Seberapa penting financial check up untuk POLRI? Siapa sangka, pengecekan kondisi finansial sangat penting bagi Anda yang berpenghasilan tetap.

Yuk cari tahu apa saja hal yang harus diperhatikan dalam artikel Finansialku kali ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Perlukah Financial Check Up untuk Anggota POLRI?

Pentingnya financial check up bagi POLRI bisa membantu banyak hal, utamanya untuk memudahkan dalam mengatur keuangan. Keuangan tertata dengan baik bisa membuat seseorang lebih mudah dalam mencapai kesejahteraan.

Kondisi di mana keuangan stabil, tidak terbebani dengan cicilan atau angsuran yang ada, memiliki tabungan, dan tentunya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Financial check up sendiri diartikan sebagai proses review atas kondisi keuangan selama 12 bulan terakhir.

Dengan review ini, akan diketahui beberapa hal yang kemudian bisa dijadikan patokan. Sangat membantu untuk mereka yang kesulitan dalam mengatur keuangan.

Pentingnya Financial Check Up untuk POLRI 02

[Baca Juga: Kenapa Harus Mengatur Keuangan Meski Pemasukan Kecil?]

 

Poin Penting Tentang Pentingnya Financial Check Up

Di bawah ini adalah daftar yang berisi alasan pentingnya financial check up dilakukan. Di mana Anda bisa melakukannya dengan profesi Anda yang sekarang akan diketahui di akhir.

 

#1 Mengetahui Apakah Kondisi Keuangan Sudah Ideal Atau Belum

Poin utama dalam pentingnya financial check up dilakukan adalah untuk mengetahui hal ini, apakah kondisi keuangan Anda yang sekarang ini sudah ideal atau belum.

Financial check up akan memberikan Anda sebagai rasio, apakah ideal kondisi keuangan Anda lebih dari 20% atau di bawahnya. Jika di bawahnya maka kondisi keuangan Anda (berdasarkan pemasukan dan pengeluaran) tidak ideal, dan juga sebaliknya.

Selain ideal tidaknya kondisi keuangan, Anda juga akan diberitahu apakah hasil pendapatan pasif Anda sudah ideal atau belum. Dalam mengatur keuangan, profesi apa saja itu, memang disarankan untuk menabung atau berinvestasi.

Berbisnis pun juga oke. Karenanya, wajar saja jika dalam proses financial check up terdapat keterangan apakah pendapatan pasif sudah ideal atau belum.

 

#2 Mengetahui Apa yang Harus Dibenahi

Setelah mengetahui apakah kondisi keuangan sudah ideal atau belum, apabila ternyata hasilnya belum ideal, maka Anda bisa mengetahui apa yang harus dibenahi dari kondisi yang sekarang.

Bisa itu dengan menambah pendapatan pasif karena besaran pendapatan aktif sudah tidak bisa diapa-apakan lagi. Bisa dengan berinvestasi, bisa juga dengan mengurangi pengeluaran.

Apa saja bisa disarankan, dan inilah mengapa pentingnya financial check up dilakukan, yaitu untuk mengetahui solusinya juga. Kalaupun pengeluaran yang harus dikurangi, dan ternyata pengeluaran tersebut adalah kebutuhan sehari-hari, berarti memang ada yang salah di bagian ini.

Mungkin aplikasi menilai bahwa seharusnya pemenuhan kebutuhan sehari-hari bisa lebih rendah nominalnya. Atau mungkin yang harus dikurangi adalah pengeluaran untuk hiburan atau bersenang-senang, biasa saja.

 

#3 Mengetahui Selengkapnya Pengeluaran Anda

Nantinya saat financial check up, Anda akan disuruh memasukkan data-data yang berkaitan dengan pemasukan dan pengeluaran. Wujudnya adalah angka, diantaranya ada data nominal bonus, gaji aktif, tunjangan, pendapatan pasif, bunga, hingga pendapatan lainnya.

Dalam deretan pengeluaran, ada data yang wujudnya nominal untuk donasi, pajak, tabungan, belanja bulanan, dan cicilan atau utang. Sangat lengkap sehingga secara tidak langsung Anda akan mengetahui selengkap-lengkapnya pengeluaran Anda.

 

#4 Mengetahui Apakah Anda Membutuhkan Utang

Pentingnya financial check up yang selanjutnya adalah bisa diketahui apakah Anda akan membutuhkan utang atau tidak. Setelah mengisi data-data berupa angka, Anda akan diberi informasi ideal tidaknya kondisi yang sekarang dan saran apa yang diberikan.

Yang mana artinya jika nantinya Anda mengajukan utang, Anda sudah bisa memastikan bahwa utang tersebut diajukan dengan alasan yang tepat. Tentunya Anda sudah cukup paham bahwa utang tidak seharusnya digunakan untuk sekedar memenuhi gaya hidup atau gengsi bukan?

 

#5 Mengetahui Seimbang Tidaknya Aset yang Dimiliki

Selain rasio ideal tidaknya kondisi keuangan dan ideal tidaknya pemasukan pasif, Anda masih bisa melanjutkan proses financial check up. Setelahnya Anda akan disuruh mengisi data-data aset.

Isikan saja semua besaran dalam rupiah aset yang Anda miliki sekarang, entah itu rumah, kendaraan, dan aset apa saja itu. Kemudian juga harus diisikan pendapatan dari investasi yang Anda jalankan. Jenis investasi apa saja telah tertera di sana sehingga bisa langsung diisikan.

 

#6 Mengetahui Kekayaan Bersih (Solvabilitas)

Di bagian akhir proses financial check up, Anda akan mengetahui berapa kekayaan bersih Anda yang sekarang. Berbeda dengan aset, solvabilitas ini bisa memberitahu Anda berapa yang telah Anda kumpulkan saat ini di luar besaran cicilan yang harus dikeluarkan dan pemasukan yang ada setiap bulannya.

 

 

#7 Mengetahui Berapa Pengeluaran yang Dibolehkan

Terakhir dalam pentingnya financial check up dilakukan agar Anda mengetahui apakah pengeluaran yang saat ini dilakukan sudah ideal atau belum.

Dengan mengombinasikan data angka pendapatan aktif, pendapatan pasif, bonus, tunjangan, cicilan, donasi, dan lain sebagainya, bisa diketahui dengan sangat akurat berapa pengeluaran maksimalnya.

Tentunya ini sangat membantu, membantu dalam membuat anggaran ketika belanja bulanan. Apakah harus pilih barang-barang dengan harga tinggi, atau sebaiknya yang standar saja supaya sesuai dengan nominal yang disarankan.

 

Financial Check Up Mudah dan Akurat di Aplikasi Finansialku

Kini Anda sudah mengetahui betapa pentingnya financial check up. Terbukti benar bahwa proses ini bisa membantu banyak hal, terutama sebagai patokan atau acuan dalam pengeluaran dan pemenuhan kebutuhan.

Saatnya melakukannya jika Anda setuju bahwa ini benar-benar akan membantu. Kemana financial check up ini bisa dilakukan adalah di Aplikasi Finansialku.

Bisa dilakukan dengan mudah. Dengan fitur Cek Kesehatan Finansial, Anda akan memasukkan beberapa data seperti pemasukan dan pengeluaran.

Kemudian Anda akan mengetahui apakah kondisi keuangan Anda sudah ideal atau belum. Itulah mengapa pentingnya financial check up dilakukan dan Anda sudah mengetahui di mana bisa melakukannya.

Setelahnya, di aplikasi Finansialku Anda bisa langsung konsultasikan hasilnya dengan ahli keuangan, yaitu Certified Financial Planner dari Finansialku melalui fitur Konsultasi Keuangan.

FCU 2020 2

 

Setelah konsultasi, Anda juga bisa langsung praktikkan apa yang menjadi solusi dari keuangan Anda di aplikasi Finansialku, karena di aplikasi ini terdapat fitur yang lengkap untuk membantu Anda mengelola keuangan.

Semua fiturnya bisa Anda gunakan secara cuma-cuma dengan berlangganan aplikasi Finansialku premium seharga Rp 350 ribu untuk akses SATU TAHUN.

Murah kan? Menyisihkan kurang dari seribu rupiah sehari untuk keuangan dan masa depan yang lebih baik!

Gunakan juga kode voucher CUAN50 untuk dapatkan tambahan potongan sebesar RP 50 ribu.

Ssst! Bagi Anda pengguna baru, nikmati juga yuk free trial aplikasi Finansialku premium selama 30 hari!

 

Siap untuk melakukan financial check up untuk perencanaan keuangan lebih matang? Apabila Anda ingin melakukannya, jangan lupa bagikan artikel ini pada rekan kerja yang juga membutuhkan financial check up, terima kasih.

 

Pendidikan Anak: Bagaimana Caranya MENYEKOLAHKAN ANAK dari TK sampai Sarjana, Tanpa Utang!

Silakan Download ebook-nya, GRATIS!!!

11 Ebook Menyekolahkan Anak Dari TK sampai Kuliah Tanpa Utang

 

Sumber Gambar:

  • 01 – https://bit.ly/35WLWQE
  • 02 – https://bit.ly/3iyZ5EB