Untuk Anda yang sering gonta-ganti karyawan, mungkin Anda perlu tahu alasan tidak betah kerja, oleh karyawan Anda berikut ini.

Selamat membaca….

 

Karyawan VS Pihak Atasan

Dari pihak karyawan, tentu banyak hal yang menjadi pertimbangan Anda sebelum meluncurkan surat resign. Banyak hal pula yang menjadi alasan tidak betah kerja yang Anda alami.

Lain halnya Anda sebagai atasan. Anda sudah berulang-ulang dan sudah sering bergonta-ganti karyawan.

Karyawan Anda sudah sering kali ganti, namun tahukah apa alasan karyawan tidak betah kerja pada perusahaan Anda?

Bila Anda sebagai atasan pernah atau punya pikiran seperti ini, “mau resign, ya sudah, toh masih banyak orang yang mau kerja pada saya”, sebenarnya adalah hak Anda untuk punya konsep atau pikiran demikian, namun bukankah lebih baik lagi bagi perusahaan Anda bila melakukan sebuah koreksi.

Mengapa karyawan Anda sering resign dari perusahaan?

 

#1 Keluarga

Jika urusannya soal keluarga, memang susah untuk dilawan. Sebab, banyak orang bekerja dan lelah hanya demi melihat keluarganya bahagia.

Ada orang yang akhirnya mengorbankan perasaannya sendiri sekalipun sudah tidak betah bekerja. Ada orang yang lebih menyukai dekat keluarga, karena baginya keluarga adalah obat penawar untuk perasaan tidak betah kerja.

Bila Anda sebagai atasan memberi pindah tugas ke luar kota pada karyawan dan pada akhirnya menerima surat resign, dengan alasan keluarga menolak pindah.

Hal tersebut harusnya bisa menjadi sebuah pertimbangan bagi Anda dalam hal, regulasi pindah tugas pada perusahaan bagi karyawan Anda. Supaya Anda tidak kehilangan karyawan terbaik Anda lagi di kemudian hari.

Ternyata Berikut Alasan Tidak Betah Kerja dan RESIGN, Karyawan Anda! 02 Finansialku

[Baca Juga: Yuk, Ketahui Faktor Penentu Bonus Tahunan untuk Karyawan!]

 

#2 Tantangan dan Workload

Alasan karyawan tidak betah kerja, lainnya datang karena tantangan dan workload atau beban kerja.

Sekalipun dalam satu perusahaan yang sama, yang namanya bekerja tentu ada beban dan tantangan tersendiri bagi setiap karyawan. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, tetapi membahas mengenai tantangan dan target kerja.

Kita perlu mengetahui apakah target kerja ini masih dalam batas kemampuan atau telah melebihi kapasitas kerja karyawan.

Seorang karyawan memang membutuhkan sedikit tantangan maupun beban kerja yang sesuai dengan kemampuannya.

Jika tantangan perkerjaan terlalu mudah maka akan membuat bosan bekerja dan jika terlalu sulit mengakibatkan stres. Sebab, karyawan akan merasa kesulitan dalam memenuhi target kerjanya. Anda sebagai atasan perlu menyadari ini.

Jika memang karyawan tidak betah kerja karena beban kerja, solusi yang dapat Anda tawarkan sebagai atasan adalah membangun komunikasi dengan karyawan.

Tentunya Anda juga perlu melakukan training bagi karyawan Anda sehingga ia berkembang dan tantangan dari pekerjaan tersebut dapat karyawan Anda atasi, dan alasan tidak betah kerja itu pun akan luntur dengan sendirinya.

Bila sudah demikian perkembangan perusahaan Anda jauh lebih baik bukan?

 

#3 Lingkungan Kerja yang Buruk

Lingkungan kerja memang menjadi salah satu faktor utama dalam bekerja. Suasana kantor yang ceria, fasilitas kerja yang memadai, teman yang kompak ditambah dengan gaji besar plus pekerjaan yang sesuai dengan passion.

Wah, kalau sudah begitu kenapa harus pindah ke lain hati? Sayangnya tidak semua kantor atau perusahaan itu sempurna dan memiliki idealisme seperti keinginan karyawan.

Yang ada, mungkin akan seperti ini: Jika gaji besar maka suasana kantornya buruk, jika gaji kecil tapi teman-temannya bikin nyaman.

Bila ternyata selama ini Anda sebagai atasan kerap kali menerima surat pengunduran diri karyawan, dengan alasan tidak betah kerja karena lingkungan kantor yang buruk.

Apa yang mungkin dapat Anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut, demi mencegah hal serupa terus berulang?

 

#4 Bos yang Bossy 

Mungkin ini sering dan banyak terjadi pada perusahaan. Alasan karyawan tidak betah kerja karena bos yang bossy.

Tentu Anda sebagai pemimpin, ingin hasil kerja karyawan Anda adalah maksimal. Maka Anda kerap kali mengatur kerja karyawan Anda, hal itu adalah harus. 

Namun bila ternyata hal yang Anda lakukan berulang kali tersebut, mengatur karyawan, dengan catatan sambil marah-marah, sehingga mereka tidak merasa nyaman, apakah hal tersebut patut Anda pertahankan?

Mengatur karyawan tentu adalah hak Anda, dan itu sebuah keharusan demi kebaikan perusahaan Anda sendiri.

Namun bila Anda adalah bos yang bossy setiap harinya, itu akan menjadi alasan karyawan tidak betah kerja pada perusahaan Anda dan akhirnya memilih resign.

Anda merasa, Anda bukan bos yang bossy, namun karyawan Anda tetap saja sering resign?

Maka Anda perlu periksa situasi kantor, mungkin ada pihak lain yang bersikap bossy pada rekan kerja lainnya yang menjadi alasan karyawan tidak betah kerja.

Karena bila ternyata pihak lain yang nge-bossy dan berujung merugikan perusahaan Anda, maka hal itu perlu tindakan tegas dari Anda yang adalah pemimpin yang sesungguhnya.

 

#5 Alasan Personal

Anda sebagai pemimpin, Anda tahu ada alasan lain ini. Alasan karyawan tidak betah kerja dan memilih resign karena alasan personal.

Namun bila alasan personal, tentu karyawan Anda tidak akan sering memberi surat resign. Karena biasanya alasan personal ini karena sakit.

Namun ada hal yang dapat Anda lakukan bagi karyawan Anda seluruhnya, setelah mengetahui alasan karyawan tidak betah kerja yang satu ini.

Yang dapat Anda lakukan yaitu perusahaan menyediakan general check up sebagai fasilitas bagi karyawan.

 

#6 Gaji Pas-pasan

Alasan karyawan tidak betah karena gaji pas-pasan! Mungkin ini sudah final, sehingga karyawan Anda kerap kali mengundurkan diri dari perusahaan.

Untuk karyawan yang sudah bekerja keras alangkah bahagianya mereka jika perusahaan dapat menghargainya dengan bonus tambahan yang pantas.

Celakanya, banyak perusahaan yang terlalu pelit untuk menghargai karyawan dengan memberi tambahan ala kadarnya bahkan tidak sama sekali.

Dalam hal menaikkan gaji pun sebenarnya sudah ada aturan dari pemerintah, di mana ada Upah Minimum Regional (UMR).

Setidaknya perusahaan juga perlu mempertimbangkan kenaikan bbm, kenaikan kontrakan dan lain-lain. Sehingga kenaikan gaji yang wajar sepertinya perlu Anda pertimbangkan sebagai atasan.

 

#7 Sulit Berkembang

Alasan karyawan tidak betah kerja berikutnya adalah suit berkembang atau mentok di posisi yang sama selama bertahun-tahun.

Tidak ada jenjang karier, melakukan rutinitas yang sama tiap harinya, keterbatasan pendidikan karyawan untuk berpindah ke divisi lain. Faktor-faktor ini akan membuat seorang karyawan merasa jenuh karena tidak bisa berkembang.

Dari pada Anda, sebagai atasan, tiap kali harus menerima kenyataan karyawan Anda mengundurkan diri karena merasa sulit berkembang.

Bukankah seorang karyawan dapat di arahkan untuk mengembangkan diri dari segi kepemimpinan, hard skill, soft skill lewat pelatihan ataupun pendidikan formal.

Tentu hal-hal ini tetap dengan tujuan agar karyawan dapat memberikan performa mereka untuk kemajuan perusahaan.

Dengan mengembangkan potensi karyawan tentu secara otomatis akan membantu pengembangan perusahaan juga.

 

#8 Jam Kerja

Dan terakhir, alasan karyawan tidak betah kerja adalah masalah jam kerja. Jam kerja akan menjadi pertimbangan yang cukup serius bagi karyawan.

Berbeda dengan budaya kerja di negara seperti Singapura, Malaysia, Jepang, Korea atau Jepang. Sekalipun masih di wilayah Asia, budaya kerja Indonesia tidak bisa disamakan dengan negara-negara tersebut.

Sebab ada banyak faktor-faktor lain yang saling mempengaruhi. Tetapi intinya adalah, perusahaan bisa cukup memperhatikan jam kerja yang sesuai dengan anjuran Depnaker.

Begitu juga dengan urusan libur hari raya, libur nasional, ataupun cuti yang menjadi hak karyawan. Sekalipun memang harus bekerja maka sebaiknya ada perhitungan yang jelas dari perusahaan sehingga tidak memberatkan satu sama lain.

Sebagai atasan, bila Anda merasa sering kali karyawan Anda tidak betah kerja, mungkin alasannya adalah karena jam kerja pada perusahaan Anda.

banner_pebisnis,_ini_cara_mengatur_keuangan_bisnis_yang_benar

 

Demi Kebaikan Bersama

Itulah beberapa alasan karyawan tidak betah kerja. Yuk koreksi, selama ini, apa alasan Anda tidak betah kerja kerja? Bila Anda adalah karyawan.

Seperti yang telah Finansialku terangkan di atas, selama ini kira-kira yang mana yang menjadi alasan mereka tidak betah kerja di perusahaan Anda?

Semua jawaban untuk pertanyaan ini adalah demi kebaikan bersama. Baik Anda pihak karyawan maupun Anda pihak atasan, demi kebaikan bersama mari kita koreksi, sesuatu yang merugikan sebaiknya kita hilangkan.

Karyawan betah bekerja dan memberikan performa yang baik bagi perusahaan dan perusahaan juga memberikan apa yang dibutuhkan oleh karyawan.

Bukankah hal yang seperti demikian jadi impian bersama?

 

Sobat Finansialku, kini Anda sudah tahu bukan selama ini karyawan tidak betah kerja itu alasannya apa saja?

Nah sekarang kami persilakan Anda untuk berbagi artikel ini kepada rekan-rekan Anda ya. Terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Admin.9 Oktober 2018. 6 Alasan Mengapa Karyawan Bisa Betah Bekerja di Perusahaan. Jubi.co.id – https://bit.ly/3ukMSs3
  • Afifah. 10 Alasan Karyawan Tidak Betah dengan Pekerjaanya. Jadikaryawan.com – https://bit.ly/3fokWzb
  • Admin. 30 Januari 2018. Ketahui 10 Alasan Utama Karyawan Betah Bekerja di Sebuah Perusahaan. Jobhun.id – https://bit.ly/3m6R2k0

 

Sumber Gambar:

  • Ternyata Berikut Alasan Tidak Betah Kerja dan RESIGN, Karyawan Anda! 01 – https://bit.ly/3wreIom
  • Ternyata Berikut Alasan Tidak Betah Kerja dan RESIGN, Karyawan Anda! 02 – https://bit.ly/3fJbuXn