Mengetahui masa subur wanita sangatlah penting demi mengontrol kehamilan.

Artikel ini akan memberikan Anda informasi seputar ciri-ciri masa subur yang dapat Anda perhatikan. Simak artikel ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Lifestyle (rev)

 

10 Ciri-Ciri Masa Subur Wanita

Masa subur atau yang sering disebut dengan nama masa ovulasi, merupakan masa di mana sel telur yang berkembang di dalam ovarium sedang matang sehingga memungkinkan terjadinya pembuahan.

10 Ciri-ciri Masa Subur Wanita 02 - Finansialku

[Baca Juga: 15 Tanda Awal Kehamilan dan Cara Mempersiapkannya]

 

Umumnya masa subur wanita adalah 12 hingga 16 hari sebelum haid berikutnya. Cara perhitungan ini harus dibantu dengan pencatatan tanggal di kalender. Namun selain menghitung masa subur, Anda juga dapat merasakan ciri-ciri masa subur.

Ciri-ciri di bawah ini dapat Anda rasakan langsung tanpa harus repot melihat dan mencatat tanggalan. Berikut adalah 10 ciri-ciri masa subur wanita

 

#1 Gairah Seks Meningkat

Salah satu ciri wanita yang sedang dalam masa subur adalah hasrat bercinta yang meningkat. Walaupun tidak dapat terlihat secara fisik, ciri-ciri yang satu ini pasti akan terasa berbeda.

Meningkatnya gairah ingin berhubungan badan juga diakibatkan dari perubahan hormon. Ciri ini juga dapat dianggap sebagai tanda alami bahwa tubuh sudah siap melakukan reproduksi.

 

#2 Keluar Lendir Mirip Putih Telur

Salah satu ciri masa subur wanita berikutnya ditandai dengan keluarnya lendir serviks atau cairan yang berwarna transparan menyerupai putih telur. Tenang saja, cairan tersebut bukanlah keputihan.

Lendir tersebut sebenarnya merupakan cairan yang membantu sel sperma pria untuk bergerak di dalam rahim. Cairan ini berwarna bening, licin, elastis dan tidak berbau.

Biasanya lendir ini menandakan puncak kesuburan.

Bagi Anda yang ingin memiliki buah hati, riset menyatakan bahwa pasangan yang melakukan hubungan intim pada hari di mana lendir serviks menyerupai putih telur memiliki kesempatan tinggi untuk hamil.

 

#3 Timbul Flek

Flek atau yang sering disebut bercak coklat menandakan bahwa Anda sedang dalam masa subur. Hal ini terjadi karena adanya penurunan estrogen yang menyebabkan peluruhan lapisan rahim (endometrium) dan terjadilah pendarahan ovulasi (flek).

Larangan Menikah dan Hamil Selama Kontrak Kerja 2 - Finansialku

[Baca Juga: Mengenal Asuransi Kehamilan/Asuransi Persalinan untuk Ibu Hamil]

 

Namun perlu diingat, bercak coklat ini dapat juga menandakan masalah pada alat kelamin Anda.

Jika memang Anda tidak memiliki ciri-ciri masa subur lainnya, tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter kandungan.

 

#4 Rahim Terasa Lembut dan Terbuka

Ciri selanjutnya adalah perubahan pada serviks atau leher rahim wanita. Ketika memasuki ovulasi, leher rahim akan berubah menjadi lebih terbuka, terasa lembut (seperti bibir), basah dan posisinya sulit dijangkau (lebih tinggi).

Untuk mengetahuinya, Anda dapat merasakan leher rahim dengan memasukkan jari yang telah dicuci secara perlahan.

Jika Anda telah merasakan benjolan, maka posisi tersebut adalah leher rahim. Hal ini tidak dirasakan untuk yang masih perawan.

 

#5 Nyeri Pada Payudara

Meningkatnya hormon progesterone akan menyebabkan nyeri payudara. Hal ini menandakan bahwa Anda sedang dalam masa subur.

Biasanya nyeri penanda kesuburan datang setelah masa haid berakhir dan hanya dirasakan beberapa saat saja.

Tidak semua wanita akan merasakan nyeri ini.

Selain itu, ada beberapa rasa nyeri pada payudara yang menandakan faktor lain. Oleh karena itu, sesuaikan perasaan nyeri ini dengan tanggal selesai dan mulainya masa haid.

 

#6 Kembung

Selanjutnya, ciri-ciri masa subur berikutnya adalah perut yang terasa kembung akibat meningkatnya retensi air karena meningkatnya kadar hormon estrogen.

Anda tidak perlu khawatir dengan masalah ini, karena kembung dapat hilang tiba-tiba tanpa harus Anda obati.

Jika Tanda-tanda Hamil Sudah Tampak, Mulai Siapkan Biaya Persalinan 02 - Finansialku

[Baca Juga: Jika Moms Positif Hamil Muda, Maka Ayah Siap-siap Biaya Ini]

 

#7 Merasa Mual

Mual disebabkan oleh perubahan hormonal, oleh karena itu, mual tidak hanya terjadi pada masa kehamilan, tetapi juga masa subur.

Perasaan mual yang terjadi setelah masa haid berakhir dapat menandakan bahwa Anda sedang dalam masa subur.

 

#8 Migrain

Migrain atau sakit kepala merupakan salah satu ciri-ciri wanita yang sedang dalam masa subur, walaupun tidak semua wanita merasakannya.

Jika seorang wanita merasakan sakit kepala pada saat menstruasi, maka kemungkinan besar, Anda juga dapat merasakan sakit kepala juga pada saat ovulasi.

Sakit kepala yang terjadi pada 20% wanita yang sedang dalam masa subur ini disebabkan oleh perubahan hormon. Hal ini yang juga menyebabkan nyeri pada bagian payudara.

 

#9 Perut Terasa Sakit

Sekitar 20% wanita akan merasakan rasa nyeri pada saat ovulasi atau yang juga disebut dengan nama mittelschmerz. Kondisi ini disebabkan oleh olikel (sel telur) matang keluar atau pecah dari indung telur saat ovulasi.

Selain itu, rasa nyeri ini juga dapat disebabkan oleh tuba fallopi yang berkontraksi untuk mendorong telur masuk ke rahim.

Biasanya seorang wanita yang mengalami mittelschmerz akan merasakan nyeri atau kram hanya pada satu sisi perut bawah sebelah kanan atau kiri saja.

Ibu Hamil, AWAS 17 Pantangan Ini Sebaiknya Dihindari 01 Finansialku

[Baca Juga: Cek dan Pahami Ciri Ciri Wanita Mandul, WASPADAI!]

 

Rasa kram ini dapat terjadi sebelum, selama, atau tepat setelah ovulasi. Durasi nyerinya pun tidak terlalu lama, biasanya hanya beberapa menit saja.

Rasa sakit ini serupa dengan rasa sakit yang berlangsung ketika pertengahan masa haid.

 

#10 Lebih sensitif

Selama ovulasi, sensitivitas panca indera juga dapat dipengaruhi oleh perubahan hormon. Oleh karena itu, Anda dapat merasakan bahwa aktivitas indra penciuman dan perasa menjadi lebih tajam pada saat ovulasi.

 

Mengetahui Masa Subur melalui Perhitungan

Selain mengetahui masa subur melalui ciri-ciri dan perubahan fisik, Anda juga dapat menghitung masa subur melalui perhitungan masa haid. Biasanya masa subur ini harus dihitung berdasarkan analisis dan catatan siklus haid selama minimal 8 bulan terakhir.

Langkah pertama adalah dengan mengetahui siklus terpendek Anda, misalnya 26 hari. Kemudian kurangi angka ini dengan 18. Hasil angka 8, merupakan angka yang menunjukkan hari pertama Anda berada dalam posisi tersubur.

Langkah kedua adalah mengetahui siklus terpanjang Anda misalnya 30 hari. Kurangi angka ini dengan 11. Hasil angka 19 merupakan hasil terakhir Anda berada di masa subur.

Sel telur harus dibuahi dalam waktu 12 hingga 24 jam setelah ovulasi. Oleh karena itu, dengan perhitungan ini, Anda dapat mengetahui masa paling subur.

Jika Tanda-tanda Hamil Sudah Tampak, Mulai Siapkan Biaya Persalinan 01 - Finansialku

[Baca Juga: Selain Pakaian, Ini Daftar Persiapan Melahirkan yang Harus Ada]

 

Siapkan Diri Menjelang Proses Kehamilan

Selain menghitung dan memperkirakan masa subur, kehamilan juga harus dipersiapkan dengan mental dan materi.

Proses kehamilan bukanlah proses yang mudah, dan proses melahirkan pun membutuhkan biaya. Oleh karena itu, siapkan diri Anda dengan matang.

Anda bisa menggunakan aplikasi Finansialku untuk mengetahui perencanaan melahirkan, silakan download Aplikasi Finansialku di sini. Anda akan mendapatkan banyak sekali hal yang bisa Anda persiapkan dari jauh-jauh hari.

Selamat menggunakan Aplikasi Finansialku!

 

Apakah Anda pernah memiliki pengalaman menentukan masa subur? Sudahkah Anda mempersiapkan seluruh kebutuhan pasca kehamilan?

Bagikan artikel ini agar lebih bermanfaat dan berikan komentar Anda di kolom bawah ini.

 

Sumber Referensi:

  • Kevin Adrian. 4 April 2018. Menghitung Masa Subur Wanita setelah Haid. Alodokter.com – https://bit.ly/30rIng3
  • Admin. 15 Februari 2019. 10 Ciri-ciri Masa Subur Wanita. Health.detik.com – https://bit.ly/2xGAI19

 

Sumber Gambar:

  • Masa Subur Wanita 01 – https://bit.ly/2XM4eC9
  • Masa Subur Wanita 02 – https://bit.ly/2JPoNUh