Apakah Orangtua Harus Membeli Asuransi Pendidikan Untuk Anak?

Pendidikan anak yang terbaik merupakan salah satu tujuan orangtua bagi sang buah hati. Pentingnya pendidikan anak membuat orangtua merencanakan yang terbaik untuk mempersiapkan dana pendidikannya. Salah satu produk yang ditawarkan untuk perencanaan dana pendidikan anak adalah asuransi pendidikan. Pertanyaannya, apakah orangtua harus membelikannya untuk anak mereka?

 

Rubrik Finansialku

Rubrik Finansialku Finansialku Watch

 

Asuransi Pendidikan

Sebelum kita menjawab pertanyaan “Apakah orangtua harus membeli asuransi pendidikan untuk anak?”, kita harus sepakat terlebih dahulu bahwa yang terpenting dalam merencanakan pendidikan anak adalah bahwa ada dana yang tersedia pada saat anak Anda membutuhkannya. Dana pendidikan anak yang menjadi motivasi utama setiap orangtua untuk menabung atau membeli produk keuangan yang berhubungan dengan pendidikan anak.

Selain kita sepakat bahwa yang terpenting ketika membicarakan pendidikan anak adalah dana pendidikan anak, Anda juga harus memahami apa yang ditawarkan kepada Anda. Asuransi pendidikan adalah asuransi atau perlindungan finansial yang dapat terjadi kepada dana pendidikan anak, apabila terjadi risiko terhadap pencari nafkah yang menabungkan dana pendidikan tersebut.

Apakah Orang Tua Harus Membeli Asuransi Pendidikan Untuk Anak 01 - Finansialku

[Baca Juga: Apakah Tabungan Pendidikan Anak Adalah Solusi Untuk Biayai Pendidikan Anak?]

 

Dari pengertiannya, dapat kita lihat bahwa tujuannya adalah melindungi dana pendidikan anak. Artinya tujuan asuransi pendidikan yang sebenarnya tidak untuk mempersiapkan dana pendidikan anak nantinya, tetapi lebih berfokus kepada melindungi dana pendidikan anak yang telah dipersiapkan sebelumnya. Dengan demikian, Anda sebagai orangtua harus mempersiapkan dana pendidikan anak Anda terlebih dahulu sebelum Anda memikirkan untuk membelinya, karena jika dana pendidikannya saja belum disiapkan, apa yang harus dilindungi? Hal ini sama seperti analogi asuransi kendaraan, jika kendaraannya saja belum ada, bagaimana kita dapat membeli asuransi kendaraan? Apakah yang akan dilindungi oleh asuransi kendaraan tersebut?

Tetapi seiring dengan berkembangnya produk keuangan, ada beberapa produk yang mempunyai nilai tabungan atau investasi, seperti contohnya asuransi pendidikan dwiguna atau asuransi pendidikan unitlink.

Punya Anak Kembar, Bagaimana Perencanaan Dana Pendidikannya 02 - Finansialku

[Baca Juga: Punya Anak Kembar, Bagaimana Perencanaan Dana Pendidikannya?]

 

Asuransi pendidikan dwiguna adalah asuransi yang memiliki nilai tabungan yang dijamin jumlah tabungannya pada saat pencairan, sehingga dana yang akan cair dapat digunakan sebagai dana pendidikan anak. Tetapi asuransi pendidikan dwiguna tujuannya tetap berfokus pada perlindungan dana pendidikan anak daripada hasil dari nilai tabungannya, sehingga hasil tabungannya tidak sebesar apabila kita berinvestasi di tempat lain untuk dana pendidikan anak.

Asuransi pendidikan unitlink adalah asuransi yang ditambah dengan instrumen investasi. Berbeda dengan asuransi pendidikan dwiguna, nilai investasi di asuransi pendidikan unitlink ini tidak dijamin. Oleh karena itu terdapat risiko untuk berkurang investasinya dan pada saat dana pendidikan tersebut dibutuhkan, sangat mungkin dana tersebut tidak ada atau habis karena terdapat biaya asuransi. Tetapi terdapat potensi keuntungan juga, hanya saja tidak dijamin sama sekali. Oleh karena itu, asuransi pendidikan unitlink jauh lebih baik jika tidak digunakan untuk investasi, tetapi untuk perlindungan atau asuransinya.

Asuransi Pendidikan dan Tabungan Pendidikan, Apa Bedanya (Ada Contoh) 03 - Finansialku

[Baca Juga: Asuransi Pendidikan dan Tabungan Pendidikan, Apa Bedanya?]

 

Lalu jika demikian, apakah asuransi pendidikan bermanfaat untuk anak? Apa manfaatnya?

 

Manfaat Asuransi Pendidikan untuk Anak

Ada beberapa manfaat asuransi pendidikan yang sangat penting bagi anak, diantaranya:

  1. Asuransi pendidikan melindungi dana pendidikan anak dari kerugian finansial yang dapat terjadi akibat risiko yang menyebabkan pencari nafkah meninggal atau mengalami cacat tetap dan total, yaitu dengan memberikan sejumlah uang pertanggungan kepada anak atau menabungkan dana pendidikan anak tersebut.
  2. Asuransi pendidikan dapat memberikan jaminan kepastian adanya dana pendidikan yang tersimpan dan akan cair pada saat anak akan kuliah.
  3. Asuransi pendidikan dapat memberikan jaminan adanya dana kebutuhan hidup anak sampai dengan anak kuliah apabila sang pencari nafkah terkena risiko meninggal dunia atau cacat tetap dan total.
  4. Asuransi pendidikan anak juga dapat memberikan jaminan biaya rumah sakit apabila sang anak mengalami sakit penyakit.
  5. Asuransi pendidikan anak memberikan ketenangan batin bagi orangtua yang ingin memastikan anaknya mendapatkan dana pendidikan saat dibutuhkan.

Daripada Asuransi Pendidikan Unitlink, Saya Lebih Sarankan Investasi untuk Biaya Anak Sekolah 02 - Finansialku

[Baca Juga: Daripada Asuransi Pendidikan Unitlink, Saya Lebih Sarankan Investasi untuk Biaya Anak Sekolah]

 

Beberapa manfaat ini dapat diperoleh jika Anda membeli asuransi pendidikan yang tepat sesuai dengan perjanjian yang tertulis di polis asuransi pada saat Anda membeli asuransi tersebut. Pastikan Anda membaca ilustrasi manfaat dan menyesuaikannya dengan kebutuhan Anda pada saat Anda membeli asuransi pendidikan untuk anak.

 

Saat Yang Tepat Untuk Membeli Asuransi Pendidikan

Seperti informasi diatas, asuransi pendidikan anak mempunyai manfaat tersendiri untuk anak dan keluarga yang menginginkan pendidikan yang terbaik untuk anak mereka. Oleh karena itu, orangtua wajib mempertimbangkan untuk memiliki asuransi pendidikan untuk anak mereka. Yang menjadi pertanyaan adalah kapan waktu yang tepat?

Waktu yang tepat adalah pada saat Anda telah merencanakan dana pendidikan anak Anda. Langkah pertama merencanakan dana pendidikan anak adalah dengan cara menghitung kebutuhan dana pendidikan yang anak Anda butuhkan pada saat sekolah atau kuliah nanti. Setelah itu, Anda harus dapat menghitung berapa dana yang harus Anda alokasikan untuk ditabung atau diinvestasikan agar Anda dapat mencapai target dana pendidikan anak yang dibutuhkan.

2 Jenis Asuransi Pendidikan Studi Kasus Asuransi Manulife dan Asuransi Prudential 01 - Finansialku

[Baca Juga: 2 Jenis Asuransi Pendidikan: Studi Kasus Asuransi Manulife dan Asuransi Prudential]

 

Setelah Anda mengalokasikan dana yang dibutuhkan untuk ditabung atau diinvestasikan, berarti Anda telah merencanakan dana pendidikan anak Anda, tetapi tanpa adanya risiko apapun. Setelah itu, barulah Anda mempertimbangkan untuk mengambil asuransi pendidikan Anak untuk melindungi dana pendidikan anak yang telah Anda rencanakan dan alokasikan. Setelah Anda miliki keduanya, investasi pendidikan anak dan asuransi pendidikan anak, maka Anda telah merencanakan dana pendidikan anak Anda dengan baik. Selamat merencanakan dana pendidikan anak Anda!

 

Apakah Anda sudah merencanakan pendidikan anak Anda? Apakah Anda membeli asuransi pendidikan untuk anak Anda? Bagikan pengalaman Anda melalui kolom yang tersedia di bawah ini dan jangan lupa untuk membagikan setiap artikel dari Finansialku kepada teman-teman dan rekan Anda.

 

Sumber Gambar:

  • Asuransi anak – https://goo.gl/ySMYs5 dan https://goo.gl/9gSJUR

 

Download Ebook Investasi Reksa Dana untuk Pemula

Download Panduan Berinvestasi Reksa Dana untuk Pemula Finansialku.com

Download Ebook Reksa Dana

 

About the Author:

Ricky Susanto Joeng CFP®
Ricky Susanto Joeng S.Si. S.Kom. CFP® adalah seorang perencana keuangan independen bersertifikasi (FPSB ID: 1300 0406). Memiliki background pendidikan S1 di jurusan Matematika dan Ilmu Komputer, Universitas Bina Nusantara. Memiliki pengalaman di bidang personal finance dan manajemen risiko, personal cashflow, asuransi unitlink dan investasi.

Leave A Comment