoleh pun cenderung lebih kecil dibandingkan saat investasi dilakukan pada instrumen yang benar-benar high risk.

Akan tetapi, hal ini memunculkan implikasi positif pula. Yaitu, Anda tidak perlu menanggung risiko super besar.

 

Simulasi Perhitungan

Simulasi perhitungan DPLK Bank BRI, misal besar setoran awal Rp 14,6 juta. Besar kenaikan iuran per tahun 22% dengan iuran per bulan Rp 1 juta. Usia saat ini 33 tahun sedangkan usia pensiun 60 tahun.

Paket investasi yang dipilih merupakan paket konvensional. Penempatan dana dalam pasar uang sebesar 50% serta pendapatan tetap juga 50%.

Berdasarkan simulasi tersebut, maka besar manfaat pensiun yang bisa diperoleh sebelum pajak sebesar Rp 17.406.995.244,20.

Adapun pajak pensiun sebesar Rp 867.849.762,21. Sehingga besar manfaat pensiun setelah pajak menjadi Rp 16.539.145.481,99. Simulasi lengkap seputar DPLK Bank BRI dapat dikakukan melalui https://bri.co.id/simulasi-investasi-dplk.

[Baca Juga: Berapa Bunga Deposito BRI? Inilah Perhitungannya]

 

Prosedur Pencairan

Cara pencairan DPLK sama sekali tidak rumit. Nasabah peserta hanya perlu mendatangi kantor cabang BRI ketika jatuh tempo. Peserta yang bersangkutan diharuskan membawa dokumen-dokumen guna pencairan dana.

Meliputi, KTP, NPWP, tanda peserta, buku tabungan, serta SK pensiun atau surat PHK dari perusahaan, juga surat pengantar atau keterangan dari perusahaan.

 

Cara Cek Saldo

Usai melakukan registrasi dan menjadi peserta DPLK Bank BRI, cek saldo dapat dilakukan melalui beberapa pilihan. Diantaranya, lewat website resmi BRI, mobile banking, serta dengan mendatangi kantor cabang secara langsung.

 

Solusi Jika DPLK BRI Tidak Cair

DPLK BRI dapat dicairkan secara mudah ketika sudah jatuh tempo di kantor cabang BRI.

Manakala terdapat keluhan perihal proses pencairan atau ada masalah terhadap saldo, Anda dapat menghubungi layanan hotline informasi dan pengaduan peserta.

Anda dapat menghubungi nomor DPLK BRI Call Center 08041000500. Bisa juga ke email di dplk@bri.co.id.

Dengan menghubunginya, Anda bisa mengetahui alasan DPLK tidak cair lantaran alasan tidak cairnya DPLK mungkin berbeda antar peserta. 

Mengingat DPLK ini bersifat investasi, tidak ada salahnya Sobat Finansialku mempertimbangkannya. Tapi perlu diingat Sobat Finansialku, apapun instrumen investasi yang Anda pilih, Anda harus memahami betul seluruh seluk beluknya.

Jangan sampai Anda hanya ikut-ikutan trend investasi saja. Seperti misalnya investasi saham, Anda harus memahami seluk beluknya sebelum benar-benar terjun dalam dunia investasi saham.

Untuk itu, ada baiknya Anda mendengarkan audiobook Finansialku di bawah ini. Agar segala keputusan yang Anda ambil tidak salah langkah.

banner_jangan_asal,_ketahui_ini_dulu_sebelum_investasi_saham

 

Tentunya artikel di atas sangat bermanfaat bagi Anda yang ingin memanfaatkan fitur dan layanannya. Ayo share informasi penting ini pada sesama nasabah BRI lainnya, terima kasih.

 

Editor: Maria Christianti

Sumber Referensi:

  • Admin. DPLK. Bri.co.id – https://bit.ly/3EBTx6U
  • Yuni Astutik. 22 Januari 2020. Dari Petani hingga Pedagang Bisa Ikut program DPLK BRI. Cnbindonesia.com – https://bit.ly/3zsHepN

 

Sumber Gambar:

  • Cover – https://bit.ly/2Zn1EnX