PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) mendapat izin dari pemegang obligasi untuk melakukan restrukturisasi utang senilai total Rp 2,72 triliun.

Ketahui selengkapnya dalam artikel Finansialku di bawah ini!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku and News

 

PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) Restrukturisasi Utang

Perusahaan konstruksi pelat merah PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) mendapat izin dari pemegang obligasi untuk melakukan restrukturisasi utang senilai total Rp 2,72 triliun.

Restu ini diperoleh setelah perusahaan melakukan Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) yang digelar pada Selasa (09/02) pekan lalu.

Melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), obligasi yang dimaksud adalah obligasi berkelanjutan III tahap I tahun 2017 dengan nilai pokok Rp 1,23 triliun.

Kemudian obligasi berkelanjutan III tahap IV tahun 2019 senilai Rp 1,49 triliun. Dengan demikian, total kedua surat utang tersebut menjadi Rp2,7 triliun.

Dalam RUPO tersebut, pemegang obligasi masing-masing menyetujui pengesampingan pemenuhan kewajiban Emiten terhadap financial performance yang tercantum dalam Pasal 6 ayat 6.3 angka 8 Perjanjian Perwaliamanatan dari kedua obligasi.

Perjanjian yang dimaksud adalah:

  • Memelihara perbandingan aktiva lancar dan kewajiban lancar tidak kurang dari 1:1
  • Memelihara perbandingan Total Pinjaman dengan Total Ekuitas (debt to equity ratio) tidak lebih dari 3:1
  • Memelihara perbandingan antara EBITDA dengan Beban Bunga Pinjaman tidak kurang dari 1,5:1

Tiga poin tersebut berlaku untuk periode laporan keuangan per 31 Desember 2020, 31 Desember 2021 dan 31 Desember 2022.

Adapun saat ini perusahaan memiliki total nilai utang berbunga atau interest bearing debt (IBD) perusahaan nilainya mencapai Rp 68,9 triliun hingga akhir September 2020 lalu.

Porsi utang ini paling tinggi atau sebesar 34% berupa fasilitas modal kerja jangka pendek.

Mengacu laporan keuangan, total liabilitas Waskita Karya per September 2020 mencapai Rp 91,86 triliun, turun dari Desember 2019 Rp 93,47 triliun.

Dari jumlah itu liabilitas jangka pendek sebesar Rp 38,79 triliun dan jangka panjang Rp 53,07 triliun, sebagaimana mengutip dari CNBCindonesia.com, Selasa (16/02).

 

banner- investasi syariah yang menguntungkan

 

Melek Obligasi

Dalam investasi obligasi, ada istilah high risk high return, yang artinya semakin tinggi potensi keuntungannya semakin tinggi juga risikonya.

Meski begitu, ada beberapa keuntungan yang bisa diperoleh investor ketika berinvestasi pada obligasi atau menjadi pemegang obligasi.

Salah satunya adalah keuntungan tambahan yang bisa diperoleh investor apabila mendapatkan capital gain ketika menjual obligasi (harga jual obligasi lebih tinggi dibandingkan harga belinya).

Memang pada setiap instrumen investasi pasti ada risikonya, tak terkecuali obligasi, risiko itu tak bisa terelakkan.

Untuk meminimalisasi hal tersebut, jangan lupa untuk mencari tahu informasi yang dalam tentang kondisi keuangan perusahaan yang menerbitkan obligasi.

Jika kamu butuh konsultasi tentang instrumen investasi apa saja yang sesuai dengan penghasilan, bisa gunakan aplikasi Finansialku yang bisa diunduh melalui Google Play Store maupun Apple Apps Store.

Download Aplikasi Finansialku Sekarang!!

Download Aplikasi Finansialku

 

Aplikasi Finansialku memiliki beragam fitur yang bisa membantu kamu meraih tujuan keuangan, seperti mencatat pengeluaran harian, cek kesehatan keuangan. Termasuk juga layanan konsultasi dengan Financial Planner.

Kamu bisa menghubungi Financial Planner dengan cara klik fitur Konsultasi Keuangan.

Fitur ini bisa dinikmati kapan pun dan di mana pun untuk Sobat Finansialku yang berlangganan akun premium hanya dengan Rp 300 ribu untuk setahun penuh dengan memasukkan kode voucher CUAN50.

Tenang, bagi kamu yang baru pertama kali mengunduh aplikasi Finansialku, bisa menikmati layanan free trial selama 30 hari terlebih dahulu, lho.

 

Bagaimana menurutmu, Sobat Finansialku tentang artikel di atas? Kamu bisa berbagi komentar lewat kolom komentar di bawah ini.

Sebarkan informasi ini seluas-luasnya lewat berbagai platform yang tersedia, agar kawan atau sanak-saudaramu tahu apa yang kamu ketahui. Semoga bermanfaat, ya.

 

 

Sumber Referensi:

  • Pipit Ika Ramadhani. 15 Febuari 2021. Waskita Karya Siap Restrukturisasi Obligasi Rp 2,7 Triliun. Liputan6.com – https://bit.ly/3rXi1QR
  • Dwi Nicken Tari. 14 Febuari 2021. Waskita Karya (WSKT) Dapat Restu Pengesampingan Obligasi Rp2,7 Triliun. Market.bisnis.com – https://bit.ly/3pqvmiS
  • Monica Wareza. 15 Febuari 2021. Waskita Dapat Restu Kreditur untuk Restrukturisasi Rp 2,72 T. Cnbcindonesia.com – https://bit.ly/2OLkekl

 

Sumber Gambar:

  • 01 – https://bit.ly/3jUF2Bh