Mungkin teman-teman sudah pernah mendengar reksa dana Dollar di Indonesia. Finansialku.com akan membahas mengenai mitos atau fakta seputar reksa dana dollar di Indonesia.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

7 Mitos Reksa Dana Dollar di Indonesia

Pada saat bertemu dengan kawan, kami sempat berdiskusi mengenai reksa dana dollar di Indonesia. Ternyata ada beberapa pemahaman yang salah. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Rudiyanto, karena melalui bukunya berjudul sukses finansial dengan reksa dana, Beliau memberikan pengayaan referensi terkait mitos seputar reksa dana Dollar di Indonesia.

 

Mau tahu langsung penjelasan mengenai mitos atau fakta? Coba jawab pertanyaan di bawah ini.

Fakta atau Mitos - Reksa Dana Dollar di Indonesia - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Lihat Slide : Mengenal Reksa Dana untuk Pemula

 

Jawabannya mitos, reksa dana dollar di Indonesia juga ada yang berbentuk reksa dana saham. Contoh produk reksa dana saham Manulife Greater Indonesia Fund. Contoh produk hanya sebagai penjelasan, bukan sebagai saran untuk investasi.

Jawabannya fakta, reksa dana Dollar saat pertama kali terbit nilainya US$1. Penulisan harga NAB, seharusnya 6 digit dibelakang koma. Contoh 1,123456.

Jawabannya mitos, reksa dana Dollar atau mata uang asing, sebenarnya bisa mata uang asing apa saja. Termasuk di dalamnya Euro, Poundsterling, Dollar Singapura atau Dollar Hongkong. Alasan manajer investasi menggunakan US$, karena US$ dianggap mata uang utama.

Jawabannya mitos, tidak selalu reksa dana Dollar berinvestasi di saham-saham asing. Contoh Manulife Greater Indonesia Fund, memiliki portofolio investasi terbesar di Astra International, BCA, Intiland, Telkom dan Unilever Indonesia. Contoh produk reksa dana hanya sebagai penjelasan, bukan sebagai saran untuk investasi.

Jawabannya mitos, kurs yang digunakan adalah kurs yang berlaku pada bank kustodian, bukan kurs tengah Bank Indonesia.

Jawabannya mitos, karena reksa dana Dollar tetap mengalami risiko kurs. Reksa dana Dollar harus dikonversi ke Rupiah untuk dapat membeli saham atau obligasi di Indonesia.

Jawabannya mitos, kita dapat melakukan transfer dalam mata uang Rupiah. Bank tempat kita membuka rekening akan akan melakukan konversi mata uang Rupiah ke dalam USD dan melakukan transfer ke bank kustodian. Begitu juga sebaliknya saat redemption.

 

Kesimpulan

Semoga Kita memiliki pemahaman yang benar mengenai reksa dana dollar, dan dapat berinvestasi dengan bijak.

 

Apakah Anda pernah mengalami kesulitan saat berinvestasi reksa dana dollar?

 

Sumber:

  • Rudiyanto. 2013. Sukses Finansial dengan Reksa Dana. Jakarta: Elex Media Komputindo. Atau website: http://goo.gl/Ad0UdN

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

Download Sekarang