Sandiaga Uno, mantan calon wakil presiden, pernah mengalami susah cari kerja, tapi sekarang jadi triliuner Indonesia!

Cari tahu selengkapnya di artikel video Finansialku di bawah ini, yuk!

 

Kurva penyebaran virus corona belum menunjukkan penurunan. Ini sebabnya, jika tidak ada kepentingan mendesak, lebih baik kamu bertahan diam di rumah, ditemani dengan video-video informatif yang ada di kanal youtube Finansialku, yuk!

 

 

Jangan lupa untuk tekan tombol subscribe di bawah ini dan nyalakan lonceng agar kamu tidak ketinggalan video-video terbaru dari Finansialku, ya!

 

 

 

Kisah Inspiratif Sandiaga Uno

Dari kesuksesan yang diraihnya sekarang sebagai seorang pengusaha, ternyata mantan wakil gubernur DKI Jakarta satu ini pernah mengalami pengalaman para job-seeker, lho!

Sebelum jadi pengusaha, lamaran pekerjaannya berulang kali ditolak oleh berbagai perusahaan.

Tapi dengan kerja kerasnya, laki-laki kelahiran 28 Juni 1969 ini dinobatkan oleh majalah Forbes sebagai orang terkaya urutan 37 se-Indonesia, dengan total kekayaan US$ 669 juta atau setara dengan Rp 9 Triliun!

Penasaran bagaimana kerja keras dan usahanya sampai bisa mendapatkan kekayaan sebanyak itu? Yuk, cari tahu di bawah ini!

 

Kisah Sandiaga Uno #1 Lulusan Terbaik Tapi Ditolak Perusahaan

Sandi merupakan lulusan terbaik di Wichita State University di Kansas, Chicago, AS dengan predikat cum laude.

Lulus kuliah tahun 1990, dia bekerja di perusahaan milik William Soeryadjaya, Bank SUMMA. Karena kepintarannya, dia kemudian mendapatkan beasiswa di George Washington University dengan hasil yang tidak main-main, yaitu IPK sempurna, 4,00.

Kemudian pada 1997, di mana sedang terjadinya krisis di Indonesia, membuat Sandi terkena imbasnya juga. Dia kehilangan pekerjaan.

Tidak peduli dengan IPK-nya yang sempurna, tidak ada satu pun perusahaan yang mau menerimanya.

 

#2 Buka Konsultan Keuangan

Di masa kebingungannya itu, dia memutuskan untuk membuka perusahaan konsultan keuangan bersama salah satu teman SMA-nya, Rosan Perkasa Roeslani dan mentor bisnisnya, William Soeryadjaya dengan nama PT Recapital Advisor.

Sayangnya, bisnis ini tidak semulus yang mereka pikirkan. Butuh waktu 6 bulan untuk mereka mendapatkan klien pertama.

 

#3 Buka Perusahaan Investasi

Meski begitu, Sandiaga Uno tidak menyerah di percobaan pertama. Di 1998, dia mencoba untuk membangun perusahaan investasi bernama PT Saratoga Investama Sedaya, yang bergerak di bidang pertambangan, telekomunikasi, dan kehutanan.

Perusahaannya ini bertugas untuk menghimpun dana investor untuk mengakuisisi perusahaan yang mengalami masalah keuangan.

Dari situ, dia merasa kalau usahanya mulai membuahkan hasil. Hingga tahun 2009, sudah banyak perusahaan yang diakuisisi oleh perusahaannya, seperti PT Bank Tabungan Pensiun Negara (BTPN), PT Dipasena Citra Dermaja, dan PT Astra Microtonics.

 

#4 Punya Hak Milik di Perusahaan Lain (1)

Selain Saratoga, Sandiaga Uno juga punya hak milik atas PT Adaro Energy Tbk, lho!

Perusahaan ini merupakan perusahaan batu bara terbesar nomor 1 di Indonesia dan nomor 4 di dunia.

Pada 2014 saja, Adaro Energy berhasil meraup keuntungan sampai US$183, 5 juta, dimana nilai tersebut setara dengan Rp 2 Triliun.

 

#5 Punya Hak Milik di Perusahaan Lain (2)

Belum selesai sampai situ saja, Sandiaga Uno juga ternyata punya hak kepemilikan di perusahaan yang bergerak di bidang otomotif, yaitu PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk.

Keuntungan per tahun dari penjualan di perusahaan ini mencapai Rp16,1 triliun dengan keuntungan bersih Rp487 Miliar, lho!

Selanjutnya, Sandiaga Uno juga punya perusahaan lain. Kali ini di bidang infrastruktur, yaitu PT Lintas Marga Sedaya, yang membuat jalan tol Cikampek ke Palimanan.

Kemudian PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk, yang bergerak di bidang telekomunikasi. Lalu PT Medco Power Indonesia, perusahaan pencipta pembangkit listrik dengan panas bumi, PT Provident Agro Tbk, raja perusahaan kelapa sawit.

Belum selesai, Sandiaga Uno juga punya Skystar Ventures, yang punya produk co-working space, venture capital, dan incubator bisnis yang menghasilkan perusahaan rintisan berbasis informasi dan teknologi.

 

Itu dia kisah sukses Sandiaga Uno yang tidak menyerah setelah ditolak berbagai perusahaan dengan prestasinya yang cemerlang. Bagaimana pendapat Sobat Finansialku? Mari kita diskusikan di kolom komentar!

Sobat Finansialku juga bisa mendiskusikan hal ini bersama teman-teman dengan membagikannya lewat pilihan platform yang tersedia di bawah ini. Terima kasih!