Pernah mendengar IQ Keuangan? Sedikit terdengar nyeleneh tapi benar lo. Apa itu IQ Keuangan? IQ Keuangan adalah nilai dari kecerdasan keuangan atau financial quotient (FQ). Kecerdasan keuangan adalah kemampuan seseorang untuk mengurus atau mengatur keuangan pribadi dan/atau keuangan keluarganya. Berapa besar nilai IQ Keuangan Anda?

College_Grad_Back_MI-resize-380x300

5 IQ Keuangan

Menurut Kecerdasan keuangan memiliki banyak versi, salah satu versi yang akan disharingkan oleh Finansialku adalah kecerdasan keuangan versi Robert T. Kiyosaki. Apa bedanya IQ Keuangan dengan kecerdasan keuangan? Menurut Beliau IQ keuangan adalah ukuran untuk mengukur kecerdasan keuangan seseorang. terdapat 5 jenis kecerdasan keuangan. Apa sajakah IQ keuangan tersebut? Berikut ini penjelasan singkat mengenai 5 IQ keuangan.

 

IQ Keuangan 1 Menghasilkan Lebih Banyak Uang

Orang yang mampu menghasilkan uang atau pendapatan yang lebih banyak memiliki IQ keuangan 1 yang lebih tinggi. Sama-sama baru lulus kuliah Bapak A mampu menghasilkan pendapatan Rp 5.000.000 per bulan sedangkan Bapak B mampu menghasilkan pendapatan Rp 6.500.000 per bulan,

Pertanyaan 1: Mana IQ Keuangan 1 yang lebih tinggi Bapak A atau Bapak B?

man-orange
Bapak A
VERSUS man-blueBapak B
Pendapatan Rp 5.000.000 / bulan. Pendapatan Rp 6.500.000 / bulan.

Jawaban 1: Bapak B memiliki IQ keuangan 1 yang lebih tinggi dibandingkan Bapak A.

 

IQ Keuangan 2 Melindungi Uang Kita

Menurut Robert T. Kiyosaki IQ Keuangan ke 2 ini adalah kemapuan seseorang untuk menghindari predaptor dari uang kita, yaitu pajak. Orang yang mampu mengefisiensikan pajaknya lebih baik maka orang tersebut memiliki IQ keuangan 2 yang lebih tinggi. Mengefisiensikan keuangan tidak sama dengan menghindar pajak. Mengefisiensikan pajak artinya membayar pajak sesuai dengan aturan yang berlaku sesuai aturan pemerintah.

Pertanyaan 2: Mana IQ Keuangan 2 yang lebih tinggi Bapak A atau Bapak B?

man-orangeBapak A VERSUS man-blueBapak B

Pendapatan Rp 100.000.000 / tahun.

Pajak yang dibayarkan Rp 10.000.000 / tahun.

Pendapatan Rp 100.000.000 / tahun.

Pajak yang dibayarkan Rp 15.000.000 / tahun.

Jawaban 2: Bapak A memiliki IQ keuangan 2 yang lebih tinggi dibandingkan Bapak B.

 

IQ Keuangan 3 Menganggarkan Uang Kita

IQ Keuangan 3 ini berhubungan dengan kemampuan seseorang untuk menganggarkan uang mereka untuk sesuatu investasi atau pendapatan pasif. Semakin tinggi kemampuan seseorang untuk menganggarkan uangnya dalam investasi atau pendapatan pasif maka orang tersebut IQ keuangan 3 nya lebih tinggi.

Pertanyaan 3: Mana IQ Keuangan 3 yang lebih tinggi Bapak A atau Bapak B?

man-orangeBapak A VERSUS man-blueBapak B

Pendapatan Rp 5.000.000 / bulan

Tabungan dan investasi Rp 1.500.000 / bulan.

Pendapatan Rp 5.000.000 / bulan.

Tabungan dan investasi Rp 2.000.000 / bulan.

Jawaban 3: Bapak B memiliki IQ keuangan 3 yang lebih tinggi dibandingkan Bapak A.

 

IQ Keuangan 4 Mengenakan Leverage Uang Kita

Leverage atau daya ungkit adalah kemampuan untuk memanfaatkan atau menunjang investasi. Seseorang yang mampu menghasilkan tingkat pengembalian yang tinggi (dengan risiko yang sama) memiliki IQ Keuangan 4 yang tinggi.

Pertanyaan 4: Mana IQ Keuangan 4 yang lebih tinggi Bapak A atau Bapak B?

man-orangeBapak A VERSUS man-blueBapak B

Tabungan dan investasi Rp 1.500.000 / bulan.

Tingkat pengembalian / leverage 3% per bulan.

Tabungan dan investasi Rp 2.000.000 / bulan.

Tingkat pengembalian / leverage 1% per bulan.

Jawaban 4: Bapak A memiliki IQ keuangan 4 yang lebih tinggi dibandingkan Bapak B.

Banyak tenaga penjual yang mengatakan High Risk High Return, Low Risk Low Return, menurut Anda apakah hal ini benar? Menurut Finansialku hal itu benar tetapi belum komplit. Seperti ilmu probabilitas dalam statistik apabila ada dua variabel (risk dan return), yang masing-masing memiliki dua tingkatan (high dan low) maka aka nada 4 kemungkinan hasil, yaitu:

  1. High Risk High Return
  2. High Risk Low Return
  3. Low Risk High Return
  4. Low Risk Low Return.

Orang yang memiliki IQ keuangan 4 mampu menghasilkan Low Risk High Return. Penjelesan lebih detil dapat dibaca di: 

5-langkah-investasi-reksa-dana-untuk-mahasiswa-1-finansialku

[Baca juga : Produk Investasi Apa yang Cocok untuk Saya?]

 

 

IQ Keuangan 5 Mengenakan Leverage Uang Kita

IQ Keuangan 5 ini adalah kemampuan Kita unutuk meningkatkan informasi keuangan. Seseorang yang lebih rajin meningkatkan informasi keuangan Kita memiliki IQ Keuangan 5 yang tinggi.

Pertanyaan 5: Mana IQ Keuangan 5 yang lebih tinggi Bapak A atau Bapak B?

man-orangeBapak A  VERSUS man-blueBapak B

Jarang memainkan permainan simulasi keuangan.

Membaca Buku Keuangan 1 buku / tahun.

Hadir seminar keuangan 1 seminar / tahun. 

Sering memainkan permainan simulasi keuangan.

Membaca Buku Keuangan 2 buku / tahun.

Hadir seminar keuangan 3 seminar / tahun. 

Jawaban 5Bapak B memiliki IQ keuangan 3 yang lebih tinggi dibandingkan Bapak A.

Cara meningkatkan IQ keuangan 5 ini adalah dengan belajar keuangan lebih efisien, lebih efektif dan lebih berkelanjutan. Bagaimana cara Kita belajar keuangan pribadi atau keuangan keluarga? Penjelesan lebih detil dapat dibaca di: 

akhirnya-pendiri-dream-for-freedom-resmi-ditahan-finansialku

[Baca juga : Belajar Keuangan Pribadi, Gimana Caranya?]

 

 

 

Kesimpulan:

Menurut Robert T. Kiyosaki terdapat 5 IQ keuangan, yaitu:

  • IQ Keuangan 1 Menghasilkan Lebih Banyak Uang
  • IQ Keuangan 2 Melindungi Uang Kita
  • IQ Keuangan 3 Menganggarkan Uang Kita
  • IQ 4 Mengenakan Leverage atas Uang Kita
  • IQ Keuangan 5 Meningkatkan Informasi Keuangan Kita

 

 

Sumber:

rich-dad-s-increase-your-financial-iq-getting-smarter-with-your-money-400x400-imadfc3gu2yknzzn

Increase Your Financial IQ, Get Smarter With Your Money

Robert T. Kiyosaki

 

 

Baca juga artikel Finansialku:

finansialku

Pendapatan Pasif : Uang Bekerja untuk Kita

Baca
finansialku

Beramal dalam Mengatur Keuangan Keluarga dan Pribadi

Baca
finansialku

Bagaimana Cara Bebas dari Utang?

Baca
finansialku

Melek Keuangan Sekarang Juga

Baca
finansialku

Apakah Saya Butuh Jasa Perencana Keuangan Independen?

Baca