PT Kalbe Farma Tbk. akan membagikan bagikan dividen tunai sebesar Rp 1,3 triliun atau sebesar Rp 28 per saham.

Ketahui lebih lanjut yuk dalam artikel Finansialku berikut.

 

Kalbe Farma Bagikan Dividen Tunai

PT Kalbe Farma Tbk. membagikan dividen tunai sebesar Rp 1,3 triliun atau sebesar Rp 28 per saham.

Pembagian dividen itu diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Kalbe Farma Tbk yang digelar, Kamis (27/05).

Baca Juga: Saham Farmasi Naik Signifikan Pasca Pandemi

Direktur Keuangan PT Kalbe Farma Tbk., Bernadus Karmin Winata mengatakan, sesuai dengan peraturan pasar modal yang berlaku, pembayaran dividen akan dilakukan dalam waktu selambat-lambatnya 30 hari setelah pengumuman hasil RUPST dengan jadwal dan tata cara yang akan segera diumumkan.

“Maksimal sebulan setelah hari ini akan dibagikan lagi dividen sebesar Rp 28 per saham,” ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, mengutip dari laman Swa.co.id.

Adapun dividen interim sebesar Rp 281,3 miliar telah dibagikan kepada pemegang saham pada tanggal 18 Desember 2020 atau sebesar Rp 6 per saham, sehingga total pembagian dividen final adalah sebesar Rp 1,6 triliun.

Jika Sobat Finansialku berpikir untuk mendapatkan keuntungan dari dividen, kamu bisa coba dengarkan audiobook berikut ini, supaya harapan kamu dapat keuntungan dari dividen bisa terwujud nyata.

Karena ternyata, tidak semua perusahaan bisa kasih kamu keuntungan dari dividen.

banner -laporan keuangan dan manfaat bagi investor

 

Untuk diketahui, keputusan pembagian dividen tersebut tidak terlepas dari kinerja perusahaan sepanjang tahun 2020. Mengutip laporan keuangannya, emiten berkode KLBF itu masih mampu bertumbuh di tengah pandemi Covid-19.

Baca juga: Pengertian Laporan Keuangan Perusahaan Beserta Contohnya

Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk dibukukan Rp 2,73 triliun atau naik 8,76% year on year (yoy). Sementara, pendapatan bersih KLBF meningkat 2,17% yoy menjadi Rp 23,12 triliun.

Di tahun 2021, perseroan tetap optimistis akan potensi pertumbuhan dan memproyeksikan peningkatan penjualan dan laba bersih sebesar 5-6%.

Sementara itu, dana belanja modal dianggarkan sebesar Rp1 trilliun untuk meningkatkan kapasitas produksi dan jaringan distribusi perseroan. Anggaran belanja juga akan digunakan untuk pemeliharaan dan penyelesaian proyek tahun sebelumnya.

Dengan mempertimbangkan arus kas dan kebutuhan dana operasional maupun investasi, perseroan akan berupaya mempertahankan kebijakan untuk membagikan dividen sekitar 45-55% dari laba bersih.

Baca juga: Kisah Sukses Boenjamin Setiawan Pendiri Kalbe Farma

 

Direktur Utama Kalbe Farma Vidjongtius menjelaskan dalam rangka mengurangi dampak Covid-19, Kalbe akan terus berinovasi dalam menyediakan produk obat, vitamin, suplemen, alat kesehatan, tes laboratorium, tes diagnostika, uji klinis vaksin dan produk herbal untuk masyarakat.

Selain itu, Farma bilang Kalbe akan terus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk internal maupun eksternal serta melakukan edukasi kepada pasar melalui berbagai channel.

Selain menyepakati pembagian dividen, RUPST juga menyetujui bergabungnya Mulialie dan Jos Iwan Atmadjaja sebagai direktur perseroan menggantikan Bujung Nugroho dan Djonny Hartono Tjahyadi.

Dengan demikian, berikut susunan dewan komisaris dan direksi PT Kalbe Farma Tbk.:

 

Dewan Komisaris

  • Presiden Komisaris: Bernadette Ruth Irawati Setiady
  • Komisaris: Santoso Oen
  • Komisaris: Ferdinand Aryanto
  • Komisaris: Ronny Hadiana
  • Komisaris Independen: Lucky Surjadi Slamet
  • Komisaris Independen: Lilis Halim
  • Komisaris Independe: Adi Harsono

 

Direksi

  • Presiden Direktur: Vidjongtius
  • Direktur: Bernadus Karmin Winata
  • Direktur: Sie Djohan
  • Direktur: Mulialie
  • Direktur: Jos Iwan Atmadjaja

 

Pengangkatan anggota direksi dan anggota dewan komisaris di atas berlaku untuk masa jabatan sampai tahun 2023.

 

Bagaimana menurutmu, Sobat Finansialku tentang artikel di atas? Kamu bisa berbagi pendapat lewat kolom komentar di bawah ini.

Bagikan informasi ini lewat berbagai platform yang tersedia, kepada kawan atau sanak-saudara mu, agar mereka juga tahu apa yang kamu ketahui.

 

Editor: Ari A. Santosa

 

Sumber Referensi:

  • Vina Anggita. 27 Mei 2021. Kalbe Farma Tebar Dividen Rp 1,3 Triliun. Swa.co.id – https://bit.ly/3wFJVU0
  • Elsa Catriana. 27 Mei 2021. Kalbe Bagikan Dividen Sebesar Rp1,3 Triliun. Kompas.com – https://bit.ly/3uqbfUB
  • Kenia Intan. 28 Mei 2021. Kalbe Farma (KLBF) bakal bagi-bagi dividen Rp 28 per saham. Kontan.co.id – https://bit.ly/3yHjoHz

 

Sumber Gambar:

  • https://bit.ly/3usMKpO