Membeli atau menyewa rumah adalah sebuah keputusan keuangan yang cukup berat bagi sebagian orang. Hal ini disebabkan biaya atau uang yang harus dibayarkan untuk membeli rumah biasanya bernilai ratusan kali tabungan atau gaji bulanan seseorang. Tetapi ada keuntungan-keuntungan lain dari memiliki sebuah rumah. Finansialku akan membahas mengenai membeli atau menyewa rumah.

House_palm

 

 

Membeli atau Menyewa Rumah

Membeli atau menyewa rumah adalah pilihan keuangan yang cukup sulit. Biaya yang harus dibayarkan untuk membeli rumah pertama biasanya cukup besar. Apalagi dengan jumlah tanah atau bangunan yang semakin terbatas dan permintaan yang makin banyak. Tempat tinggal menjadi langka dan harganya tentu saja menjadi mahal.

Ada sekelompok orang yang berpandangan, kenapa harus menyewa rumah? Menyewa rumah memiliki beberapa keterbatasan dan yang lebih parahnya sebagian orang menganggap menyewa rumah seperti membuang uang (dalam kondisi tertentu). Menurut Anda kapan keputusan membeli rumah lebih tepat? Kapan keputusan menyewa rumah lebih tepat?

Dalam artikel membeli atau menyewa rumah, Finansialku akan sedikit membahas mengenai pertimbangan-pertimbangan juga dari sisi keuangan dalam keputusan pembelian. Bagi Anda yang sedang memikirkannya semoga artikel ini dapat membantu Anda sebagai bahan pertimbangan.

 

Keputusan Membeli

begini-cara-klaim-asuransi-kebakaran-rumah-yang-perlu-anda-tahu-2-finansialku

[Baca juga : Begini Cara Klaim Asuransi Kebakaran Rumah yang Perlu Anda Tahu]

 

Membeli rumah pertama atau rumah tinggal bisa jadi disebut kewajiban. Setelah Kita membeli rumah pertama (rumah untuk tempat tinggal) Kita harus merawat, membayar pajak, mengurus pengeluaran untuk renovasi dan lain-lain. Lain halnya dengan rumah untuk investasi, bisa dihitung balik modalnya, tingkat profitabilitasnya.  Keputusan membeli rumah akan tepat jika setidaknya Kita telah menentukan akan menetap di Kota tersebut.

Disisi lain keputusan membeli rumah, memberikan kebebasan untuk Kita, contoh bebas mendekor, bebas mengganti warna cat rumah, bebas melakukan ini itu dan lainnya. Dari sisi psikologi hal yang paling penting adalah, ketika Kita sudah mampu memiliki rumah pertama (walaupun bukan rumah mewah, tetapi aman dan nyaman untuk ditinggali), Kita sudah mulai dapat mempersiapkan tujuan-tujuan keuangan lainnya. Ketika seseorang sudah bisa membeli rumah pertama untuk tempat tinggal, orang tersebut akan bangga dan berbicara pada dirinya sendiri I PROVE IT (sudah saya buktikan).

Hal senada juga pernah dikatakan oleh seorang financial advisor Amerika bernama Suze Orman:

“Owning a home is a keystone of wealth – both financial affluence and emotional security“

Memiliki rumah adalah salah satu kunci kemakmuran, baik kemakmuran keuangan dan keamanan emosional.

 

Keputusan Menyewa

Keputusan menyewa rumah lebih menguntungkan jika Anda ingin tinggal sementara. Biaya yang perlu dikeluarkan ketika Kita menyewa adalah biaya sewa bulanan. Keuntungan yang Kita dapat adalah biaya-biaya perbaikan rumah. Beberapa penyewa rumah biasanya mau menanggung kerusakan-kerusakan yang terjadi di rumah yang disewakannya.

Tips:

  1. Cari informasi lengkap mengenai kebutuhan rumah (dekat lokasi kerja, dll).
  2. Cari tau harga biaya sewa sekarang dan tingkat kenaikan biaya sewa per tahun. (caranya gampang tanya aja berapa kenaikannya, atau tahun lalu harganya berapa).
  3. Tanya ke pihak bank, apabila KPR bagaimana model angsuran bulanannya. Sebisa mungkin tanyakan detil biaya-biaya yang perlu dikeluarkan.
  4. Bandingkan nilai antara membeli atau menyewa yang lebih menguntungkan.

Bisa jadi kondisi keuangan Anda saat ini belum cukup menguntungkan jika membeli rumah (misal DP masih terlalu besar) oleh sebab itu ada baiknya menyewa rumah. Apabila kondisi keuangan Anda saat ini cukup kuat untuk membayar DP dan biaya sewa bulanan bisa ditutup nah bisa jadi membeli rumah lebih menguntungkan.

Jangan lupa baca artikel-artikel Finansialku:

finansialku Cara Kaya ala Arifin Panigoro Baca
finansialku Belajar Keuangan Pribadi, Gimana Caranya? Baca
finansialku Melek Keuangan Sekarang Juga Baca
finansialku Belajar Menabung untuk Masa Depan Baca
finansialku Diversifikasi Investasi, Perlu atau Tidak? Baca