Sejauh mana Anda tahu informasi tentang start up Saas di Indonesia? Start up satu ini adalah sebuah system yang sedang naik daun lho.

Mungkin masih banyak orang yang masih asing dengan istilah ini. Apa itu SaaS?

Nah untuk memperkenalkan dan sebagai referensi, kali ini kami akan membahasnya untuk Anda. Jadi simak terus artikel Finansialku berikut ini.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Start It Up

 

Apakah Startup Saas Itu?

Seperti yang saya sebutkan pada prolog sebelumnya, mungkin masih banyak dari Anda yang asing dengan SaaS dalam dunia start up, bahkan ada yang sudah mengetahui namun cenderung masih takut untuk menggalinya.

Hal ini lebih diakibatkan karena kebanyakan orang masih belum memahami dengan baik istilah tersebut dan terdapat kerancuan istilah SaaS itu sendiri.

Namun dibalik itu semua tak bisa dipungkiri bahwasannya ekosistem SaaS menjadi aspek yang penting bagi banyak sekali sektor industri diseluruh dunia.

Informasi Start Up Saas di Indonesia yang Harus Kamu Tahu 02

[Baca Juga: Apakah Indonesia Membutuhkan Teknologi 5G? Kenali Cara Kerjanya!]

 

SaaS sendiri merupakan singkatan dari Software as a Services. Menurut prediksi dari Market Watch, diperkirakan pasar SaaS diseluruh dunia akan tumbuh hingga 21,2% dalam kurun waktu antara tahun 2018 hingga 2023.

Jika diuangkan, maka angka pertumbuhan tersebut bisa mencapai US$117 miliar pada akhir tahun 2022, angka yang fantastis bukan?

Di sisi lain, tren SaaS kini sedang mengalami peningkatan yang pasar di Asia Tenggara.

Namun sayangnya pertumbuhan tren positif tersebut tidak diikuti dengan infrastruktur yang memadai seperti di beberapa negara, salah satunya Indonesia.

Sehingga akan sangat sulit bagi perusahaan maupun industri yang ingin mengadopsi teknologi ini.

 

Teknologi Cloud Computing, Aspek yang Mempengaruhi SaaS

Selanjutnya kini kita akan membahas mengenai teknologi cloud computing terlebih dahulu. Karena teknologi ini sangat erat kaitannya dengan SaaS, bahkan sangat bergantung.

Cloud computing merupakan teknologi yang memungkinkan pemrosesan data dan jaringan dari yang sebelumnya mengandalkan infrastruktur fisik menjadi di internet.

Jika dilihat dari definisinya, itu berarti produk yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi dapat berkembang dengan amat cepat.

Secara garis besar, cloud computing menyediakan layanan yang mencakup infrastruktur (IaaS, yang merupakan utilitas digital seperti bandwidth internet dan tempat penyimpanan data), platform (PaaS, mengacu pada layanan yang mengelola beberapa aplikasi secara bersamaan), dan juga software (SaaS).

Founder & Money_ Tips Sukses Bisnis Start Up Ala CEO China 02

[Baca juga: Virus Corona Bisa Menyebar Lewat HP Xiaomi! Fakta atau Hoax?]

 

Penyedia layanan SaaS memanfaatkan aspek fleksibilitas serta skalabilitas dari teknologi cloud computing. Penyedia SaaS dapat menyediakan layanan lewat web browser, aplikasi internet (seperti WhatsApp Desktop), maupun aplikasi mobile.

Contoh dari aplikasi tersebut antara lain Google Docs dan Microsoft Office 365. Dengan adanya perkembangan ini, perusahaan-perusahaan dapat menggunakannya untuk beberapa keperluan tertentu salah satunya untuk mengevaluasi performa karyawan.

 

Manfaat SaaS untuk Perusahaan di Indonesia

Nah tentunya SaaS memiliki manfaat sendiri bagi perusahaan di Indonesia. Manfaat pertama adalah efisiensi terkait biaya. Dengan menggunakan SaaS, perusahaan dapat menghemat biaya operasional secara signifikan.

Kedua, SaaS juga dapat menawarkan alternatif pengembangan perangkat lunak (software) dan perangkat keras (hardware) yang membutuhkan biaya cukup tinggi. Belum lagi untuk menggaji ahli khusus dalam bidang IT.

SaaS menawarkan keuntungan produk dengan harga terjangkau juga dengan sisi fleksibilitasnya.

Tentu masalah biaya menjadi aspek yang paling besar bagi kemajuan bisnis di Indonesia. Mengingat mayoritas di negara ini merupakan pelaku usaha kecil menengah atau UKM.

Produk SaaS bisa dijadikan solusi dan dapat digunakan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Dalam penetapan harga pun, model biaya yang digunakan pun sesuai dengan penggunaannya.

Ditambah lagi produk SaaS juga menyediakan pilihan apabila pengguna menginginkan fitur layanan yang lebih banyak.

 

Meningkatkan Skill Masyarakat Indonesia

Tidak bisa dipungkiri lagi bahwasannya Indonesia merupakan negara dengan perkembangan ekonomi yang sangat luar biasa di Asia Tenggara.

Namun disisi lain hal tersebut masih belum bisa diimbangi dengan kemampuan serta talenta Sumber Daya Manusianya.

Kemampuan dari SDM di Indonesia masih kesulitan untuk mengisi pos-pos tertentu dalam bisnis yang kini sedang dibutuhkan. Padahal perusahaan-perusahaan digital dalam negeri pun kini sudah banyak sekali bermunculan.

Nah tentunya produk SaaS disini hadir sebagai solusi dari permasalahan tersebut. Produk SaaS hadir sebagai untuk membantu menyelesaikan berbagai tugas yang tidak bisa diselesaikan oleh satu orang.

Selain itu produk SaaS juga dapat menggantikan kemampuan teknis untuk menyelesaikan suatu permasalahan tertentu.

Contohnya seperti manajemen sumber daya manusia, akuntansi, publikasi konten, hingga pencatatan keuangan.

Tentu saja dibandingkan harus menggaji seorang akuntan atau harus menggunakan jasa firma akuntan tertentu, dengan menggunakan produk SaaS permasalahan tersebut akan dapat diselesaikan dengan biaya yang minimal.

Dengan adanya SaaS, Transisi ke era digital tidak selalu memerlukan investasi yang mahal dan menyeluruh, karena saat ini telah ada beragam produk SaaS yang tersedia bagi UKM dan perusahaan besar di Indonesia.

 

Nah itulah sedikit penjelasan mengenai Startup SaaS. Apakah Anda tertarik untuk menerapkannya dalam bisnis yang dimiliki?

Jangan lupa share artikel ini ya, semoga bermanfaat…

 

Sumber Referensi:

  • Admin. 13 Juni 2019. Startup SaaS di Indonesia: Semua Hal yang Perlu Kamu Tahu. East.vc – http://bit.ly/314U6mA

 

Sumber Gambar:

  • Start up SaaS di Indonesia 01 – http://bit.ly/2U4WfwX
  • Start up SaaS di Indonesia 02 – http://bit.ly/37AxRHj