Seluruh penawaran yang masuk atas lima seri SUN tambahan yang dilelang, yakni FR0086, FR0087, FR0088, FR0083, dan FR0089.

Ketahui selengkapnya dalam artikel Finansialku berikut.

 

Lelang SUN (Surat Utang Negara), Pemerintah Raup Rp 15 Triliun

Pemerintah mengantongi Rp15 triliun dari hasil lelang Surat Utang Negara (SUN) tambahan alias green shoe option. Adapun lelang SUN tambahan itu di bawah target maksimal Rp 25,2 triliun.

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menyatakan keseluruhan jumlah pembiayaan negara yang berasal dari SUN selama Januari 2021 sampai Maret 2021 sebesar Rp 209,7 triliun.

“Lelang tambahan SUN itu dilakukan pemerintah di luar jadwal rutin, karena rendahnya penawaran yang masuk dari lelang SUN pada Selasa (30/3) hanya Rp 33,95 triliun,” tulis keterangan resmi, seperti mengutip dari laman Swa.co.id.

Dari lelang tujuh seri SUN tersebut, pemerintah hanya menyerap dana sebesar Rp 4,75 triliun. Adapun realisasi lelang ini jauh di bawah target indikatif yang ditetapkan sebelumnya sebesar Rp 30 triliun.

“Pemerintah juga memutuskan untuk hanya menyerap Rp 4,75 triliun dalam rangka menjaga cost of fund serta memberikan dukungan ke pasar SUN pada tingkat yield SUN yang wajar di pasar sekunder,” lanjutnya.

Pemerintah Kantongi Rp 15 Triliun dari Lelang SUN Tambahan 02

[Baca Juga: Dijamin Aman, Ini Tempat untuk Beli Sukuk Negara Ritel]

 

Dana tersebut diserap dari seluruh penawaran yang masuk atas lima seri SUN tambahan yang dilelang, yakni FR0086, FR0087, FR0088, FR0083, dan FR0089.

Secara rinci, yaitu FR0086 sebesar Rp 1,582 triliun, FR0087 sebesar Rp 2,6913 triliun, FR0088 sebesar Rp 3,386 triliun, FR0083 sebesar Rp4 triliun, serta FR0089 sebesar Rp 3,4361 triliun.

Adapun FR0086 ditawarkan dengan imbal hasil (yield) 5,87906 persen dan kupon 5,50000 serta memiliki jatuh tempo15 April 2026.

Kemudian, FR0087 ditawarkan dengan imbal hasil (yield) 6,76950 persen dan kupon 6,50000 serta memiliki jatuh tempo 15 Februari 2031.

Selanjutnya, FR0088 ditawarkan dengan imbal hasil (yield) 6,60557 persen dan kupon 6,25000 serta memiliki jatuh tempo 15 Juni 2036.

Lalu, FR0083 ditawarkan dengan imbal hasil (yield) 7,45769 persen dan kupon 7,50000 serta memiliki jatuh tempo 15 April 2020.

Terakhir, FR0089 ditawarkan dengan imbal hasil (yield) 7,07989 persen dan kupon 6,87500 serta memiliki jatuh tempo 15 Agustus 2051.

Dengan mempertimbangkan kondisi kas negara dan strategi pembiayaan APBN 2021, Kemenkeu juga memutuskan untuk menutup lelang utama dan lelang green shoe option dengan total SUN yang dimenangkan sebesar Rp 19,7 triliun.

“Setelmen atas kedua lelang SUN tersebut akan dilakukan pada tanggal 1 April 2021,” tandas DJPPR.

 

banner -perencanaan keuangan usia 30an

 

Bagaimana menurutmu, Sobat Finansialku tentang artikel di atas? Kamu bisa berbagi pendapat lewat kolom komentar di bawah ini.

Bagikan informasi ini lewat berbagai platform yang tersedia, kepada kawan atau sanak-saudara mu, agar mereka juga tahu apa yang kamu ketahui.

 

Sumber Referensi:

  • Redaksi. 01 April 2021. Pemerintah Raup Rp 15,02 Triliun dari Lelang SUN Tambahan. Swa.co.id – https://bit.ly/3rJmt5f
  • Redaksi. 01 April 2021. Pemerintah Raup Rp15 Triliun dari Lelang Surat Utang Tambahan. Cnnindonesia.com – https://bit.ly/3uamrFg

 

Sumber Gambar:

  • 01 – https://bit.ly/3rOcXOn
  • 02 – https://bit.ly/3sNRIh2