Kabar terbaru mengungkapkan bahwa Samboja jadi ibu kota yang dicanangkan saat ini. Seperti apa lokasi ibu kota baru tersebut?

Kali ini Finansialku akan membahas mengenai lokasi Samboja di Kaltim. Agar lebih jelas yuk simak ulasannya berikut ini. Selamat membaca!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Samboja Berpotensi Jadi Ibu Kota Baru

Pemindahan ibu kota ke pulau Kalimantan kini dibahas dengan serius oleh berbagai pihak.

Bahkan Presiden Joko Widodo sudah memberikan sinyal yang semakin jelas atas rencana tersebut.

Salah satu yang menjadi bahan perbincangan adalah kecamatan Samboja di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Samboja Jadi Ibu Kota 02 - Finansialku

[Baca Juga: Mau Terhindar Penyakit Kritis? Lakukan 5 Gaya Hidup Sehat Ini!]

 

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas, Bambang Brojonegoro pun telah memberikan kode keras soal calon lokasi Ibu Kota baru.

“Kita cari lokasi tengah, jadi jatuhnya di Selat Makassar. Selat Makassar terletak di antara dua Pulau Kalimantan dan Sulawesi, kita pilih Kalimantan bagian timur atau Sulawesi bagian barat.”

 

Hal ini karena Samboja telah terhubung dengan Tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99 km dan Bandara Sepinggan, Balikpapan, Samboja dapat ditempuh melalui rute darat dalam waktu sekitar 1 jam 16 menit.

Wilayah Samboja ini sangat dekat dengan Selat Makassar, lokasi yang paling tengah wilayah Indonesia.

PT Jasa Marga (Persero) pun bahkan sudah menyiapkan ada gerbang tol (GT) sebagai akses keluar masuk di Samboja.

PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) sudah merancang hal ini dengan matang.

Secara keseluruhan tol sepanjang 99,3 km ini dilengkapi 3 GT. Berikut gerbang tol di Samboja:

  1. GT Manggar dengan Ramp On/ Ramp Off yang berada di Jl. Mulawarman;
  2. GT Karang Joang dengan Ramp On/Ramp Off yang berada di Jl. Soekarno-Hatta KM 13;
  3. GT Samboja dengan Ramp On/ Ramp Off yang berada di Jl. Soekarno-Hatta KM 38;
  4. GT Palaran dengan Ramp On/Ramp Off yang berada di Jl. Soekarno-Hatta KM 4 (Samarinda).

 

Hingga akhir Agustus 2019, progress konstruksi jalan toleh telah mencapai 96,8% dengan pembebasan lahan yang telah mencapai 99,33%.

 

Gratis Download Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 30 an

Perencanaan Keuangan Untuk Usia 30 an - Finansialku Mock Up

Download Ebook Sekarang

 

Karakteristik Samboja Kaltim

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), Samboja memiliki luas daerah sebesar 1.045,9 km2.

Dengan begitu luas wilayah Samboja hampir sama dengan satu setengah kali lipat dari luas Jakarta yang hanya 662,33 km2.

Tak hanya itu, jumlah penduduk di Samboja per tahun 2017 masih sebanyak 63.128 jiwa, yang menghasilkan angka kepadatan penduduk 54,3 jiwa/ km2.

Hal ini tentu berbeda jauh dengan Jakarta yang jumlah penduduknya mencapai 10,3 juta jiwa yang membuat angka kependudukan membengkak hingga 15.663 jiwa/ km2.

Samboja Jadi Ibu Kota 03 - Finansialku

[Baca Juga: Kenali Gejala dan Penyebab Penyakit Asam Lambung, Berikut Dengan Cara Mengatasinya]

 

Jika dilihat dari total curah hujan di Kecamatan Samboja pada tahun 2017 mencapai 2.680 mm. Jumlah hari hujan di Samboja pada tahun yang sama adalah 161 hari.

Itu artinya curah hujan di Samboja sedikit lebih tinggi jika dibandingkan dengan Jakarta yang hanya sebesar 2.151,9 mm pada tahun 2017. Pada tahun yang sama hujan di Jakarta terjadi sebanyak 151 hari.

Sementara itu kecamatan Samboja juga dilalui 5 sungai yang panjangnya masing-masing lebih dari 10+ km, yaitu Sungai Merdeka (10 km), Sungai Hitam (10+ km), Sungai Serayu (10+km), Sungai Sekakam (18+km), Sungai Bulu (10+ km).

BPS menyebut lebar sungai-sungai ini memiliki lebar sekitar 6-10 meter yang mana belum dijadikan alur pelayaran hingga tahun 2017.

Dengan begitu, jika Ibu Kota dipindah ke Samboja, pemerintah harus bisa merancang infrastruktur yang bisa mencegah terjadinya banjir kala hujan.

Hal ini karena jika tidak, fenomena banjir tahunan yang kerap melanda Jakarta bisa menular hingga ke Samboja.

Sektor perekonomian yang saat ini menjadi yang utama di Samboja adalah pertanian.

Pada tahun 2017 kecamatan ini berhasil memproduksi 92.805 ton beras, 126.750 ton nanas, dan 48.385 ton pisang.

Samboja Jadi Ibu Kota 04 - Finansialku

[Baca Juga: Pria 19 Tahun Mengidap Penyakit Mengerikan Karena Main Ponsel Hingga Larut Malam]

 

Selain itu ada juga produk pertanian lainnya seperti kelapa sawit, karet, dan kelapa. Tak hanya pertanian, ada juga usaha perikanan yang berlangsung di Samboja.

Untuk perikanan laut, ada 871 kapal yang terdaftar dengan produksi sebesar 3.986 ton di tahun 2017, Ada pula perikanan tambak yang menghasilkan 41.753 ton di tahun yang sama.

Terkait energi, BPS mengatakan Samboja saat ini sudah teraliri listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Semenjak rencana pemindahan ibu kota, dua provinsi di Kalimantan yaitu Kalteng dan Kaltim menjadi kandidat terkuat.

Di Kalteng, ada kawasan Katingan yang juga jadi lokasi yang ‘digoreng’ oleh para pencari cuan.

 

Apa pendapat Anda terkait artikel di atas? Berikan tanggapan Anda di kolom komentar di bawah ini. Share artikel ini kepada teman dan kerabat Anda.

Semoga bermanfaat dan terima kasih!

 

Sumber Referensi:

  • Muhammad Choirul Anwar. 21 Agustus 2019. Top! Calon Ibu Kota Baru, Samboja Tersambung Tol Tahun Ini. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/30oGOQB
  • Taufan Adharsyah. 21 Agustus 2019. Membuka Tabir! Ini Kondisi Samboja Kaltim Kandidat Ibu Kota. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/2KZWljf

 

Sumber Gambar:

  • Samboja Jadi Ibu Kota 1 – http://bit.ly/2KOGAwT
  • Samboja Jadi Ibu Kota 2 – http://bit.ly/2KLo4W2
  • Samboja Jadi Ibu Kota 3 – http://bit.ly/2KLPQSc
  • Samboja Jadi Ibu Kota 4 – http://bit.ly/2NlAF3X