Orang Terkaya di Dunia Abad ke 19

Orang terkaya di dunia abad ke 19, adalah orang-orang yang berhasil mendapatkan kekayaannya di awal era industri. Bagaimana cara orang terkaya di dunia abad ke 19 menghasilkan mensin pencetak kekayaannya? Perencana Keuangan Independen Finansialku akan membahas lebih dalam mengenai 3 orang terkaya di dunia abad ke 19.

 

Rubrik Finansialku:

Rubrik Finansialku Success Story

 

3 Orang Terkaya di Dunia Abad ke 19

Topik “Orang Terkaya di Dunia Abad ke 19” sengaja diangkat oleh Finansialku karena kami tertarik membagikan informasi bagaimana orang menciptakan mesin pencetak kekayaan di abad ke 19 (tahun 1800an hingga awal tahun 1900). Tentu saja teknologi pada saat itu belum secanggih teknologi yang ada saat ini, tetapi orang-orang kaya ini mampu menghasilkan kekayaan hingga milyaran US$. Langsung saja berikut ini daftar 3 orang terkaya di dunia abad ke 19.

 

John Davidson Rockefeller (1839 – 1937)

John Davidson Rockefeller - Orang Terkaya di Dunia Abad ke 19 - Perencana Keuangan Independen Finansialku
Kekayaan: $323.4 Milyar
Rockefeller adalah orang terkaya di dunia. Dengan kekayaan mencapai 300 Milyar USD, jika beliau masih hidup beliau masih berada di top 50 orang terkaya di dunia. Beliau mendulang kekayaannya dengan berbisnis di industri minyak. Pada tahun 1870, Rockefeller mendirikan perusahaan minyaknya Standard Oil. Salah satu prestasi perusahaan Standard Oil adalah perusahaan ini menguasai 90% penyulingan minyak dan jalur pipa (pipelines) di Amerika Serikat.

Selain tokoh di industry minyak, Rockefeller juga dikenal sebagai tokoh Philanthropy terbesar dalam sejarah. Philanthropy adalah orang yang mendonasikan kekayaannya untuk membantu sesame di bidang pendidikan, keagamaan dan riset. Salah satunya Rockefeller mendanai University of Chicago dan Rockefeller Institute for Medical Research (saat ini bernama Rockefeller University). Kisah hidupnya didokumentasikan dalam sebuah film kompilasi berjudul The Men Who Built America (America Wasn’t Discover, It was Build oleh History Channel).

 

Andrew Carnegie (1835 – 1919)

Andrew Carnegie  - Orang Terkaya di Dunia Abad ke 19 - Perencana Keuangan Independen Finansialku
Kekayaan: $297.8 Milyar
Andrew Carnegie lahir di Dunfermline, Scotlandia. Carnegie tidak terlahir dikeluarga kaya. Ketika Carnegie menginjak masa remaja sekitar umur 13 tahun, keluarganyan memutuskan untuk pindah ke Allegheny, Pennsylvania, Amerika, tentu saja berharap untuk kehidupan yang lebih baik. Keluarga Andrew perlu meminjam sejumlah uang untuk membiayai migrasinya. Pekerjaan pertama Carnegie adalah seorang yang bekerja di konveksi sebagai pengganti bobbin (bagian dari mesin untuk tempat benang). Carnegie bekerja selama 12 jam sehari dan 6 hari seminggu dengan gaji $1,2 per minggu.

Perpindahan Carnegie ke Amerika Serikat menjadi salah satu titik balik. Carnegie mulai bekerja di bagian telegraph di perusahaan rel kereta api, berinvestasi di industry minyak dan kesuksesannya karena industri baja. Pada saat itu masih kebutuhan baja meningkat karena terjadi perang sipil (civil war) dan pembangunan infrastruktur yang gencar. Carnegie sukses berkat industry baja yang dinamakan Pittsburgh Carnegie Steel Company.
Pittsburgh Carnegie Steel Company juga sempat merger (menggabungkan dua perusahaan untuk mendapatkan nilai tambah dalam skala bisnis) dengan Elbert Gary H. ‘s Steel Federal. Serangkaian aksi korporasi dilakukan dan menjadikan sebuah perusahaan besar US Steel.

Kekayaan Carnegie sebagian besar digunakan untuk kegiatan philanthropy, terutama di bidang pendidikan di Amerika. Carnegie adalah tokoh yang menginspirasi bagi Rockefeller dan sebagian orang kaya lainnya untuk mendonasikan kekayaan mereka.

 

Cornelius Vanderbilt (1794 – 1877)

Cornelius Vanderbilt  - Orang Terkaya di Dunia Abad ke 19 - Perencana Keuangan Independen Finansialku
Kekayaan: $178.4 Milyar
Vanderbilt terkenal dengan rajanya Kapal Uap dan Kereta Api. Dua sector industri tersebut yang menjadi mesin pencetak uang. Pada awal karirnya Vanderbilt bekerja sebagai seorang kapten kapal fery yang beroperasi dari New York ke New Jersey. Pada akhir tahun 1820an Vanderbilt baru memulai bisnisnya di kapal uap. Pada tahun 1860an Vanderbilt membangun kerajaan bisnisnya di rel kereta api. Perusahaan kereta api Vanderbilt memiliki kontrol dan beroperasi di beberapa jalur kereta api antara Chicago dan New York. Vanderbilt memiliki sebuah inovasi untuk membangun sistem kereta api interregional. Beliau meninggal di usia 82 tahun. Vanderbilt tidak dikenal sebagai seorang philanthropy, seperti halnya Carnegie dan Rockefeller.

Pada abad ke 19 banyak orang kaya yang lahir dan kebanyakan berasal dari dunia industry, manufaktur, property dan minyak. Nama-nama seperti Henry Ford (pemilik mobil Ford), John Jacob Astor (bisnis opium, real estate dan property), Frederick Weyerhaeuser, Marshall Field menjadi sederatan orang terkaya di dunia abad ke 19

 

Kesimpulan

Pada abad ke 19 (awal tahun 1800an – awal 1900an) banyak sekali orang-orang kaya yang lahir. Mereka lahir di masa-masa perang, tetapi berhasil melihat dan menciptakan mesin pencetak uang. Bagaimana dengan orang-orang kaya di abad 20?

 

Sumber

Website:

  • History. JOHN D. ROCKEFELLER. http://www.history.com/topics/john-d-rockefeller.
  • History. CORNELIUS VANDERBILT. http://www.history.com/topics/cornelius-vanderbilt.
  • Wikipedia. Andrew Carnegie. http://en.wikipedia.org/wiki/Andrew_Carnegie/

 

Download Ebook Perencanaan Keuangan

dan ayo mulai menetapkan tujuan keuangan Anda! 

Ebook Perencanaan Keuangan (Menetapkan Tujuan dan Mewujudkannya)

Download Sekarang

 

Baca E-Magazines #IndonesianDreams

Edisi Januari 2015

Baca E Magazine Sekarang!

 

 

By | 2016-12-02T15:42:29+00:00 January 8th, 2015|Categories: #IndonesianDreams, Tokoh|Tags: , , , |0 Comments

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

Leave A Comment