Bagaimana cara membedakan Franchise yang Sehat dan Sakit? Finansialku.com akan membahas dari sudut pandang sebagai pembeli franchise (franchisee).

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn Franchise

 

Membedakan Franchise yang Sehat dan Sakit

Membeli franchise adalah salah satu cara cepat untuk membangun pendapatan pasif (passive income) jika dilakukan dengan benar. Permasalahannya di Indonesia banyak sekali pilihan franchise dengan beragam harga dan penawaran. Bagaimana cara untuk memilih franchise yang sehat dan sakit?

 

Franchise yang Sehat Tidak Hanya Jual Produk

Ketika Anda membeli franchise, satu hal yang harus diingat Anda membeli bisnis alias membeli sistem. Jadi jangan pilih franchise, yang memberi kebebasan penuh kepada Anda untuk mengubah. Anda bisa jadi bos ditoko Anda, tetapi Anda bukan bos pada franchise yang Anda beli.

 

Membedakan Franchise yang Sehat dan Tidak Sehat - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Perhatikan Ini, Sebelum Membeli Waralaba Makanan]

 

Indonesia memiliki banyak penawaran franchise, mulai dari makanan, binatu (laundry), percetakan dan lainnya. Masing-masing dari franchise tersebut menawarkan sistem yang berbeda-beda, ada yang menawarkan royalti, ada yang menawarkan pembelian bahan baku dari pusat dan lainnya. Satu hal yang harus ingat dan garis bawahi, Franchisee (pembeli franchise) bisa jadi gagal, tetapi belum tentu Franchisor (pemilik franchise).

 

Franchise yang Sehat Perlu Marketing, Branding dan Selling

Menurut salah seorang dosen hukum bisnis, mengatakan bahwa ada 3 hal yang dapat membunuh sebuah bisnis, salah satunya ketidakmampuan dalam hal pemasaran, penjualan dan branding. Cari franchisor yang mau secara konsisten peduli pada marketing, branding dan selling. Jangan tergiur pada hype atau kekikinian yang cuma bertahan beberapa tahun. Saran kami dalam berbisnis fokus pada keberlanjutan (sustainability) bukan pada profit sementara.

 

Franchise yang Sehat Fokus Pengembangan Franchisee

Pemilik franchise yang baik akan fokus pada pengembangan franchisee. Tahukah Anda ada franchise yang mengharuskan ketika Anda membeli franchise tersebut Anda harus belajar dari mulai membersihkan kamar mandi, membuat makanan, menghindangkan, pemasaran sampai mengelola bisnis?

Tahukah Anda ada franchise yang rajin membuat seminar atau pelatihan untuk para franchise? Franchisor yang fokus pada bisnisnya akan memiliki pemikiran, jika franchisee bisnisnya jalan cepat, maka franchisor juga akan ketiban untung.

 

Franchise yang Sehat Didukung Legal yang Kuat

Pada poin di atas, kami sebutkan ada 3 hal yang dapat membunuh bisnis Anda. Poin ke dua adalah masalah atau tuntutan hukum. Tidak semua franchise di Indonesia memiliki aspek legal yang kuat. Pastikan ketika Anda membeli franchise, terlebih jika Anda ingin menggantungkan hidup dari franchise, Anda harus benar-benar teliti dari aspek hukum. Jangan pelit mengeluarkan uang untuk menyewa ahli hukum atau konsultan hukum yang memiliki pengalaman di bidang franchise.

 

Waralaba Sebagai Sumber Pendapatan Saat Pensiun - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Waralaba Sebagai Sumber Pendapatan Saat Pensiun]

 

Franchise yang Sehat Dead Rasio nya kecil

Saat kami menuliskan artikel ini, kami belum menemukan standar-standar dalam pengukuran franchise. Kami berfikir salah satu rasio yang dapat digunakan ketika melakukan diskusi awal dengan pemilik franchise adalah: dead ratio. Dari berapa franchise yang kejual ada berapa yang masih jalan sampai saat ini. Misal dari tahun 2005 sampai 2015, telah terjual 20 franchise. Pada tahun 2015, sisa 10 franchise. Maka dead rasio nya adalah 10 / 20 = 0,5 atau 50%.

 

Kesimpulan

Jadi ketika memilih franchise, jangan sampai sembarangan. Di Indonesia ada franchise yang baik dan buruk. Kebanyakan pemilik franchise TIDAK PERNAH BERBOHONG dan TIDAK BOLEH BERBOHONG, mereka mengatakan fakta dan data. Permasalahannya tidak semua fakta atau data diberitahukan. Kalau Kita bertanya, baru diberi penjelasan lebih lengkap. Jadi Kita sebagai pembeli harus menjadi pembeli yang pintar, kritis dan jangan pernah berasumsi .

 

Menurut Anda, franchise yang baik itu seperti apa?

 

Image Credit:

  • Detective – http://goo.gl/gPbfym

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku