facebook_pixel

Mengenal dan Memilih KPR (Kredit Kepemilikan Rumah)

Mengenal dan Memilih KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Perencana keuangan independen Finansialku akan membahas tentang mengenal dan memilih KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Kami akan memberikan pandangan dari sudut perencanaan keuangan mengenai KPR (Kredit Kepemilikan Rumah).

 

rubrik Finansialku:

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

 

Mengenal KPR (Kredit Kepemilikan Rumah)

KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah adalah produk pembiayaan yang umumnya dikeluarkan oleh bank untuk membeli rumah. Membeli rumah adalah salah satu tujuan keuangan yang sangat penting bagi seseorang. Menurut seorang perencana keuangan bernama Suze Orman, seseorang akan merasa tenang secara keuangan dan batinnya jika telah memiliki rumah.

Mengenal dan Memilih KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) - Perencana Keuangan Independen Finansialku 

Berapa sih harga rumah sekarang ini? Tentu saja harga rumah beragam, sesuai dengan lokasi, akses, fasilitas pendukung dan lain sebagainya. Misal kita anggap saja Pak Ronald ingin membeli rumah dengan luas tanah 100 m2 dan luas bangunan 150 m2 dengan harga Rp 1.000.000.000. Jika saat ini Pak Ronald hanya punya uang sebesar Rp 400.000.000, apakah rumah Rp 1.000.000.000 bisa kebeli?

Mengenal dan Memilih KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) - Utang Produktif -Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Jawabannya sangat bisa dengan bantuan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Bagaimana caranya? Pak Ronald perlu datang ke bank, mengajukan kredit KPR (Kredit Kepemilikan Rumah), mengisi dokumen dan melengkapi syarat-syaratnya. Setelah itu jika KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) disetujui bank, Pak Ronald membayar uang muka (down payment – DP) dan sisanya pembayaran dengan cara mengangsur. Ingat dalam perencanaan keuangan, idealnya cicilan maksimum sebesar 30% dari total pendapatan (pendapatan setelah dipotong pajak dan potongan ini itu dari perusahaan).

 

Cicilan maksimum 30% Pendapatan Bersih. 

 

Mengenal 3 Jenis KPR (Kredit Kepemilikan Rumah)

Ternyata KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) sendiri memiliki beberapa varian produk, seperti KPR subsidi, KPR non subsidi dan KPR syariah. Nah apa beda dari masing-masing jenis KPR tersebut?

Mengenal dan Memilih KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) - KPR disetujui - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

KPR Subsidi

Pada umumnya yang namanya barang subsidi adalah barang / layanan yang diperuntukkan bagi masyarakat yang kurang mampu. Nah biasanya KPR subsidi ini digunakan untuk membeli rumah baru atau merenovasi rumah. Apa yang disubsidi? Subsidi yang diberikan adalah keringanan kredit atau tambahan dana untuk renovasi rumah atau pembangunan rumah.

KPR (Kredit Pemilikan Rumah) subsidi diatur oleh pemerintah dan tidak semua orang boleh menggunakan fasilitas ini. Kurang lebih sama beras raskin, tidak semua orang boleh membeli beras raskin. Maksimal yang boleh diajukan adalah sebesar penghasilan pemohon (orang yang mengajukan KPR).

 

KPR Non Subsidi

Nah ini jenis KPR yang sering ada di pasaran. KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) ini dapat diajukan untuk rumah, apartemen, ruko, rukan dan jenis property lainnya. Aturan main KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) seperti besar bunga kredit, uang muka, biaya pemrosesan, cara perhitungan disesuaikan dengan masing-masing bank.  

 

KPR Syariah

Seiring berkembangnya produk keuangan syariah di Indonesia, produk KPR (kredit kepemilikan rumah) juga mengalami perkembangan. Saat ini ada yang namanya KPR Syariah. Perbedaannya adalah KPR Syariah menggunakan prinsip akad Murabahah (jual-beli).

Prinsip Murahabah adalah bank syariah membeli dulu rumah dan menjualnya kepada nasabah. Harga jualnya adalah harga perolehan rumah + margin keuntungan yang telah disepakati bank Syariah dengan nasabah.

 

Apa langkah selanjutnya, Jadi ambil KPR (Kredit Kepemilikan Rumah)?

Tentu saja banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum mengambil KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Finansialku akan membahas mengenai:

  1. Keuntungan dan Kerugian KPR (Kredit Kepemilikan Rumah).
  2. Bagaimana syarat-syarat umum KPR (Kredit Kepemilikan Rumah).
  3. Bagaimana cara menghitung bunga KPR (Kredit Kepemilikan Rumah).
  4. Biaya proses KPR (Kredit Kepemilikan Rumah).
  5. Hal-hal yang perlu diperhatikan ketika mengajukan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah).

Masing-masing topik tersebut akan dibahas pada artikel yang berbeda. Jadi tetap baca terus Finansialku, dan tingkatkan kecerdasan keuangan sobat Finansialku.

 

Sumber Tulisan dan Gambar:

  • Banding.co.id. Apa itu KPR apa itu KPA. http://goo.gl/BhD10B
  • Computerworld.com. Mortgage Application Form Approved. http://goo.gl/Gygbaf
  • Kredit-Online.co.id. Kredit Kepemilikan Rumah Itu Apa?. http://goo.gl/dXSIUY
  • MarketingSakti.com. Pengertian KPR. http://goo.gl/kX3Zgw
  • Megabank.net. Happy Family New House. http://goo.gl/Pz0EI4
  • Nevadomarbella.com. Get Your Key. http://goo.gl/zI2ITD
  • Rumah.com. Apa Itu KPR. http://goo.gl/d1ISk7
  • Rumah123.com. Panduan KPR. http://goo.gl/EbwW5y
  • Wikipedia. Kredit Kepemilikan Rumah. http://goo.gl/2YSxFp
  • Wikipedia. Murahabah. http://goo.gl/SpRxdo

 

Silahkan hubungi perencana keuangan independen Finansialku, untuk mulai merencanakan keuangan keluarga Anda!

 

Hubungi Finansialku

 

 

Download Slide Kecerdasan Keuangan Keluarga

Download Sekarang

 

Baca E-Magazines #IndonesianDreams

Edisi April 2015

Baca E Magazine Sekarang!

 

 

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

2 Comments

  1. diana 9 October 2015 at 13:27 - Reply

    Ok untuk tipsnya …

Leave A Comment