Awal pekan lalu Rupiah sempat melemah hingga tembus Rp14.000 per dollar AS. Beberapa ahli mengatakan hal tersebut karena posisi defisit transaksi berjalan atau Current Account Deficit (CAD). Perang dagang antara AS dan Tiongkok pun menjadi faktor lain.

Mari simak pembahasan selengkapnya berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Rupiah Melemah

Awal pekan ini, rupiah sempat melemah hingga masuk ke Rp14.000 per dolar AS.

Perkembangannya, mengutip data Bloomberg, Senin sore kurs rupiah ditutup melemah 79 poin atau sekitar 0,57 persen menjadi Rp14.034 per dolar AS. Namun, pada Rabu pagi, rupiah kembali menguat ke posisi Rp14.023 per dolar AS.

Pelemahan nilai rupiah disinyalir karena faktor internal dan eksternal. Selain dari faktor perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, pun dipandang karena posisi defisit berjalan atau Current Account Deficit (CAD).

Memahami Apa Itu Kurs Pajak 02 Kurs Pajak 2 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Ada Peluang Bisnis Saat Inflasi dan Kurs Rupiah Melemah?]

 

Dilansir dari Republika.co.id, Analis Binaartha Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta menilai, pelemahan rupiah diantaranya posisi CAD yang semakin melebar. Pada Senin (11/2/2019) kemarin, ia mengatakan:

“Faktornya banyak yang membuat rupiah melemah hari ini. Hanya saja secara domestik pelebaran CAD yang kuartal empat 2018 menjadi 31,1 miliar dolar AS. jadi CAD di bawah ekspektasi.”

 

Neraca perdagangan yang tercatat defisit, kata dia, turut menambah tekanan ke CAD. Ada pun data-data lain yang mempengaruhi pelemahan rupiah diantaranya penurunan indeks keyakinan bisnis, indeks keyakinan konsumen, serta penurunan cadangan devisa.

Di sisi lain, tambah dia, laju kurs dolar AS memang terus menguat. Nafan mengatakan:

“Meski cadangan devisa hanya turun sedikit namun kalau tidak sesuai ekspektasi, maka bisa berikan sentimen negatif terhadap rupiah.”

 

 

Rupiah Menguat

Rabu (13/2/2019) pagi, rupiah kembali  menguat setelah sebelumnya melemah yang dipengaruhi oleh ketidakjelasan proses negosiasi dagang Amerika Serikat dan Tiongkok.

Hingga pukul 9.21 WIB, nilai tukar rupiah masih bergerak menguat 39 poin menjadi Rp14.029 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.068 per dolar AS. 

Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih menilai pasar memberi respon positif terhadap potensi kesepakatan perdagangan AS-Tiongkok.

Hal ini berdasarkan pernyataan Trump yang menginginkan pertemuan dengan Presiden Tiongkok, Xi Jinping. Padahal beberapa waktu lalu Trump menyampaikan hal sebaliknya. Dikutip dari Tirto.id, Lana mengatakan:

“Kemungkinan rupiah akan menguat merespons euforia potensi kesepakatan dagang antara AS-Cina.”

 

Sebelumnya, Donald Trump berharap segera bertemu Presiden Cina Xi Jinping sebagai upaya untuk mengakhiri perang dagang kedua negara. 

Ia berharap dapat menyelesaikan negosiasi terakhir sebelum tenggat waktu Kesepakatan Perdagangan tanggal 1 Maret 2019 yang tinggal beberapa minggu lagi.

Penasihat Gedung Putih, Kellyanne Conway, mengatakan Trump mengancam jika sampai tenggat waktu yang disepakati tidak mampu bertemu Xi Jinping, ia akan menggandakan tarif impor Tiongkok senilai 200 miliar dolar AS.

Dikutip dari Bloomberg, Kellyanne mengatakan:

“Dia (Trump, red) ingin bertemu Presiden Xi, segera. Presiden ingin membuat kesepakatan. Dia ingin keadilan untuk Amerika; pekerja Amerika dan Suku Bunga Amerika.”

 

Bagaimana dengan kondisi keuangan Anda? Apakah kondisi keuangan Anda sudah stabil dan menuju financial freedom? Jika belum, jangan khawatir, Anda bisa memperbaiki keuangan Anda dengan membaca ebook Perencanaan Keuangan untuk usia 30 an di bawah ini secara GRATIS.

Free Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Selain itu, Anda dapat menggunakan bantuan Aplikasi Finansialku untuk merencanakan dan mengelola keuangan Anda. Aplikasi Finansialku dapat dengan mudah Anda download melalui link di bawah ini atau melalui Google Play Store.

Jangan biarkan kondisi keuangan Anda ikut melemah!

Daftar Aplikasi Finansialku

Download Aplikasi Finansialku di Google Play Store

 

Apa tanggapan Anda setelah membaca berita tentang Rupiah yang sempat melemah? Berikan pendapat Anda di kolom komentar di bawah ini.

Bagikan artikel ini kepada teman dan kerabat Anda. Semoga bermanfaat, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Lit Septyaningsih. 11 Februari 2019. Pelemahan Rupiah Hari ini Dinilai Akibat Pelebaran CAD. Republika.co.id – https://goo.gl/1VBQSW
  • Yantina Debora. 13 Februari 2019. Rupiah Menguat Jadi Rp14.023 Per Dolar AS pada Rabu Pagi. Tirto.id – https://goo.gl/E2yJwv

 

Sumber Gambar:

  • Rupiah Menguat – https://goo.gl/fFW9R8