Banyak orang yang mulai berdiskusi dengan Finansialku, bagaimana cara bebas dari utang. Dalam artikel kali ini Finansialku akan membahas mengenai cara bebas dari utang. Banyak dari teman-teman yang berdiskusi dengan Finansialku, memiliki beragam alasan untuk tidak dapat melunasi utangnya dulu. 

debt free cara bebas dari utang

 

Cara bebas dari utang yang paling mendasar adalah ubah cara pikir atau mindset. Sering kali strategi yang dibuat gagal total karena adanya pola pikir atau mindset yang kurang pas. Misal kartu kredit yang sudah lunas digunakan lagi untuk utang-utang yang tidak produktif (baca utang konsumtif atau utang jelek). Setelah mindset diperbaiki, baru kita lanjut ke tahap selanjutnya cara bebas dari utang yaitu metode dan money management (pengaturan arus kas).

Berikut ini adalah guide sederhana kasus-kasus yang menyebabkan seseorang seringkali mengalami kesulitan dalam membayar utang.

1.Kita tidak tahu kemana uang kita pergi.Ceklist-Box
2.Kita berbelanja terlalu banyak.Ceklist-Box
3.Kita tidak tahu fokus perbaikan kredit.Ceklist-Box
4.Motivasi yang kurang kuat.Ceklist-Box
5.Pendapatan kita tidak cukup.Ceklist-Box

 

Cara Bebas dari Utang

Pada bagian ini kita akan fokus membahas 5 kasus di atas.

 

Kasus 1 Kita tidak tahu kemana uang kita pergi

Permasalahan: Banyak dari kita tidak tahu sebulan ini kita dapat uang berapa, pengeluaran kita berapa dan kemana.

Solusi: Mulai buat catatan pengeluaran harian, buat dengan sederhana. Membosankan dan sangat malas membuat catatan pengeluaran harian tetapi membuat catatan harian adalah cara paling efektif untuk dapat mengetahui kemana uang kita pergi.

 

Kasus 2 Kita berbelanja terlalu banyak

Permasalahan: Nah ini adalah terusan dari kasus pertama, karena kita tidak punya catatan keuangan seringkali kita berbelanja terlalu banyak (baca: melebihi kemampuan kita). Banyak dari kita tidak sadar bahwa sebenarnya kita mampu membayar lunas utang kita tetapi karena uang sudah kepake buat belanja barang-barang lain maka utang tidak dapat terlunasi.

Solusi: Kembali ke dasar yaitu ubah mindset. Gunakan uang dengan bijak (bukan pelit). Keluarkan uang sesuai kebutuhan bukan keinginan. Mulai membuat anggaran bulanan. Berusaha patuh dengan anggaran yang telah di buat di awal bulan. Hal ini susah dijalani, perlu diulang-ulang agar menjadi sebuah kebiasaan.

 

Kasus 3 Kita tidak fokus perbaikan kredit

Permasalahan:  Kalau terlanjur punya kredit dalam jumlah besar dan banyak bagaimana? Misal seseorang memiliki beberapa jenis kredit misal utang kartu kredit, utang KPR, utang rumah dan lain-lain.

Solusi: Pertama stop utang baru berusaha keras agar tidak berutang lagi. Mulai catat semua utang yang sudah ada. Catat dengan detail informasinya misal utang apa, kapan harus dibayar, berapa bunga, kurang berapa lama lagi dan lain-lain. Setelah itu mulai didaftar utang mana yang memiliki bunga paling besar atau denda paling besar. Kita fokus pada utang tersebut. Hal yang paling penting daftar utang tersebut harus ditempel di tempat yang bisa dibaca oleh kita dan pasangan (bila sudah berkeluarga).

 

Kasus 4 Motivasi yang kuat

Permasalahan:  Sering kali kita berusaha melunasi utang tetapi sudah lemas diperjalanannya. Karena memang butuh pengorbanan untuk dapat melunasi utang.

Solusi: Hal ini adalah masalah mindset. Apabila kita tidak memiliki motivasi yang cukup kuat untuk melunasi utang maka usaha apapun akan sia-sia. Kita dan pasangan (jika sudah menikah) harus berusaha keras untuk dapat melunasi utang-utang yang ada. Jika utang (terlebih dengan bunga besar) sudah lunas, usahakan tidak berutang lagi.

 

Kasus 5 Pendapatan Tidak Cukup

Permasalahan:  Hal ini yang paling bahaya. Sering kali utang ini itu ternyata pendapatan tidak cukup untuk bayar utang.

Solusi: Mau tidak mau kita harus mendapatkan tambahan pendapatan, dengan menjadi freelance, jualan online atau apapun. Selain itu kita juga dapat berusaha merestrukturisasi utang kita. Caranya datangi bank atau tempat kita berutang, lihat skema pembayaran dan bunga. Kita coba lihat bank lain apakah ada yang memiliki skema utang dan bunga yang lebih kompetitif. Jika ada kita coba untuk restrukturisasi utang kita.

 

Bagaimana Kata Perencana Keuangan Asing?

Ingin tau bagaimana perencana keuangan asing share cara melunasi utang? Langsung saja ke video:

Robert-T.-KiyosakiRobert T. Kiyosaki

 

suze-ormanSuze Orman

Dave-RamseyDave Ramsey

 

 

 

Jangan lupa baca artikel-artikel Finansialku

finansialkuCara Melunasi Utang Keluarga
finansialkuWaspadai Penipuan Kartu Debit dan Kartu Kredit