Tahukah Anda, apa saja yang perlu diperhatikan, sebelum deal dalam transaksi jual beli rumah? Selain Akta, perhatikan ini juga ya…

Untuk Anda yang belum tahu, hal penting apa saja yang harus diperhatikan saat transaksi yang satu ini? Finansialku siap membantu Anda menemukan jawabannya!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

6 Hal Penting saat Jual Beli Rumah

Bagi seseorang yang belum berkecimpung di dunia jual beli rumah, tentunya kegiatan yang satu ini terkesan berbahaya. Contohnya saja sebagai seorang pembeli pasti bertanya-tanya:

  • Bagaimana jika kita tertipu?
  • Bagaimana jika ternyata nilai bangunannya lebih rendah dari yang kita bayarkan?
  • Bagaimana jika ternyata rumah bekas TKP atau sengketa?

 

Tentu tidak mudah berjual beli rumah terutama untuk pertama kalinya. Untuk itulah Finansialku disini siap membantu Anda mempersiapkan beberapa hal sebelum berjual beli rumah. Jadi Anda bisa mengecek beberapa hal berikut sebelum mengambil keputusan:

 

#1 Cek Lokasi dan Kondisi Rumah

Saat berjual beli rumah, yang terpenting adalah mengecek lokasi dan kondisi rumah.

Apa mau beli rumah yang berada di kawasan banjir? Atau mungkin rumah berada di dekat SUTET (Sambungan Ekstra Tegangan Tinggi)? Saat membeli rumah, pertimbangkan lokasinya dan kondisinya dalam berbagai situasi.

Jangan Salah! Pahami 7 Cara Mendapatkan Info Rumah Subsidi 5

[Baca Juga: Konsultasi: Ingin Membeli Rumah dengan KPR Sekaligus Membuat Bisnis, Apakah Mungkin?]

 

Sebagai contoh, selalu cek dekat tidaknya rumah tersebut dengan SUTET. Mengapa? Karena rumah dekat SUTET biasanya sulit untuk dijual kembali.

Hal ini disebabkan anggapan bahwa SUTET memiliki risiko untuk kesehatan mereka yang berada di dekatnya, dan juga besar risiko saat terjadi bencana alam (Misal: SUTET roboh atau konslet).

Untuk masalah banjir, sudah pasti tidak ada orang yang ingin tinggal di kawasan rawan banjir, jadi penting untuk selalu memastikan lokasi rumah bebas banjir. Selain 2 hal di atas, masih banyak juga yang perlu Anda perhatikan saat memilih lokasi rumah. Misalnya saja:

  • Tidak berada di dekat pemakaman
  • Tidak terletak di gang kecil
  • Tidak pernah menjadi lokasi kejadian perkara
  • Terletak di lokasi yang strategi dan mudah dijual

5+ Keuntungan Membeli Rumah Bekas yang Bisa Anda Dapatkan 01

[Baca Juga: Mengenal KPR Rumah dan Bunga KPR di Indonesia Serta Informasi Mengenai Kredit Pemilikan Rumah]

 

Setelah mengecek lokasi, cek juga kondisi rumah atau bangunan (jika ada), terutama 3 hal berikut:

  • Atap: Pemeriksaan secara langsung dapat dilakukan tanpa perlu naik ke atap, bisa dengan berjalan mengelilingi rumah itu. Sebaiknya cek saat turun hujan untuk mengetahui letak-letak kebocoran.
  • Fondasi: Selalu cek seluruh fondasi bangunan, kelilingi bagian luar bangunan serta bagian-bagian tersembunyi seperti basement. Cek tiang-tiang penyangganya juga apakah masih kuat atau sudah mulai rapuh.

  • Kusen: Hal ketiga yang perlu kamu cek adalah kondisi kusen pintu dan jendela. Apabila terbuat dari kayu, besar kemungkinan kusen sudah rapuh atau terserang rayap.

 

Setelah mengecek kondisi bangunan, kamu bisa menegosiasikan harga rumah dengan lebih baik lagi.

 

#2 Pemeriksaan Sertifikat Rumah

Saat proses jual beli akan dimulai, umumnya dilakukan pemeriksaan sertifikat hak atas tanah oleh PPAT. Pemeriksaan dilakukan untuk mencocokkan data antara sertifikat dengan Buku Tanah di kantor Pertanahan.

Memastikan bahwa tanah tersebut tidak terlibat dalam sengketa hukum, tidak sedang dijaminkan, dan tidak dalam penyitaan.

PPAT juga memeriksa Pajak Bumi dan Bangunan atau PBB. PPAT juga melakukan pemeriksaan pada Surat Tanda Terima Setoran PBB atau STTS PBB untuk memastikan bahwa tanah tersebut tidak menunggak pembayaran PBB.

 

#3 Mempersiapkan Dokumen Jual Beli

Setelah memastikan lokasi dan kondisi rumah baik, selanjutnya Anda harus mempersiapkan kelengkapan dokumen rumah tersebut. Untuk berjual beli rumah, kedua belah pihak (penjual dan pembeli) perlu mempersiapkan beberapa dokumen umum berikut ini:

 

Pihak penjual

  • Fotokopi KTP (apabila sudah menikah maka fotokopi KTP Suami dan Istri);
  • Kartu Keluarga (KK);
  • Surat Nikah (jika sudah nikah);
  • Asli Sertifikat Hak Atas Tanah yang akan dijual meliputi (Sertifikat Hak Milik, Sertifikat Hak Guna Bangunan, Sertifikat Hak Guna Usaha, Sertifikat Hak Milik atas Satuan Rumah Susun). Selain 4 jenis sertifikat tersebut, bukan Akta PPAT yang digunakan, melainkan Akta Notaris;
  • Bukti Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 5 tahun terakhir;
  • NPWP;

  • Fotokopi Surat Keterangan WNI atau ganti nama, bila ada untuk WNI keturunan;
  • Surat bukti persetujuan suami istri (bagi yang sudah berkeluarga);
  • Jika suami/istri penjual sudah meninggal maka yang harus dibawa adalah akta kematian;
  • Jika suami istri telah bercerai, yang harus dibawa adalah Surat Penetapan dan Akta Pembagian Harta Bersama yang menyatakan tanah/bangunan adalah hak dari penjual dari pengadilan.

 

Pihak Pembeli

  • Fotokopi KTP (apabila sudah menikah maka fotokopi KTP suami dan Istri);
  • Kartu Keluarga (KK);
  • Surat Nikah (jika sudah nikah)

 

Beli Rumah dengan Aplikasi Finansialku

Jadi sudah mantap mau beli rumah? Sudah menemukan rumah idaman? Yuk kini mulai simulasikan pembiayaannya. Jika Anda mau beli rumah secara kredit, Anda bisa melihat simulasi kreditnya untuk bayangan bagaimana pembiayaannya.

Aplikasi Finansialku memiliki fitur simulasi kredit properti yang dapat Anda gunakan untuk kredit apapun. Misalnya Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan lain-lain.

Dengan demikian, Anda akan terbantu dalam melakukan simulasi kredit dengan mudah dan praktis.

Mengapa tidak Anda menggunakan Aplikasi Finansialku? Dan lagi, dengan Finansialku, Anda dapat konsultasi keuangan bersama pakarnya. Hanya dengan klik link di bawah ini, untuk Anda mulai menginstalnya di Play Store atau ios.

playstore icon
appstore icon

 

Apakah Anda memiliki pertanyaan mengenai  6 hal yang perlu dipersiapkan sebelum deal jual beli rumah? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

SELANJUTNYA >>>