Pengen investasi, tapi nggak punya uang banyak? Jangan ciut dulu, karena ada beberapa pilihan investasi kurang dari 10 juta, nih!

Apa saja? Yuk, cari tahu di artikel video Finansialku di bawah ini.

 

Apa kabar? Masih di rumah aja, ‘kan? Masih patuh protokol kesehatan saat berada di luar rumah, ‘kan?

Sekedar mengingatkan, pandemi belum selesai, corona masih ada di sekitar kita. Lebih baik diam di rumah kalau tidak ada keperluan mendesak, ditemani dengan ratusan video dari kanal youtube Finansialku yang dijamin nggak bakal bikin bosen.

 

 

Jangan lupa juga untuk tekan tombol subscribe di bawah ini dan nyalakan lonceng agar Sobat Finansialku tidak ketinggalan video-video terbaru dari Finansialku, ya!

 

 

 

Daftar Investasi Kurang Dari 10 Juta

Sobat Finansialku, sudah siap investasi? Sudah siapin dana darurat, sudah punya anggaran tetap, dan sudah punya asuransi? Tapi sayangnya, uang yang tersedia nggak lebih dari Rp 10 juta?

Tenang, Sobat Finansialku masih investasi meski cuma punya dana kurang dari Rp 10 juta, kok!

Sobat Finansialku hanya perlu cari tahu daftar instrumen investasi kurang dari Rp 10 juta yang akan kami jabarkan di bawah ini. Catat, ya!

 

#1 Emas

Sebagaimana kita tahu, emas adalah salah satu instrumen investasi yang punya banyak kelebihan, seperti di antaranya:

  • Produk investasi yang harganya aman, bahkan cenderung naik
  • Sangat likuid atau mudah dicairkan
  • Mudah dijangkau, dalam artian, kita punya banyak pilihan tempat untuk menjual dan membeli emas, jika dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya.

 

Biar begitu, emas juga sama seperti instrumen investasi lainnya, punya kekurangan, seperti; emas mudah dipalsukan.

Dengan meningkatnya perkembangan teknologi, membuat para oknum jadi makin mudah untuk memalsukan emas.

Nah, agar tidak salah langkah, Sobat Finansialku bisa menambah wawasan dengan membaca e-book dari Finansialku, ‘Panduan Investasi Emas Untuk Pemula’ yang bisa didapatkan secara GRATIS hanya dengan menekan tombol oranye di bawah ini:

Ebook GRATIS, Panduan BERINVESTASI EMAS BATANGAN/PERHIASAN Untuk PEMULA

6 Panduan Berinvestasi Emas Batangan/Perhiasan Untuk Pemula

 

#2 Surat Berharga Pemerintah

Instrumen investasi kurang dari Rp 10 juta yang kedua adalah surat berharga pemerintah yang punya dua jenis, yaitu konvensional dan syariah.

Untuk jenis konvensional, terdiri dari Obligasi Negara Ritel (ORI), dan Savings Bond Ritel (SBR).

Sementara jenis syariah terdiri dari Sukuk Tabungan (ST), dan Sukuk Ritel (SUKRI).

Secara umum, kelebihan surat berharga negara ini di antaranya adalah:

  • Aman
  • Sebagai bentuk kontribusi untuk membantu perekonomian negara.
  • Pembeliannya sangat mudah.

 

Sementara kekurangannya, surat berharga negara ini punya jatuh tempo, jadi artinya, ada risiko likuiditas. Oleh karena itu, jika Sobat Finansialku tertarik untuk melakukan investasi di instrumen satu ini, pastikan sudah menyesuaikan dengan periode investasi Sobat Finansialku dengan waktu jatuh temponya.

Selain itu, surat berharga negara ini hanya bisa dibeli saat masa penawaran, kecuali ORI dan SUKRI yang bisa dibeli di pasar sekunder atau dikenal dengan istilah secondary market.

Pasar sekunder ini merupakan pasar keuangan yang digunakan untuk memperdagangkan sekuriti atau surat berharga yang telah diterbitkan dalam penawaran umum perdana.

 

#3 Peer To Peer Lending

Berbeda dengan instrumen investasi sebelumnya, instrumen investasi kurang dari Rp 10 juta satu ini juga punya beberapa jenis, yaitu konvensional dan syariah, invoice financing, pendanaan mikro, kredit agunan emas, dan jenis-jenis lainnya.

Adapun keuntungan dari instrumen investasi peer to peer lending ini di antaranya adalah:

  • Prosesnya mudah, dan bisa dilakukan seratus persen online, mulai dari awal sampai akhir, mulai dari daftar, sampai investasi.
  • Hasil investasi menguntungkan, di mana rata-rata keuntungan per tahunnya adalah 8 hingga 18 persen, bahkan ada beberapa yang keuntungannya di atas 18 persen.

 

Sementara itu, kekurangan dari instrumen investasi satu ini adalah:

  • Ada risiko gagal bayar.
  • Ada risiko likuiditas

 

#4 Investasi Saham

Saham sendiri adalah bukti kepemilikan dari sebuah perusahaan. Nah, biasanya, untuk Sobat Finansialku yang ingin beli sahamnya, bisa membuat akun terlebih dulu di sekuritas.

Investasi saham ini bisa sangat menguntungkan, karena dari saham ini, kita bisa mendapatkan dua jenis keuntungan, yaitu kenaikan harga, dan bagi hasil setiap tahun atau dividen.

Sementara kekurangan dari instrumen investasi ini adalah adanya risiko kerugian kalau harga saham dari perusahaan yang kita beli sedang turun, dan tidak mendapatkan dividen jika perusahaan yang sahamnya kita beli sedang mengalami kerugian.

Selain itu, saham yang diperdagangkan di bursa, ada kemungkinan untuk terkena suspend dan dihentikan perdagangannya. Biasanya hal ini terjadi karena adanya naik dan turun harga yang dianggap tidak wajar, ketika perusahaan tersebut dipailitkan, atau juga ketika perusahaan tersebut menyalahi peraturan dari Bursa Efek Indonesia.

Risiko lainnya, adalah delisting saham, di mana saham kita dikeluarkan dari Bursa Efek Indonesia, dan risiko ketika perusahaannya bangkrut, yang otomatis membuat nilai sahamnya turun.

 

#5 Reksa Dana

Reksa dana adalah investasi yang cenderung mudah untuk pemula, karena kita tidak terjun langsung ke bursa saham, melainkan dititipkan pada manajer investasi.

Melvin Mumpuni, perencana keuangan sekaligus CEO dan founder dari Finansialku, sudah memberikan informasi lengkap terkait reksa dana saham, yang bisa diakses secara gratis oleh Sobat Finansialku di kanal youtube Finansialku di bawah ini!

 

 

Keuntungan dari investasi reksa dana adalah:

  • Investasinya mudah, karena investor tidak turun langsung ke pasar saham.
  • Hasil investasi lebih menguntungkan, sesuai dengan jenis reksa dana yang kita pilih
  • Reksa dana bukan objek pajak, atau bebas dari beban pajak.
  • Sudah terdiversifikasi secara otomatis oleh manajer investasi.

 

Sementara kekurangan dari reksa dana ini di antaranya adalah:

  • Ada risiko kerugian jika harga turun.
  • Risiko paling parah jika terjadi wanprestasi manajer investasi.

 

Nah itu dia beberapa instrumen investasi kurang dari Rp 10 juta yang bisa dipilih oleh Sobat Finansialku. Apakah Sobat Finansialku tertarik, atau bahkan sudah investasi di salah satu instrumen di atas? Yuk, ceritakan pengalamannya di kolom komentar!

Sobat Finansialku juga bisa membagikan informasi ini kepada keluarga atau sahabat lewat pilihan platform yang tersedia di bawah ini. Terima kasih!