Mau konsultasi keuangan keluarga bersama ahlinya? Ketahui manfaat penting dan tips memilihnya dalam artikel Finansialku berikut ini!

 

Summary:

  • Konsultasi keuangan keluarga dapat meminimalisasi munculnya konflik dalam rumah tangga, sehingga mampu menjaga kesejahteraan keluarga itu sendiri.
  • Dalam memilih konsultan keuangan keluarga, selain dari sertifikasi konsultannya juga perlu menyesuaikan dengan kebutuhan Anda sebagai klien.

 

Konsultasi Keuangan untuk Keluarga

Mengelola keuangan keluarga tentu bukan perkara yang mudah untuk dilakukan, terutama bagi orang-orang yang baru berumah tangga.

Pasalnya, ada konsekuensi yang harus Anda hadapi jika sampai salah melakukan perhitungan. Bisa-bisa kebutuhan rumah tangga tidak dapat terpenuhi dengan baik hingga akhir bulan tiba.

Apalagi jika Anda sudah memiliki anak, kebutuhan rumah tangga pastinya akan semakin bertambah.

Oleh karena itu, Anda harus pintar-pintar mengatur keuangan keluarga dengan baik. 

konsultasi keuangan keluarga

Ilustrasi Mengatur Keuangan. Sumber: parenting.co.id

 

Dengan pengelolaan keuangan yang baik dan benar, maka penghasilan yang Anda peroleh akan cukup untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama satu bulan.

Jika perlu, Anda bisa melakukan konsultasi keuangan keluarga bersama ahli perencana keuangan agar lebih siap menghadapi segala situasi keuangan, merencanakan dana pendidikan anak hingga dana pensiun.

[Baca Juga: Contoh Perencanaan Keuangan Keluarga dan Tips Menyiapkannya]

 

Penyebab Utama Permasalahan Keuangan Keluarga

Salah satu alasan terbanyak perceraian rumah tangga adalah masalah keuangan

Jangankan pasangan yang baru menikah, pasangan yang sudah belasan tahun menikah pun masih ada yang mengalami masalah finansial.

Ketidakseimbangan pendapatan, meningkatnya utang, dan kurangnya keterampilan manajemen keuangan yang efektif dapat menyebabkan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar keluarga. Seperti makanan, rumah, pendidikan, dan kesehatan.

Untuk menghindari perceraian karena konflik keuangan keluarga, Sobat Finansialku harus mengetahui terlebih dahulu apa saja penyebab utama permasalahan keuangan keluarga, antara lain:

 

#1 Kurangnya Literasi Keuangan

Certified Financial Planner menjelaskan bahwa masalah keuangan yang keluarga Indonesia hadapi umumnya terjadi karena kurangnya literasi finansial

Kurangnya literasi keuangan dapat menyebabkan keluarga tidak dapat memperkirakan pengeluaran hingga tidak memiliki dana darurat ataupun asuransi.

 

#2 Penghasilan yang Kurang Mencukupi

Selain itu, penghasilan yang tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari juga menjadi salah satu penyebab utama permasalahan keuangan keluarga.

Upah yang rendah, pengangguran atau kurangnya kesempatan kerja yang baik dapat membuat keluarga berjuang lebih besar untuk bisa bertahan hidup.

Nah, jika Sobat Finansialku tertarik untuk menambah penghasilan, simak caranya dalam ebook gratis dari Finansialku Strategi Cerdas Menambah Pemasukanmu

 

#3 Pengeluaran yang Tidak Terkendali

Kebiasaan belanja yang berlebihan, pembelian impulsif, serta kurangnya perencanaan keuangan dapat menyebabkan kesulitan keuangan dalam rumah tangga.

Pengeluaran yang tidak terkendali dan utang yang semakin meningkat dapat menguras keuangan keluarga, sehingga menimbulkan masalah finansial.

 

#4 Kurangnya Perencanaan Keuangan

Selanjutnya, masalah keuangan keluarga juga bisa terjadi karena kurangnya perencanaan keuangan yang baik. 

Tanpa anggaran yang jelas, tujuan keuangan dan kebiasaan menabung, keluarga cenderung mengalami ketidakstabilan keuangan.

Selain beberapa poin yang disebutkan, Anda juga perlu mewaspadai hal-hal berikut ini yang dapat memicu konflik keuangan dalam keluarga. Simak selengkapnya dalam YouTube Finansialku!

 

 

Pentingnya Konsultasi Keuangan untuk Keluarga

Meskipun perencanaan keuangan terlihat mudah, namun masih ada banyak orang yang melakukan kesalahan saat mempraktikkannya.

Itulah mengapa Finansialku menyarankan Anda untuk melakukan konsultasi keuangan keluarga bersama ahlinya.

Konsultasi keuangan keluarga sangat penting untuk membantu keluarga dalam mencapai tujuan keuangan jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.

Tak hanya itu, konsultasi keuangan keluarga juga sangat penting untuk memastikan keuangan keluarga sudah terkelola dengan baik dan terhindar dari konflik finansial.

Anda juga bisa merencanakan investasi, dan membuat strategi keuangan jangka panjang yang sesuai dengan tujuan keuangan.

Menurut Finansialku.com, konsultasi keuangan keluarga dapat membantu keluarga Anda dalam beberapa hal, seperti:

 

#1 Menjaga Kesejahteraan Keluarga

Dengan membuat catatan rencana keuangan, Anda bisa tahu arus kas keluarga sehingga tidak ada pos berlebihan. 

Dengan begitu, langkah ini bisa menjaga kondisi keuangan dan kerukunan anggota keluarga.

 

#2 Mengantisipasi Konflik

Dalam rumah tangga, masalah keuangan sering kali mendatangkan konflik, termasuk jika pengelolaan keuangan tidak transparan. 

Maka dari itu, Anda perlu membicarakan tiap keputusan keuangan dengan pasangan dan anak-anak. Mereka juga perlu tahu risiko atau dampak yang harus mereka hadapi di masa depan.

[Baca Juga: 9 Alasan Pentingnya Transparansi Mengelola Keuangan Keluarga]

#3 Memahami Prioritas

Setiap anggota keluarga punya prioritas masing-masing. Pentingnya transparansi mengelola keuangan keluarga dapat berguna untuk mengakomodasi prioritas setiap orang agar tidak berbenturan.

#4 Mempermudah Perencanaan Keuangan

Transparansi mengelola keuangan keluarga dapat Anda rasakan saat menyusun perencanaan keuangan. 

Dengan berkonsultasi, Anda dapat menentukan tujuan dan prioritas keuangan, serta menerapkan strategi perencanaan keuangan.

Untuk membuat janji konsultasi secara 1 on 1 bersama Perencana Keuangan Finansialku, Anda bisa menghubungi Customer Advisory via WhatsApp di nomor 0851 5866 2940. 

Kabar baiknya, Anda bisa memanfaatkan layanan FREE konsultasi selama 20 menit (seharga Rp250.000). Ambil kesempatan Anda sekarang juga dengan klik banner di bawah ini!

Free FCU

 

Tips Memilih Konsultan Keuangan untuk Keluarga

Yuk, simak tips memilih konsultan keuangan untuk keluarga berikut ini:

 

#1 Kenali Kebutuhan

Sebelum memilih konsultan keuangan keluarga, kenali kebutuhan Anda terlebih dahulu. 

Misalnya, ingin meminta bantuan untuk membuat financial plan, melunasi utang, atau mengalokasikan dana pensiun. 

Setelah itu, carilah praktisi atau konsultan keuangan yang fokus di bidang tersebut.

 

#2 Tetapkan Tujuan Finansial

Kemudian, diskusikan dengan konsultan keuangan tentang tujuan finansial yang ingin Anda capai. 

Hal ini berguna agar konsultan keuangan benar-benar memahami kondisi keuangan keluarga Anda sehingga dapat membantu secara maksimal.

 

#3 Tanyakan Biaya Konsultasi

Selanjutnya, jangan lupa menanyakan perihal biaya konsultasi. Pasalnya, setiap konsultan keuangan memiliki skema pembayaran yang berbeda-beda.

Cari tahu apakah konsultan keuangan tersebut akan meminta biaya dalam sekali konsultasi atau Anda harus membuat kontrak dalam jangka waktu tertentu.

Pastikan Anda memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan agar tidak over budget.

 

#4 Cari Tahu Track Record Konsultan

Selain menanyakan harga, Anda juga berhak mencari tahu informasi mengenai klien yang pernah mereka tangani dan mengulik sedikit masalah yang mereka alami.

Cari tahu juga track record dan pengalaman konsultan keuangan.

Dengan mengetahui pengalaman sebelumnya, Anda akan lebih mudah untuk memastikan bahwa konsultan keuangan yang Anda tunjuk memang sesuai dengan kebutuhan keluarga.

 

#5 Tanyakan Sertifikasi

Terakhir, tanyakan sertifikasi dari konsultan keuangan pribadi yang Anda tunjuk. 

Dalam hal ini, Finansialku sarankan untuk memilih konsultan keuangan yang sudah tersertifikasi guna memastikan bahwa ia memang sudah terbukti dalam bidang konsultasi keuangan.

Pastikan konsultan keuangan Anda memiliki sertifikat CFP (Certified Financial Planner) dari Financial Planning Standards Board (FPSB).

[Baca Juga: Sertifikasi Perencana Keuangan: Cara Mendapat Gelar CFP, Jenis, dan Tugasnya]

 

Wujudkan Tujuan Keuangan dengan Konsultasi Bersama CFP

Konsultasi keuangan keluarga dapat membantu Anda mewujudkan tujuan keuangan pribadi dan keluarga.

Praktisi yang telah tersertifikasi juga dapat membantu Anda dalam perencanaan keuangan, alokasi keuangan, arus kas, pengelolaan keuangan, dan menentukan tujuan keuangan.

Dengan melakukan konsultasi keuangan keluarga, Anda juga bisa memahami cara menghitung pendapatan, membuat daftar prioritas, dan menyiapkan dana darurat atau asuransi.

Melalui konsultasi 1-on-1 dengan Perencana Keuangan Finansialku, Anda bisa mendapatkan hasil pengecekan kondisi keuangan secara menyeluruh, hingga mendapatkan laporan hasil analisis keuangan.

Untuk informasi lebih lanjut, klik banner di bawah ini sekarang!

konsul - PERENCANAAN KEUANGAN Q3 23

 

Disclaimer: Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan di Indonesia yang melayani konsultasi keuangan bersama Certified Financial Planner (CFP) seputar perencanaan keuangan, rencana pensiun, dana pendidikan, review asuransi dan investasi.

Finansialku bukan platform pinjaman online dan tidak menerima layanan konsultasi di luar hal-hal yang disebutkan sebelumnya. Artikel ini dibuat hanya sebagai sarana edukasi dan informasi.

 

Semoga tips di atas dapat membantu Anda dalam memilih konsultan keuangan yang tepat untuk keluarga Anda.

Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar, dan bagikan artikel ini ke berbagai platform media sosial agar informasinya bisa menambah pengetahuan terkait rencana keuangan. Terima kasih.

 

Editor: Muhammad Dicky Syaifudin

Sumber Referensi:

  • Andre Mistoh Fauzi S.Sos. 02 Juli 2023. 5 Tips Memilih Konsultan Keuangan Pribadi dan Perannya Bagi Klien. Finansialku.com – https://shorturl.at/bdek0 
  • Chikita Dinda, S.A.B. 14 November 2020. 7 Cara Mengelola Keuangan Keluarga dengan Tepat dan Benar. Finansialku.com – https://shorturl.at/gNUY2 
  • Ellen Chandra, B. Sc, B. Econ. 10 Agustus 2021. Apa Saja Penyebab Konflik Masalah Keuangan Keluarga? Waspada!! Finansialku.com –https://shorturl.at/zDGHS 
  • Gilang Dian Prasetyo. 19 Mei 2023. Menghadapi Tantangan Ekonomi dalam Keluarga: Penyebab, Dampak, dan Solusi. Kompasiana.com – https://shorturl.at/gRU59