Menghitung biaya pernikahan  harus dilakukan dengan cermat. Perencana keuangan independen Finansialku akan membahas apa saja yang harus dianggarkan dalam menghitun biaya pernikahan.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Planner

 

Anggaran saat Menghitung Biaya Pernikahan

Ketika menghitung  biaya pernikahan, ada beberapa hal yang perlu Anda anggarkan biayanya. Setidaknya mulai dari acara pra pernikahan, di hari h (pernikahan) dan setelah hari h. Nah apa saja yang harus dianggarkan saat menghitung biaya pernikahan?

 

Pra Pernikahan

Pada saat menghitung biaya pernikahan, hal pertama yang harus dipikirkan adalah biaya pra pernikahan. Biasanya sebelum pernikahan terdapat beberapa acara syukuran, misal acara lamaran, acara adat sebelum pernikahan (contoh widodareni dan lain sebagainya). Jangan sampai Anda lupa memasukkan anggaran pra pernikahan.

 

Hari H atau Hari Pernikahan

Pengeluaran terbesar pasti ada untuk fokus di hari pernikahan. Sebelum pernikahan pasti ada biaya untuk membuat undangan, memesan suvenir pernikahan, biaya jasa wedding organizer dan event organizer.

Mulai dari acara yang paling pagi yaitu acara pernikahan sesuai dengan agama. Setelah itu baru administrasi di Kantor Urusan Agama atau Catatan Sipil. Nah Anda harus mempersiapkan biaya gedung, biaya administrasi, biaya sumbangan, biaya transportasi, biaya hotel, biaya penata rias, biaya baju pengantin dan biaya lainnya yang diperlukan untuk acara pernikahan secara agama dan legalitas. Ingat ya bagian ini adalah bagian yang paling penting dan merupakan syarat pernikahan yang sah di Indonesia.

Menghitung Biaya Pernikahan

 [Baca Juga: Syarat Pernikahan yang Sah di Indonesia]

 

Pada saat menghitung biaya pernikahan, biaya yang paling besar adalah biaya resepsi pernikahan. Walaupun resepsi bukan syarat sah sebuah pernikahan, tampaknya banyak orang menginginkan resepsi pernikahan yang cukup mewah. Beberapa hal yang harus Anda masukkan dalam anggaran pernikahan adalah biaya gedung, dekorasi, mc dan acara, makanan, kue pengatin, dokumentasi dan biaya lainnya.

 

Setelah Menikah

Setelah menikah masih ada beberapa dana yang harus Anda siapkan, seperti biaya perjalanan liburan bersama pasangan. Jangan lupa juga pikirkan matang-matang setelah menikah, Anda dan pasangan akan tinggal dimana?

 

 [Baca Juga: Rumah Pertama Setelah Menikah]

 

Agar Anda tidak terlalu repot menghitung biaya pernikahan, Anda dapat menggunakan jasa wedding organizer. Mereka akan membantu menghitung biaya pernikahan Anda dan mempersiapkan pernikahan Anda dari awal sampai akhir. Jika Anda menyerahkan semua acara pernikahan Anda kepada wedding organizer, pastikan cari perusahaan wedding organizer yang terpercaya.

 

 [Baca Juga: Pake Ga Ya, Jasa Wedding Organizer?]

 

Kesimpulan

Jadi ketika Anda akan menghitung biaya pernikahan, pastikan Anda sudah membuat list yang benar. Buat anggaran dari mulai sebelum hari H (acara pra pernikahan), anggaran untuk acara hari H dan acara setelah hari H. Pernikahan memerlukan dana yang cukup, oleh sebab itu Anda perlu menghitung biaya pernikahan dan merencanakan dengan baik.

 

Menurut Anda, pada sasat menghitung biaya pernikahan, siapa yang harusnya membuat perhitungan.

 

Image Credit:

  • Wedding budget – http://goo.gl/eURRIc

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

Download Sekarang