Sudahkah Anda mengetahui mengenai KPR BPJS Ketenagakerjaan? Saat ini subsidi pemerintah sedang menunggu nasabah KPR BPJS Ketenagakerjaan, apakah Anda tertarik? Kali ini Finansialku akan membahas mengenai KPR BPJS Ketenagakerjaan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

KPR BPJS Ketenagakerjaan

Tahun 2017, Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan menawarkan fasilitas pinjaman dalam bentuk Kredit Konstruksi, Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan pinjaman uang muka. Fasilitas ini diberikan kepada peserta yang aktif.

Dikutip dari CNN, Agus Susanto, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, menjelaskan bahwa Manfaat Layanan Tambahan (MLT) yang disediakan badan yang dipimpinnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan peserta melalui pemilikan rumah yang layak. Sekaligus mendukung program sejuta rumah pemerintah.

“MLT yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada pesertanya mencakup 4 jenis, yaitu KPR, Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP), Pinjaman Renovasi Perumahan (PRP) dan Kredit Konstruksi bagi developer.”

 

BPJS Ketenagakerjaan Menggaet Banyak Peserta Melalui Agen Perisai

[Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Menggaet Banyak Peserta Melalui Agen Perisai]

 

Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT), ini diatur dalam Permenaker Nomor 35 Tahun 2016, dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam pelaksanaan programnya Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) sebagai penyalur KPR kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MPR) peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dalam program kali ini, BPJS Ketenagakerjaan akan berperan sebagai penyokong likuiditas BTN dalam menyalurkan fasilitas KPR.

Dikutip kembali dari CNN, Direktur Consumer Banking BTN, Handayani, mengatakan bahwa dalam kerja sama tersebut, nantinya nasabah akan dimasukan dalam program KPR BTN Subsidi. Program tersebut adalah program kredit pemilikan rumah yang bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kenali Program BPJS Ketenagakerjaan dan Rasakan Manfaatnya! 4 - Finansialku

[Baca Juga: Kenali Program BPJS Ketenagakerjaan dan Rasakan Manfaatnya!]

 

Bunga yang ditawarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan pun tergolong rendah, hanya 5% bagi mereka yang masuk kedalam kategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) maupun non-MBR dengan tenor maksimal 20 tahun untuk pembelian rumah tapak dan rumah susun. Nasabah diperkenankan membayar uang muka hingga 1% dan juga akan mendapat perlindungan asuransi jiwa dan kebakaran.

Jika Anda merupakan peserta aktif minimal selama satu tahun, Anda sudah bisa mengajukan kredit ke Kantor Cabang Bank BTN dengan membawa persyaratan-persyaratan yang dibutuhkan. Rumah yang diajukan juga harus merupakan rumah pertama peserta, dan apabila pasangan suami dan istri merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan, maka hanya satu pihak saja yang dapat mengajukan KPR.

Tidak Punya eKTP Apakah Bisa Daftar BPJS Ketenagakerjaan - Finansialku

[Baca Juga: Tidak Punya e-KTP Apakah Bisa Daftar BPJS Ketenagakerjaan?]

 

Seluruh proses pengajuan KPR ini mengacu pada syarat dan ketentuan yang diberlakukan oleh Bank BTN serta otoritas yang mengatur bidang usaha perbankan. Jangka waktu maksimal kredit untuk pemilikan rumah dapat dilakukan sampai 20 tahun, sementara jangka waktu pinjaman uang muka perumahan mengacu pada jangka waktu yang ditetapkan Bank BTN, dengan batas maksimal 15 tahun. Berbeda dengan jangka waktu kredit konstruksi yang hanya mengacu pada jangka waktu kredit yang berlaku di Bank BTN.

Dikutip dari CNN kembali, untuk masalah gaji, BTN mensyaratkan nasabah harus memiliki gaji atau penghasilan pokok tidak melebihi Rp4 juta untuk pengajuan KPR Rumah Sejahtera Tapak dan Rp7 juta untuk Rumah Sejahtera Susun dengan masa kerja atau usaha minimal 1 tahun.

Soal administrasi, nasabah diwajibkan memiliki NPWP dan SPT Tahunan PPh orang pribadi sesuai perundang-undangan yang berlaku serta menandatangani Surat Pernyataan diatas meterai.

[Tanya BPJS Kesehatan] Bagaimana Ambil Kartu BPJS bila Resign 1 - Finansialku

[Baca Juga: Bagaimana Ambil Kartu BPJS bila Resign? Apakah Bisa Diganti ke Personal?]

 

Patokan besaran bunga pembiayaan rumah dan KPR ini merujuk pada Rate Bank Indonesia Reverse Repo (BI RR), dengan rincian sebagai berikut:

  1. Jenis pinjaman KPR subsidi bagi MBR, bunga sebesar 5%. Dan untuk jenis pinjaman non-MBR; bunga sebesar BI RR + 3% selama jangka waktu 20 tahun.
  2. PUMP subsidi bagi MBR, bunga sebesar BI RR + 3% dengan jangka waktu tidak lebih dari 15 tahun. Sementara untuk non-MBR tidak mendapatkan PUMP berdasarkan PBI.
  3. Fasilitas pinjaman untuk Renovasi Perumahan, bunga sebesar BI RR + 3% dengan jangka waktu 10 tahun.
  4. Jenis pinjaman Kredit Konstruksi, bunga sebesar BI RR + 4% dengan maksimal pinjaman sebesar 80% dari RAB selama 5 tahun.

 

Bagaimana apakah Anda tertarik menggunakan KPR BPJS Ketenagakerjaan? Semoga artikel diatas bermanfaat, jangan lupa untuk bagikan kepada teman-teman Anda, berikan pertanyaan atupun opini Anda dalam kolom komentar, terima kasih

 

Sumber Referensi:

  • BPJS Ketenagakerjaan. Mulai 2017, BPJS Ketenagakerjaan Tawarkan Fasilitas KPR. BPJSKetenagakerjaan.go.id – https://goo.gl/azBP3j
  • Elisa Valenta Sari. 28 Februari 2017. Subsidi Pemerintah Menanti Nasabah KPR BPJS Ketenagakerjaan. CNNIndonesia.com – https://goo.gl/1q5dnq

 

Sumber Gambar:              

  • BPJS Ketenagakerjaan – https://goo.gl/dRc2WE
  • Karyawan – https://goo.gl/IUNlVq

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang