Kondisi arus kas mampat akibat Covid-19, Shell Plc memutuskan untuk mundur dari Blok Masela.

Informasi selengkapnya, dapat dibaca dalam artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

Shell Plc Mundur dari Block Gas Abadi Masela

Dampak dari pandemi virus corona atau Covid-19 memukul banyak sektor industri dan bisnis secara global, juga di Tanah Air.

Akibat wabah, Royal Dutch Shell Plc (Shell) perusahaan minyak dan gas multinasional yang berkantor pusat di Belanda memutuskan untuk hengkang dari Proyek Gas Abadi Blok Masela, Provinsi Maluku.

Kompas mewartakan kini Inpex Corporation (Inpex) sebagai pemegang saham terbesar Blok Masela sedang mencari pengganti Shell.

“Iya betul (mundur). Inpex sedang mencari penggantinya,” terang Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno dikutip dari Kompas.com, Senin (06/07).

 

Lebih lanjut, Julius menerangkan, alasan hengkangnya Shell dari Blok Masela dikarenakan kondisi arus kas yang terdampak situasi pandemi Covid-19.

Selain itu juga, Shell memutuskan untuk memfokuskan pada proyek-proyek lain yang tengah berlangsung di Indonesia.

Asal tahu saja, Shell memiliki hak partisipasi di Blok Masela sebesar 35 persen dan 65 persen oleh Inpex Corporation. Untuk hal ini, pemerintah daerah juga dipastikan bakal menerima jatah 10 persen hak partisipasi.

“Di beberapa proyek lainnya di negara lain kurang atau tidak berjalan lancar sehingga cashflow perusahaan tidak baik. Mereka fokus dulu untuk beberapa proyek yang sudah berjalan,” jelas Julius.

Royal Dutch Shell Plc Mundur dari Blok Masela, Ada Apa 02 - Finansialku

[Baca Juga: Yuk Kenalan Dengan Trading Komoditas Minyak Bumi!]

 

Kabar hengkangnya Shell dari proyek yang nilai investasinya mencapai 20 miliar dollar AS itu bukan hal baru. Sebelumnya, pada pertengahan Mei 2019 kedua pihak tetap melanjutkan kerja sama pada Proyek Masela

Di sisi lain, Proyek Masela juga tengah dihadapkan pada sejumlah pengerjaan, seperti pengadaan lahan dan pencarian pembeli produk.

Selain terbentur soal lahan, Inpex Corporation dan Shell Indonesia selaku operator belum berhasil menemukan calon pembeli produk gas alam cair tersebut.

Sekedar informasi, Inpex Masela Ltd sudah melakukan MoU jual beli gas dari Proyek LNG Abadi Masela itu PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan PT Pupuk Indonesia (Persero) pada Februari lalu.

 

Harga Minyak Merosot Terdampak Covid-19

SKK Migas sempat menyebut dampak dari pandemi corona membuat harga minyak dan gas turun.

Sementara itu, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan masalah berat yang dihadapi adalah anjloknya harga LNG.

Ia menyebut harga LNG dunia jatuh rendah khususnya di bulan Juni di bawah US$ 2 per MMBTU (million british thermal units). Kemudian sedikit mengalami kenaikan ke posisi US$ 2,2 MMBTU.

Para analis, menurutnya, memperkirakan pada Desember 2020 kondisinya akan membaik.

“Dan kita akan lihat di masa akan datang ketakutan project owner seperti Masela eksekusi proyek ke depan,” katanya seperti dikutip dari Cnbc Indonesia, Senin (06/07).

 

Sebelumnya, Inpex Masela Ltd sudah melakukan MoU jual beli gas dari Proyek LNG Abadi Masela itu PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan PT Pupuk Indonesia (Persero) pada Februari lalu.

Nota kesepahaman itu dimaksudkan untuk memulai pembahasan atas penjualan dan pembelian untuk menyuplai gas LNG ke pembangkit listrik tenaga gas yang dioperasikan oleh PLN dan gas alam sebesar 150 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) untuk kilang co-production yang akan dibangun PT Pupuk Indonesia.

SKK Migas menargetkan, proses pencarian buyer ini diharapkan dapat rampung pada 2021.

 

 

GRATISSS Download!!! Ebook Perencanaan Keuangan Entrepreneur & Freelance

Mockup ebook entrepreneur dan freelancer

Download Ebook Sekarang

 

Bagikan setiap artikel Finansialku kepada rekan atau kenalan yang membutuhkan!

Jika membutuhkan bantuan berupa solusi jitu tentang mengatur keuangan pribadi bisnis atau keluarga, kamu dapat menghubungi Konsultan Perencana Keuangan Finansialku.

Semoga bermanfaat, ya.

 

Sumber Referensi:

  • Muhammad Ridwan. 05 Juli 2020. Shell Mundur, Inpex Cari Mitra Kembangkan Blok Masela. Bisnis.com – https://bit.ly/2Z2TBd8
  • Anisatul Umah. 06 Juli 2020. Menyerah, Benarkah Shell Mundur dari Blok Gas Abadi Masela? Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/2BxkP2P
  • Redaksi. 06 Juli 2020. Shell Hengkang dari Blok Masela, Apa Alasannya? Kompas.com – https://bit.ly/3f3Ig28

 

Sumber Gambar:

  • Shell Plc 01 – https://bit.ly/31OV4FG
  • Shell Plc 02 – https://bit.ly/2VNqjxi