Apa keterkaitan US Dollar dengan Logam Mulia? Mengapa fenomena Penguatan Logam Mulia dan Pelemahan USD bisa terjadi?

Logam mulia khususnya emas sangat terpengaruh oleh performa US Dollar (USD). Keduanya mengalami tren harga yang saling bertolak belakang. Saat USD menguat, emas dan komoditas melemah. Berlaku pula sebaliknya.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Pergerakan Harga USD

USD merupakan mata uang utama dunia. Segala hal yang ditransaksikan secara global biasa dilakukan dalam acuan USD meski transaksi dilakukan lintas benua.

USD selalu menjadi sorotan para pelaku ekonomi mulai dari pengusaha, trader, investor dan tentunya pemerintah.

Pergerakan USD bisa berfluktuatif baik naik maupun turun. Hal ini tidak terjadi tanpa sebab.

Salah satu penyebabnya yaitu penurunan harga minyak dunia (penurunan harga komoditas) mendorong penguatan USD dan tentunya diikuti oleh penguatan perekonomian AS sebagai salah satu negara penghasil minyak terbesar dunia.

Rahasia Dibalik Penguatan Logam Mulia dan Pelemahan USD. Apakah Keduanya Saling Terhubung 02 Dollar dan Minyak Dunia - Finansialku

[Baca Juga: Kenali Ciri-Ciri Komoditas yang Berpeluang Delisting (Tidak Ditransaksikan Lagi)]

 

USD juga mudah bereaksi dengan berbagai parameter ekonomi negara Amerika seperti data-data fundamental laporan ketenagakerjaan, optimism konsumen, dan berbagai data ekonomi lainnya.

Tidak hanya berita intern di dalam AS saja, melainkan perlambatan ekonomi negara Tiongkok, Eropa, Jepang juga berpengaruh karena negara-negara tersebut banyak melakukan kerjasama ekonomi dengan AS.

Kebijakan yang dibuat oleh Bank Sentral AS (The Fed) juga sangat berpengaruh terhadap USD. Semakin The Fed bersemangat menaikkan suku bunga acuan, maka USD makin terdorong naik.

Hal ini bisa terjadi karena aset dalam bentuk USD menjadi lebih menarik daripada dengan mata uang lainnya sehingga USD terapresiasi.

Kenaikan suku bunga AS akan cenderung membuat kebijakan Bank Sentral Eropa, Jepang dan negara-negara lainnya menjadi lebih “kendur” untuk mendorong pertumbuhan ekonomi negaranya.

Berlaku pula sebaliknya, seperti saat ini ketika The Fed cenderung menaikkan suku bunga secara santai tidak terburu-buru sehingga USD melemah.

Saat USD menguat terhadap mata uang negara lainnya maka warga AS memiliki daya beli lebih besar di pasar internasional. Sehingga lebih murah untuk berbelanja, liburan, dan investasi di perusahaan asing.

Di sisi lain, warga negara di luar AS menjadi relatif lebih sulit membeli barang- barang dari AS termasuk juga investasi dalam USD menjadi terbatas.

Sebaliknya jika USD melemah maka warga negara di luar AS dapat menikmati produk dan layanan dari AS dengan lebih murah. Dengan demikian dapat mendorong kuantitas ekspor dan menekan impor.

Penguatan dan pelemahan USD sangat mempengaruhi nilai logam mulia, khususnya emas. Jika USD menguat, maka emas melemah. Begitu pula sebaliknya.

Sebenarnya tidak hanya emas saja yang langsung terpengaruh terhadap tren USD.

Hal ini terjadi juga pada harga produk- produk sektor komoditas seperti energi, bahan pangan, dan sebagainya. Namun diantara produk tersebut, emas lah yang paling sering terpengaruh langsung.

 

Hubungan Antara US Dollar dan Logam Mulia (Emas)

Logam mulia termasuk dalam kategori aset komoditas. Selain logam mulia, komoditas juga termasuk sumber energi, tambang, bahan pangan, dan berbagai pendukung industri lainnya.

Logam mulia khususnya emas, sebagian besar ditransaksikan dalam mata uang USD. Sehingga pelemahan dollar membuat emas menjadi “lebih murah” di AS dibandingkan di negara lain.

Maka investor dapat memanfaatkan kondisi “diskon” ini untuk memborong emas sebagai alternatif instrumen investasi.

Penurunan nilai USD dijadikan parameter kondisi perekonomian AS yang melemah. Bisa jadi merupakan tanda-tanda kelesuan ekonomi. Maka emas beraksi sebagai pelindung aset “safe haven”.

Karena kenaikan emas juga menandakan meningkatnya inflasi yang menurunkan nilai USD. Dapat disimpulkan inflasi yang tinggi menguntungkan bagi investor logam mulia dan komoditas.

Rahasia Dibalik Penguatan Logam Mulia dan Pelemahan USD. Apakah Keduanya Saling Terhubung 03 Logam Mulia dan USD 2 - Finansialku

[Baca Juga: Jangan Ketinggalan Timing! Ayo Kenali Arah Trend Komoditas]

 

Selain beberapa faktor di atas. AS juga salah satu negara yang memiliki cadangan simpanan emas terbanyak di dunia dan penghasil emas terbesar di dunia.

Meski demikian, AS juga masih mengimpor emas dari negara lain penghasil emas sehingga ketika USD melemah maka nilai USD yang dibayarkan untuk import jadi lebih banyak jumlahnya dan membuat emas jadi lebih mahal.

Sebenarnya tidak hanya emas yang menjadi lebih mahal ketika diimpor saat USD melemah, produk- produk komoditas juga mengalami efek yang sama sehingga dari sinilah asal mulanya pola berlawanan tren harga antara USD dan komoditas.

 

Menengok Kembali Sejarah

Pergerakan harga USD dapat membantu kita dalam merencanakan transaksi dengan baik. Meskipun ia tidak dapat dijadikan pedoman arah harga komoditas secara sepenuhnya.

Berikut ini beberapa contoh kasus ketika USD dan harga emas saling mempengaruhi:

 

# 1 Emas Naik US$100 per Troy Ons HANYA DALAM 6 JAM!

Yup! Anda tidak salah baca. Dapat dibayangkan betapa besar cuan ataupun kerugian yang dapat diperoleh trader saat itu.

Hal ini terjadi pada akhir Juni 2016 ketika investor dunia serentak panik dengan keputusan Inggris meninggalkan Uni Eropa atau dikenal dengan istilah “Brexit”.

Harga emas per troy ons naik dari US$1254,96/oz di jam 4 sore pada 23 Juni 2016 dan lompat menjadi US$1.347,12 di tengah malam setelah voting brexit.

Investor berbondong-bondong membeli emas untuk melindungi penurunan Euro dan Pound sterling.

 

# 2 Emas Mencapai Level Tertinggi di US$1.895/oz.

Pada tahun 2011 silam, rasanya menjadi tahun berkilau bagi emas. Emas berhasil mencapai rekor harga tertingginya sepanjang sejarah pada harga US$1.895/oz.

Hal ini terjadi karena data ketenagakerjaan yang lemah, masalah krisis utang Eropa, dan kekhawatiran utang AS. Tren kenaikan harga emas di tahun 2011 sebenarnya sudah dimulai sejak awal tahun di kisaran harga US$1500 an.

Saat itu didasari oleh pernyataan Gubernur The Fed saat itu, Ben Bernanke yang menghentikan program Quantitative Easing yang baru rencananya dilaksanakan pada Juni 2011.

 

Manfaat Tambahan

Bagi trader dan investor komoditas, cara terbaik untuk menjemput profit Anda adalah dengan senantiasa memantau kondisi pasar komoditas serta pergerakan USD.

Karena sering kali terjadi bahwa efek dari penguatan atau pelemahan USD akan disusul oleh respon pelemahan atau penguatan produk komoditas. 

Selama menanti respons harga komoditas, trader dan investor dapat merencanakan transaksi dengan lebih baik meskipun tidak 100% dapat dijadikan pedoman menggunakan arah harga USD.

Saat sedang meng-hold suatu posisi komoditas, investor juga dapat menyiapkan strategi-strategi berikutnya dengan referensi pergerakan harga USD sehingga membantu dalam membuat keputusan.

USD dan harga emas saling mempengaruhi. Namun tidak dapat digunakan sebagai pedoman sepenuhnya. Berbagai analisis seperti analisis fundamental dan teknikal dapat dikombinasikan untuk konfirmasi.

Penguatan atau pelemahan antara logam mulia dan USD tentunya menyadarkan kita agar siap pada berbagai keadaan darurat. Apakah Anda sudah merencanakan atau mempersiapkan dana darurat?

Anda bisa menggunakan bantuan Aplikasi Finansialku untuk merencanakan dan mengatur keuangan Anda. Aplikasi ini bisa Anda download melalui link di bawah ini atau melalui Google Play Store.

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Anda juga bisa membaca ebook Perencanaan Keuangan untuk usia 30 an di bawah ini secara GRATIS.

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Bagaimana tanggapan Anda mengenai hal tersebut? Bagikan pendapat Anda pada kolom komentar.

Jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda. Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Gary Wagner. 16 Januari 2018. Weak Dollar Drives Gold Prices Higher. Kitco.com – https://goo.gl/zcY5w4
  • Kimberly Amadeo. 13 Januari 2019. Gold Prices and the US Economy. Thebalance.com – https://goo.gl/WDHuUk

 

Sumber Gambar:

  • Logam Mulia dan USD – https://goo.gl/SZHXtF
  • Dollar & Minyak Dunia – https://goo.gl/Ki83Yj
  • Logam Mulia dan USD 2 – https://goo.gl/eNaJ4b