Begini cara menghitung dana pendidikan anak, untuk Anda para orangtua yang ingin berikan yang terbaik buat anak!

Ketahui selengkapnya di artikel video Finansialku di bawah ini!

 

New normal bukan berarti mengijinkan kita untuk berkeliaran di luar rumah tanpa alasan yang jelas, lho! Yuk, sama-sama lawan corona dengan bertahan di rumah ditemani video-video berkualitas di kanal youtube Finansialku!

 

 

Sebelum masuk ke pembahasan, jangan lupa juga untuk tinggalkan jejak komentar, suka, dan beri kami dukungan dengan menekan tombol subscribe di bawah ini, ya! Terima kasih!

 

 

Cara Menghitung Dana Pendidikan Anak

Sudah tahu cara menghitung dana pendidikan anak yang benar? Coba baca cerita di bawah ini, yuk!

Mereka adalah Melani dan Rico. Sudah menikah 7 tahun, dan dikarunia seorang anak berusia 6 tahun.

Lima tahun lagi, Melani dan Rico berencana mendaftarkan anak tunggalnya itu di bangku SMP.

Artinya, mereka harus mulai mengumpulkan dana pendidikan anaknya dari sekarang, karena mereka sadar kalau setelah anak masuk sekolah, kebutuhan dana akan terus mengalur tiap tahunnya.

Lalu, bagaimana cara menghitung dana pendidikan anak yang ideal?

Pertama, mari kita akumulasikan dana yang dibutuhkan. Tapi, jangan lupa riset, ya!

 

Di bawah ini adalah ilustrasi biaya masuk SMP di tahun 2020. Harga dari tiap SMP di tiap daerah bisa berbeda-beda.

  • Administrasi pendaftaran: Rp 325.000
  • Uang gedung: Rp 12.000.000
  • Uang sekolah: Rp 1.271.000
  • Uang kegiatan selama satu tahun: Rp 1.147.000
  • Uang buku: Rp 1.900.000
  • Total: Rp 16.642.0000

 

Dengan total tersebut, maka dalam 5 tahun ke depan, dana yang dibutuhkan pasangan suami istri ini untuk dana pendidikan si kecil, adalah sebesar RP 108.108.898.

Ini sudah termasuk dengan biaya SPP selama tiga tahun penuh, dan asumsi inflasi 10 persen per tahun.

Untuk bisa mengumpulkan dana pendidikan dengan jumlah tersebut, maka Melani dan Rico diharuskan untuk mengumpulkan uang sebesar Rp 15.941.101 per tahunnya, atau Rp 1.310.627 per bulan selama 60 bulan, dengan asumsi kenaikan dana pendidikan 10 persen, dan hasil investasi 12 persen per tahun.

 

Apakah Sobat Finansialku penasaran bagaimana caranya pasangan suami istri ini mendapatkan perhitungan secara merinci seperti di atas?

Caranya mudah sekali! Sobat Finansialku hanya perlu menggunakan satu menu di aplikasi Finansialku, lho!

Adalah ‘Rencana Keuangan’, merupakan salah satu menu utama, yang bakal membantu Sobat Finansialku melakukan perhitungan secara terperinci untuk segala rencana keuangan di masa depan.

Mulai dari dana liburan, dana membeli barang, membeli rumah, bahkan dana hari tua nanti, Sobat Finansialku bisa melakukan perhitungannya di menu ini!

Fitur Rencana Keuangan Aplikasi Finansialku

Fitur Rencana Keuangan Aplikasi Finansialku

 

Tidak perlu lagi melakukan perhitungan rumit untuk masa depan si kecil dengan cara yang manual, Sobat Finansialku bisa serahkan semua perhitungannya pada Aplikasi Finansialku saja!

Masih belum percaya? Buktikan sendiri dengan menginstal aplikasinya di Google Play Store atau Apple Apps Store, dan manfaatkan free trial selama satu bulan dan lakukan perencanaan keuangan sekarang juga!

Kalau semuanya terbukti, Sobat Finansialku bisa terus menggunakan layanannya tanpa batas, dengan berlangganan akun premium hanya Rp 350 ribu per tahun saja!

Ini belum termasuk dengan potongan langsung Rp 50 ribu dengan memasukkan kode CUAN50 saat upgrade ke premium, lho!

 

Apakah Sobat Finansialku sudah mulai merencanakan dana pendidikan untuk anak tercintanya? Kalau sudah, jangan malu bagikan pengalamannya di kolom komentar, ya!

Sobat Finansialku juga bisa membagikan informasi cara menghitung dana pendidikan anak ini pada teman-teman yang membutuhkan melalui pilihan platform yang tersedia di bawah ini. Terima kasih!