Apa Yang Dimaksud Dengan Cryptocurrency (Mata Uang Digital)?

Perkembangan mata uang digital atau cryptocurrency begitu cepat dan agresif.

Fundstrat Global melacak terdapat sekitar 630 uang digital di pasar. Jumlah itu belum termasuk produk investasi berbasis uang digital.

Perkembangan teknologi keuangan ini mulai mengguncang layanan keuangan dan sistem pembayaran global.

Namun, sebenarnya apa yang dimaksud dengan mata uang digital atau cryptocurrency ini? Berikut ulasannya!

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Apa yang dimaksud dengan Cryptocurrency (Mata Uang Digital)

Cryptocurrency sudah ada sekitar sepuluh tahun lalu dan kini telah menjadi cukup populer, tersebar luas, serta dilingkupi juga atas banyak kontroversi dari perkembangan yang inovatif.

Mengutip dari situs Coinmarketcap.com, saat ini sudah ada 904 jenis mata uang kripto dan yang paling terkenal adalah Bitcoin.

Bitcoin ini pun berhasil mengerek harga mata uang kripto yang lain.

Cryptocurrency adalah mata uang digital di mana transaksinya dapat dilakukan dalam jaringan (online).

Tidak seperti halnya mata uang kertas yang dicetak, cryptocurrency didesain dengan memecahkan soal-soal matematika berdasarkan kriptografi.

Mata Uang Digital Cryptocurrency 02 Finansialku

[Baca Juga: Sifat Cryptocurrency: Sifat Transaksional dan Sifat Moneter]

 

Mata uang digital biasanya bersifat terdesentralisasi. Artinya, secara umum jauh lebih aman daripada yang sifatnya terpusat.

Nilai mata uang digital berbasis kriptografi berasal dari kelangkaannya, dan proses penciptaannya melalui pemecahan matematika yang rumit, nilai enkripsinya unik, dan kepercayaan dan penggunaannya juga berasal dari keseluruhan komunitasnya.

Cryptocurrency yang pertama kali hadir dan meraih kesuksesan adalah Bitcoin, yang ditemukan oleh Satoshi Nakamoto.

Kesuksesan Bitcoin ini menjadi inisiator munculnya tipe-tipe baru cryptocurrency yang mencoba untuk berkompetisi dengan Bitcoin.

Kapitalisasi pasar Bitcoin dan beberapa cryptocurrency populer lainnya seperti Litecoin, Ethereum, Dogecoin, dengan cepat mendekati US$100 miliar atau setara dengan Rp1,334 triliun.

 

Bagaimana Cara Cryptocurrency bekerja?

Satoshi Nakamoto telah berhasil menemukan sebuah sistem yang revolusioner yaitu sistem yang berfungsi untuk memudahkan transaksi uang digital terdesentralisasi.

Sistem uang terdesentralisasi adalah sebuah jaringan yang mampu menghubungkan para penggunanya tanpa kebutuhan perantara atau pihak ketiga atau otoritas pusat seperti perbankan atau pemerintah.

Hanya dengan smartphone berbasis Android atau laptop yang terhubung dengan internet, Anda dapat mengirim dan menerima uang dari manapun dan ke mana pun di seluruh dunia.

Menariknya lagi, hal tersebut dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja, tidak bergantung pada hari kerja bank atau hari kerja pemerintah, tidak ada downtime dan transaksi dapat dilakukan dalam hitungan menit.

Apa itu Bitcoin Bagaimana Bentuknya dan Apa Fungsinya 3 - Finansialku

[Baca Juga: Mengenal dan Memahami Dompet Digital Cryptocurrency]

 

Masalah yang sedang kita hadapi pada sistem terpusat adalah terkait dengan perlunya biaya lebih untuk membayar jasa pada pihak ketiga sebagai perantara.

Selain itu, peran pihak ketiga yang sekarang dimainkan oleh bank atau pemerintah pasti terdiri dari sekumpulan aturan dan batasan-batasan tertentu, sehingga dapat dikatakan masih jauh dari efisiensi dan efektivitas.

Masalah tersebutlah yang dicoba diselesaikan oleh teknologi yang sekarang diperkenalkan dengan nama Blockchain.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang blockchain:

 

Mekanisme Blockchain

Blockchain merupakan platform di mana mata uang digital cryptocurrency dijalankan.

Cryptocurrency, kosakata turunan dari kata cryptography atau kriptografi (bahasa persandian), merujuk kepada sebuah kesepakatan dari para pengguna dan proses penyimpanan yang diamankan oleh sandi-sandi yang kuat.

Fungsi dari teknologi blockchain adalah untuk mengatur dan menjaga setiap penambahan data yang tersimpan pada tiap-tiap blok.

Blok-blok yang menyimpan data tersebut akan berhubungan satu sama lain dan membentuk jaringan terdesentralisasi atau peer to peer Networks (P2P).

Dalam blockchain, setiap data yang telah disimpan atau dicatat tidak dapat di sunting maupun dipalsukan.

Sederhananya, sistem ini memungkinkan Anda untuk mengirim emas melalui email.

Jaringan P2P adalah jaringan kesepakatan, oleh karena itu sistem ini mampu menghadirkan sistem pembayaran dan proses transaksi yang benar-benar baru dan efisien dalam bentuk uang digital.

Cryptocurrency Pseudonymous 01 Finansialku

[Baca Juga: Konsultasi: 3 Investasi yang Cocok untuk Pemula Tahun 2018, Apakah Bitcoin, Etherum dan Cryptocurrency Lainnya Termasuk?]

 

Sebagai ilustrasi, cryptocurrency seperti Bitcoin terdiri dari jaringan-jaringan mandiri.

Tiap jaringan yang mandiri tersebut memiliki catatan yang lengkap tentang sejarah semua transaksi yang terjadi serta setiap saldo yang dimiliki oleh setiap akun pemilik Bitcoin.

Pada akhir setiap transaksi dan setelah adanya konfirmasi, suatu transaksi akan langsung, dapat diketahui oleh semua jaringan yang terhubung dengan jaringan blockchain tersebut.

Sebuah transaksi akan selalu berisi penjelasan bahwa telah terjadi transaksi dari A memberikan sejumlah Bitcoin kepada B dan kemudian ditandatangani secara digital oleh A dengan memberikan private key (dalam bentuk sandi alfanumerik) ke dalam sistem.

Setelah ditandatangani oleh A, maka transaksi itu akan secara otomatis diumumkan pada jaringan.

Informasi tersebut dikirimkan dari satu jaringan mandiri kepada seluruh jaringan mandiri yang lainnya yang tergabung dalam sistem.

Konfirmasi merupakan tahapan yang paling krusial serta kritikal dalam sistem cryptocurrency.

Dompet Cryptocurrency 02 Finansialku

[Baca Juga: 5 Cryptocurrency Paling Top, yang Katanya Bisa Ubah Nasib!]

 

Konfirmasi adalah segalanya. Ketika sebuah transaksi tidak dikonfirmasi, maka akan ada kemungkinan bahwa transaksi tersebut sedang dibajak atau dipalsukan.

Ketika sebuah transaksi telah dikonfirmasi, maka transaksi tersebut akan disimpan dalam sebuah tempat yang disebut “Blocks”.

Catatan tentang transaksi tersebut tidak dapat diganggu gugat, tidak dapat diubah dan tidak dapat dibajak atau dipalsukan. Catatan transaksi tersebut telah dianggap sebagai catatan yang permanen dari sejarah keseluruhan transaksi, inilah yang disebut dengan Blockchain atau rantai blok.

Blockchain mungkin dapat dikatakan mirip dengan buku besar yang tersedia dalam jaringan atau online, di mana setiap transaksi dicatat dan dapat dilihat oleh keseluruhan pengguna jaringan internet.

Bedanya dengan perbankan, buku besar bank disimpan dan dimiliki oleh bank itu sendiri, sedangkan pada blockchain semua orang bahkan yang bukan pengguna sekalipun dapat mengakses buku besar tersebut.

Serangkaian proses inilah yang sebenarnya menunjukkan bahwa cryptocurrency sama sekali tidak membutuhkan manusia atau kepercayaan antara para penggunanya.

Hanya dengan menggunakan pengamanan yang berupa algoritma matematika yang kompleks yang menjanjikan keamanan dan ketidakmungkinan untuk dimanipulasi.

 

Pekerjaan para Penambang Cryptocurrency

Pertama dan paling penting adalah semua orang dapat melakukan cryptocurrency mining atau menambang mata uang digital. Mereka yang melakukan ini disebut sebagai miner atau penambang.

Para penambang dibutuhkan karena memang secara alami dalam sistem jaringan terdesentralisasi ini tidak memiliki otoritas pusat untuk melakukan pembagian tugas.

Selain itu, cryptocurrency membutuhkan sebuah sistem untuk mencegah setiap bentuk perbuatan curang atau penyalahgunaan jaringan.

Sebagai contoh, seseorang mungkin saja menciptakan ribuan jaringan mandiri (peers) dan menyebarkan transaksi yang palsu, maka hal tersebut tentu dapat merusak sistem sehingga merugikan orang banyak.

Oleh karena itu, para penambang dibuat seolah-olah bekerja sama dengan jalan mengkonfirmasi dan memverifikasi setiap catatan dan transaksi yang terjadi pada sistem.

Dengan demikian, apabila ada yang memalsukan data transaksi atau berbuat curang, sistem dapat mengetahui dan memberikan hukuman secara langsung, tepat dan akurat sesuai dengan logika-logika matematika yang ada pada sistem tersebut.

Mata Uang Digital Cryptocurrency 03 Finansialku

[Baca Juga: Sepak Terjang Bitcoin dan Mata Uang Digital Lainnya di Mata Warren Buffett]

 

Untuk menjadi seorang penambang, Anda perlu memecahkan sebuah teka-teki kriptologi yang berupa persoalan-persoalan matematika rumit yang telah diatur oleh pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto.

Apabila kalian berhasil memecahkan teka-teki tersebut, maka sebagai penambang Anda akan membangun sebuah block dan menambahkannya pada sistem blockchain.

Para penambang juga diberikan izin untuk menambahkan transaksi cryptocurrency ke dalam sistem yang akan secara otomatis memberikan sejumlah Bitcoin kepadanya.

Inilah satu-satunya cara valid untuk menghasilkan Bitcoin “baru”. Bitcoin baru hanya dapat dihasilkan dari proses seorang penambang berhasil memecahkan teka-teki kriptologi sebagaimana dijelaskan di atas.

Tingkat kesulitan penambang akan bertambah seiring dengan naiknya kebutuhan kekuatan listrik yang dimiliki oleh para penambang.

 

Bagaimana Menentukan Harga dari Sebuah Cryptocurrency

Harga sebuah cryptocurrency sangat bergantung kepada mekanisme pasar.

Pasar cryptocurrency adalah pasar yang memiliki tingkat perubahan (volatilitas) dan fluktuasi yang sangat cepat berubah dan ekstrem, bahkan dalam waktu beberapa jam saja sebuah cryptocurrency dapat mencapai kenaikan harga sampai dengan 1000%.

Harga dari setiap mata uang digital tersebut sama seperti produk-produk pada umumnya, yaitu tergantung kepada permintaan dan penawaran.

Jika banyak orang melakukan permintaan terhadap suatu mata uang tertentu sedangkan penawarnya tidak begitu banyak, maka nilainya akan meningkat.

Infografis Penggunaan Bitcoin di Indonesia serta Prediksi Harga Bitcoin pada Akhir Tahun 2017 01 - Finansialku

[Baca Juga: Public Key dan Private Key, Kunci Mengamankan Bitcoin Anda]

 

Seperti Bitcoin misalnya, jumlah total keseluruhan Bitcoin disediakan oleh sistem adalah 21 juta.

Oleh karena itu, suplai dari Bitcoin akan menurun dari waktu ke waktu dan akan menyentuh puncak suplainya pada tahun 2140.

Hal inilah yang juga menjelaskan mengapa nilai Bitcoin selalu lebih tinggi jika dibandingkan mata uang digital lainnya.

Cryptocurrency dapat dimanfaatkan untuk beberapa kegiatan. Untuk saat ini, baru ada 3 kegiatan transaksi yang dapat Anda lakukan menggunakan cryptocurrency, yaitu:

 

#1 Jual Beli Bitcoin di Pasar Bursa

Kegiatan ini sangat menjanjikan keuntungan baik untuk profesional ataupun bagi para pemula.

Karena pasar bursanya masih dapat dikatakan sebagai suatu hal yang baru, di mana arbitrase dan margin trading masih dimungkinkan terjadi secara luas dan sesering mungkin.

Harga mata uang yang masih berubah-ubah secara drastis memainkan peran yang sangat penting untuk mendatangkan investor-investor baru ke dalam pasar ini.

Dibandingkan dengan pasar bursa finansial yang konvensional, pasar cryptocurrency dapat dikatakan sangat bebas hambatan dan sangat mudah untuk bergabung ke dalamnya.

Anda dapat langsung mendaftar, menukarkan mata uang fiat Anda untuk sejumlah Bitcoin, dan langsung dapat memulai kegiatan trading mandiri.

Harganya Semakin Meningkat, Bank Indonesia Larang Penggunaan Bitcoin 01 - Finansialku

[Baca Juga: Belum Usai! Bitcoin Memiliki Peluang Masuk Bursa Berjangka Indonesia]

 

Namun perlu diwaspadai, Bitcoin bukanlah mata uang fiat, yang artinya naik turunnya harga tidak akan bergantung atau dipengaruhi oleh ekonomi maupun kebijakan sebuah negara.

Berbeda pula dengan pasar saham pada umumnya, tidak ada pasar yang resmi untuk Bitcoin.

Ratusan pasar crypto yang tersebar di seluruh dunia yang dapat Anda akses 24 x 7.

Karena tidak adanya pasar resmi, maka hal tersebut memiliki konsekuensi tidak adanya harga resmi untuk mata uang digital ini.

 

#2 Pengeluaran Personal

Anda dapat menggunakan mata uang digital untuk membeli barang apapun, selama perusahaan-perusahaan ini menerima pembayaran menggunakan mata uang digital.

 

#3 Penggalangan Dana Massal (Crowdfunding)

Anda bisa memberikan sesuatu pada komunitas dengan berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan penggalangan dana massal atau crowdfunding.

Keuntungan dengan memberikan donasi melalui Bitcoin adalah Anda tidak akan dikenakan biaya untuk transaksi tersebut dan uang yang Anda berikan tidak akan diberikan apabila proyek yang Anda danai tidak memenuhi atau mencapai kriteria.

Anda juga dapat menarik kembali donasi jika memang dirasakan tidak sesuai dengan tujuan awal Anda melakukan donasi.

 

Pahami dan Mulai Belajar Berinvestasi Cryptocurrency

Jadi Anda sudah tahu ‘kan apa itu cryptocurrency?

Apakah Anda tertarik untuk berinvestasi dengan mata uang digital dan bermain di pasar crypto?

Jika iya, Anda harus memahami risikonya terlebih dahulu. Silakan pelajari dan pahami risiko investasi mata uang digital di artikel ini.

Tetap waspada dan selalu pertimbangkan risiko yang ada sebelum berinvestasi apapun!

 

Apakah Anda sudah mulai berinvestasi mata uang digital atau cryptocurrency? Tinggalkan komentar Anda di bawah.

Jika ada pertanyaan, silakan ajukan pertanyaan Anda pada kolom di bawah ini. Perencana Keuangan kami siap membantu Anda, terima kasih.

 

Sumber Referensi:

  • Midab. 20 Agustus 2017. Apa Itu Cryptocurrency- Seri Belajar Cryptolocho #1. Cryptolocho.com – https://goo.gl/8yJSPt
  • Ameer Rosic. 2017. What is Cryptocurrency: Everything You Need To Know [Ultimate Guide]. Blockgeeks.com – https://goo.gl/adnUoe
  • Taufik Romadhon. 25 April 2017. Cryptocurrency: Mata Uang Digital yang Bisa Digunakan untuk Belanja. Business.idntimes.com – https://goo.gl/yLSo9R
  • Staf Portal Investasi. 7 September 2017. Tips Menemukan Peluang Investasi Cryptocurrency Yang Tepat Berikutnya. Portalinvestasi.com – https://goo.gl/MEjRDA

 

Sumber Gambar:

  • Cryptocurrency 01 – https://goo.gl/Q6SmxA
  • Cryptocurrency 02 – https://goo.gl/8CUFcg
  • Penambang – https://goo.gl/UWtPiu

 

Free Download Ebook Panduan Investasi Saham Untuk Pemula

Ebook Panduan Investasi Saham untuk Pemula Finansialku.jpg

Download Ebook Sekarang

Summary
Apa Yang Dimaksud Dengan Cryptocurrency (Mata Uang Digital)?
Article Name
Apa Yang Dimaksud Dengan Cryptocurrency (Mata Uang Digital)?
Description
Perkembangan mata uang digital atau cryptocurrency begitu cepat dan agresif. Fundstrat Global melacak terdapat sekitar 630 uang digital di pasar. Jumlah itu belum termasuk produk investasi berbasis uang digital.
Author
Publisher Name
Finansialku.com
Publisher Logo
Eunike Oktavia Tejosusilo, SE., M.Ak., Ak., CA
Eunike Oktavia Tejosusilo., S.E., M.Ak., Ak., CA adalah seorang ibu rumah tangga, dosen, dan akuntan independen. Memiliki background pendidikan S1 dan S2 di Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Kristen Maranatha. Memiliki pengalaman di bidang pembuatan laporan keuangan, audit, analisa laporan keuangan, dan sistem akuntansi perusahaan.

Leave A Comment

Thanks!

Hi, ada yang bisa Finansialku.com bantu?

Konsultasi ke Perencana Keuangan

Event Terdekat

In House Training

Cek Kondisi Keuangan

Buat Financial Planning