Berita baru dari Jiwasraya yang lagi-lagi datang dengan janji manis buat nasabah yang berisik minta klaim untuk segera dilunasi.  

Simak berita lengkapnya di artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Janji Cicil Mulai Maret Tahun Ini

Jiwasraya datang dengan janji terbarunya. Janji ini langsung diungkapkan oleh Erick Thohir, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berjanji bahwa tunggakan klaim atas produk saving plan asuransi milik negara itu bisa dibayar mulai akhir Maret 2020.

Dilansir dari laman cnnindonesia.com, janji itu dipaparkan oleh Erick langsung di depan anggota Panitia Kerja (Panja) Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Rabu (29/01) kemarin.

“Kita akan berupaya selesaikan mulai pembayaran awal di Akhir maret, tapi kalau memang bisa lebih cepat kita coba lakukan.” Tutur Erick seperti yang dilansir dari laman kompas.com, Rabu (29/01).

Pada kesempatan lain, dilansir dari laman nasional.kompas.com, Kamis (30/01) kemarin, salah satu anggota Panitia Kerja Jiwasraya Komisi VI DPR Nasim Khan meminta pemerintah untuk menyelesaikan kasus gagal bayar asuransi berpelat merah ini.

Kasus Jiwasraya BPK Akan Periksa OJK dan BEI 01

[Baca Juga: Tambah Lagi, Benny Catut Dua Nama Saksi Jiwasraya]

 

Dia berharap bahwa pemerintah bisa mulai mencicil klaim nasabah Jiwasraya mulai Februari 2020, yang mana lebih cepat satu bulan daripada janji yang dilontarkan Erick sebelumnya.

Selain itu, Nasrim juga berharap kalau pemerintah bisa menyelesaikan pembayaran cicilan itu Februari 2021 mendatang.

“Mestinya satu tahun selesai ini. Maka kami minta sesegera mungkin dimulai. Akhir Februari ini sudah mulai dicicil.” Kata Nasim seperti dikutip dari laman kompas.com, Kamis (30/01).

Sri Mulyani Usut Perkara Defisit 32 T Asuransi Jiwasraya 02

[Baca Juga: Begini Kelanjutan ‘Drama’ Jiwasraya yang Belum Usai]

 

Hingga saat ini, melansir dari laman cnnindonesia.com, keuangan Jiwasraya hingga akhir tahun lalu tercatat masih minus. Ekuitasnya negatif sebesar Rp23,92 triliun.

Dikatakan, hal ini terjadi disebabkan karena liabilitas perusahaan yang mencapai Rp49,6 triliun, sedangkan aset yang dimiliki hanya Rp25,68 triliun.

Erick, pada Kamis (30/01) kemarin, dilansir dari laman kompas.com membeberkan dua cara yang akan dilakukan dalam upaya melunasi tunggakan kepada konsumen ini. Cara pertama yaitu dengan membentuk holding BUMN asuransi.

Dikutip dari laman kompas.com, pembuatan holding asuransi ini diharapkan dapat meningkatkan tata kelola asuransi baik, terutama terkait pengelolaan investasi, perhitungan actuarial product, fungsi compliance, dan risk management yang sempat terabaikan.

Sedangkan cara kedua yang akan dilakukan adalah melakukan pemulihan aset Jiwasraya. Hingga saat ini, persoalan pemulihan aset tersebut sedang ditangani oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.

 

GRATISSS Download!!! Ebook Asuransi Kesehatan Bisa Menyelamatkan Hidup

Mockup Ebook Studi Kasus Asuransi Kesehatan

Download Ebook Sekarang

 

Megaskandal Jiwasraya ini memang sudah banyak menyita emosi dan air mata dari banyak pihak. Dengan datangnya solusi yang mulai dirancang oleh Menteri BUMN, Finansialku berharap hal itu dapat terealisasi dengan baik.

Bagaimana menurut Anda soal rencana Menteri BUMN di atas? Tinggalkan jejak Anda di kolom komentar, ya!

 

Sumber Referensi:

  • Tsarani Maharani. 30 Januari 2020. Anggota Panja Jiwasraya Minta Pemerintah Selesaikan Pembayaran Klaim Nasabah dalam 1 Tahun. Nasional.kompas.com – http://bit.ly/2uQOrVa
  • Dinda Audriene. 30 Januari 2020. Menakar Janji Manis Erick Thohir Bayar Utang Klaim Jiwasraya. com – http://bit.ly/2RHRQP6

 

Sumber Gambar:

  • Jiwasraya – http://bit.ly/2GH9Hzk