Saham emiten emas kurang diminati di Q1 2021. Jadi katalis positif, bagaimana prospek MDKA dengan dibukanya kesempatan ekspor mineral mentah?

 

Analisis Fundamental

Merdeka Copper Gold memberlakuan protokol kesehataan berkenaan dengan pencegahan penularan selama COVID-19.

Keselamatan, atau safety, adalah salah satu dari nilai-nilai (values) yang dijunjung tinggi. Nilai-nilai ini dihimpun dalam akronim GReAtnESs, yang kepanjangannya adalah Growth (Pertumbuhan), Respect (Sikap Hormat), Accountability (Akuntabilitas), Excellence (Keunggulan), dan Safety (Keselamatan). Nilai-nilai inilah yang memandu Merdeka mengarungi 2020 yang penuh tantangan.

Merdeka copper yang beroperasi sejak 5 September 2012 dengan bisnis Perdagangan, Pertambangan, Jasa Pertambangan, Jasa Konsultasi Manajemen Kegunaan emas dalam berbagai aplikasi industri menjadi faktor penting lain mengapa permintaan akan emas tidak akan surut.

Sementara dunia kian melangkah ke era robotisasi dan kecerdasan buatan, permintaan akan emas bahkan terus melipat ganda.

Produksi emas MDKA dari Tambang Tujuh Bukit di Banyuwangi terus berlanjut sesuai rencana usia tambang (life-of-mine – LOM).

Proses penambangan diatur sedemikian rupa untuk menggali bijih ore berkandungan (grade) tertinggi secara konsisten selama tiga tahun pertama usia tambang.

Izin Ekspor Mineral Mentah Kembali Dibuka, Ini Prospek Bisnis MDKA (PT MerGold Price Historical Data

Gold Price Historical Data

 

Hubungan dagang AS-Cina yang tegang, maraknya aksi demonstrasi anti pemerintahan di Eropa hingga Timur Tengah, Asia dan Amerika Latin, serta merebaknya virus korona baru sejak bulan Desember 2019. 

Setiap kali dunia dicekam oleh ketidakpastian, emas dipandang sebagai tempat berlabuh yang aman dan sebagai alat penyimpan nilai – a store of value. Hal ini membuat emas diburu sepanjang tahun 2019, sehingga harganya pun meningkat.

Harga emas kembali mendapat sinyal cerah setelah kepastian stimulus mengemuka di Amerika Serikat. Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk. berpotensi masuk dalam daftar saham lapis kedua. Ini karena emas adalah komoditas yang menonjol dan bisa menjadi penyelamat di tengah risiko resesi Amerika Serikat. Saham melampaui target yang saat ini ada level Rp2300 akhir 2020.

11 Februari 2021, MDKA melakukan joint venture agreement (JVA) untuk pembentukan perusahaan patungan pengolahan mineral itu dengan modal awal US$ 90 juta.

Manajemen memperkirakan dengan mengembangkan Proyek AIM itu, perseroan kemungkinan dapat memperoleh pendapatan sekitar US$ 200 per ton.

Adapun, MDKA memperkirakan all in sustaining cost (AISC) tembaga pada tahun ini sebesar US$ 2,1 per pon hingga US$ 2,6 per pon, jauh lebih rendah dibandingkan dengan AISC tahun lalu sebesar US$ 4,62 per pon.

Sementara itu, volume penjualan tembaga MDKA sepanjang 2020, mencapai 5.472 ton, turun 67,4 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Di sisi lain, MDKA menargetkan produksi emas pada tahun ini sebanyak 100.000 hingga 120.000 ons dengan AISC sekitar US$ 825 hingga US$ 900 per ons.

Target itu lebih rendah daripada total produksi 2020 sebesar 157.175 ons dengan AISC US$ 669 per ons dan cash cost rata-rata US$ 398 per ons.

Sementara itu, volume penjualan emas MDKA pada 2020 sebesar 162.847 ons, turun 26,9 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

 

Analisis Teknikal PT MDKA Tbk.

Pada Senin, 29 Maret 2021 tren Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dihadapkan pada kecenderungan penguatan 0,30% setelah mengalami penurunan dari beberapa sektor di minggu lalu.

Teknikal MDKA

MDKA pada perdagangan sesi I hari ini ditutup menguat 0,8% ke level 2350.

Jika melihat histori pergerakan saham MDKA selama ytd minus 3,7%, selama 3 bulan terakhir minus 8,9%. Selama seminggu ini harga MDKA menngalami koreksi 2,9%.

Dari signal MACD yang berada di bawah garis nol dengan sinyal sell yang kuat di perdagangan minggu lalu, seiring respon positif dari kembali dibukanya ekspor mineral belum mampu membuat investor yakin terlihat dari aksi jual selama akhir Maret 2021.

Walaupun ada sentimen vaksin, ternyata hal tersebut membuat pasar saham pada 2021 diperkirakan bergerak ke tahapan skeptisisme.

Indikator Stochastic menunjukkan oversold, MDKA saat ini berada dibawah Moving Average. Untuk indikator EMA (20), EMA (50) dan EMA (100) membentuk pola bullish selama 3 bulan terakhir.

MDKA mengalami bullish di akhir April 2020, yang membuka peluang kenaikan harga saham hingga harga tertingginya di 2900.

Prediksi IHSG yang cenderung akan bergerak terbatas di level 6000 dalam short-term, potensi MDKA tidak terlalu menarik terlebih jika anda berinvestasi untuk long-term, potensi rebound ada namun harus siap menerima potensi loss yang bisa saja terjadi.

 

Online course value investing fundamental banner

 

Outlook PT MDKA Tbk.

PT MDKA Tbk. menjadi salah satu emiten yang diuntungkan dari pelonggaran kebijakan pemerintah yang kembali membuka izin ekspor untuk mineral mentah, termasuk tembaga.

Harga tembaga terus menanjak ditambah kebijakan pemerintah membuat kinerja MDKA semakin positif.

Tahun ini MDKA memiliki target produksi lebih tinggi daripada realisasi produksi 2020.

Berdasarkan laporan kuartalan perseroan, emiten menargetkan volume produksi tembaga pada 2021 sebesar 14.000 hingga 17.000 ton.

Target itu jauh lebih tinggi daripada realisasi produksi tembaga tahun lalu yang hanya sebesar 5.377 ton. Harga tembaga dalam beberapa sesi terakhir tengah menguat

Macquarie Capital Limited menjadi pihak pembeli dari aksi private placement MDKA. Macquarie membeli saham MDKA dengan harga pelaksanaan Rp 2.420 per saham, sehingga lembaga keuangan itu merogoh kocek sekitar Rp 2,43 triliun.

Izin Ekspor Mineral Mentah Kembali Dibuka, Ini Prospek Bisnis MDKA (PT Merdeka Copper Gold Tbk.) 02

[Baca Juga: Prospek Emas dan Bisnis PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA)]

 

Dana yang diperoleh perseroan melalui pelaksanaan PMTHMETD akan dipergunakan oleh perseroan dan/atau anak perusahaan untuk keperluan belanja modal dan/atau kebutuhan modal kerja perseroan dan/atau anak perusahaan.

Emiten pertambangan emas PT Merdeka Copper Gold Tbk. terus mencari celah untuk melakukan ekspansi bisnis. Kali ini, lewat pembentukan perusahaan patungan yang akan memproses bijih pirit.

Untuk Mendirikan perusahaan patungan proyek Acid Iron Metal (AIM) perusahaan patungan pengolahan mineral tersebut dengan modal awal US$ 90 Juta. 

Proyek AIM ini memiliki nilai valuasi yang cukup besar terhadap perhitungan harga wajar MDKA.

Perseroan kemungkinan bisa memperoleh pendapatan sekitar US$ 200/ton.

Perseroan merupakan pemain yang cukup cemerlang di segmen komoditas emas walaupun termasuk perusahaan baru jika dibandingkan dengan ANTM.

Ketakutan pasar yang terjadi pada semester pertama tahun 2020 sepertinya membawa berkah untuk perusahaan pertambangan emas terlihat dari melonjaknya harga saham MDKA.

Namun, diakhir tahun berbagai sentimen positif dari market membuat saham komoditas cenderung bullish dan beberapa kali koreksi tipis, kehadiran vaksin Covid-19 disebut-sebut malah meredupkan kilau komoditas logam mulia.

Naiknya harga saham MDKA merupakan cerminan bahwa pelaku pasar masih sangat optimis dengan harga komoditas emas.

Hal ini merupakan respon dari ketidakpastian kondisi perekonomian global saat ini.

 

Kesimpulan

Fluktuasi harga emas yang terjadi sepanjang tahun berjalan 2021 belum menjadi ancaman terhadap kinerja perseroan, seiring dengan harganya yang masih dalam batas aman perseroan. secara short-term harga MDKA masih akan sideways.

Kekuatan Asing tidak dominan pada MDKA, market share MDKA adalah Indonesia. Tapi ketika asing masih terus akumulasi, ini menjadi harapan bahwa harga masih bisa terus bergerak naik.

Untuk GCG sentimen kurang baik karena pemegang saham mayoritas adalah masyarakat, Saratoga dan perusahaan lainnya.

Emiten masih memiliki tantangan jika menyangkut bisnis siklikal dan komoditas seperti gold. Namun historikal dari harga gold sebagai aset safe haven, emas juga mampu menjadi instrumen penyimpan nilai atau store of value karena tidak dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga dan kebijakan moneter yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Ini berbanding terbalik dengan portofolio berupa saham dan obligasi. Peluang bisnis MDKA bisa akan semakin menarik saat dunia sedang tidak stabil dan keadaan pandemi semakin buruk, dan akan cenderung turun peminat saat perekonomian dan kebijakan mulai longgar terkait pandemi Covid19, juga sesuai dengan permintaan market global dan nasional.

Jika anda investor atau trader yang menginginkan capital gain atau dividen dalam waktu pendek, maka saham MDKA bukan pilihan yang bagus.

Harga saham yang cenderung mengalami koreksi-sideways selama Q1 2021, walau ada prospek cukup bagus di tahun 2021, laporan keuangan Q3 2020 belum melebihi ekspektasi, dari sisi Aset mengalami kenaikan tipis, Liabilitas berhasil ditekan 11,22%, namun pendapatan usaha mengalami koreksi, sehingga laba periode berjalan Q3 2020 tidak sebaik Q3 2019.

 

Disclaimer on: Penyebutan nama saham tidak bermaksud memberikan opsi buy/sell atau pun rekomendasi untuk saham tertentu. Artikel menunjukkan fakta dan analisa dari penulis berdasarkan laporan keuangan dan diambil dari sumber dianggap terpercaya. Data dapat berubah tergantung kondisi. Seluruh tulisan dan tanggapan adalah opini pribadi.

 

Itulah kabar teranyar dari emiten MDKA yang bisa membantu pertimbangan investasi Anda. Punya pertanyaan? Anda bisa tanyakan dalam kolom komentar.

Anda juga bisa bergabung dalam grup komunitas belajar saham Finansialku untuk info terbaru dan diskusi mengenai saham dengan praktisi dan pakarnya.

komunitas saham

 

Sumber Referensi:

  • Aplikasi IPOTGO
  • Annual Report PT MDKA (MDKA) (www.idx.co.id)
  • bisnis.com
  • Mirae Asset Sekuritas

 

Sumber Gambar:

  • Aplikasi ChartNexus
  • www.gold.org
  • Consolidated Financial Statements PT MDKA (MDKA), September 2020
  • https://bit.ly/3m1SzI7
  • https://bit.ly/3ryvHkT