Apa Perbedaan ROI, ROA dan ROE dalam Keuangan ?

Apakah perbedaan ROI, ROA dan ROE dalam keuangan? Pada saat membaca laporan keuangan, kita mengenal ROI, ROA dan ROE. Saat ini kita bahas perbedaannya satu per satu.

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Learn and Invest

 

Perbedaan ROI, ROA dan ROE dalam Keuangan

Artikel ini kami buat untuk menjawab salah satu pertanyaan dari pembaca Finansialku:

 

Pertanyaan dari Ibu Dara:

Apa Perbedaan ROI, ROA dan ROE dalam Keuangan - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Mari kita bahas satu persatu mengenai ROI, ROA dan ROE dalam bisnis dan investasi.

 

ROI (Return on Investment)

ROI (return on investment) mengacu pada persentase hasil atau (rate of return) dari suatu periode investasi tertentu. Ingat disini ada periode waktu tertentu.

ROI dihitung berdasarkan setiap Rupiah yang diinvestasikan (total modal). ROI dihitung berdasarkan arus kas sebenarnya. Cara menghitung ROI adalah keuntungan / modal.

 

Apa Perbedaan ROI, ROA dan ROE dalam Keuangan 3 - Perencana Keuangan Independen Finansialku

[Baca Juga: Cara Menghitung ROI dalam Investasi]

 

Contoh

Pak Ronald investasi di sebuah perusahaan sebesar Rp 100.000.000. Setahun kemudian Pak Ronald mendapatkan keuntungan investasi sebesar Rp 10.000.000. Maka ROI investasi Pak Ronald adalah

Rp 10.000.000 / Rp 100.000.000 = 10%

 

ROA (Return on Asset)

ROA (return on asset) mengacu pada profitabilitas (profitability) dan efisiensi operasional (operational efficiency). ROA sering digunakan untuk membandingkan performa bisnis Anda dibandingkan competitor dan industri sejenis.

ROA dihitung dengan cara : Penghasilan bersih / total aset. Dimana total aset adalah gabungan antara utang (liability) dan modal  (equity).

 

Apa Perbedaan ROI, ROA dan ROE dalam Keuangan 2 - Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

ROE (Return on Equity)

ROE (return on equity) dapat dihitung dengan rumus Dupont Formula, yang dipengaruhi tiga faktor, profitabilitas (profitability), efisiensi operasional (operational efficiency) dan utang (leverage). ROE dihitung dengan cara: Penghasilan bersih / modal (equity).

 

Contoh (melanjutkan contoh di atas)

Pak Ronald investasi di sebuah perusahaan sebesar Rp 100.000.000. Pak Ronald menggunakan modal sendiri (equity) sebesar Rp 50.000.000.

Sisanya Pak Ronald menggunakan utang ke perusahaan (liability) sebesar Rp 50.000.000, dengan bunga 5% per tahun.

Setahun kemudian Pak Ronald mendapatkan keuntungan investasi sebesar Rp 10.000.000. Maka ROE investasi Pak Ronald adalah

 

Bayar bunga utang = 5% x Rp 50.000.000 = Rp 2.500.000

Untung setelah bayar bunga = Rp 10.000.000 – Rp 2.500.000 = Rp 7.500.000

ROE Pak Ronald adalah = Rp 7.500.000 / Rp 50.000.000 = 15%.

 

Pada kasus yang sama (Kasus Pak Ronald) ROI dan ROE bisa berbeda, dengan adanya faktor utang atau leverage. Satu hal yang harus diperhatikan adalah menggunakan utang selalu memiliki plus dan minusnya. Jadi pertimbangkan baik-baik saat menggunakan opsi utang.

 

Referensi

 

Sumber Gambar:

  • People using calculator – http://goo.gl/duPQtP

 

Download E-Book Perencanaan Keuangan untuk Umur 20 an (GRATIS)

Ebook Perencanaan Keuangan untuk Usia 20 an Perencana Keuangan Independen Finansialku

 

Download Sekarang

 

By |2018-08-08T22:43:38+00:00August 5th, 2016|Categories: Investasi|Tags: , , , , , , |0 Comments

About the Author:

Finansialku
Finansialku adalah perusahaan perencana keuangan independen yang berkompeten, berpengalaman dan tersertifikasi professional. Finansialku menyediakan layanan konsultasi perencanaan keuangan (financial planning) individu dan keluarga, seminar dan pelatihan terkait perencanaan keuangan.

Leave A Comment